UNIVERSITAS MEDAN AREA
KARYA ILMIAH
ANALISA RISIKO INDEPENDENSI AKUNTAN PUBLIK
Oleh
:WARSANI PURNAMA SARI, SE. Ak.
EAKUUTAS EKONOMI
UNTVERSITAS MEDANAREA
DAN
200 I
UNIVERSITAS MEDAN AREA
KATA PENGANTAR
Alharndulillah, atas berkat karunia dan rahmatNyalah penulis
dapat tncn)'elesaikan karyaihniah
yang ber.judul"Analisa Risiko
IntlependensiAkuntan
Publik"
dengan semestinya.Tulisan ini
dirnaksudkan sebagai sumbangan buahpikiran
Ltntuk Perpustakaan Pusat [Jniversitas Medan Area sehingga akan menambah perbcndaharaan bacaan yang dapat dibaca oleh mahasisrva atau pembaca larnnya.Penulis *enyadari
sepenuhnyabahwa karya ilmiah ini masih jauh
dariselnpuma,
di
mana halini
tidak terlepas dari keterbatasanilmu
dan pengetahuan yangdimiliki penulis' oleh
karenaitu penulis
membukadiri untuk dikritik
atau diberi s,iran agar tulisan singkatini
mendekati sempurna.Pada kesempatan ini penuris mengucapkan terima kasih
kepadaDrs'
Rasdianto, MS.Ak.
sebagai Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Medan Area, serta pihak-pihak yang telah memberikan dukungan dan arahan sehinggatulisan ini
bisa dikerjakan.Medan, 06 Juli 2001 Penulis,
Warsani Purnama Sari, W SE. Ak
UNIVERSITAS MEDAN AREA
DAFTAR ISI
Kata Pengantar . ...
Daftar Isr
Pendahuluan.., . ... . Permasalahan... ..
Analisa Risiko
IndependensiAkuntan publik pada
penugasan Keandalan (ct,sl'urance .rc rv icc). . . .Analisa
Itisiko
Independensi Akuntanpublik
pada perangkapan penugasan, Sebagai Konsultan Manajemen DanAuditor
Halaman
i
ii
I
8
Pengamanan Yang Dilakukan Untuk Mengurangi Risiko 12
Beb.;rapa Ilantuan pengamanan Lain
Untuk Independensi .... . ... ...Kesirnpulan.,... ...
Daftar Pustaka
Mempertahankan
l8
22 23
I
UNIVERSITAS MEDAN AREA
ANALISA RISIKO INDEPENDENSI AKUNTAN PUBLIK
Pendahuluan
Dalam era euforia reformasi
ini,
kata-kata yang paling sering dibicarakan danditulis
dalamartikel,
seminar dan media massa, selain transparansi dan akuntabilitas adalah independensi.Hal ini
dapatdimaklumi
karena selamaini
bahkan sampai saatini, kita disajikan
dengan berbagai masalahdan
selentinganakibat tindakan
yang trdak independen, yang cenderung mempunyai kepentingan memihak pada golongan atau kelompoknya. Lembaga peradilandituntut
independen, seoranghakim,
jaksa kepolisian,menteri
bahkanBank
Indonesiadituntut
bersikap independen. Seorangdokter, appraisal, wartawan, dan akuntan publik dituntut dan memang
sudah seharusnya i ndependen.Standar
auditing dari lkatan Akuntan lndonesia (lAi)
mengenai Standar Umum yang kedua menentukan bahrva dalam semuahal
yang berhubungan dengan penugasan, indev'-ndensidalam sikap rnental harus
dipertahankanoleh
aud.itor.[]icara tentang sikap mental jetas berhubungan dengan masalah moral, yaitu masalah baili,'benar
dan tidak baik/tidak benar dalam tingkah laku yiurg dapat
drladikanpedoman dalarn berinteraksr dalarn lingkungan, masyarakat, berbangsa
dan bcrnegara. Dengan katalain, ia
berhubungan dengan masalahetika,
sehinggatidak
anchiika
independensi menjadi salah satu hal yang ditentulcan dalam Ko6e Lltik yang harus dipatuhi Akuntan Publik. Masalah etika seringkali sulitdiukur
secara hitarn danUNIVERSITAS MEDAN AREA
putih, tetapi lebih menyangkut pada hati nurani <lan kesadaran pelaku sebagai wujud
dan
personalvaluc
subyek -vang melakukan suatu tindakan.Artinya,
masalah etikadaprt
dipandang secara berbedaoleh
indiviclu yang berbeda, tergantung padanilai- nilar yang dianutnya. Nilai-nilai tersebut dapat terbentuk dan dipengaruhi
oleh berbagai f-aktor, seperti kepribadran, organisasi. masyarakatdan
lingkungan setiaprndividu vang membentuk karakter
seseorang.Dalam hal ini terdapat
berbagai pandangan tentang etika yang secara garis besar dapat dikelompokkan menjadi dua,yaitu
pandangan bahrva suatu tindakan adalah etisjika
memberi manfaat atau efbkpositif
bagi sebagian besar orang (pandanganutilitarianism)
dan pandangan moralitas bahrt'a sualu trndakan salah adalah salah tidak tergantung pada etbk atau mant-aatnya.[)alam
pandanganttttltlariurt,
tindakanmaling
budiman yangmencuri
harta orang kaYa rava untuk dibagikan kepada rakyatmiskin
kebanyakan adalah tinriakan pahlu$'an Yang dapat dibenarkan. Namun,bagi
pandangan moralitas, mereka tidaksudi
rnakan barang/hartacurian,
karenamencuri
adalah salah, apapun alasannya.Dernikian ,iuga-
lika
seorang pejabatmundur dari
jabatannya karena merasa tidakeflktil' Iagi di satu
pxtsisitenentu atau untuk
memudahkanpenyelidikan
kasustortentu- maka
tindakannysdapat digolongkan
berlandaskan padangan Lttilitari{tn alltic.y.Dalam
konteks rndependensi, akuntanpublik
kelihatannyalebih
cenderung pada pandangan yang kedua. Sebab, akuntanpublik
ticlak sajadituntut
independen secarafaktuallformal
(infact),
tetapijuga
dalam penampilankesan(lr
appearance).2
-
|
UNIVERSITAS MEDAN AREA
i)alam
Standar Profbsional AkuntanPublik
(SPAP) dengan tegas disebutkan bahwa seorang akuntanpublik tidak
hanya berkervajiban mempertahankanfakta
bahwa ia independen, tetapi harus pula menghindari keadaan yang dapat menyebabkan pihakluar
nreragukansikap
independensinya.Dalam
KodeEtik Akuntan
Indonesia jugarnenetapkan agar akuntan publik menjaga dirinya dari kehilangan
persepsi independensi masyarakat.Permasalahan
Jasa yang
dibenkan
akuntanpublik
bukan cumajasa
keandalan (assurance .servrc:e)tetapi juga jasa atlvixr, sepefti konsultan
manajemen.Lalu,
bagaimanaauditor menjaga
independensinyaatas ke dua jasa tersebut ? Risiko apa
yang mempengaruhi rndependensi akuntanpublik dan
bagaimanacara
p€ngamanannya untuk mengurangi risiko tersebut ?Analisa Risiko Independensi Akuntan Publik Pada Penugasan
Keandalan (Assurance Service)Dalarn pemberian jasa keandalan (ussurance service) sesuai dengan Standar Prof-esional
Akuntan Publik
(SPAP) dan KodeEtik
(PrinsipEtika
dan AturanEtika Akunlan Publik)
dipersyaratkan bahrvaKantor Akuntan publik (KAp) dan
semuaanggota
tim
yangterlibat dalam
pelaksanaan penugasan keandalan harus bersikap mental independen.Baik
dalam kenyataan (in/oct)
maupun dalarn penampilan (17cUNIVERSITAS MEDAN AREA
uppereance). Indepcndensi adalah sikap yang diharapkan dari seorang akuntan
publik
untuk tidak rnempunyai kepentingan pribadi dalam pelaksaniian tugasnya. Dewasaini dalan general uutlit pun akuntan publik sangat dianjurkan untuk
menerapkan"bu.r:;ines
autlit"
yang memfokuskan padarisiko
apa saja yang ada padaklien
dan bagaimana kondisi pengendalian rnanajemen unfuk menekan berbagai risiko tersebut,Dalam Prinsip
Etika IAI
dan Aturan Etika Akuntanpublik IAI, KAp
yang adasaat ini memuat uraian deskriptil' mengenai fbktor-faktor apa saja yang
harus drperhatikan auditor yang dapat merusak atau mengurangi independensinya. Tetapi dalam aturan tersebuttidak
cliuraikan bagaimana cara menekan risikonya. Sekarang se.jalan dengan perkembangandunia auditing, kode etik pun perlu
dikembangkan dt-'nglan pendekatanrisiko
termaksud.Risiko
yang mengurangi independensi auditor ada pada setrap KAP dan setiap saatwajib
dievaluasi, terutama pada wakru menyusuntim
untuk penugasan keandalan. Padaklien
atau grupklien
tertentu, perkembangan anekajenis jasa
yangdiberikan
akuntanpublik
dan perubahanpraktis
bisnisklien
dapat menciptakan risiko baru terhadap independensi praktisi.Pnnsip lndependensi dapat hilang atau tercederai antara lain oleh beberapa hal
berikut:
I
Selama nrasa pelaksanaan audit sampai laporan audit atau selama periode laporan keuanganyang
diperiksanya,ia (termasuk keluarga
sedarahgaris lurus
dan semenda)atau Kantor Akuntan Publiknya (KAP) terikat komitmen
untuk mengelola sebagian besar assers klienya atau terikat transaksi pembelian.sebagian asset,\ kliennya.UNIVERSITAS MEDAN AREA
2
Mempunyai kcr.iasama kepemihkan usahalain
dengan kliennya atau setiap staf karyarvan kunci atau mana.iemen perusahaan kliennya.3.
Mempunyai hubungan hutang piutang dalam segala bentuk dengan staf karyarvan kunci atau manajemen perusahaan kliennya,4-
Mempunyai hubungan saudara, langsung atau tidak langsung dengan kliennya.Untuk
itu
setiap hal yang dapat merusak independensi harus dikendalikan olehpimpinan KAP
dan auditomya sampaijelas,
kalaupun adatidak
signit-rkan. Risiko vang ada dalam keadaan/situasi atau hubungan tertentu harus dapatdiukur
dengan bagaimana cara p€ngamanannya agar dapat diputuskan apakahKAp
dapat menerima penugasanklien
baru atau melanjutkan tugas keandalan periode berikutnya dcngankiien lama' Apabila independensi tampak rusak rvalaupun telah
diusahakan semaksimalmungkin
pengamanannya, satu-satunya pengamanan adalah penolakan atau penarikandiri
dari penugasan keandalan. Ha-sil analisa akuntanpublik
atasrisiko
pengurangan independensi harus disajikan secara tertulis, agar untuktiap
penugasan terdapatbukti
dokumentasinya. Cara-cara pengamanan yang dapat diterapkan, untuktiap
keadaan, atau hubungan spesifik harus diungkapkan dalam dokumentasi tersebutsampai kepada tingkatan
independensiyang diterima. Pengertian
independensiauditor
yangterlibat
dalam penugasan keandalan harusdilihat dari
segi yang luas, bukan hanya auditor pribadi, tetapijuga
mencakup keluarganya. Baik keluarga dekat" nn m c tl i u I e ./it m i
ly"
maupun keluarga j a uh,, c I o s e r e I at iv e,, .Pengertian keluarga
jauh meliputi
: kakek, nenek, orang tua non tanggungan, anak non tanggungan, saudara laki-laki/perempuan, mantu, mertua, atau ipar auditor.UNIVERSITAS MEDAN AREA
Dalam
hal ini
termasuk anak angkat dan anaktiri
non tanggungan serta mertuatiri dan
kakek/nenektiri dan cucu.
Sedangkan, pengertiankeluarga dekat meliputi
:suami/isteri auditor, anak kandung, anak tirilangkat
tanggungganauditor,
dan mertua,/orangtua
seandainyamenjadi
beban rumah tangganya. Pernyataan tertulis yangjujur dan tiap
auditor yangdikaitkan
denganklien
tertentu untuk yang terlibat dalam penugasan keandalan harus tersedia dalam Kantor Akuntanpublik (KAp).
lndependensi sebagaimana
diketahui di luar kode etik
sudahdimuat
dalam SPAP seksi 220 sesuai dengan standar umum kedua auditing dan Pernyataan Standar PengendalianMutu
(PSPM)nomor
01,02 dan03
yang berfurut-turut denganjudul Sistim Pengendalian Mutu Akuntan Publik, Perumusan Kebijakan
prosedurPengendalian
Mutu
dan Standar l'elaksanaandan
Pelaporan ReviervMutu.
Dalam ketiga PSPM tersebut ditekankan betapa pentingnya independensi sebagai mahkotaauditor, selain unsur kendali mutu lainnya, yaitu
penugasanpersonil,
konsultasi,supervisi, pcmckerjaan. pengembangan prof-esional, promosi, inspeksi
dan penerimaan/ keberlanjulanklien.
SetiapKAP
harus mempercayai panduan mengenai independensi vangwalib
dikomunikasikan kepada semua auditomva dan dipantau terus kepatuhannya.Ada 4
(empat) golonganrisiko
yang mempengaruhi independensi akuntan, vaitu :I
.
Scl/'tntere,rtrisk
-{-erladiapabila akuntan publik
menerima manfaatdari keterlibatan
keuangan denganklien. Termasuk dalam hal ini adalah :
kepentingan keuangan baikUNIVERSITAS MEDAN AREA
J.
langsr-rnq maupun
tidak
langsung, perolehanpinjaman dari
atau kepada klien,termasuk direksi, pemirik, dan karyawan kunci;
adanya ketergantun gan /be, termasukfba
atasjasa non ussuronce yangbelum
dibayaroleh klien
atau grup klien. dan adanya.lee kontinjen yang dilarang kode etik.Se[f'revrew ri.sk
Terladi apabila ( 1) akuntan merakukan penugasan pemberian jasa keyakinan yang
berkaitan dengan keputusan yang dibuat untuk kepentingan klien,
atau(2)
akuntan melaksanakanjasa lain
yang mengarah pada produlcpertimbangan vang mempengaruhiinformasi
yangmenjadi pokok
bahasan dalam penugasan pemberlanjasa
keyakinan. Keadaan yang <iapat rnenimbulkanrisiko ini,
antaralain : menjadi direksi
atau pegawaiklien;
pembenjasa
yang secara langsung rxempengaruhijumlah dan
pengungkapandalam
laporanyang menjadi
obyek penugasan, danikut
menviapkan dataorisinil
untuk membuat laporan keuangan ataupun data-data lainnya yang menjadi obyek penugasan.Atlwtcacy risk
'l'erjadi apabila tindakan akuntan menjadi terlalu erat kaitannya
dengan kepentinganklien. Contoh dari risiko ini
adalahmenjadi promotor
atau tlealer saham/ef-ekklien,
menjadi advokatklien
dalam perkara dengan pihak ketiga; danmewakili posisi klien dalam
berhubungan dengan regulator atau dalam dengar pendapat dengan masyarakat.('lit,nt
rnf lut,nc.e rt:;k'l'eqadi
apabila akuntan mempunyai hubungan yang erat dengan krien. -r.ermasuk dalam
hal ini
adalah hubungan pribadi yang dapat menyebabkanintimidasi
olehUNIVERSITAS MEDAN AREA
atau
keramahtamahanyang berlebihan
denganklien. Contoh dari situasi ini
adalah:
akuntanpublik
mempunyai anggota keluarga dekat (immediate/amily) atau famili dekat
(.closerelutive) yang menjadi
direktur/staflpegarvaiklien;
mantan
rekan Qtartner) KAp
menjabatposisi
pembuat keputusan padaklien;
terjadi
hubunganyang lama
antara akuntanpublik
denganklien, dan
akuntanpublik
menerima hadiah atau hospitalitas dari klien.Analisa Risiko Independensi Akuntan Publik Pada Perangkapan
penugasan, SebagaiKonsultan Manajemen
DanAuditor
Apabila
seorangakuntan publik
memberikanjasa konsultan
manajemensepcrli
mencatat transaksi-transaksikliennya di
dalamjurnal,
membukukan total bulanannya ke dalam buku besar, membuat ayatjurnal
penyesuaian, dan setelahitu
melaksanakan audit, dapat
timbul
pertanyaan apakah dia dapat menialankan peranan auciitnya secara independen. Interprctasi-interpretasimengizinkan
sebuah KantorAkuntan Pubtrk (KAP) untuk
menyelenggarakan pelayanan konsultan manajemen danaudit
Ltntukklien
yang sama. KebijakanAICPA ini mungkin
didasarkan padaperbandingan antara pengaruh jasa konsultan manajemen dan audit
yang dilaksanakanoleh
kantor akuntanpublik
yang sama terhadap independensi dengan biava tambahan yang harus dikeluarkanbila
audit dilaksanakan oleh Kantor Akuntan ['uhlil< yang berbeda.Ada 3 (tiga)
persyaratanpenting yang harus dipenuhi auditor
sebelum mcncrima jasa konsultan manajemen dan audit bagiklien
:UNIVERSITAS MEDAN AREA
2.
Klien harus menenma
tanggungjarvab
sepenuhnyaatas laporan
keuangan bersangkutan.Klien tersebut harus cukup mempunyai
pengetahuan tentangaktifitas
perusahaannya dan posisi keuangan serta prinsip-prinsip akuntansi yang digunakan sehinggaia
dapat menerima tanggungjarvab
tersebut dengan baik, termasuk secaraspesifik,
kelayakanpenilaian dan penyajian
serta kecukupan pengungkapan' Apabila perlu, akuntanpublik
bersangkutan harus membicarakan rnasalah-masalah akuntansi denganklien
guna memastikan bahrva kliennya sudahmemiliki
tingkat pemahaman yang diperlukan.Akuntan
publik
tidak boleh memegang peranan sebagai pegawai atau manajemen ,vang menialankan operasi suatu perusahaan. Misalnya, akuntan publik tidak boleh mengadakan transaksi, menjalankan pengawasan atasaktiva,
atau menjalankan wewenang atas namaklien. Klien
tersebut harus menyiapkan dokumen sumber atas semua transaksi denganrincian yang cukup untuk
mengindentifikasikan secaraielas silat dan jumlah transaksi
semacamitu dan
menyelenggarakan pengendalianakuntansi atas data yang
diprosesoleh akuntan publik,
sepertipengendalian terhadap total-total dan perhitungan-perhitungan di dalam dokumen.
Akuntan publik, dalam
merakukan pemeriksaanatas laporan
keuangan yang disiapkandari
catatan dan bukuklien
yang sebagian atau seluruhnya dibuat oleh akuntanpublik,
harus sesuai dengan Standar Profesional Akuntanpublik
(SpAp)vang lazim.
Kenyataan bahrvaakuntan pubtik tersebut yang
memroses atau menYusun catatan-catatanitu tidak
mengeliminasi kebutuhan untuk mengadakan pengujian audit yang mencukupi.UNIVERSITAS MEDAN AREA
Sebagai konsultan manajemen, beberapa
KAP
membuatdivisi
yang terpisah antaradrvisi audit dan divisr
konsultan manajemen,Meskipun demikian ini
tetap nreniadikan independensi auditor terhadap kliennya dipertanyakan. Hal bahkan telahmenjadi isu global. Menurut
JamesFarvl, Direktur
StandarProfesional
HKSA!Hongkong,
hal inj tidak menjadi
masalah seandainyadivisi
konsultan manajemen secararelatif
tebih kecil daripadadivisi
audit.Namun, satu hal yang menjadi perhatian besar di Amerika Serikat ialah bahwa kandang-kadang
divisi
konsultan manajemenlebih
besardari divisi audit. ..Hal ini
akan mempengaruhiauditor
karena dapat menimbulkan ketakutan akan kehilangan btsnis konsultasinya. Namun begitu,HKSA tidak
menyatakan bahwa kantor akuntanpublik tidak
boleh memberikan konsultasi kepadaklien
auditnya. Tetapitak
pelaklagi
drbutuhkan suatu keseimbangan antara keduanya. Keseimbanganini
mencakup.iuga .ienis pekerjaan dan jasa konsurtasi apa saja yang diberikan.
Apabila kantor akuntan secara
efbktif
masuk dalamtim
manajemen tentu saja bertentangan denganauditing.
Karena sangatsulit untuk
menentukan bahi.vaklien
membutuhkan jasa berdasarkan kasus per kasus. Sehingga untukitg,
kantor akuntan harus memhuatpilihan
apakah memberikan jasa konsultasi ataukah jasaaudit
untukklien yang
bersangkutan.Farvl
menambahkanbahlva
pemberianjasa
konsultasiperpa3akan bukan suatu masalah. Namun demikian,
dia
memberikan catatan bahwalika
seseorang mengadopsi konsep independensi secaramurni hal ini
merupakan tantangan atas independensi auditor terhadap peranan kantor akuntanpublik
UNIVERSITAS MEDAN AREA 10
memberatkan
kalau diberrkan
kepadapihak
ketiga,.foin venture opcration
atauperusahaan
publik. Ini pula yang
memberikan alasan adanya independensi tanpa melakukan pernisahan.l-anjut Knight, PrrC pernah menghentikan suatu
penugasanaudit
yang disebabkan adanyakonllik
independensi. Dalam suatu kasus, katanya, calon kliennyaini
akan memberikanjutaan
USD sebagai./be. Namun, penugasanini ditolak
karena banvakpurtner
PrvC yang bertnvestasi pada produk investasi dan pensiun calonklien
tersebut. "Pertimbanganya, karena begrtu susah mencabut semuil inyestasipartner
dalam rvaktu penugasan sehingga duputuskan lebih baik kehilangan klien," jelasnya.David Sun,
PartnerErnst & young,
menyatakan bahwa anggotatim
yang menangani konsultan dan jasa non atestasi lainnya berbeda dengan anggotatim
yang menangani penugasanaudit. -'Dalam I(AP kami,
ada perbedaan yangjelas
antaramanajemen dart kepemilikan, dan antara auditing dan konsultasi.
Hal ini
mendapat perhatian secara internasional. Dan sayapikir,
tbkus perhatian konsultasikami
akan dibuat lebth tajamdi
masa depan."Pengamanan Yang
Dilakukan Untuk Mengurangi Risiko
Akuntan
bertanggungjawab unfuk menjamin bahwa mereka
independen terhadapklien.
Apabila terdapatrisiko
yang merusak independensinya maka akuntanharus mempertimbangkan, menerapkan, dan mendokumentasikan
penggunaan pengamanan dan prosedur yang dapat memecahkan atau penguranganrisiko
tersebut.Pengamanan
ini
dapat digolongkan menjadi 3 (tiga) kategori,yaitu
:UNIVERSITAS MEDAN AREA 12
2
Pengamanan
yang dibentuk oleh profbsi. Termasuk dalam hal ini adalah
:persyaratan
pendidikan, pelatihan, dan
pengalamanuntuk
mendapatkan izin
praktek dan untuk menjadi anggota profesi; pendidikan profesional berkelanjutan;
dan revierv ekstemal atas sistim pengendalian mutu setiap
KAp.
Pengamanan dalam entitas
klien
yang menjadi obyek penugasan. pengamananifu diantaranya . penunjukan akuntan publik dilakukan oleh orang lain
selain manajemen, misalnya Rapat Umum pemegang Saham(RUps);jumlah
staf yang kompotencukup
memadai sehinggamampu menjamin
bahwaakuntan publik tidak
mengambil keputusan manajerial; terdapat prosedur intern yang menjamin adanyapilihan
yangobyektif
daram penunjukan penugasan non Jasa keyakinan;dan adanya
struktur
c'orporere governanc.iyang
memberikan pengawasan dan komunikasi yang memadai atas jasa akuntan publikPengamanan
dalam sistim dan
prosedur akuntanpubrik yang
bertujuan untuk mengurangirisiko
terhadap independensi yang mencakup satu ataulebih
hal-halberikut
: kebijakan dan prosedur peningkatan kuaritas mrrtu penugasan; kebr;akandan prosedur yang mengidentifikasikan kepentingan atau hubungan
antaraakuntan publik dengan krien; pemberian keyakinan bahwa staf
dapat berkomunikasi dengantingkat
yanglebih tinggi untuk
mendiskusikan berbagai masalah independen dan obyektivitas yang diketahuinya; melakukan penelaahanulang sejauh mana efektivitas
pengamananyang ada; pelibatan
akuntanprofesional lainnya yang tidak terlibat dalam
pelaksanaan penugasan unfuk melakukanreview
terhadap pekerjaanyang dilakukan atau mernberi
nasehat;UNIVERSITAS MEDAN AREA
li
konsultasi dengan
pihak
ketiga, regulator, atau akuntanpublik
yanglain;
rotasipersonil senior:
kebrjakandan
proseduruntuk
menetapkan bahwarisiko
yang ter.laditidak signifikan;
rnendokumentasikandalam setiap
penugasan apakah terdapat keadaandan l'akta yang dapat
mengurangi independensi, bagaimana menetapkanrisiko, dan
pengamananapa yang dilakukan untuk
mengurangirisiko;
dan penarikan dari penugasan yang risikonya tidak dapat dikurangi dengan pengamanan.Beberapa
contoh
keadaandan
hubungan kepentinganyang ada
kaitannya dengan keernpat unsurrisiko di
atas (,;elfinterest
ri.,-k, sel/.revre*- risk, atjvocary risk, dan cltent influencerlsk)
serta bagaimana cara p€ngamanannya :1.
Keterlibatan keuangan denganklien
Jika akuntan
publik
atau anggota keluarga dekatnya punya berbagai kepentrngan keuangan atau jabatan penting dalamklien,
keandalan yangsignifikan tidak
ada pengamananselain menolak dan menarik diri dari
penugasan(kecuali
jelas kepentingan tersebuttidak
signifikan). Khusus apabila ada kepentingan keuangankeluarga jauh, akuntan publik harus mempertimbangkan mutu
kedekatan hubungandan letak
geografisdomisili
anggota keluarga 3auhdan
materialitas -lumlah semua kepentingan keuangan, akibat adanya unsur risiko self intere,sr. Jikasignlfikan
dan mutu hubungan dengan anggota keluarga tersebut sangat erat dantidak bisa direpaskan (crisprsect), maka tidak ada pilihan rain
serain menolak/menarikdiri
dari penugasan.UNIVERSITAS MEDAN AREA l4
)
Untuk
pengamanan independensi, kepadastaf harus diberi
keleluasan untuk berkomunrkasi dengan seniornya.Apabila
dalampraktik
adahal-hal
yang bisa mengurangi independensi dan obyektivitas, anggotatim
audit atau penugasanlain yang
membutuhkan independensi.Staf harus
mengetahui prosedurapa
yang ditempuhn.va.Tim
penugasan dapat berkonsultasijuga
denganpihak ketiga di
1uar, seperti badan pengatur
profesional iAt KAp. KAp
dapatpula
mengganti akuntanpubiik
profesional yang kurang independen dengan akuntanpublik
lain.F{ubungan bisnis yang erat dengan klien
Akuntan
publik mungkin
mempunyai hubungan bisnispribadi
d.engan kliennya, sehinggabisa timbul risiko
independensi berkurangakibat
pengaruhklien
danbenturan kepentingan akuntan publik. Akuntan publik mungkin
punya kepentinganbisnis
dalamnon krien, tetapi non klien ini
mempunyai hubungan investasi denganklien
akuntan pubrik. Akuntan publikjuga
bisa punya pinjaman atau menjadi penjamin pinjamanklien.
Pinjaman yang diperoleh akuntanpublik dari klien
sebelum penugasan dengan persyaratannormal tidak
mengurangi independensi. .fika hubungan bisnis tersebut signi{ikan dantidak
bisa dilepaskan, maka satu-satunya cara pengamanan ad.atah penolakan atau penarikandiri
dari penugasan.l3ekerja sebagai direktur ataujabatan kunci pada kHen
Akuntan publik
yang menjabat sebagaidireklur
ataujabatan penting lain
padaklien atau afiliasinya, atau induknya
mempunyairisiko
terhadap independensiyang tidak bisa diselesaikan dengan pengamanan apapun,
selain15
Ja
UNIVERSITAS MEDAN AREA
penolakar/p€narikan
diri
dari penugasan, karena adarisiko
.self interest atau clienr influencerlslr,
kecuali mantan akuntanpublik
tersebuttidak
lagr punya manfaat apapun padaKAP
dan trdakikut
campurlagi
dalam bisnisKAp. Demikian
pula apabila akuntanpublik
dalamwaktu
dekat akan menjadi pejabat penting dalam perusahaanklien
terdapatrisiko
pengaruhklien
terhadap independensi karena ia ingin memelihara hubungan baik.M antan pe n ga rvai/pej abat kunc i/di rektur kl i en
Sebaliknya apabrla mantan pengawai/pejabat kuncildirektur klien
menjadiakuntan publik, akan menimbulkan risiko sel/ review
terhadap independensi.Akuntan publik akan
meraporkanakun atau
eremenlaporan
keuangan yangdulunya ia terlibat dalam
proses pembuatan keputusan.Akuntan publik
seperti dalam kasr-rsinr tidak
boleh berpartisipasi dalam penugasan keandalan terhadap entitasdi
mana sebelumnya ia bekerja, setidaknya dalam dua tahun terakhir Pemberian.lasa larn kepada klienI)e
mberian jasa larn kepa<ia klien selain jasa keandalan
sebenarnyamenguntungkan,
baik bagi klien
maupunbagi
pemakai laporan, karena akuntanpublik
lebih memahami bisnisklien
dan berbagai risikonya, sehingga diharapkanhasil
penugasan keandalan akanlebih baik. Tetapi
pemberian jasalain
tersebut dapat nrenciptakanrisiko se('interest
danclienr
influence terhadap independensiakuntan publik. Masalah ini dapat drlaga
keamanannyadengan cara KAp
menugaskan
tim
yang berbeda dan adanya cross review akuntanpublik
lain yang tidak terlibat.UNIVERSITAS MEDAN AREA
Penyiapan catatan dan penyusunan laporan keuangan klien
Jika akuntan
publik
menenma penugasanuntuk
menyiapkan catatan utama danmenyusun laporan keuangan klien, kemudian difugaskan pula
untuk ntengauditnya, dapat mengakibatkan adanyarisiko self review
danrisiko
clientinfluencc
rvalaupundalam spAp hal ini dimungkinkan dan harus
dianggap sebagai penugasan yang palingtinggi
derajatnya, yang dalam halini
audit. Tetapr orangpihak
ketiga yang mengetahuinya akan meragukan indepenclensi akuntanpublik
setidak-tidaknva dalam penampilan. KAP sebaiknya menghindaririsiko ini
dengan menolak penugasan atau menugaskantim
yang berlainan.HaL
sepertiini
biasanya teqadi pada perusahaan yang tidak begitu besar dan tidak punya porsonil akuntansi -vang memadai kornpetensinya.
Akuntan publik
sebaiknyatidak ikut
mengarnbil keputusan mengenai cara penilaian dan penyajian laporan keuangan l'ang menjadi tanggung.iarvab manajernen entitas sepenuhnya yang dimuat tertulisdalam surat
representasi mana.iemen.pada
beberapa negara terdapat rarangan terhadap akuntanpubrik dalam SpApnya untuk
merakukan penugasan rangkap seperti termaksuddi
atas.Penilaian aktiva dan kewajiban klien
Apabila akuntan publik telah ditugaskan untuk menilai aktiva dan kewajiban yang
material vang sifatnya subyektil kemudian menerima penugasan
keandalan,maka terdapat risiko serf review terhadap
independensiyang
menghendaki pengamananyang
sepatutnya.Jika manajemen klien tidak secara
tertulis menyatakanmenerima
tanggungjarvab penuh atas penilaian tersebut, risiko
UNIVERSITAS MEDAN AREA t7
9.
terhadap independensi hanya bisa diamankan dengan menolak
penugasan keandalan.Waki I k I i en dalam penyelesaian liti gasiiperse I i sihan
Dalam keadaan tertentu
mungkin
akuntanpublik diminta untuk
membantu atas namaklien
dalam menyelesaiakan perselisihanatau litigasi
(tuntutan perkara).Permintaan
ini
harus dipertimbangkan oleh akuntanpublik,
apakahjumlah
yangterlibat material bila dikaitkan
dengan raporan keuanganyang diauditnya
dan apakahtingkat
subyektivitasnya cukuptinggi
dalam penyelesaian tersebut. Jika memenuhi kedua syarat tersebut, sebaiknya akuntanpublik
menolak penugasan tcrsebut-karena akan
merusak tndependensinyabila ditinjau dari risiko sef
t'cvittr't' Penugasan seperti
ini
dapat diamankan dengan menunjuktim
terpisah dan rnelibatkanpurrnu
-vang berbeda serta menerapkan prosedur reviev, tambahan Iiekrutrnen rnanajemen senior untuk klien.lrka klien menerima bantuan KAp untuk rekrutmen manajemen
seniornya rnisalnva kepala keuangan dan akuntansi atau kepalaaudit
internal,hal ini
akan nrenimbulkan risiko '*;elfintarcsl
danclicnt
influenceterhadap indepen6ensi dalam penugasan keandalan. Pengamananharus dilakukan KAp
dengan memasangiklan,
wawancara calon kepala tersebut dan membuat daftarurut
calon potensial'ang
keputusan akhir pernilihannya tetap berada pada klien.Beberapa
Bantuan
pengamananLein untuk Mempertahankan
rndependensiAda beberapa cara yang mendorong para akuntan pubrik
untuk mempertahankan independensi baik dalam kenyataan maupun dalam penampilan :UNIVERSITAS MEDAN AREA
I
.
Membentukkomite
audit (auclit committee)suatu komite audit
adalah sejumlah anggota dandireksi
perusahaanklien
yangbertanggung jarvab untuk membantu auditor dalam
mempe(ahankan independensinyadari
manajemen. Sebagian besardari komite audit terdiri
daritiga atau lima atau
kadang-kadangsebanyak tujuh direktur yang
bukan merupakan bagian dari manajemen perusahaan.'
Pada umumnya, suatukomite audit
memutuskanhal-hal
sepertikantor
akuntanpublik yang akan ditugaskan dan ruang lingkup perayanan yang
akan diselenggarakanoleh kantor
akuntanpublik
tersebut, menemuikantor
akuntan pr'rblik vang bersangkutanuntuk
membicarakan perkembangan danhasil
audit,dan membantu rnenengahi perselisihan yang timbul diantara KAI,
dan manajemenKomite
audit untuk perusahaan yanglebih
besar diterimabaik
olehpara auditor,
pembacalaporan
keuangan,dan
manajemen perusahaan pada umumnYa Narnun, keharusan untuk mengadakan suatu komite audit terlalu mahal bagi perusahaan yang lebih kecil.2
'l'indakanSECI
/'hc
st'c'uririe.s uncr r,.xchungg (.rommi:;.sjrtrz(SEC), regurator bursa
Amerika Serikat. mengambiltindakan
keras terhadap independensi auditor.ian o,Brien, purtner KPMG di Hongkong
rnengatakanbahwa sEC
sangatagresif
dalampenegakan peraturan independensi.
Audilor
Hongkong harus melakukan lompatanuntuk rnengikuti peraturan tersebut
sehubungandengan adanya klien
yang terdaftardi sEC'
Dalam kasusini,
KAP perlu segera menemukan apakah ada stafUNIVERSITAS MEDAN AREA
atau purrntrr yang berhubungan dengan manajemen perusahaan
klien
dan apakah ada staf yang memanfaatkan jasa pensiun yang ditarvarkan oleh perusahaanklien
maupunmenerima pinjaman dan klien, apabila klien
merupakan perusahaan perbankan.I'{ubungan kekeluargaan
juga merupakan
masalah.peraturan sEC
melarang menerima penugasan audit apabila terdapat seorangpartner
dimana pundi
duniayang mempunyai
hubungan kekerabatan dengan seseorangyang
mempunyai posisi sebagai senior dalam struktur organisasiklien.
Dalam suatu kasu s. seniorpartner PwC di United Kingdom
harus berhentidari KAp
karena ada saudaraiparnya yang menja
di
utntrutller keuangan klien yanglisting di
Amerika serikat.Menurut o'tlrien dari KPMG, "KPMG mernpunyai kebrjakan yang
capatmenjarnin independensi auditor
"in ./itct and
appearance,.,, peraturan ini
mencakup -iasanon audit
apa yang dapat atautidak
ditarvarkan kepada klien, kepemilikan saham dan hubungan pinjaman. "peraturanini
secaraumum
lebih sempurnadan lebih rinci
daripada peraturanHKSA,,,
katanya.Namun
unfuk rnenjamin independensi apabila perusahaan memberikan jasa konsultasi dan audit,o'llrien menyatakan, :rndependensi tidak dapat dicapai dengan
hanyamemisahkan devisi konsultan dari KAp.,,
Demikian juga
denganPatrick Fitzgerald, Heatl of
Assuranceand
RusinessAdvi't)rr l)ractice di Arthur
Andersenini
menyatakan,..I(,{p
telah
mengambil sejumlah langkah selama bertahun-tahun untuk menjamin independensi auditor.,, Independensi merupakanisu
yangpenting di
seruruhdunia.
..Dankami
secaraUNIVERSITAS MEDAN AREA
ketat mematuhi peraturan yang berlaku untuk kantor kami dan klien
yangmempunyai
kepentinganbisnis. Ada kebijakan yang ketat untuk
menjamin pemahaman, kepedulian, dan ketaatannya. Kebijakanini
direview dandimonitor bagi setiap staf kami. Kami juga
secara terus-menerus mengkomunikasikankebrjakan kami clan perubahannya
sehubungan <Ienganperaturan
kepada karyawan kami," tambahnya.stephen
'faylor
dari Deroitte Touche'r-ohmatsu, yang bertanggungjawab terhadap independensi
pun
berpendapat senada. Menurutnya,KApnya
mempunyaidivisi
Yang terpisah antarakonsultan
danauditing.
"Independensi selalu ditimbangkan dalam memberikan jasa-jasakami.
Daram hubungannya dengan konsurtan,KAp karni telah
memasangperindung untuk
mencegahterjadinya
pencampuran peranan dan informasi yang mempengaruhi independensi.,,Apabila
kra bekerja padaKAp
yang sama dan membawa namaDeloitte
sebagainemhcr
grup konsultan, saya percayakita
telah memasang suatu pelindung yang sesuai clengan SEC," katanya.l)emikian luga
dengan Ernst& young.
Sun mengatakan,KApnya
mempunyai sejumlahyang
krrenri'ting di Amerika Serikat. untuk itu, penting bagi
kami memahami peraturanSEC yang
berhubungan dengan independensi. ,,sebagaiKAP
internasional tak adapilihan
bagikami
selain mengimplementasikan sistimvang
dapatmemonitor dan menjamin
ketauatan persyaratan independensi pada semuaklien-"
katanya.UNIVERSITAS MEDAN AREA
-l Standar pengendalian mutu AICPA
Standar
ini
mensyaratkanKAP untuk
menetapkan kebijakan dan prosedur guna rnemberikan cukup kepastian bahrva semua porsenelnya independen.Kervalrban hukum
Keputusan yang dijatuhkan pengadilan bila seorang akuntan publik
tidak independen dapat berat akibatnya, termasuk trndakan kriminal.Kesimpulan
Meskipun
secarainternar
beberapaKAp
sudah memasangkebijakan
yang memisahkanaudit dengan konsultasi tetapi perlu dibuat suatu etika. Etika ini
metnberikan suatu batasan yangdisetujui
bersama danjuga
merupakan penjabaranlebih Ianjut dari
standarumum
vang kedua.Dalam
standarini
dinyatakan bahwa, dalarn sernuahal
yang berhubungan dengan penugasan, independensidalam
sikap mental harus drpertahankan oleh auditor.Mengingat semakin banyaknya permintaan jzxa akuntan termasuk
juga
untuk infbrmasi non keuangan, maka auditor sangat riskan berhadapan denganrisiko
yangdapat
mengurangi independensinya.untuk itu perlu diadakan
pengamanan yang dapat mengurangi risiko tersebut.UNIVERSITAS MEDAN AREA 22
DAFTAR PUSTAKA
Arens A. Alvin
dan LoebbeckeK.
James,Auditing Suatu
PendekatanTerpadu,
Edisi Keempat, Penerbit Erlangga, Jakarta, 1991 .Holmes w. Arthur dan Burns C. David, Autliting, Norma Dan prosedur,
Edisi Kesembilan, Penerbit Erlangga, Jakarta, I 998.Kosasih Ruchyat,
Auditing, Prinsip Dan prosedur,
penerbitCV.
palapa, Surabaya,I 98s
Media Akuntansi, Edisi
1 3/September/Tahun \.IV2000-1- -)
I
UNIVERSITAS MEDAN AREA