1
ANALISIS PERBANDINGAN MINAT BELAJAR SISWA KELAS XI IPS 1 DAN XI IPS II PADA MATA PELAJARAN SEJARAH TAHUN AJARAN 2017/2018
SEMESTER GENAP DI MAN 1 PADANG
Rahmad Rezki, Zulfa, Juliandry Kurniawan Junaidi Program Studi Pendidikan Sejarah STKIP PGRI Sumatera Barat
ABSTRACT
The background of this research is begin from the monitoring and observation that the research did at the time of implementing the Training Teacher of Education (PLK) in Man 1 Padang. The low of students’learning interest in class XI IPS I between to class XI IPS II in MAN 1 Padang, there are several factors influence this phenomenon,one of factors is the low of student learning interest on historysubjects and it also influence to the students’ attitudes in following lesson. Student learning interest will determine student learning outcomes, to see the indication caused by learning interest and how much the difference in learning interest the researh formulate in one hypothesis "There is a difference in students' interest in class XI IPS I and XI IPS II of history subject in MAN 1 Padang". The purpose of this researchis to see the comparative analysis of students’ learning interest in class XI IPS I and XI IPS II on history subjects in MAN 1 Padang. The design of this research is descriptive research and the population of this research is 82 students of class XI IPS I and class XI IPS II. In this research the researcher used simple random sampling technique with the total of the sampling is 45 students. In techniques data collection the researcher used Observation, questionnaire, and documentation. In technique data analysis the researcher use percentage. The result of the research showed that students of class XI IPS I had a good learning interest in history subject with an average score of 61.6%, and students of class XI IPS IIhad very good learning interest with an average score of 86.5%. The conclusion of this research is the learning interest of students in XI IPS II higher than students in XI IPS I.
Keywords: Analysis ,Interest in History, Students
PENDAHULUAN
Minat pada dasarnya adalah penerimaan akan suatu hubungan antara diri sendiri dengan di luar diri. Semakin kuat atau dekat hubungan tersebut, semakin besar minat. Suatu minat dapat diekspresikan melalui suatu pernyataan yang menunjukkan bahwa siswa lebih menyukai suatu hal dari pada hal lainnya.
Siswa yang memiliki minat terhadap subyek tertentu cenderung untuk memberikan perhatian yang lebih terhadap subyek tersebut. Jadi minat terhadap sesuatu merupakan hasil belajar dan menyokong belajar selanjutnya.
Mengembangan minat terhadap sesuatu pada dasarnya adalah membantu siswa melihat hubungan antara materi yang
2 diharapkan untuk dipelajarinya dengan dirinya sendiri sebagai individu.
Tujuan dari proses pembelajaran adalah untuk meningkatkan dan mencapai suatu peningkatan prestasi dalam proses belajar mengajar, aspek yang sangat penting mencapai tujuan tersebut adalah peran aktif atau partisipasi antara guru dan siswa. Partisipasi antara keduanya sangat berpengaruh terhadap pencapaian tujuan pembelajaran yang diinginkan. Hal ini dapat diartkan bahwa dalam proses belajar mengajar harus ada minat antara guru dan dan siswa. Proses belajar itu sendiri merupakan hal yang sangat penting dimana proses tersebut terjadi didalam pemikiran siswa. Minat siswa dalam proses belajar mengajar merupakan implementasi dari keaktifan siswa dalam proses tersebut tentu saja disamping menerima materi pelajaran dari guru.
Siswa dapat berperan aktif dengan cara melakukan aktivitas mendorong proses belajar dengan cara berdiskusi, membaca, dan memahami materi pelajaran, melaksanakan tugas yang diperintahkan guru dan mencari sumber materi lain yang sekiranya dapat membantu mereka dalam memahami pelajaran dan lain-lain.
Berdasarkan observasi awal pada tanggal 15 Agustus 2017 yang penulis lakukan di MAN 1 Padang Kelurahan Pasar Ambacang Kecamatan Kuranji, penulis memperoleh data kelas XI IPS
yang terdiri dari dua kelas yaitu kelas XI IPS I dan XI IPS II. Dalam pembelajaran sejarah, penulis menemukan perbedaan minat belajar sejarah siswa kelas XI IPS I dengan kelas XI IPS II. Kelas XI IPS I masuk pada pagi mulai jam 07.45-09.00 wib, penulis melihat ada beberapa siswa yang tertuju pada materi yang diajarkan, namun sebagian ada pula siswa yang tidak memperhatikan. Selain itu siswa malas membaca buku, mengerjakan tugas, dan sering mengerjakan pekerjaan rumah di sekolah, dan ketika proses pembelajaran berlangsung siswa cenderung meribut.
Sedangkan kelas XI IPS II masuk pada siang hari jam 13.00-14.30, waktu guru menerangkan siswa selalu memperhatikan, rajin mengerjakan tugas, dan diam dalam proses pembelajaran berlangsung.
Berdasarkan permasalahan di atas, maka penulis tertarik untuk meneliti perbandingan minat belajar siswa dalam belajar sejarah di MAN 1 Padang. Maka oleh sebab itu, dilakukan penelitian yang ditulis dalam skripsi yang berjudul
“Analisis Perbandingan Minat Belajar Siswa kelas XI IPS I dan XI IPS II pada Mata Pelajaran Sejarah Tahun Ajaran 2017/2018 Semester Genap di MAN 1 Padang”.
3 METODE PENELITIAN
Penelitian ini termasuk penelitian Deskriptif Kuantitatif, Menurut Sugiyono (2012: 13) penelitian deskriptif yaitu, penelitian yang dilakukan untuk mengetahui nilai variabel mandiri, baik satu variabel atau lebih (independen) tanpa
membuat perbandingan, atau
menghubungkan dengan variabel yang lain.
Penelitian ini dilaksanakan di MAN 1 Padang. Waktu penelitian ini rencananya akan dilaksanakan pada semester genap tahun ajaran 2017/2018.
Instrumen yang digunakan dalam penelitian berupa minat belajar sejarah.
Angket dibuat menggunakan dua alternatif jawaban. Untuk menentukan skor pilihan jawaban angket menggunakan skala Guttman dengan rumus:
Keterangan : n: jumlah sampel N: jumlah populasi
e: batas toleransi kesalahan (error tolerance)/ e = (10%)
Skala Guttman disebut juga skala scalogram yang sangat baik untuk meyakinkan hasil penelitian mengenai ke satuan dimensi dan sikap atau sifat yang diteliti.
Teknik yang digunakan untuk pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu: Observasi, Kuesioner (Angket), dan Dokumentasi. Analisis data yang digunakan dalam penelitian menggunakan metode Kuantitatif pada penelitian ini digunakan untuk menghitung jumlah ceklis yang terdapat pada lembar angket dan menggunakan persentase untuk menghitung item dari pertanyaan dalam angket.
Cara yang dilaksanakan untuk menganalisis data kuantitatif melalui angket yaitu menghitung jumlah ceklis yang terdapat pada lembar angket dan menggunakan persentase untuk menghitung item pertanyaan yang ada dalam angket penelitian. Formula yang digunakan antara lain:
a. Persentase dengan Rumus P = × 100%
Dimana:
P = Persentase
f = Frekuensi Jawaban n = Jumlah sampel
81%-100% = Sangat baik 61%-80% = Baik
41%-60% = Cukup 21%-40% = Kurang 0%-20% = Kurang sekali (Arikunto, 2008: 54)
4 HASIL DAN PEMBAHASAN
Berdasarkan data penelitian untuk angket Minat belajar sejarah, diperoleh minat belajar untuk kelas XI IPS 1 yang menjawab YA 60,6% dan Tidak 39,5%.
Sedangkan minat belajar sejarah untuk kelas XI IPS II yang menjawab YA 86,5%
dan Tidak 13,3%.
Berdasarkan hasil presentase minat belajar siswa di kelas XI IPS diatas maka dapat dilihat perbandingan minat belajar antara kelas XI IPS I dan XI IPS II, terlihat bahwa kelas XI IPS II Lebih tinggi minat belajar sejarahnya dari pada XI IPS I. Hal ini ditunjukkan oleh rata-rata presentase yang dibuktikan dengan 86,5% kelas XI IPS II yang lebih menyukai sejarah dibanding kelas XI IPS I dengan presentase 60,6% yang berminat untuk belajar sejarah.
KESIMPULAN
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, pada kelas XI IPS I dan kelas XI IPS II dengan indikator mempunyai kecenderungan yang tetap untuk memperhatikan dan mengenang sesuatu yang dipelajari secara terus menerus, ada rasa suka dan senang pada sesuatu yang diminati, memperoleh suatu kebanggaan dan kepuasan pada sesuatu yang diminati, lebih menyukai suatu hal yang menjadi minatnya dari pada yang lainnya, dan dimanifestasikan melalui partisipasi dan kegiatan. Pada kelas XI IPS I memiliki
rata-rata skor jawaban Ya sebanyak 60,6%
dan rata-rata skor jawaban Tidak sebanyak 39,5%, dan kelas XI IPS II memiliki rata- rata skor jawaban Ya sebanyak 86,5% dan rata-rata skor jawaban Tidak sebanyak 13,3%. Jadi kelas XI IPS II lebih tinggi minat belajar sejarahnya dibanding kelas XI IPS I.
DAFTAR PUSTAKA
Ahmad Susanto. (2013). Teori Belajar dan Pembelajaran di sekolah Dasar. Jakarta: Kencana Prenadamedia
Arikunto.(2008).ProsedurPenelitianSuatu PendekatanPraktik. Rineka Cipta:Jakarta.
Daryanto. (2009). Panduan Proses Pembelajaran kreatif/inovatif.
Jakarta: AV Publisher.
Slameto. (2010). Belajar dan Faktor- faktor yang Mempengaruhi. Jakarta:
PT Rineka Cipta.
Sugiyono. (2012). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D.
Bandung: Alfa Beta