• Tidak ada hasil yang ditemukan

Aplikasi Asesmen dan Intervensi Psikologi Klinis

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "Aplikasi Asesmen dan Intervensi Psikologi Klinis"

Copied!
8
0
0

Teks penuh

(1)

APLIKASI ASESMEN DAN INTERVENSI

PSIKOLOGI KLINIS

(2)

SILABUS

1. Pengantar: isu diagnosis dan klasifikasi gangguan mental 2. Assesment dalam psikologi klinis

3. Intervensi psikologi klinis: konseling dan psikoterapi dalam setting klinis 4. Konseling dan psikoterapi psikodinamika dalam setting klinis

5. Konseling dan psikoterapi humanistik dalam setting klinis 6. Konseling dan psikoterapi perilaku dalam setting klinis 7. Konseling dan psikoterapi kognitif dalam setting klinis 8. Terapi kelompok

9. Terapi keluarga 10. Terapi pasangan

11. Kasus 1: Penggunaan konseling dan psikoterapi psikodinamika 12. Kasus 2: Penggunaan konseling dan psikoterapi humanistik 13. Kasus 3: Penggunaan konseling psikoterapi perilaku

14. Kasus 4: Penggunaan konseling dan psikoterapi kognitif

(3)

KO N S E L I N G &

P S I KO T E R A P I

Terapi berasal dari kata Yunani “Therapeia healing

Psikoterapi: menyembuhkan pikiran (mind) atau jiwa (soul)

Dewasa ini, arti kata Psikoterapi diperluas menjadi “Penyembuhan pikiran melalui metode-metode psikologi yang diberikan oleh praktisi- praktisi yang trained & qualified

Terapi juga memiliki GOALS tertentu, termasuk yang berhubungan dengan:

Severe Mental Disorder

Specific Anxieties & Phobias

Membantu individu menemukan ARTI dan TUJUAN hidupnya

(4)

APAKAH KONSELING B E R B E D A DARI PSIKOTERAPI?

Konseling berfokus pada:

Issue pengembangan

Penyelesaian Masalah tertentu

Pengambilan keputusan

Penanggulangan masa-masa kritis

Pengembangan personal insight & knowledge

Penyelesaian konflik diri

Perbaikan hubungan dengan individu lain

(The British Association for Counseling’s Code of Ethics & Practice for Counsellors, 1998)

(5)

Konseling dan Psikoterapi sama-sama merepresentasikan penggunaan pengetahuan dan kegiatan yang beragam, serta model-model teoritis yang sama

Akan tetapi, beberapa orang mencoba membedakan antara Konseling dari Psikoterapi dengan mengatakan, bahwa:

Psikoterapis lebih terlatih dibandingkan Konselor

Psikoterapi memiliki fokus yang lebih mendalam untuk menggali

pengaruh-pengaruh bawah sadar, dan pengunaan waktu yang lebih lama dan intensif

Psikoterapi memiliki karakteristik pekerjaan yang berhubungan dengan psikiatri dan klinis

(6)

T H R E E C O U N S E L L I N G & T H E R A P Y T H E O R Y

PSIKODINAMIK:

Menekankan tentang pentingnya pengaruh-pengaruh yang tidak disadari dalam perilaku manusia

Tujuan terapi: meningkatkan kemampuan klien untuk dapat lebih mengontrol kesadarannya dalam berperilaku

Analisis dan interpretasi mimpi dapat dipakai sebagai inti terapi

(7)

HUMANISTIC-EXISTENTIAL:

Pendekatan yang didasari pada humanisme: pada sistem nilai-nilai dan keyakinan yang menekankan kualitas manusia yang lebih baik dan

kemampuan untuk mengembangkan pontensi dirinya.

Tujuan terapi Humanistik: meningkatkan kemampuan klien untuk merasakan perasaan-perasaannya, pemikirannya, dan berperilaku

seimbang untuk mengaktualisasikan dirinya sebagai individu yang unik Pendekatan existential menekankan pada kemampuan individu untuk memilih bagaimana keberadaan dirinya dapat dikembangkan

(8)

COGNITIVE-BEHAVIOURAL:

Terapi perilaku berfokus pada perubahan perilaku yang dapat diamati sebagai konsekuensi dari rewards yang diberikan; sedangkan Cognitive- Behavioural memiliki fokus yang lebih luas:

Meliputi bagaimana individu BERPIKIR untuk berkreasi, untuk

memuaskan dirinya, dan untuk merobah permasalahan-permasalahannya.

Dalam Pendekatan Cognitive-Behavioral, terapis mengukur (assess) klien, dan kemudian ikut terlibat (intervene) dengan tujuan untuk

membantu klien agar dapat mengubah pola pikir tertentu yang menjadi sumber permasalahan dalam dirinya.

Referensi

Dokumen terkait

Sedangkan secara simultan menunjukan Current Ratio CR, Debt to Equity Ratio DER, Return On Equity ROE dan Return on Asset ROA, terbukti memilih pengaruh secara bersama-sama terdadap

2 Tsunami evacuation risk assessment Tsunami evacuation simulation typically involves evacuation environment e.g., natural hazards, transportation network, tsunami shelters, and