An Application Of Satisfaction Assessment Of Community Services In Padang Lebar Village Office Using The Oreste Method
Aplikasi Penilaian Kepuasan Terhadap Pelayanan Masyarakat Di Kantor Desa Padang Lebar Menggunakan Metode Oreste
Pandita Juwinarti 1), Asnawati 2), Reno Supardi 3)
1,2,3) Program Studi Informatika, Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Dehasen Bengkulu
Email: 1)[email protected]
How to Cite :
uwinarti, P., Asnawati., Supardi, R. (2023). An Application Of Satisfaction Assessment Of Community Services In Padang Lebar Village Office Using The Oreste Method. Jurnal Media Computer Science, 2(2).
ARTICLE HISTORY Received [01 Juni 2023]
Revised [27 Juni 2023]
Accepted [15 Juli 2023]
KEYWORDS
Community Satisfaction Assessment Application, Community Service, Oreste
This is an open access article under the CC–BY-SA license
ABSTRAK
Proses penilaian kepuasan masyarakat di kantor Desa Padang Lebar maih secara manual yaitu dengan menggunakan kuisioner, maka dari itu dibuatlah aplikasi untuk mempermudah penilaian kepuasan terhadap pelayanan masyarakat tersebut.Aplikasi penilaian kepuasan terhadap pelayanan masyarakat merupakan aplikasi yang digunakan untuk menilai kepuasan masyarakat terhadap pelayanan yang diberikan oleh pegawai Kantor Desa Padang Lebar.Metode penelitian yang digunakan adalah Metode Oreste yaitu salah satu metode pengambilan keputusan multi criteria atau yang lebih dikenal dengan istilah Multi Criteria Decision Making (MCDM). MCDM digunakan untuk menyelesaikan permasalahan dengan kriteria yang bertentangan untuk dapat mengambil keputusan untuk mencapai keputusan akhir. Hasil dari penelitian ini adalah sebuah perangkat lunak yang mengadopsi metode oreste yg mampu membantu pihak kantor desa padang lebar untuk Pengambilan Keputusan dalam menentukan tingkat kepuasan pelayanan ke masyarakat setiap tahunnya.Aplikasi penilaian kepuasan terhadap pelayanan masyarakat ini dapat membantu pihak managemen Kantor Desa Padang Lebar dalam menilai kinerja pegawai desa .Saran dari penulis adalah agar aplikasi penilaian kepuasan terhadap pelayanan masyarakat dapat digunakan dalam mempermudah penginputan data dalam penilaian kepuasan masyarakat terhadap pelayanan yang ada pada kantor Desa Padang Lebar.
ABSTRACT
The process of assessing community satisfaction in Padang Lebar Village Office manually is by using a questionnaire, therefore an application was made to facilitate the assessment of satisfaction with these community services. The application for assessing satisfaction with community services is an application used to assess community satisfaction with the services provided by employees of Padang Lebar Village Office. The research method used is the Oreste Method, which is a multi- criteria decision making method or better known as Multi Criteria Decision Making (MCDM). MCDM is used to solve problems with conflicting criteria to be able to make a decision to reach a final decision. The result of this research is a software that adopts the Oreste method which is able to help Padang Lebar Village Office for decision making in determining the level of service satisfaction to the community every year. This application for assessing satisfaction with community services can help the management of Padang Lebar Village Office in assessing the performance of village employees. The Writer suggests that the application for assessing satisfaction with community services can be used to facilitate inputting data in assessing community satisfaction with existing services at the Padang Lebar Village Office.
PENDAHULUAN
Informatika merupakan jurusan keilmuan pada Fakultas Ilmu Komputer Universitas Dehasen Bengkulu yang berusaha untuk mengintegrasikan aspek teknik dan aspek komputerisasi dalam suatu sistem demi tercapainya efektivitas dan efisiensi dalam sistem tersebut. Teknik Informatika Universitas Dehasen Bengkulu secara khusus melakukan pendekatan melalui analisis dan perancangan sistem yang merupakan suatu solusi yang telah terstruktur dengan berbagai permasalahan yang cukup kompleks dalam dunia teknologi informasi pada saat ini.
Diera digital dan globalisasi pada saat ini, dimana kebutuhan akan informasi yang cepat, tepat, dan akurat itu sangat penting. Apa lagi saat ini bermacam – macam instansi negeri maupun swasta akan mengembangkan usaha mereka salah satunya melakukan perubahan dengan memanfaatkan teknologi yang canggih seperti komputer sebagai pengganti tenaga kerja manusia, dimana komputer tersebut menunjang perusahaan dalam mengambil keputusan yang didukung oleh komponen penting dari teknologi informasi yaitu database (basis data). Database merupakan sarana yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan data.
Metode Oreste merupakan salah satu metode pengembangan dari beberapa metode lain yang terbilang baru dalam sistem pendukung keputusan yang terhimpun dalam metode Multi Attribute Decision Making (MADM). Dalam metode ini terdapat hal yang unit yaitu dengan mengadopsi Besson Rank. Besson Rank merupakan pendekatan untuk membuat skala prioritas dari setiap indikator kriteria, dimana apabila terdapat nilai kriteria maka dalam perangkingannya menggunakan pendekatan rata – rata Multi Attribute Decision Making (MADM) sendiri merupakan suatu metode dengan mengambil banyak kriteria sebagai dasar pengambilan keputusan, dengan penilaian yang subjektif menyangkut masalah pemilihan dimana analisis matematis tidak terlalu banyak dan digunakan untuk pemilihan alternatif dalam jumlah sedikit,
LANDASAN TEORI
Aplikasi
Menurut Irawan Sardi (2018:21). Aplikasi merupakan pembuatan dan pengembangan aplikasi, dimana aplikasi sebagai tol bagi sebuah perusahaan untuk memenuhui kebutuhan sebuah perusahaan dalam menjalankan usahanya sehingga aplikasi tersebut dapat meningkatkan daya saing perusahaan tersebut dalam dunia usaha. Adapun contoh aplikasi adalah pembuatan dan pengembangan aplikasi survey. Dimana aplikasi ini digunakan oleh perusahaan untuk memperoleh informasi dari konsumen, maupun masyarakat umum mengenai pandangan tentang produk dan jasa yang dihasilkan perusahaan tersebut. Dari informasi yang diperoleh , perusahaan dapat melakukan pengambilan keputusan mengenai langkah – langkah perbaikan produk dan jasa baru sesuai dengan keinginan konsumen sehingga perusahaan dapat meningkatkan pendapatan perusahaan dan kemempuan bersaing didalam dunia usaha. Pada dasarnya pembuatan dan pengembangan aplikasi dapat dilakukan dengan dua cara yaitu :
a.Penggunaan aplikasi pemrograman (Development Tools) b.Penggunaan Microsoft Office System
Dari kedua cara tersebut, pembuatan dan pengembangan aplikasi menggunakan aplikasi pemrograman adalah paling umum dilakukan. Sedangkan pembuatan dan pengembangan aplikasi masih sangat jarang digunakan.
Pengertian Penilaian
Menurut Eny Pujiasri dkk (2018 :126). Penilaian adalah proses penilaian secara sistematis yang penekanannya pada tingkat capaian sasaran kerja pegawai atau tingkat capaian hasil kerja yang telah direncanakan dan disepakati antara pejabat, kemudian sebagai kontrak prestasi kerja serta penilaian pralaku kesehatan dalam melaksanakan tugas atau perkerjaan. Dengan demikian, penilaian prestasi kerja meliputi penilaian terhadap dua aspek yaitu SKP dan prilaku kerja. Oleh karena itu, ketercapaian SKP dan prilaku kerja mempengaruhui prestasi kerja. Dengan kata lain
penilaian kinerja adalah proses penilaian terhadap individu pegawai yang dihasilkan dengan cara membandingkan antara apa yang sudah dihasilkan, standar yang ada baik kualitas maupun kuantitas yang ditetapkan sebelumnya
Tujuan Penilaian kinerja :
Adapun tujuan dari penilaian kinerja adalah sebagai berikut :
1. Melihat prestasi dari kerja karyawan secara realiti. Hal ini dapat untuk mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan pegawai sehingga pihak manajemen dapat menentukan orang yang tepat pada posisi perkerjaan yang tepat.
2 Untuk menilai potensi yang ada di dalam diri seseorang pegawai sehingga dapat merencanakan perkembangan karir lebih lanjut lagi pegawai yang bersangkutan.
3. Untuk memberikan feedback atau umpan balik kepada pegawai tentang kinerjanya.
4. Sebagai dasar untuk mempengarui kebiasan pegawai
5. Memperjelaskan kembali tugas utama, fungsi, wewenang, dan tanggung jawab serta satuan kerja di dalam organisasi. Hal tersebut jika dilaksanakan sesuai dengan aturan dan berjalan dengan baik akan memberikan manfaat bagi organisasi khusunya untuk mengindari over laping pada pemberian tugas perorangan.
6. Sebagai alat untuk memotivasi kerja pegawai sehingga dicapai tujuan untuk mendapat performa yang baik
7. Mendorong atau memotivasi pimpinan untuk mengobservasi perilaku bawahan sehingga diketahui minat dan kebutuhan bawahan.
8. Menjamin objektivitas pembinaan yang dilakukan berdasarkan sistem prestasi kerja Pengertian Pelayanan Masyarakat
Pelayanan masyarakat adalah perihal atau cara melayani yang diberikan oleh pemerintah sebagai penyelengara negara terhadap masyarakat guna mengetahui kebutuhan masyarakat itu sendiri dan memiliki tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Undang – undang nomor 25 tahun 2009 tentang pelayanan publik, pelayanan didefinisikan sebagai kegiatan atau rangkaian kegiatan dalam rangka pemenuhan kebutuhan pelayanan sesuai dengan peraturan perundang –undangan bagi setiap warga negara dan penduduk atas barang, jasa, dan atau pelayaan adminstratif yang disediakan oleh penyelenggara, Indah Cahyani (2021 :14).
Difisini pelayanan pada pasal 1 undang – undang nomor 25 tahun 2009 tentang pelayanan publik dapat disimpulkan beberapa unsur terkait pelayanan publik adalah sebagai berikut :
1. Kegiatan atau rangkaian kegiatan
2. Untuk pemenuhan kebutuhan pelayanan
3. Sesuai dengan peraturan perundang - undangan 4. Ditujukan untuk setiap warga negara dan penduduk 5. Atas barang, jasa, dan pelayanan administratif 6. Disediakan oleh penyelenggara pelayanan publik Metode Oreste
Menurut (Setiawan 2017 : 9 , 10) Oreste merupakan metode yang dibangun sesuai untuk kondisi dimana sekumpulan alternatif akan diurutkan berdasarkan kriteria sesuai dengan tingkat kepentingannya. Salah satu proses metode Oreste adalah Besson-rank yaitu pemberian ranking untuk sejumlah kriteria dan alternatif berdasarkan tingkat kepentingannya.
Sedangkan menurut (Sinaga et al., 2018 : 10) Metode Oreste merupakan salah satu metode dalam sistem pendukung keputusan yang terbilang baru. Metode ini merupakan pengembangan dari beberapa metode lain yang terhimpun dalam metode Multi Attribute Decision Making (MADM).
Dalam metode ini terdapat hal yang unit yaitu dengan mengadopsi Besson Rank. Besson Rank merupakan pendekatan untuk membuat skala prioritas dari setiap indikator kriteria, dimana apabila terdapat nilai kriteria maka dalam perangkingannya menggunakan pendekatan rata-rata. Adapun
algoritma penyelesaian metode Oreste yaitu sebagai berikut :
a. Langkah 1: Mendefinisikan kriteria-kriteria penilaian dan data alternatif.
b. Langkah 2. Mengubah setiap data alternatif ke dalam Bessonrank;
c. Langkah 3: Menghitung nilai Distance Score setiap pasangan alternatif, dengan Persamaan 1 berikut:
D(ajcj)=[1/2*𝑟𝑐𝑗𝑅]+[1/2*𝑟𝑐𝑗(𝑎)𝑅]1/R(1)……….(1) Keterangan :
D)aj,cj) = Distance score
𝑟𝑐𝑗 = Nilai rata-rata besson-rank
𝑟𝑐(𝑎) = Besson-rank alternatif dalam kriteria
R = Nilia koefisien (nilai ketetapan perpangkatan)
d. Langkah 4: Menghitung nilai akumulasi dari Distance score dan menentukan kelayakan dari alternatif yang ada menggunakan Persamaan 2 berikut:
Vi=Dj * wj * ………(2) Keterangan :
Vi = Nilai prefernsi Dj = Distance score Wj= Bobot dari kriteria j
e. Langkah 5: Menentukan perangkingan.
Visual Studio 2010
Menurut Ali Blazing, (2018:3). Microsoft visual studio adalah sebuah alat untuk mengembangkan dan membangun aplikasi yang bergerak diatas sistem. Net Framework, dengan menggunakan bahasa basic. Dengan menggunakan alat ini para programmer dapat membangun aplikasi windows forms, aplikasi web berbasis ASP.NET, dan juga aplikasi command line, alat ini dapat diperoleh secara terpisah dari beberapa produk lainya, seperti Microsoft Visual C++ , Visual C#, atau Visual J#, atau juga dapat diperoleh secara terpadu dalam microsoft visual studio Net.
Bahasa visual basic net sendiri menganut paradigma bahasa pemrograman berorentasi objek yang dapat dilihat sebagai evolusi dari microsoft visual basic versi sebelumnya.
Pengenalan Visual Studio
Pengenalan Visual Studio adalah sebuah lingkungan pengembangan terpadu (IDE) dari Microsoft. Hal ini digunakan untuk pengembangan program computer untuk sistem operasi Microsoft windows super family, serta situs web, aplikasi web dan layanan web. Visual studio dan menggunakan microsoft platform pengembangan perangkat lunak seperti API windows , windows form, windows presentase foundation, windows store dan Microsoft Silverlight. Hal inidapat menghasilkan baik kode asli dank ode yang dikelola.
Visual studio mencakup kode editor pendukung aplikasi web desainer, dan skema database desainer,ia menerima plug in yang meningkatkan fungsionalitas pada hampir setiap tingkat termasuk menambahkan dukungan untuk sumber-kontrol sistem dan menambahkan toolsets baru seperti editor dan desainer visual untuk bahasa domain –spesifik atau toolsets untuk aspek aspek laindari siklus pengembangan perangkat lunak.
Berikut ini adalah tahapan-tahapan dalam membuka aplikasi Visual Studio 2010, beserta tahapan dalam membuat sebuah Project Visual Basic 2010.
1. Klik tombol Start - All Program - Microsoft Visual Studio- Microsoft Visual Studio Gambar 1 Membuka Visual Studio
2. Tunggu beberapa saat sampai keluar tamplian sebagai berikut :
Gambar 2 Halaman Awal Microsoft Visual Studio
3.Selanjutnya, klik menu File – New – Project
Gambar 3 Memilih New Project
Database
Menurut Lia Kuswayatno (2020 :104) database adalah representasi kumpulan data yang saling
berhubungan yang disimpan secara bersama – sama dan tanpa pengulangan yang tidak perlu untuk memenuhui berbagai kebutuhan. Data perlu disimpan, diolah, dan diorganisasikan didalam database sedemikian sehingga informasi yang di hasilkan berkualitas dan efisien dalam penyimpanan data. Pengorganisasian data seperti ini dinamakan database management system (DBMS). Data dikelompokan dan diorganisasikan atau disimpan sesuai dengan fungsi dan jenisnya.
Hal ini berguna untuk mempermudah pencarian data apabila suatu saat data tersebut diperlukan.
Gambar 4 Database Management Sytem
Keterangan : Operasi Database meliputi :
1. Create database atau membuat database baru, diasumsikan dengan membuat lemari buku baru
2. Delete database atau menghapus database, diasumsikan dengan menghancurkan lemari
3. Create table baru atau membuat tabel baru dalam database, diasumsikan dengan menambahkan buku baru kedalam lemari
4. Drop table atau menghapus tabel lama dalam database, diasumsikan dengan merusak satu atau berapa buku yang ada dalam lemari
5. Insert tabel atau menyisipkan tabel kedalam sebuah database, diasumsikan dengan menambah beberapa lembar cacatan kedalam suatu buku
Data Flow Diagram (DFD)
Menurut Devi Yendrianof et,al (2022:78 ). Data Flow Diagram adalah diagram yang menggambarkan aliran data dari proses yang biasa disebut sistem informasi. Diagram alir data juga menyediakan informasi tentang input dan output dari setiap entitas dan proses itu sendiri, juga tidak ada kontrol atas alirannya dalam diagram aliran data, sehingga tidak ada aturan yang terkait dengan keputusan atau pengulangan. DFD memberikan notasi dan menjelaskan konsep penting tentang pergerakan data antara data manual dan otomatis, dan mereka menyediakan cara untuk menggambarkan alur kerja dalam suatu organisasi.
Data Flow Diagram dapat dilihat sebagai deskripsi grafis dari sumber dan tujuan data, menunjukan dari mana data itu berasal dan kemana perginya. Dalam arti lain data masuk dan keluar dari sistem, dan terakhir dapat melihat data yang disimpan. Diagram alir data dimulai dengan diagram konteks, diagram yang berisi diagram umum dari sistem. jadi dalam diagram konteks, diagram yang berisi gambaran umum dari sistem.
Pada dasarnya DFD mempunyai 3 fungsi yaitu : 1. Memberikan rancangan sistem
DFD bisa menyampaikan isu secara visual serta praktis dimengerti sang pemakai sistem. Karena DFD mampu menggambarkan alur data secara terstruktur
2. Mendeskripsikan suatu sistem
DFD membantu menggambarkan sistem menjadi jaringan fungsional, dimana pada jaringan ada aneka macam komponen yang saling terhubung memakai alur data
3. Perancangan model
DFD dapat membuat rancangan contoh baru buat melihat bagian yang lebih detail diagram aliran data tersebut.
Tabel 1 Data Flow Diagram (DFD)
No. Gambar Simbol Nama Simbol Keterangan
1 External Entity Akan menerima output dan
memberikan input. Kesatuan luar dapat berupa orang, organisasi atau sistem lainnya yang berada di lingkungan luarnya yang akan memberikan input atau menerima output dari sistem.
2 Proses proses menunjukkan apa yang
dikerjakan dalam komputer. Dalam proses bisa berupa aturan-aturan, prosedur atau model yang akan digunakan untuk mengolah data.
3 Data Flow Simbol ini digunakan untuk
menggambarkan aliran data yang berjalan
4 Data Store Simpanan data merupakan file tempat
penyimpanan data setelah melalui proses
Entity Relationship Diagram (ERD)
Menurut Muhammad Yusron Resa, dkk, (2021 :23). Entity Relationship Diagram adalah model yang memberikan gambaran mengenai relasi atau hubungan dari data, atau dapat pula kita artikan pemodelan dari beberapa objek dasar yakni entitas dan hubungan antar entitas dimana objek dasar tersebut dianalis berdasarkan dari dunia nyata
Tabel 2 Entity Relationship Diagram (ERD)
Simbol Deskripsi
Entitas/entity Entitas adalah data inti
yang akan disimpan, bakal tebal pada basis data
Atribut
Field atau kolom data yang butuh disimpan dalam
suatu entitas.
Atribut Kunci Primer Field atau kolom data yang butuh disimpan dalam
suatu entitas dan digunakan sebagai kunci
akses record yang diinginkan;
Nama_Atribut Nama_entitas
Atribut kunci primer
Relasi Relasi yang menghubungkan antar
entitas.
Penghubung relasi entitas
Relasi_entitas
Penghubung antara relasi dan entitas dimana kedua ujungnya memiliki multiply
METODE PENELITIAN
Metode Penelitian
Metode yang digunakan dalam pengembangan sistem Implementasi menggunakan metode waterfall melakukan pendekatan secara sistematis dan berurutan dalam membangun suatu sistem.
Proses metode waterfall yaitu pada pengerjaan dari suatu sistem dilakukan secara berurutan.
Sistem yang dihasilkan akan berkualitas baik, dikarenakan pelaksanaannya secara bertahap sehingga tidak terfokus pada tahapan tertentu.
Gambar 5 Metode Waterfall
1. Analisis kebutuhan dilakukan untuk menganalisa kebutuhan user, dimana analisa perangkat lunak (software) dan perangkat keras (hardware) yang dibutuhkan dalam pengembangan sistem serta kebutuhan lain dalam pembuatan basis data. Analisis kebutuhan perangkat keras pada sistem ini yaitu laptop dengan spesifikasi sebagai berikut Toshiba satellite L745, processor intel core i5, RAM DDR2 2 GB. Analisis kebutuhan perangkat lunak yang membantu pembuatan sistem ini yaitu Sistem Operasi Windows 7, Macromedia 6.0 dan fhotoshop
2. Desain Sistem Tahap selanjutnya yaitu mendesain sistem. Tahap ini dibuat sebelum tahap pengkodean. Tujuan dari tahap ini adalah memberikan gambaran tentang apa yang akan dikerjakan dan bagaimana tampilannya. Tahap ini memenuhi semua kebutuhan pengguna sesuai dengan hasil yang dianalisa seperti rancangan tampilan pengembangan sistem aplikasi animasi pembelajaran di sekolah, dan membantu mendefinisikan arsitektur sistem secara keseluruhan. Dokumentasi yang dihasilkan dari tahap desain sistem ini antara lain perancangan interface.
Nama_relasi
3. Coding (Penulisan Kode Program) Aktivitas pada tahap ini dilakukan pengkodean sistem.
Penulisan kode program merupakan tahap penerjemahan desain sistem yang telah dibuat ke dalam bentuk perintah-perintah yang dimengerti computer, Tahapan ini merupakan tahapan secara nyata dalam mengerjakan suatu sistem.
4. Testing (Pengujian Program) Pengujian dilakukan untuk memastikan bahwa softtware yang dibuat telah sesuai dengan desainnya dan semua fungsi dapat dipergunakan dengan baik tanpa ada kesalahan.
5 Operation and Maintenance (Pemeliharaan Program) Tahap ini merupakan tahap terakhir dalam metode waterfall. Sistem dapat di implementasikan. Pemeliharaan mencakup koreksi dari berbagai error yang tidak ditemukan pada tahap-tahap terdahulu, perbaikan atas implementasi dan pengembangan unit sistem, serta pemeliharaan program. Pemeliharaan sistem dapat dilakukan oleh seorang administrator untuk Untuk melakukan pengambilan data sesuai dengan judul penelitian skripsi ini dimana penulis akan menggunakan sebuah metode pengumpulan data yang mana metode tersebut terdiri menjadi 3 (tiga) bagian yaitu Observasi, Wawancara, dan Studi Pustaka.
1) Observasi
Agar untuk mendapatkan data yang akurat sesuai dengan tempat penelitian dalam pembuatan penerapan metode metode organization rangement esynthese dedonnes relationnellers ORESTE yang dapat berhubungan dengan penulisan skripsi ini.
2) Wawancara
Wawancara dilakukan dengan memberikan pertanyaan yang berkaitan dengan masalah yang akan dibahas dalam penelitian ini yaitu kepada bapak kepala desa langsung yaitu bapak Martono Herawandy
3) Studi Pustaka
Studi pustaka merupakan metode dalam pengumpulan data atau informasi yang didapat dari masyarakat atau instansi yang berupa karya ilmiah yaitu, jurnal, buku-buku yang berhubungan dengan penulisan skripsi ini nantinya dan internet yang berupa karya ilmiah, jurnal, dan buku-buku.meningkatkan kualitas sistem agar jauh lebik baik.
HASIL DAN PEMBAHASAN
Aplikasi penilaian kepuasan terhadap pelayanan masyarakat di kantor desa padang lebar menggunakan metode Oreste yang mana nantinya akan dibuat atau dirancang menggunakan bahasa pemrograman Visual Basic Net dengan menggunakan database SQL Server sebagai alat dalam penyimpanan hasil pengolahan data. Dimana dalam bab empat ini nanti akan kita bahas hasil dan rancangan perangkat lunak pada aplikasi ini nanti akan terdapat beberapa menu diantaranya menu login, input data, Analisa metode Oreste, dan output, serta tombol keluar pada menu utama terdapat sistem yang dapat menghubungkan ke menu – menu lainnya.
1.Tampilan Menu Login
Tampilan menu login pada penerapan metode Oreste dalam Aplikasi penilaian kepuasan terhadap pelayanan masyarakat di kantor desa padang lebar Bengkulu Selatan dimana user atau admin terlebih dahulu harus memasukan username dan password yang sesuai atau benar.
Adapun tampilan login pada kantor desa padang lebar Bengkulu Selatan terlihat pada gambar 5 dibawah ini :
Gambar 5 Tampilan Menu Login
2.Tampilan Menu Utama
Tampilan menu utama Aplikasi penilaian kepuasan terhadap pelayanan masyarakat di kantor desa padang lebar menggunakan metode Oreste akan dibagi menjadi berapa menu dan sub menu, diantaranya adalah menu utama, dimana menu utama terdiri dari menu input data, Analisa Oreste, output data, serta menu keluar. Adapun tampilan menu utama pada kantor desa Padang Lebar terdapat pada gambar 6 dibawah ini.
Gambar 6 Tampilan Menu Utama
3.Tampilan Input Menu Data Masyarakat
Tampilan menu input data masyarakat pada aplikasi penilaian kepuasan terhadap pelayanan masyarakat di kantor desa padang lebar menggunakan metode Oreste yang berisikan id, nama,pendidikan,agama jenis kelamin, perkerjaan,alamat, alamat, dan tempat tanggal lahir.
Adapun tampilan menu input data masyarakat terlihat pada gambar 7 dibawah inii.
Gambar 7. Tampilan Menu Data Masyarakat
4.Tampilan Menu Data Kriteria
Tampilan menu data kriteria pada aplikasi penilaian kepuasan terhadap pelayanan masyarakat di kantor desa padang lebar menggunakan metode Oreste terdiri dari kode kriteria,nama kriteria,bobot. Adapun tampilan menu data kriteria seperti pada gambar 8 dibawah ini.
Gambar 8 Tampilan Menu Data Kriteria
5.Tampilan Menu Data Penilaian
Tampilan data penilaian pada aplikasi penilaian kepuasan terhadap pelayanan masyarakat di kantor desa padang lebar menggunakan metode Oreste terdiri dari id, nama, pelayanan, penyampaian informasi, komunikasi, keyamanan. Adapun tampilan menu data penilaian terlihat pada gambar 4.5 dibawah ini;
Gambar 9 Tampilan Menu Data Penilaian
6.Tampilan Menu Analisa Metode Oreste
Pada menu tampilan analisa metode Oreste dalam penilaian kepuasan terhadap pelayanan masyarakat di kantor desa padang lebar terdiri dari data survey kepuasan, matriks keputusan, besson rank, distance score, analisa oreste. Adapun tampilan menu analisa metode oreste terlihat pada gambar dibawah ini :
Gambar 10 Tampilan Menu Analisa Metode Oreste
7.Tampilan Menu Laporan Hasil Kepuasan Masyarakat
Pada menu laporan tampilan hasil kepuasan masyarakat pada penilaian kepuasan terhadap pelayanan masyarakat di kantor desa padang lebar terdiri dari rank,nama,C1,C2,C3,C4, total serta tingkat kepuasan;
Gambar 11 Tampilan Menu Laporan Hasil Kepuasan Masyarakat
Hasil Pengujian
Aplikasi penilaian kepuasan terhadap pelayanan masyarakat di kantor desa padang lebar menggunakan metode Oreste. Dimana pengujiannya nanti akan menggunakan metode White Box, yang berdasarkan pengecekan terhadap detail perancangan yang menggunakan struktur kontrol dari desain program secara procedural untuk membagi pengujian kedalam beberapa kasus pengujian, secara sekilas dapat kita ambil beberapa kesimpulan dari White Box testing yang merupakan petunjuk dalam mendapatkan program yang benar sesuai dengan yang kita ingginkan.
Tahap berikutnya adalah pengujian dengan melibatkan pengguna yaitu data masyarakat yang ada pada desa padang lebar Kabupaten Bengkulu Selatan.
Dalam melakukan pengujian program ini dimana penulis membuat beberapa pertanyaan kepada 5 orang masyarakat yang ada pada desa padang lebar Kabupaten Bengkulu Selatan, yang akan terlibat dengan sistem yang ada pada saat ini.
Tabel 3
No Skenario Pengujian
Test Hasil Kesimpulan
1 Pada menu login terlebi dahulu masukan user &
password yang benar
Apabila
username &
Password benar halaman utama akan tampil
Pengujian Berhasil
2 Melakukan input data masyarakat
Sesuai dengan
aplikasi yang dirancang
tombol input data masyarakat berfungsi
dengan benar
Pengujian Berhasil
3 Melakukan input data kriteria yang terdiri dari, Kode kriteria, nama kriteria, bobot
Sesuai dengan aplikasi yang dirancang
tombol input data kriteria berfungsi
dengan benar
Pengujian Berhasil
4 Melakukan input data penilaian yang terdiri id, nama,pelayanan, penyampaian informasi, komunikasi,keny amanan
Sesuai dengan aplikasi yang dirancang
tombol input data penilaian berfungsi
dengan benar
Pengujian Berhasil
5 Kemudian output laporan penilaian kepuasan
masyarakat yaitu rank,
nama,C1,C2, C3,C4, C5, vektor
dan hasil
kepuasan
Sesuai dengan aplikasi yang dirancang
tombol input data kelas utamaberfungsi dengan benar
Pengujian Berhasil
Tabel 4.Hasil Pengujian Sistem
No Bagian Yang Akan di Uji Hasil Pengujian
Kurang Cukup Baik
1 Tampilan Program / √
2 Kemudahaan dalam pengguna Program
√
3 Kerja Sistem √
4 Isi Program √
Tanggapan Responden Tentang Pengujian Sistem
Aplikasi penilaian kepuasan terhadap pelayanan masyarakat di Kantor Desa Padang Lebar menggunakan metode oreste akan melibatkan 5 orang responden dimana kelima orang tersebut masing – masing akan mengisi kusioner pengujian terhadap empat item pertanyaan yang diberikan dan ada tiga pilihaan jawaban responden mengenai sistem yang dibuat oleh penulis yang dapat dilihat pada tabel bawah ini :
Tabel 5
No Pertanyaan Jawaban
Ya Tidak Ragu-Ragu
1 Dengan adanya Aplikasi penilaian kepuasan terhadap pelayanan masyarakat di Kantor Desa Padang Lebar menggunakan metode oreste sesuai dengan yang diinginkan oleh masyarakat
3 1 1
2 Apakah dengan adanya Aplikasi penilaian kepuasan terhadap pelayanan masyarakat di Kantor Desa Padang Lebar menggunakan metode oreste bisa memberikan kemudahan dalam penginputan data pelayanan masyarakat
3 2 0
3 Setelah aplikasi ini dibuat, nantinya akan digunakan oleh pihak Desa padang lebar
3 1 1
4 Apakah nantinya aplikasi atau program ini akan diterapkan pada kantor desa padang lebar
4 0 1
5 Apakah nantinya aplikasi atau program yang dirancang oleh penulis dapat membantu kantor desa padang lebar
5 0 0
KESIMPULAN DAN SARAN
Kesimpulan
1. Aplikasi penilaian kepuasan terhadap pelayanan masyarakat di kantor desa padang lebar menggunakan metode oreste dibuat dengan Bahasa pemrograman Visual Basic Net dengan database SQL server sebagai media pendukung, penyimpanan hasil pengolahan data yang dapat digunakan oleh kantor desa padang lebar dalam penginputan penilaian kepuasan masyarakat kedepannya.
2. Berdasarkan 10 data masyarakat yang ada pada desa padang lebar, maka dapat disimpulkan berdasarkan metode Oreste dengan tingkat kepuasan masyarakat. Sebayak 6 masyarakat menyatakan baik, 4 masyarakat menyatakan cukup baik dan 0 masyarakat menyatakan kurang baik. Dari data tersebut dapat dibuat persentasenya menggunakan rumus yaitu:
x 100%
Dari rumus tersebut, didapatkan jumlah persentase dari tingkatan kepuasan masyarakat yang menyatakan baik adalah , cukup baik adalah
dan kurang baik adalah . Sehingga persentase dari tingkatan kepuasan masyarakat yang menyatakan baik sebanyak 60%, cukup baik 40% dan kurang baik 0%
Saran
1. Aplikasi penilaian kepuasan terhadap pelayanan masyarakat di kantor desa padang lebar menggunakan metode oreste nantinya dapat digunakan dalam mempermudah penginputan data dalam penilaian kepuasan masyarakat terhadap pelayanan yang ada pada kantor desa padang lebar
2. Aplikasi yang dibangun nantinya akan digunakan oleh pihak kantor desa padang lebar dalam penilaian kepuasan masyarakat kedepanya agar dapat mempermudah admin dalam penginputan data
3. Perlunya maintance untuk pemeliharaan program berdasarkan metode yang dikembangkan.
DAFTAR PUSTAKA
Irawan sardi (2018 : 21).” Solusi Bisnis Berbasis Microsoft Office Sytem 2003”
Penerbit yayasan Kita Menulis
Eny Pujiasri, (2018 :126), “Otomatisasi dan Tata Kelola kepegawaian Untuk SMA MAX /XI“, Penerbit PT Gramedia Widiasarana Indonesia’
Indah Cahyani (2021 :14).”Hukum Pelayanan Publik di Indonesia” penerbit Scopindo Media Pustaka Setiawan, . (2017 ).Aplikasi Sistem Pendukung Keputusan Tanaman Obat Herbal Untuk Berbagai
Penyakit Dengan Metode Roc (Rank Order Centroid) Dan Metode Oreste Berbasis Mobile Web.
J. Teknol. Komput. dan Inform, 12(2), 125-140.
Sinaga, (2017) Pemilihan Toko Handphone Terbaik Di Kota Pematangsiantar Menggunakan Metode Oreste, JurnalSemantik, 4 (2) Juli-Des,
Ali Blazing, (2018 :3), “Pemrograman windows dengan Visual Basic Net “ Yogyakarta: Penerbit Andi office
Lia Kuswayatno (2020 :104). “ Mahir dan Terampil Berkomputer, Penerbit Grafindo Media
Devi Yendrianof, et,al (2022:79).” Analisis dan Perancangan Sistem Informasi” Penerbit Yayasan Kita Menulis’
Muhammad Yusron Reza,dkk (2021:23).” Merancang Database Menggunakan Microsoft “, Penerbit Guepedia