• Tidak ada hasil yang ditemukan

ANALISIS BIBLIOMETRIK

N/A
N/A
Rita Amelia

Academic year: 2024

Membagikan "ANALISIS BIBLIOMETRIK"

Copied!
9
0
0

Teks penuh

(1)

ANALISIS BIBLIOMETRIK PERKEMBANGAN PENELITIAN PENGELOLAAN SAMPAH MENGGUNAKAN APLIKASI VOSVIEWER

Abstract

This research examines research development trends related to the topic of waste management using the VOSviewer application from 2018 to 2023. The aim of this research is to determine: (1) the number of developments in scientific publications related to the topic of waste management from 2018 to 2023 in the database crossref, (2) number of core journals in research publications on the topic of waste management policy, (3) development map of research publications related to waste management policy based on key words. Data collection was carried out by searching the database using the Harzing Publish or Perish application tool with the title word category for the period 2018 to 2023. The data is in the form of trends in the development of research publications sourced from the Crossref article database which is also assisted by the Mendeley desktop application to clean the data. and the results of visualization regarding research topic trends based on keywords were carried out using the VOSviewer application and data analysis was carried out using Microsoft Excel. The research results show that there is a trend in the development of research publications related to waste management from 2018 to 2023 and there is the highest number of research in 2022 regarding the topic of waste management, namely reaching 213 publications or the equivalent of 23% of the total number. The research results show that there are topics that dominate related to waste management, namely waste, community, study, waste. Based on the density visualization, it indicates that there are gaps and intensities related to local government, compost, and participants. There are still broad opportunities for conducting research related to this topic.

Keywords: bibliometric, management, rubbish, VOSviewer.

Pendahuluan

Permasalahan mengenai sampah merupakan sebuah permasalahan yang sangat mendesak pada saat ini hingga mendapat perhatian besar global. Permasalahan sampah menjadi hal yang sangat mendesak untuk segera diatasi karena dampak dari adanya permasalahan sampah ini sangatlah besar termasuk pada dampak lingkungan, kesehatan masyarakat, dan dampak lainnya yang perlahan mulai terasa sehingga sampah penting untuk dikelola. Sampah merupakan suatu hal yang perlu dikelola untuk membuat sampah memiliki nilai tambah dan bahan-bahan yang dapat dipergunakan kembali serta untuk meminimalisir pencemaran lingkungan (Didi Ali Hamidi, Wahyuni Ilham, Siti Aminah, 2014). Ditegaskan dengan pernyataan yang disampaikan (Zaman dalam Mahyudin, 2014), sampah merupakan sumber daya yang bernilai tergantung bagaimana cara mengelolanya. beliau menekankan pentingnya pengelolaan sampah yang bijaksana untuk memaksimalkan nilai dari bahan-bahan yang sebelumnya dianggap sebagai sampah. Pengelolaan sampah menjadi sangat penting karena dengan adanya permasalahan sampah yang tidak dapat terkelola dengan baik dapat menyebabkan darurat sampah dan akan cepat terasa dampaknya.

Masalah sampah ini merupakan kepentingan dan tanggungjawab bersama yang harus diatasi oleh seluruh pihak, bukan hanya tugas pemerintah saja. Perlu adannya kolaborasi dari berbagai pihak dalam pengelolaan sampah rumah tangga antara pemerintah dan stakeholder yang terkait. Kolaborasi stakeholder artinya sebagai salah satu usaha dalam menyelesaikan masalah yang melibatkan penyatuan berbagai perbedaan sudut pandang dari para pihak yang terlibat (Dayana, 2021). Kerja sama pemerintah dengan berbagai pemangku kepentingan adalah salah satu kunci yang paling efektif. Hal tersebut memiliki arti bahwa pengelolaan sampah ini melibatkan berbagai pihak yang memiliki peran dan tanggung jawab berbeda dalam pengelolannya. Dalam melakukan kolaborasi pengelolaan sampah, maka dapat diketahui bahwa peran serta masyarakat merupakan salah satu pihak yang paling penting dalam mengatasi permasalahan sampah ini atau dapat dikatakan sebagai salah satu elemen kunci

(2)

(Dayana, 2021). Disamping itu, peran pemerintah juga sangat penting dalam mengelola sampah. Untuk menangani penumpukkan sampah yang telah lama menjadi bagian dari solusi sementara untuk isu lingkungan yang rumit ini, pemerintah perlu turut serta serta memainkan perannya (Jati, 2013). Dalam hal pengelolaan sampah ini, berkaitan dengan peran pemerintah dalam kapasitas politisi, pembuat kebijakan, dan pengelola administrasi (Soeharto dalam Jati, 2013).

Masalah mengenai sampah tidak dapat dipisahkan dari kehidipan manusia karena sampah merupakan hasil dari aktivitas sehari-hari manusia (Ekasari et al., 2023). Dapat diketahui bahwa ketika populasi manusia meningkat, ada kecenderungan bahwa produksi sampah juga akan meningkat. Dengan jumlah penduduk Indonesia yang mencapai 278,69 juta jiwa pada pertengahan tahun 2023 maka dapat dilihat bahwa produksi sampah dari masyarakat yang ada di Indonesia pun sangatlah banyak. Volume sampah di Indonesia dapat menunjukkan bahwa Indonesia merupakan salah satu negara penghasil sampah terbanyak yang mana posisinya ini termasuk pada salah satu peringkat tertinggi sebagai negara penghasil sampah terbanyak. Menurut Data yang disampaikan oleh Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) untuk tahun 2022, yang menggabungkan informasi dari 307 kabupaten/kota di seluruh Indonesia, terdapat laporan bahwa akumulasi sampah nasional tersebut mencapai angka 35,9 juta ton. Dari jumlah keseluruhan sampah nasional tersebut, sekitar 62,54% (sekitar 22,4 juta ton) dapat dikelola dengan baik per tahunnya, sementara sisanya sekitar 37,46% (sekitar 13,4 juta ton) masih belum mendapatkan pengelolaan yang memadai per tahunnya.

Analisis bibliometrik merupakan sebuah alat yang kuat guna menggali wawasan dan pemahaman lebih mendalam terkait dengan suatu bidang penelitian. Analisis bibliometrik mempunyai peranan yang cukup besar pada bidang ilmu pengetahuan, yaitu untuk mengevaluasi hasil penelitian ilmiah, mengidentifikasi koneksi antar penelitian, memantau perkembangan penelitian, maupun untuk acuan penelitian selanjutnya. Menurut Winarko dan Sormin dalam (Hardiansyah et al., 2023), bibliometrik adalah sebuah analisis yang menggunakan teknik matematika dan statistika untuk mengukur perubahan dalam suatu kumpulan dokumen atau media lain, baik dalam aspek kuantitatif maupun kualitatif. Indikator bibliometrik diukur pada jangka waktu tertentu. Pada umumnya terdiri dari dua metode, yakni jumlah karya publikasi yang menggambarkan tingkat produktivitas peneliti serta jumlah kutipan yang menggambarkan pengaruh dari artikel yang telah dihasilkan. Bibliometrik adalah hasil gabungan kata "biblio" yang merujuk pada buku atau literatur, dan "metrics" yang mengacu pada pengukuran. Oleh karena itu, bibliometrik mengartikan pengukuran atau analisis buku dan literatur melalui pendekatan matematika dan statistika (Diodato & Gellatly, 2013).

Analisis bibliometrik mulai diperkenalkan pada abad ke-19 oleh Pritchard yang mengartikan bahwa bibliometrik merupakan penggunaan metode matematika dan statistika pada buku dan media komunikasi lainnya (Glänzel, 2003). Hal tersebut memiliki arti bahwa analisis bibliometrik ini memiliki cakupan yang luas yaitu berbagai bentuk publikasi sehingga tidak terikat hanya pada bentuk buku dan artikel. Pada analisis peta jaringan bibliometrik, sering kali digunakan teknik pemetaan dan pengelompokan yang berbeda. Namun pada umumnya, penggunaan teknik-teknik ini secara bersamaan bergantung pada konsep dan asumsi yang berbeda. Pendekatan ini menghasilkan pemetaan dan pengelompokan bersama dari publikasi yang sering dikutip yang muncul dalam periode tertentu. Dalam lingkup penelitian, Vosviewer digunakan untuk melakukan analisis bibliometrik, menemukan referensi yang paling sering digunakan dalam suatu bidang ilmu, mengidentifikasi topik penelitian yang berpotensi untuk diselidiki, dan berbagai fungsi lainnya (Effendy dalam Zakiyyah et al., 2022).

Analisis bibliometrik dapat dilakukan dengan alat bantu seperti software VOSviewer.

VOSviewer merupakan sebuah perangkat lunak untuk mencitakan serta memvisualisasikan

(3)

dan ilmu informasi untuk memahami hubungan antara berbagai elemen seperti penelitian, penulis, dan kata kunci dalam basis data ilmiah seperti schopus, google schoolar, web of science, dan lainnya. VOSviewer memungkinkan pengguna untuk membuat peta jaringan yang memberikan wawasan visual tentang bagaimana suatu entitas ini terkait satu sama lain. Ini dapat membantu peneliti dalam mengidentifikasi tren, kumpulan penelitian, dan kontribusi ilmiah yang signifikan dalam suatu domain atau disiplin ilmu tertentu. Salah satu keunggulan VOSviewer terletak pada kemampuannya dalam visualisasi. Kemampuan interaktif dan berbagai pilihan yang ditawarkan oleh program ini membuatnya sangat user-friendly dan mempermudah eksplorasi jaringan data bibliometrik, termasuk melihat jumlah kutipan atau hubungan co-occurrence antara istilah kunci dan konsep. Pada VOSviewer, tampilan visualisasi data terdapat 3 tampilan, yakni network visualization (visualisasi jaringan antar istilah), overlay visualization (visualisasi jejak historis penelitian), dan density visualization (visualisasi kerapatan penelitian).

Penelitian terkait dengan pengelolaan sampah di indonesia sudah eksis sejak lama, namun pengimplementasiannya masih belum maksimal. Analisis bibliometrik menggunakan aplikasi VOSviewer pada pembahasan mengenai kebijakan pengelolaan sampah ini untuk mengidentifikasi tren dan pola penelitian. Oleh sebab itu, penelitian ini menjawab beberapa permasalahan, yaitu: (1) Bagaimana jumlah perkembangan publikasi ilmiah terkait dengan topik pengelolaan sampah dari tahun 2018 hingga 2023 pada database google schoolar. (2) Bagaimana jumlah jurnal dengan sitasi tertinggi dalam publikasi penelitian mengenai topik kebijakan pengelolaan sampah. (3) Bagaimana peta perkembangan publikasi penelitian terkat dengan kebijakan pengelolaan sampah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) jumlah perkembangan publikasi ilmiah terkait dengan topik pengelolaan sampah dari tahun 2018 hingga 2023 pada database crossref, (2) jumlah jurnal dengan sitasi tertinggi dalam publikasi penelitian mengenai topik kebijakan pengelolaan sampah, (3) peta perkembangan publikasi penelitian terkat dengan kebijakan pengelolaan sampah.

Metode Penelitian

Penelitian ini menggunakan data publikasi mengenai topik program kang pisman dari tahun 2018 hingga tahun 2023 yang bersumber dari database pada Crossref yang dapat diakses pada https://www.crossref.org/. Data yang digunakan bersumber dari Crossref karena Crossref merupakan salah satu database penelitian ilmiah yang mencakup berbagai disiplin ilmu sehingga pengambilan data pada database tersebut dapat memberikan peneliti akses ke literatur ilmiah yang relevan dengan topik tersebut. Pengumpulan data dilakukan melalui penelusuran yang dibantu dengan sebuah software yaitu harzing Publish or Perish untuk mendapatkan data dari berbagai terbitan yang ada pada Crossref karena software harzing publish or perish ini membantu peneliti mengevaluasi dan meningkatkan kinerja penelitian, serta menjadikan penelitian lebih terarah dan produktif. Data tersebut dicari berdasarkan kata kunci yaitu pengelolaan sampah dengan kategori tittle words pada kurun waktu 2018 hingga 2023.

Kemudian dilakukan cleaning data menggunakan aplikasi Mendeley desktop untuk melakukan cleaning data terhadap hasil dari pencarian menggunakan aplikasi Harzing Publish or Perish.

Untuk menganalisis tren perkembangan penelitian yang dipublikasikan tersebut dilakukan analisis menggunakan software VOSviewer untuk menampilkan sebuah visualisasi dari keterkaitan antara topik penelitian yang terkait. Dalam melakukan visualisasi dan menganalisis tren perkembangan penelitian ini dilakukan menggunakan VOSviewer karena penggunaan ini merupakan cara efektif untuk merangkum, memahami, dan menggali wawasan dari dataset penelitian. Sedangkan data berupa jumlah publikasi pertahun, jurnal yang memuat artikel, penulis, asal penulis, dan subjek dilakukan analisis menggunakan Microsoft Excel.

(4)

Hasil dan Pembahasan Perkembagan Publikasi

Terdapat perkembangan pada publikasi penelitian terkait dengan topik pengelolaan sampah dari tahun 2018 hingga 2023. Berdasarkan data yang didapatkan melalui pencarian dari database Crossref dengan bantuan software Harzing Publish or Perish, publikasi penelitian terkait dengan pengelolaan sampah dari tahun 2018 hingga 2023 menghasilkan 1.000 penelitian. Setelah melakukan cleaning data menggunakan aplikasi Mendeley dekstop, jumlah publikasi penelitian tersaring menjadi 940 penelitian terkait dengan topik pengelolaan sampah.

Perkembangan publikasi terkait topik pengelolaan sampah yang terdapat pada database Crossref tertinggi ada pada tahun 2022 yang mencapai 213 publikasi. Untuk data terkait jumlah publikasi berdasarkan tahunnya dari tren perkembangan terkait topik pengelolaan sampah dari tahun 2018 hingga 2023 yang ada pada database Crossref dapat dilihat pada table berikut.

Table 1. Tren Perkembangan Publikasi Sumber Data Artikel Crossref

No. Tahun Publikasi Jumlah Artikel Persentase

1 2018 96 10%

2 2019 116 12%

3 2020 171 18%

4 2021 187 20%

5 2022 213 23%

6 2023 157 17%

Jumlah 940

Sumber: Microsoft Excel data diolah

Tren perkembangan publikasi terkait dengan topik pengelolaan sampah dapat diketahui pada gambar 1 yang memberikan gambaran pertumbuhan setiap tahunnya. Mulai dari tahun 2018 hingga tahun 2022 terjadi kenaikan jumlah publikasi penelitian terkait dengan pengelolaan sampah dan terjadi penurunan jumlah publikasi pada tahun 2023. Pertumbuhan tertinggi pada jumlah publikasi mengenai pengelolaan sampah pada database Crossref selama tahun 2018 hingga tahun 2023 terjadi pada tahun 2022 dengan jumlah publikasi sebanyak 213 atau terdapat 23% jumlah publikasi dari total publikasi pada tahun 2018 hingga 2023. Ini membuktikan bahwa penelitian terkait dengan pengelolaan sampah merupakan topik yang masih sangat relavan dan diperlukan di seluruh dunia untuk dilakukan penelitian. Kemudian terjadi penurunan pada tahun 2023 dengan jumlah publikasi artikel sebanyak 157 atau terdapat 17% jumlah publikasi pada tahun ini dari total jumlah publikasi pada tahun 2018 hingga 2023. Hal tersebut menunjukan terjadinya penurunan sebanyak 6% dari tahun sebelumnya, yaitu tahun 2022.

Gambar 1. Tren perkembangan Publikasi Penelitian Sumber Data Crossref

(5)

2018 2019 2020 2021 2022 2023 0

50 100 150 200 250

Tren Perkembangan Publikasi Penelitian Sumber Data Artikel Crossref (2018-2023)

Tahun Publikasi (2018-2023)

Jumlah Artikel

Sumber: Microsoft Excel data diolah Jurnal dengan sitasi tertinggi dalam publikasi Crossref 2018-2023

Table 2 menunjukkan informasi mengenai publikasi pengelolaan sampah yang banyak dikutip pada database Crossref pada tahun 2018 hingga tahun 2023. Table tersebut menunjukkan bahwa artikel dengan jumlah artikel yang banyak dikutip pada tahun tersebut didapatkan 3 artikel dengan jumlah sitasi masing-masing 4. Tahun publikasi artikel tersebut berada pada tahun yang sama yaitu pada tahun 2020.

Analisis terkait kutipan artikel dengan jumlah publikasi tertinggi yang terindikasi pada Crossref pada tahun 2018 hingga 2023 dapat dilihat pada table berikut.

Table 2. Artikel dengan Sitasi Tertinggi pada database Crossref 2018-2023

No. Artikel Penulis Tahun Jurnal Sitasi

1

Status Keberlanjutan Pengelolaan Sampah Terpadu di TPST-

Bantargebang, Bekasi: Menggunakan Rapfish dengan R Statistik

Sukwika, T., &

Noviana, L. 2020 Jurnal Ilmu

Lingkungan 4

2

Pengelolaan Sampah Di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatibarang, Kota Semarang

Harjanti, I. M., &

Anggraini, P. 2020 Jurnal Planologi 4

3

Analisa efektifitas bank sampah sebagai alternatif pengelolaan sampah dalam mencapai smart city di kabupaten kulon progo

Dewanti, M., Purnomo, E. P.,

& Salsabila, L. 2020 Publisia: Jurnal Ilmu Administrasi Publik 4 Sumber: Microsoft Excel Data Diolah

Peta Perkembangan Publikasi Berdasarkan Keywords

Peta perkembangan publikasi berdasarkan kata kunci dapat dilihat pada gambar 2 yang memberikan gambaran mengenai keterkaitan antara penelitian berdasarkan kata kunci yang berhubungan dengan topik pengelolaan sampah dengan network visualization atau visualisasi hubungan. Gambar 2 menunjukkan peta perkembangan publikasi berdasarkan kata kunci atau keywords pada topik pengelolaan sampah yang bersumber dari database Crossref pada tahun 2018 hingga 2023 yang membentuk 5 kluster. Kluster tersebut berwarna kuning, merah, hijau, ungu dan biru. Pada kluster I, yaitu kluster berwarna merah yang terdiri dari study, government, suistanibility, city, process, policy, participation, dan lainnya. Pada kluster II, yaitu kluster berwarna hijau yang terdiri dari community, waste, program, village, helath, awareness, knowledge, activity, economy, society, waste bank program, dan lainnya. Kemudian pada kluster III, yaitu kluster berwarna biru yang terdiri dari organic waste, generation, waste

(6)

management system, change, landfill, trash, strategy planning, dan lainnya. Dan pada kluster IV, yaitu kluster berwarna kuning yang terdiri dari topik mengenai sampah, system, plastic, reuse, recycle, sampah organic, TPS, TPA, data, dan lainnya. Terakhir kluster V, yaitu kluster berwarna ungu yang terdiri dari Value, influence, attitude, dan lainnya.

Gambar 2. Peta perkembangan Bidang Topik Pengelolaan Sampah pada database Crossref pada tahun 2018-2023

Sumber: VOSviewer data diolah

Peta perkembangan publikasi berdasarkan kata kunci dapat dilihat pada gambar 3 yang memberikan gambaran mengenai keterkaitan antara penelitian berdasarkan kata kunci yang berhubungan dengan topik pengelolaan sampah dengan density visualization atau dengan visualisasi kerapatan. Berdasarkan hasil visualisasi menggunakan VOSviewer, dapat dilihat bahwa terdapat wilayah yang memiliki kerapatan yang cukup tinggi. Terdapat wilayah yang memiliki tingkat kepadatan dengan tingkat yang cukup padat yang dapat diidenntifikasi padda bayaknnya keyword yang berwarna kuning. Hal tersebut menandakan bahwa topik-topik tersebut telah banyak dilakukan penelitian yang terindikasi oleh database Crossref. Pada gambar tersebut dapat dilihat bahwa kata kunci mengenai waste management, community, data, dan activity memiliki node yang berwarna terang. Sedangkan kata kunci seperti local government, compost, dan participant memiliki node berwarna lebih gelap. Hal tersebut menandakan bahwa penelitian terkait topik-topik tersebut masih sedikit. Berdasarkan visualisasi kerapatan menandakan bahwa terdapat kesenjangan maupun intensitas yang berkaitan dengan local government, compost, dan participant masih terdapat peluang yang luas untuk dilakukannya penelitian terkait dengan topik tersebut.

(7)

Gambar 3. Peta perkembangan Bidang Topik Pengelolaan Sampah pada database Crossref pada tahun 2018-2023

Sumber: VOSviewer data diolah

Simpulan

Berdasarkan hasil dan pembahasan maka dapat disimpulkan bahwa tren perkembangan mengenai bidang topik penelitian terkait dengan pengelolaan sampah pada tahun 2018 hingga tahun 2023 yang bersumber dari database Crossref terindikasi tertinggi pada tahun 2022 yang mencapai 213 atau mencapai 23% dari jumlah keseluruhan publikasi. Didapatkan artikel dengan jumlah artikel yang banyak dikutip pada tahun tersebut didapatkan 3 artikel dengan jumlah sitasi masing-masing 4. Tahun publikasi artikel tersebut berada pada tahun yang sama yaitu pada tahun 2020. Peta perkembangan berdasarkan keywords mengelompokkan topik yang terkait menjadi 5 kluster, yaitu kluster berwarna kuning, merah, hijau, ungu, dan biru.

Berdasarkan hasil tersebut maka dapat disimpulkan bahwa penelitian terkait dengan pengelolaan sampah merupakan topik yang masih sangat relavan dan diperlukan di seluruh dunia untuk dilakukan penelitian. Penelitian terkait hal ini merupakan hal yang sangat penting karena dapat memecahkan masalah tantangan lingkungan maupun kesehatan yang dihadapi oleh masyarakat yang ada di seluruh dunia. Berbagai disiplin ilmu termasuk illmu lingkungan, teknik, ilmu social, dan ilmu kesehatan berkontribusi dalam melakukan penelitian terkait dengan pengelolaan sampah untuk mencari solusi yang berdampak positif pada lingkungan dan masyarakat. Berdasarkan visualisasi kerapatan menandakan bahwa terdapat kesenjangan maupun intensitas yang berkaitan dengan local government, compost, dan participant masih terdapat peluang yang luas untuk dilakukannya penelitian terkait dengan topik tersebut.

Referensi

Dayana, M. (2021). KABUPATEN KAMPAR STAKEHOLDERS COLLABORATION IN

HOUSEHOLD WASTE MANAGEMENT IN KAMPAR DISTRICT KAMPAR. JIANA: Jurnal Ilmu Administrasi Negara, 19(2), 106–116.

Didi Ali Hamidi, Wahyuni Ilham, Siti Aminah, A. F. (2014). Issn 1978-8096. EnviroScienteae, 10(1), 75–79.

Diodato, V. P., & Gellatly, P. (2013). Dictionary of Bibliometrics. In Dictionary of Bibliometrics. the Haworth Press. https://doi.org/10.4324/9780203714133

Ekasari, F., Aryawati, W., Sary, L., & Taufik, R. (2023). ANAK-ANAK DI MADRASAH IBTIDAYAH. 6,

(8)

681–690.

Glänzel, W. (2003). Bibliometrics as a research field: A course on Theory and Application of Bibliometric Indicators. Researchgate, 115.

https://www.researchgate.net/publication/242406991_Bibliometrics_as_a_research_field_A_cours e_on_theory_and_application_of_bibliometric_indicators

Hardiansyah, K., Indonesia, U. P., Nurmalasari, V. F., Indonesia, U. P., Aslamiah, L., Indonesia, U. P., Rahmadina, N., Indonesia, U. P., & Indonesia, U. P. (2023). 741-Article Text-2568-1-10-20230210 (1). 11(1), 98–120.

Jati, T. K. (2013). Peran Pemerintah Boyolali dalam Pengelolaan Sampah Lingkungan Permukiman Perkotaan. Jurnal Wilayah Dan Lingkungan, 1(1), 1–16.

Karim, A., Soebagyo, J., Nuranti, R. P., & Uljanah, A. L. (2021). Analisis Bibliometrik Menggunakan Vosviewer Terhadap Tren Riset Matematika Terapan di Google Schoolar. Jurnal Riset Pendidikan Matematika Jakarta, 3(2), 23-33.

SIPSN. (2023). Data Capaian Kinerja Pengelolaan Sampah Nasional. https://sipsn.menlhk.go.id/sipsn/

Zakiyyah, F. N., Winoto, Y., & Rohanda, R. (2022). Pemetaan bibliometrik terhadap perkembangan penelitian arsitektur informasi pada Google Scholar menggunakan VOSviewer. Informatio:

Journal of Library and Information Science, 2(1), 43. https://doi.org/10.24198/inf.v2i1.37766

(9)

Referensi

Dokumen terkait

Bedasarkan hasil penelitian dan pembahasan dihasilkan simpulan yaitu: faktor penyebab yang menjadi dasar pengelolaan ADD di Desa Triyagan Kecamatan Mojolaban