Pendahuluan
Latar Belakang
Karena bentuk suatu bangunan, semakin kompleks fungsi suatu bangunan dan semakin beragam kegiatannya, maka semakin tinggi pula persyaratan keselamatannya, sehingga semakin lengkap pula sistem proteksi kebakaran yang diperlukan untuk keselamatan pengguna dan pengelola bangunan itu sendiri. . Namun menurut keterangan Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan DKI Jakarta, sebanyak 42,5% gedung perkantoran pemerintah di Jakarta tidak memiliki sistem proteksi kebakaran yang terpelihara dengan baik.6. Sistem proteksi kebakaran aktif adalah peralatan yang dapat mendeteksi atau memadamkan api pada awal terjadinya kebakaran.
Sedangkan sistem proteksi kebakaran pasif merupakan teknik desain tempat kerja untuk membatasi atau mencegah penyebaran api, panas, asap, dan gas. Pada penelitian kali ini yang akan dibahas lebih mendalam adalah sistem proteksi kebakaran aktif yang ada di Kantor Pusat PT Jasa Marga (Persero) Tbk, sebagai salah satu perusahaan besar milik negara. Dari pengamatan tersebut peneliti ingin melihat apakah sistem proteksi kebakaran aktif yang ada di perusahaan ini sudah memadai.
Rumusan Masalah
Tujuan Penelitian
- Tujuan Umum
- Tujuan Khusus
Manfaat Penelitian
- Bagi Perusahaan
- Bagi Institusi
- Bagi Peneliti
Ruang Lingkup Penelitian
Tinjauan Pustaka
- Teori Api
- Penyebab Terjadinya Kebakaran
- Kebakaran
- Klasifikasi Bahaya Kebakaran
- Sistem Proteksi Bahaya Kebakaran
- Sistem Proteksi Kebakaran Pasif
- Sistem Proteksi Kebakaran Aktif
- Kerangka Teori
Sistem proteksi kebakaran pada bangunan gedung dan lingkungan adalah suatu sistem yang terdiri atas peralatan, peralatan dan fasilitas yang dipasang dan dibangun pada bangunan gedung, yang digunakan untuk keperluan sistem proteksi aktif, sistem proteksi pasif dan metode manajemen proteksi bangunan gedung dan lingkungannya. .bahaya kebakaran.2. Sistem proteksi kebakaran pasif adalah suatu sistem proteksi kebakaran yang dirancang atau dibangun dengan mengatur penggunaan material dan elemen konstruksi bangunan, membagi atau memisahkan bangunan menurut tingkat ketahanan api dan perlindungan bukaannya. 12 APAR adalah peralatan portabel yang dapat dibawa dengan tangan atau beroda dan dioperasikan dengan tangan, berisi bahan pemadam yang dapat disebarkan di bawah tekanan untuk keperluan pemadaman api.
Klasifikasi alat pemadam kebakaran harus terdiri dari huruf yang menunjukkan kelas kebakaran dimana alat pemadam tersebut terbukti efektif, diikuti dengan angka (hanya Kelas A dan Kelas B) yang menunjukkan efektivitas. Alat pemadam kebakaran harus ditempatkan di tempat yang mudah dijangkau, mudah dijangkau, siap digunakan dan selalu tersedia jika terjadi kebakaran. Bagaimanapun, ketika memasang APAR, harus ada jarak minimal 10 cm antara APAR dan lantai.
APAR tidak boleh terkena suhu di luar kisaran suhu yang tertera pada label APAR. APAR tidak boleh terkena suhu di luar kisaran suhu yang tertera pada label APAR. Alat ini berfungsi menyalurkan air ke lokasi kebakaran besar sebagai sambungan selang pemadam kebakaran atau mobil pemadam kebakaran.
Hidran mempunyai sambungan atau sambungan yang disebut kopling yang dapat dihubungkan dengan selang kebakaran atau peralatan lainnya.10. Hydrant harus mempunyai selang, sambungan selang, nozzle (air) karena bukaan dan koplingnya sesuai dengan sambungan alat pemadam kebakaran. Seluruh fitting hydrant dicat merah dan box hydrant berwarna merah dengan tulisan “HYDRAN” ditulis warna putih.
Sistem sprinkler adalah suatu sistem pemadam kebakaran yang dipasang secara permanen pada suatu gedung dan dapat memadamkan api secara otomatis dengan cara menyemprotkan air ke tempat asal api.
Metodelogi Penilitian
- Kerangka Konsep
- Jenis dan Rencana Penelitian
- Objek Penelitian
- Definisi Operasional
- Sumber Data Penelitian
- Data Primer
- Data Sekunder
- Instrumen Penelitian
- Pengumpulan Data
- Pengolahan Data
- Analisa Data
- Jadwal Penelitian
Dalam pengumpulan data, peneliti melakukan survei langsung di lingkungan Kantor Pusat PT Jasa Marga (Persero) Tbk. Berikut penjelasan alat pemadam api ringan yang digunakan di kantor pusat PT Jasa Marga (Persero) Tbk. Hidran pemadam kebakaran di kantor pusat PT Jasa Marga (Persero) Tbk terletak di dalam dan di luar gedung.
Di kantor pusat PT Jasa Marga (Persero) Tbk, alat pendeteksi kebakaran dipasang di seluruh ruangan. Hasil wawancara menunjukkan bahwa belum pernah terjadi kebakaran di kantor pusat PT Jasa Marga (Persero) Tbk. Di bawah ini adalah tabel kepatuhan sprinkler di Kantor Pusat Jasa Marga (Persero) Tbk terhadap SNI.
Kantor Pusat PT Jasa Marga (Persero) Tbk menyediakan APAR untuk mendukung penerapan proteksi kebakaran. Kantor Pusat PT Jasa Marga (Persero) Tbk telah memiliki prosedur pemeriksaan berkala sesuai peraturan perundang-undangan. Kantor Pusat PT Jasa Marga (Persero) Tbk belum memiliki dokumen pengajuan perawatan dan pemeliharaan APAR.
Berdasarkan standar SNI, kantor pusat PT Jasa Marga (Persero) Tbk belum memenuhi standar tersebut. Petunjuk penggunaan APAR lengkap untuk seluruh APAR di Kantor Pusat PT Jasa Marga. Penyempurnaan jadwal pemeriksaan alat proteksi kebakaran aktif di kantor pusat PT Jasa Marga (Persero) Tbk.
Penyempurnaan dokumentasi berkas pemeriksaan peralatan proteksi kebakaran aktif di kantor pusat PT Jasa Marga (Persero) Tbk.
Hasil Penelitian dan Pembahasan
Hasil Penelitian
- Tujuan Perusahaan
- Tata Nilai Perusahan
- Visi dan Misi Perusahaan
- Gambaran Umum Sistem Proteksi Kebakaran
- Alat Pemadam Api Ringan (APAR)
- Hidran
- Alarm
- Detektor Kebakaran
- Springkle
- Hasil Wawancara
- Hasil Checklist Sistem Proteksi Kebakaran
- Hasil Checklist APAR
- Hasil Checklist Hidran
- Hasil Checklist Alarm
- Hasil Checklist Detektor
- Hasil Checklist Sprinkler
Gedung ini diisi oleh 18 departemen di kantor beserta struktur organisasi PT Jasa Marga (Persero) Tbk. Alarm kebakaran di Kantor Pusat PT Jasa Marga (Persero) Tbk berupa sirine kebakaran yang dihubungkan ke seluruh ruangan. Alarm berbunyi dari bel di titik panggilan manual di ruang kendali yang terletak di basement. Jika ada bahaya kebakaran, petugas jaga akan menekan buzzer di call point, sayangnya sirene akan berbunyi ke seluruh ruangan. Jika terjadi bahaya kebakaran, seluruh penghuni Gedung Kantor Pusat PT Jasa Marga (Persero) Tbk dapat mendengar suara sirine kebakaran dan segera melakukan evakuasi.
Di kantor pusat PT Jasa Marga (Persero) Tbk digunakan sistem sprinkler otomatis yang mana setiap sistem sprinkler otomatis harus dilengkapi. Alat penyiram yang ada di gedung kantor pusat PT Jasa Marga (Persero) Tbk berjarak ± 1,5 m dari alat penyiram lainnya. Jarak ini ditentukan agar air yang dikeluarkan melalui sprinkler dapat memancar dengan baik ke segala arah dan dapat memadamkan api. Asisten manajer dipilih sebagai informan karena beliau merupakan dosen pembimbing lapangan peneliti selama magang di Kantor Pusat PT Jasa Marga (Persero) Tbk.
Manajer pemeliharaan gedung menjadi informan kedua karena bertanggung jawab atas pengelolaan fasilitas proteksi kebakaran di PT Jasa Marga (Persero) Tbk dan dua orang karyawannya. 40 peraturan manajemen, pengendalian dan pencegahan kebakaran, sekelompok orang yang ditunjuk sebagai tim tanggap darurat, pelatihan penggunaan peralatan pemadam kebakaran seperti APAR oleh pihak eksternal dan latihan kebakaran dilakukan oleh Kantor Pusat PT Jasa Marga (Persero). )Tbk. Dengan demikian, pada setiap checklist penelitian ditemukan hasil pemeriksaan dan dokumentasi alat-alat yang termasuk dalam sistem proteksi kebakaran aktif di kantor pusat PT Jasa Marga (Persero) Tbk tidak memenuhi persyaratan hukum yang peneliti coba. sebagai perbandingan dalam hal ini yaitu SNI dan SNI serta Keputusan Menteri PU no.
Untuk saat ini pengadaan dan pemeliharaan peralatan sistem proteksi kebakaran aktif berada di kantor pusat PT Jasa Marga (Persero) Tbk dibawah Departemen Umum (GA), namun pelaksanaannya akan dialihkan kepada teknisi atau vendor penyedia barang. Berikut tabel kesesuaian hidran di kantor pusat Jasa Marga (Persero) Tbk terhadap SNI. Berikut tabel kepatuhan alarm di kantor pusat Jasa Marga (Persero) Tbk terhadap SNI.
Di bawah ini adalah tabel kesesuaian alat pendeteksi kebakaran di Kantor Pusat Jasa Marga (Persero) Tbk dengan SNI.
Pembahasan
- Gambaran Kesesuaian APAR dengan
- Gambaran Kesesuaian Hidran dengan
- Gambaran Keseuaian Alarm dengan SNI
- Gambaran Kesesuaian Sprinkler dengan
- Rata – rata Kesesuaian Sistem Proteksi
Namun di kantor pusat PT Jasa Marga (Persero) Tbk, dari observasi lapangan ditemukan adanya APAR yang ditempelkan label uji kesesuaian APAR di depan tabung APAR. Kantor Pusat PT Jasa Marga (Persero) Tbk sudah maksimal 1 tahun tidak melakukan pemeliharaan penuh. 51 Pada APAR yang berlokasi di kantor pusat PT Jasa Marga (Persero) Tbk, belum ditemukan identitas petugas inspeksi secara lengkap.
52 Berdasarkan standar SNI, hidran sebaiknya ditempatkan di halaman kantor, sesuai dengan titik pemasangan masing-masing 17 Namun, hidran yang diwajibkan tidak ada di Kantor Pusat PT Jasa Marga (Persero) Tbk. Berdasarkan standar SNI, hidran sebaiknya ditempatkan di sepanjang jalan akses mobil pemadam kebakaran.17 Namun, hidran di Kantor Pusat PT Jasa Marga (Persero) Tbk belum tersedia. Dari data di atas, unsur ketidaksesuaian disebabkan karena halaman kantor pusat PT Jasa Marga (Persero) Tbk tidak menggunakan hidran halaman, melainkan menggunakan sistem terpusat.
Di kantor pusat PT Jasa Marga (Persero) Tbk sendiri terdapat dua jenis alarm kebakaran yaitu sirine dan pengeras suara. Kantor Pusat PT Jasa Marga (Persero) Tbk belum menerapkan perlindungan terhadap standar yang dimaksud, sehingga memungkinkan detektor mudah rusak karena masalah mekanis. Berdasarkan standar SNI, kantor pusat PT Jasa Marga (Persero) Tbk belum mendokumentasikan hasil pemeriksaan, pengujian dan pemeliharaan detektor yang ada.23.
Untuk memenuhi kebutuhan sistem sprinkler otomatis di kantor pusat PT Jasa Marga (Persero) Tbk, pemasangannya dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku. Dari keseluruhan hasil checklist diatas diperoleh tabel berikut untuk melihat rata-rata hasil kesesuaian sistem proteksi kebakaran aktif di kantor pusat PT Jasa Marga (Persero) Tbk. Dari hasil diatas dapat disimpulkan bahwa keseluruhan persentase pencapaian untuk memenuhi sistem proteksi kebakaran aktif di PT Jasa Marga (Persero) Tbk adalah cukup.
Artinya PT Jasa Marga (Persero) Tbk cukup memenuhi kriteria regulasi yang berlaku, berdasarkan regulasi yang disebutkan dalam penelitian ini yaitu Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No.
Kesimpulan dan Saran
Kesimpulan
Saran
Peremajaan APAR dirasa sangat diperlukan mengingat kondisi APAR yang belum menjalani perawatan dalam jangka waktu tidak lebih dari 1 tahun. Lakukan tindakan pencegahan untuk menghindari kemungkinan rusaknya detektor kebakaran akibat kegagalan fungsi mekanis berdasarkan standar yang berlaku. Tersedia di: http://pe jasa.jakarta.go.id/download/regulation/peraturan- menteri-kerja-umum-nomor-26-prt-m-2008-tangan-perbayaran-teknis-sistem-proteksi-kebakaran- pada -bangunan-dan-lingkungan.pdf.
3 APAR ditempatkan di tempat yang mencolok sehingga peralatan mudah dijangkau dan siap digunakan 4 APAR terlihat jelas dan. 9 APAR harus dibubuhi label yang memberikan informasi mengenai nama produsen atau nama agen, alamat pos dan nomor telepon. 14 Setiap alat pemadam kebakaran mempunyai kartu atau label yang terpasang dengan aman yang menunjukkan bulan dan tahun penggunaannya.
2 Sinyal suara alarm kebakaran berbeda dengan sinyal suara yang digunakan untuk keperluan lain 3 Alarm kebakaran dipasang. Jarak antara kepala sprinkler dengan kolom kurang dari 0,6 meter, sehingga kepala sprinkler tambahan ditempatkan 2 meter dari sisi kolom yang berlawanan. Jarak maksimum antara kepala sprinkler dengan dinding adalah 2 meter untuk risiko kebakaran tinggi dan 2,3 meter untuk risiko kebakaran sedang.