Keluarga besar dari Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Angkatan 2013. Keluarga besar dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Rayon Podok Syahadat Fakultas Dakwah dan Komunikasi , UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Tesis ini disusun untuk memenuhi beberapa persyaratan untuk memperoleh gelar sarjana pada Program Studi Komunikasi Islam dan Penyiaran Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.
Pada kesempatan ini penulis mengucapkan terima kasih yang setulus-tulusnya kepada semua pihak yang telah membantu penulis dalam penyusunan skripsinya. Dari analisis tersebut ditemukan keinginan untuk menjawab rumusan masalah yang diajukan peneliti yaitu mencoba menjawab bagaimana pemberitaan MCA dibingkai dalam Dnevnik Kompas dan Republika (SKH) edisi Februari hingga Maret 2018. Hasil V Dalam penelitian ini, konstruksi pemberitaan di surat kabar Kompas dan Republika tentang kehadiran kelompok MCA berbeda dengan cara pengorganisasian fakta kedua media dan pemilihan sumber.
80 Tabel 12 Struktur Naskah Berita Republika yang berjudul “Pencarian Otak MCA” 84 Tabel 13 Struktur Sintaksis Berita Republika yang berjudul “Klaim Pemerintah No. 101 Tabel 17 Struktur Sintaksis Berita Republika yang berjudul Jokowi: Berakhirnya Kecurangan 104 Tabel 18 Struktur Berita Republika Naskah berjudul "Jokowi: Akhir Penipuan" 109 Tabel 19 Perbandingan Framing SKH Kompas dan Republika.
PENDAHULUAN
Rumusan Masalah
Tujuan Penelitian
Manfaat Penelitian
- Teoritis
- Praktis
Kajian Pustaka
Rumusan masalah dalam penelitian ini lebih pada menjelaskan bagaimana media cetak dibingkai dalam kaitannya dengan kelompok MCA.12. Jurnal yang ditulis oleh Puput Lestari berjudul “Analisis Wacana Kritis Fenomena MCA (Muslim CyberArmy) Pasca Aksi Bela Islam di Instagram.” Rumusan masalah dalam jurnal ini adalah untuk mengetahui gejolak yang melatarbelakangi munculnya akun MCA. Penelitian ini fokus pada fenomena MCA (Muslim Cyber Army) atau dengan kata lain tentara media yang bertugas memantau, memfilter, dan membuat jelas.
Hasil observasi menunjukkan bahwa kelompok yang mengatasnamakan Islam memiliki akun Instagram yang berperan sebagai MCA. Dengan menggunakan metode analisis wacana kritis, penulis menganalisis setiap akun Instagram yang mempengaruhi beredarnya berita atau postingan yang memicu perdebatan dan konflik. 12 Erni Sari Dwi Devi Lubis dan Ma'arif Jamuin, Infiltrasi Pemikiran dan Gerakan HTI di Indonesia” vol.
Dapat dihipotesiskan bahwa ada kelompok yang merasa tidak puas dengan rangkaian isu yang mengawali aksi bela Islam, menyiratkan adanya gerakan yang mencari dukungan melalui media Instagram dalam menyebarkan misi kelompok tersebut. Penelitian ini menggunakan Kompas dan Republika dengan tujuan untuk mengetahui gambaran kerangka kelompok MCA yang diinformasikan kepada masyarakat dengan menggunakan model analisis Zhongdan Pan dan Gerald Kosicki. Majalah besutan Iswandi Syahputra ini bertajuk “Demokrasi Virtual dan Perang Cyber di Media Sosial: Perspektif Netizen”.
Sebuah majalah yang mengulas dan mencoba menjawab bagaimana ujaran kebencian yang tersebar dalam aktivitas di media sosial muncul dari euforia kebebasan berpendapat di negara demokrasi. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam kepada netizen sebagai pengambil opini di media sosial, studi dokumen dan studi literatur yang relevan dengan penelitian. Penelitian ini memberikan implikasi terhadap perubahan atau pergeseran konsep opinion leader pada teori komunikasi dua langkah.
Konsep pembuat opini dalam tradisi media baru yang sedang berkembang saat ini memberikan peluang bagi setiap orang untuk menjadi pembuat opini secara anonim. Sedangkan rumusan masalah dalam penelitian ini lebih pada menjelaskan bagaimana media cetak Kompas dan Republika mempengaruhi kelompok yang tergolong gerakan radikal yaitu MCA.13.
Kerangka Teori
- Konstruksi Realitas Media
- Teks Media: Pandangan Kontruksionis
- Analisis Framing
Setelah sampai di meja redaksi, berita yang disampaikan wartawan akan diseleksi kembali melalui proses penyuntingan. Ia bukanlah subjek yang pasif mencatat apa yang terjadi dan sekedar mencatat apa yang dikatakan sumbernya. Pandangan konstruktivis mengapresiasi bahwa teks yang menjadi landasan pesan media bukanlah salinan realitas.
Berita yang dipublikasikan kepada masyarakat merupakan hasil interaksi antara pembuat berita (jurnalis) dengan fakta di lapangan. Pandangan konstruktivis lebih menekankan pada teks sebagai upaya jurnalis untuk menciptakan pesan-pesan politik dan pembaca secara aktif menafsirkannya.21. Dari sekian banyak realita yang terjadi, media berusaha menyederhanakannya dengan mengabaikan beberapa aspek.
Selain itu, melalui framing diupayakan untuk menyederhanakan realitas yang sangat kompleks melalui kategorisasi tertentu.22 Pada media tertulis, kategorisasi ini dilakukan melalui penempatan berita pada kolom-kolom, atau penyajian yang dilakukan. Framing tidak hanya ditentukan oleh jurnalis saja, namun juga mencakup framing dan interaksi organisasi media. Pada saat pemberitaan terlebih dahulu, media biasanya melakukan rapat redaksi untuk menentukan berita apa dan dari sudut mana peristiwa tersebut akan disajikan kepada publik.
Jadi dalam proses ini ada seleksi yang pantas dan tidak pantas, dari sudut pandang mana berita tersebut disajikan. Setiap hari organisasi media massa memproduksi berita, hal ini merupakan rutinitas dan proses pemilihan isu menjadi ritme dalam menjalankan pekerjaannya. Aspek konkrit dari tolok ukur tersebut adalah bagaimana jurnalis dapat menghasilkan berita yang berkualitas.
Jadi jurnalis cenderung mempunyai penilaian mengenai peristiwa mana yang layak diberitakan dan mana yang tidak.
Metode Penelitian
- Jenis Penelitian
- Subjek dan Objek Penelitian a. Subjek Penelitian
- Teknik Pengumpulan Data
- Metode Analisis Data
Peneliti mencoba mencari data berupa teks berita dari kelompok MCA di Surat Kabar Harian Kompas dan Republika (SKH). Yang dimaksud dengan penelitian kualitatif adalah prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata.27. Subyeknya adalah informan di lingkungan penelitian yang digunakan untuk membantu menjelaskan situasi dan kondisi di lingkungan penelitian.28 Subyek dalam penelitian ini menggunakan Surat Kabar Harian (SKH) yang memberitakan pada kelompok MCA.
Total berita periode Februari, terkumpul 7 teks berita... masing-masing 2 berita Kompas dengan judul :. Objek penelitian adalah substansi yang menjadi pokok kajian dari materi yang akan diteliti atau permasalahan yang ingin dipecahkan dengan menggunakan teori-teori yang berkaitan dalam suatu penelitian.29 Tujuan penelitian ini adalah teks pemberitaan kelompok MCA di Harian Harian Kompas dan Republika. (SKH) . Tujuan yang menjadi fokus peneliti adalah untuk mengetahui bagaimana pemberitaan MCA dibingkai pada Surat Kabar Harian (SKH) Kompas dan Republika edisi Februari-Maret 2018?
Hal ini dipilih karena pengungkapan kelompok MCA bertepatan dengan peristiwa di Indonesia yang menimbulkan kekhawatiran masyarakat, seperti kasus penculikan dan penganiayaan terhadap ulama, serta terkait dengan isu kebangkitan kembali PKI. Melalui aktivitas jurnalistiknya di media sosial, kelompok MCA secara masif mengkonstruksi realitas dengan tujuan membentuk opini publik sesuai keinginan kelompok MCA. Teknik pengumpulan data yang peneliti lakukan dalam melakukan penelitian ini adalah melalui dokumentasi kertas, dengan cara mengumpulkan data dari sumber data yang mewakili karakter baik berupa huruf, angka, gambar atau simbol lainnya.30 Kegiatan tersebut meliputi pengumpulan berita MCA di bulan Februari di Kompas. dan Surat Kabar Harian Republika (SKH).
Peneliti memilih item berita dengan menggunakan teknik purposive sampling.31 Selain metode penelitian literatur, hal ini dilakukan untuk melihat lebih luas kelompok MCA dan reaksi berbagai pihak terhadap langkah yang diambil pemerintah. Framing di sini diartikan sebagai cara seseorang, dalam hal ini jurnalis, mengklasifikasikan, mengorganisasikan dan menafsirkan pengalaman sosial untuk memberi makna pada dirinya dan realitas di luar dirinya. Bingkai dimaknai sebagai upaya agar realitas mudah diinterpretasikan karena telah diidentifikasi dengan label-label tertentu.32 Namun karena keterbatasan peneliti dalam mencari faktor psikologis dan sosiologis, maka peneliti lebih memilih menggunakan alat analisis framing pada tataran teks untuk digunakan. .
Komponen struktur ini adalah judul, arahan, informasi latar belakang, kutipan, dan sumber yang digunakan. Hasilnya kemudian akan terlihat bagaimana Surat Kabar Harian (SKH) Kompas dan Republika memposisikan diri dalam kaitannya dengan realitas keberadaan kelompok MCA dalam kaitannya dengan ideologi masing-masing media.
PENUTUP
Saran
Khafidhin, Muhammad, Kajian Kasus Ahok Terkait Penodaan Agama (Analisis Berita Kompas Edisi 5-17 November 2016), Skripsi, Yogyakarta: Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Kalijaga, 2017. Mujaeni, Analisis Kerangka Kerja Proses Pembubaran HTI di Media Massa Republika dan Kompas Edisi Mei 2017 hingga Juli 2017, Skripsi, Yogyakarta: Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Kalijaga, 2018. Pemerintah mengaku tak selektif: Polisi masih selidiki motif dan otak MCA ", Republika (Sabtu 3 Maret 2018), hal.
Ahmad, Syaikhuna, Analisis framing pemberitaan peristiwa Monas pada Majalah Tempo edisi 9-15 Juni 2008 dan Majalah Sabili edisi no.
Data Pribadi
RiwatatPendidikan Formal