• Tidak ada hasil yang ditemukan

analisis kesesuaian penerapancorporate social

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "analisis kesesuaian penerapancorporate social"

Copied!
133
0
0

Teks penuh

PENDAHULUAN

Fokus dan Subfokus Penelitian

Dalam penelitian ini peneliti fokus pada implementasi Tanggung Jawab Sosial Perusahaan PT BRI Syariah dalam Peraturan Pemerintah Nomor 47 Tahun 2012 tentang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perseroan Terbatas.

Rumusan Masalah

Kegunaan Penelitian

PT BRI Syariah merupakan badan hukum yang melaksanakan tanggung jawab sosial dan lingkungan secara berkelanjutan. Sebagai perseroan terbatas, PT BRI Syariah telah memenuhi kewajibannya yaitu tanggung jawab sosial dan lingkungan.

TINJAUAN PUSTAKA

Corporate Social Responsibility

Tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility) merupakan kewajiban berkelanjutan dari dunia usaha untuk bertindak secara etis dan memberikan kontribusi terhadap pembangunan ekonomi masyarakat lokal atau masyarakat luas. 1 Tanggung jawab sosial perusahaan yang dijalankan suatu perusahaan tidak hanya diterapkan pada lingkungan internal perusahaan saja, namun juga harus diterapkan pada lingkungan eksternal perusahaan. Berdasarkan definisi di atas, penulis mengambil kesimpulan bahwa tanggung jawab sosial perusahaan adalah tanggung jawab sosial perusahaan baik terhadap internal perusahaan yaitu tanggung jawab terhadap pemegang saham, kesejahteraan karyawan dan keluarganya serta pengembangan karir bagi karyawan.

Sejarah Corporate Social Responsibility

Pada tahap ini, manajemen perusahaan akan mengutamakan kepentingan pemegang saham melalui berbagai upaya untuk memanfaatkan sumber daya perusahaan seefisien mungkin dan memaksimalkan peraturan perundang-undangan yang berlaku, namun manajemen perusahaan merasa tidak memiliki tanggung jawab sosial terhadap masyarakat luas. 5. Oleh karena itu, perusahaan mempunyai tanggung jawab kepada masyarakat luas sebagai bagian dari konstituennya, karena masyarakat dan konstituennya telah memberikan berbagai perlakuan khusus kepada perusahaan.

Manfaat Corporate Social Responsibility

Catatan yang baik dalam mengelola tanggung jawab sosial perusahaan merupakan keunggulan kompetitif bagi perusahaan yang dapat membantu membuka jalan bagi sumber daya yang dibutuhkan perusahaan. Perusahaan yang menerapkan Corporate Social Responsibility pada umumnya akan meringankan beban pemerintah sebagai regulator yang sebenarnya bertanggung jawab terhadap kesejahteraan lingkungan dan masyarakat.

Prinsip-prinsip CSR

Menghargai pemangku kepentingan terkait, dalam artian perusahaan harus mengakui dan menerima keberagaman pemangku kepentingan terkait dan keberagaman perusahaan mitra (besar dan kecil) serta unsur-unsur lain yang dapat mempengaruhi pemangku kepentingan terkait. Prinsip transparansi berarti perusahaan harus jelas, akurat dan komprehensif dalam menetapkan kebijakan, keputusan dan kegiatan, termasuk mengenali potensi lingkungan dan masyarakat. Menghormati hak asasi manusia, dalam artian perusahaan harus menerapkan kebijakan dan praktik yang menghormati hak asasi manusia yang tercantum dalam Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia.

Menghormati hak asasi manusia yang terkena dampak dari kegiatan yang dilakukan perusahaan, sesuai dengan kewajiban dan komitmen pemerintah di negara tempat perusahaan beroperasi. Mendorong mitra bisnis, termasuk pemasok dan subkontraktor, untuk menerapkan kebijakan perusahaan yang sejalan dengan pedoman ini.

Jenis-jenis Tanggung Jawab Perusahaan

Pemangku kepentingan internal terdiri dari orang-orang yang mempunyai kepentingan dan klaim terhadap sumber daya perusahaan dan berada di dalam organisasi perusahaan. Yang termasuk dalam kategori inside pemangku kepentingan adalah pemegang saham, manajer, dan karyawan. Pemangku kepentingan luar terdiri dari orang-orang dan pihak-pihak (konstituensi) yang bukan merupakan pemilik perusahaan, pemimpin perusahaan atau pegawai perusahaan, namun mempunyai kepentingan terhadap perusahaan dan dipengaruhi oleh keputusan dan tindakan yang diambil oleh perusahaan.

Yang termasuk dalam kategori pemangku kepentingan eksternal adalah pelanggan, pemasok, otoritas, komunitas lokal, dan masyarakat.21 Dalam menjalankan kegiatan CSR, perusahaan harus bertindak aktif, yaitu dengan melaksanakan program CSR baik di dalam maupun di luar perusahaan. Perusahaan berkomitmen untuk melaksanakan program CSR kepada masyarakat luas di dalam perusahaan agar masyarakat mengetahui tentang perusahaan dan memberikan dampak positif bagi perusahaan, baik sifatnya.

Jenis-jenis Program CSR

Pemasaran yang berhubungan dengan kegiatan sosial (Marketingrelated to the cause) Dalam kegiatan CSR ini, perusahaan mempunyai komitmen untuk menyumbangkan persentase tertentu dari pendapatannya untuk suatu kegiatan sosial berdasarkan jumlah penjualan produknya.Kegiatan ini biasanya didasari oleh penjualan produk tertentu. , untuk jangka waktu tertentu dan untuk kegiatan amal tertentu. Beberapa kegiatan pemasaran terkait sebab-akibat yang biasa dilakukan oleh perusahaan adalah sebagai berikut:25 1) Menyumbangkan sejumlah uang untuk setiap produk. Dalam hal ini kampanye pemasaran sosial perusahaan bertujuan untuk mengubah masyarakat agar lebih terlibat dalam kegiatan sosial masyarakat.Manfaat yang dapat diperoleh perusahaan melalui penerapan pemasaran sosial perusahaan antara lain: 28.

Sehubungan dengan itu, perusahaan akan memberikan informasi rinci mengenai bagaimana karyawan perusahaan terlibat dalam kegiatan tersebut dan bentuk kegiatan sosial atau amal yang akan dilakukan. Dalam kegiatan yang bertanggung jawab secara sosial ini, perusahaan melakukan kegiatan yang melampaui yang ditentukan oleh undang-undang, dan melakukan investasi yang mendukung kegiatan sosial dengan tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan melestarikan lingkungan.

Model Corporate Social Responsibility

Model ini merupakan adopsi dari model yang umum digunakan pada perusahaan-perusahaan di negara maju. Tanggung jawab sosial perusahaan kami laksanakan melalui kerjasama dengan lembaga sosial/lembaga swadaya masyarakat (LSM/LSM), instansi pemerintah, perguruan tinggi atau media, baik dalam pengelolaan dana maupun dalam pelaksanaan kegiatan sosial. Beberapa lembaga sosial/LSM yang bekerja sama dengan perusahaan untuk melaksanakan CSR antara lain Palang Merah Indonesia (PMI), Yayasan Kesejahteraan Anak Indonesia (YKAI), Dompet Dhuafa; instansi pemerintah (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia/LIPI, Kementerian Pendidikan Nasional, Kementerian Kesehatan, Kementerian Sosial), media massa (DKK Kompas, Kita Peduli Indosiar).

Perusahaan ikut serta dalam mendirikan, menjadi anggota, atau mendukung lembaga sosial yang didirikan untuk tujuan sosial tertentu. Konsorsium atau lembaga sejenis yang mendapat kepercayaan dari perusahaan pendukungnya secara proaktif mencari mitra kerja sama dari lembaga operasional dan kemudian mengembangkan program yang disepakati bersama.

Reward bagi Korporat yang Melaksanakan CSR

Dalam hal menarik calon investor baru, Grameen Bank merupakan pelaksana konsep dan proyek SBE. Grameen Bank memiliki segmen pemberian kredit mikro kepada masyarakat miskin di Bangladesh. Dimana 95% dari 2,3 juta konsumen Grameen Bank adalah perempuan miskin dalam kategori berpenghasilan dan produktif. Sejak awal berdirinya dan 20 tahun kemudian, Grameen Bank memiliki 1.170 cabang dan beroperasi di lebih dari 40.000 desa di seluruh Bangladesh, dengan tingkat pengembalian mencapai 95%.

Departemen Ekonomi di Universitas Chittagong, Bangladesh dan program Grameen Bank telah menerima reputasi penghargaan tertinggi di dunia, Hadiah Nobel Perdamaian. Seluruh pemangku kepentingan yang terkait dengan Grameen Bank merasa puas dan bangga menjadi bagian dari proses dan program sistematis Grameen Bank.

Peraturan Tentang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan

  • Peraturan Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara

Ketentuan mengenai pelaksanaan dan pelaporan program kemitraan dan program BL terdapat pada Bab 2 sampai dengan Bab 7. Di dalamnya antara lain Perum dan Persero wajib melaksanakan program kemitraan dan program BL dengan mematuhi ketentuan. Perusahaan publik dapat melaksanakan program kemitraan dan program BL yang diatur berdasarkan aturan tersebut, yang ditetapkan berdasarkan rapat umum (RUPS).

Penyusunan dan validasi laporan dilakukan dengan melakukan langkah-langkah sebagai berikut: Setiap BUMN pengawas wajib membuat laporan pelaksanaan Program Kemitraan dan Program BL. Laporan pelaksanaan Program Kemitraan dan Program BL sebagaimana dimaksud pada ayat (1) disampaikan terpisah dari Laporan Berkala dan Laporan Tahunan BUMN Pembina.

Penelitian Terdahulu

Dasar Hukum Tanggung Jawab Sosial Perusahaan PT BRI Syariah Dasar hukum yang digunakan PT Bank BRI Syariah dalam melaksanakan CSR adalah: 5. Program-program yang dilaksanakan PT BRI Syariah dilakukan untuk mendukung kemajuan ekonomi, sosial dan lingkungan. Dalam melaksanakan kegiatan penyaluran dana CSR, PT BRI Syariah bekerjasama dengan BAZNAS dan YBM BRI.

Pengelolaan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan yang dilakukan oleh PT Bank BRI Syariah telah sesuai dengan Peraturan Pemerintah No. Rancangan Soal “Analisis Kesesuaian Pelaksanaan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan PT Bank BRI Syariah dengan Peraturan Pemerintah No.

METODOLOGI PENELITIAN

Tempat dan Waktu Penelitian

Metode dan Prosedur Penelitian

Penelitian kualitatif adalah suatu prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan orang-orang dan perilaku yang dapat diamati.2. Penelitian kualitatif menurut Bodgan dan Taylor adalah suatu prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan orang atau perilaku yang diamati. Sedangkan menurut Krilk dan Miller, penelitian kualitatif adalah penelitian yang mengandalkan pengamatan berdasarkan kemampuan yang berhubungan langsung dengan orang-orang di sekitar objek penelitian.3.

Sumber Data

Teknik dan Prosedur Pengumpulan Data

Analisis Data

Keabsahan Data

Apa perbedaan pelaksanaan program CSR di PT Bank BRI Syariah dengan bank lain?

HASIL PENELITIAN

Sejarah dan Perkembangan PT BRI Syariah

Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk., terhadap Bank Jasa Arta pada tanggal 19 Desember 2007 dan setelah mendapat izin dari Bank Indonesia pada tanggal 16 Oktober 2008 melalui surat o.10/67/KEP.GBI/DpG/2008, selanjutnya pada tanggal 17 November 2008 PTBRISyariah resmi aktif. Bank BRISyariah mengubah kegiatan usahanya yang semula beroperasi secara konvensional, kemudian diubah menjadi kegiatan perbankan berdasarkan prinsip Syariah Islam. Kehadiran PT BRISyariah di tengah dunia perbankan nasional semakin dipertegas dengan arti penting cahaya bersinar yang menyertai logo perusahaan.

PT BRISyariah tumbuh pesat dari segi aset, total pendanaan dan pendanaan pihak ketiga. Dengan fokus pada segmen menengah ke bawah, PT BRISyariah bertujuan menjadi bank ritel modern terkemuka dengan beragam produk dan layanan perbankan.

Visi dan Misi PT BRI Syariah

Produk-Produk PT BRI Syariah

Pembelian investasi sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan arus kas perusahaan.. a) Data legalitas perusahaan b) Akta pendirian dan perubahannya c) SIUP, NPWP, TDP.

Struktur Organisasi PT BRI Syariah

Pembahasan Temuan Penelitian

  • Landasan Hukum CSR PT BRI Syariah
  • Kegiatan CSR PT BRI Syariah
  • Sasaran Penerima Dana CSR PT BRI Syariah
  • Sumber Dana CSR PT BRI Syariah
  • Pengelolaan dan Penyaluran Dana
  • Pelaporan CSR PT BRI Syariah

Mekanisme penyaluran dana CSR ke PT BRI Syariah terdiri dari dua tahap, yaitu tahap pengajuan dan tahap pencairan. Tanggung jawab sosial dan lingkungan yang dilaksanakan PT BRI Syariah dilaksanakan di dalam lingkungan perusahaan yaitu (menyasar pekerja dan anggota keluarga pekerja) dan di luar lingkungan perusahaan (menyasar masyarakat sekitar lingkungan perusahaan dan organisasi yang sesuai dengan The Kegiatan CSR PT BRI Syariah) tentunya dilakukan dengan kriteria tertentu. PT Bank BRI Syariah perlu lebih mengoptimalkan seluruh program khususnya program sosial dan lingkungan hidup.

Penyaluran dana CSR PT Bank BRI Syariah terdiri dari dua pihak yaitu nasabah internal dan nasabah eksternal.

Analisis Kesesuaian Penerapan CSR PT BRI Syariah

Saran

Namun misi “memungkinkan setiap individu meningkatkan kualitas hidup dan memberikan ketenangan pikiran” merupakan misi yang diterapkan melalui program CSR Bank BRI Syariah. Tanggung jawab sosial perusahaan PT Bank BRI Syariah merupakan komitmen perusahaan untuk berperan aktif dalam pembangunan ekonomi dan pelestarian lingkungan hidup untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat 3. Tujuan dilaksanakannya program CSR Bank BRI Syariah adalah komitmen perusahaan terhadap pelaksanaan tanggung jawab sosial perusahaan sebagaimana diamanatkan oleh undang-undang no. .

Pihak eksternal mengajukan permohonan kepada PT Bank BRI Syariah termasuk surat permohonan, usulan permohonan memberikan informasi rinci. Perbedaan program CSR pada PT Bank BRI Syariah terletak pada pelaksanaan programnya, yaitu PT Bank BRI Syariah melaksanakan program CSR secara berkelanjutan atau istilahnya “memberikan kail sebagai pengganti ikan”.

Gambar

Gambar 4.1  Struktur Organisasi

Referensi

Dokumen terkait

The agreement itself under Article 1313 of the Civil Code/ BW is “an act by which one or more persons commit themselves to one or more others.”Employment Agreement under Article 14 of