NAMA : PUTRI SRI ALISIA NABILA NIM : 210160040
MK : ARSITEKTUR NUSANTARA DAN ACEH KELAS : C
TUGAS 1 PRIBADI
1. CARILAH GAMBAR BANGUNAN ARSITEKTUR NUSANTARA YANG MENDAPAT PENGARUH AGAMA.
A. 2 BANGUNAN DARI AGAMA HINDU B. 2 BANGUNAN DARI AGAMA BUDHA C. 2 BANGUNAN DARI AGAMA ISLAM
D. 2 BANGUNAN DARI AGAMA KRISTEN ( PENINGGALAH KOLONIAL)
2. JELASKAN LETAK GEOGRAFIS MASING MASING BANGUNAN DIATAS.
3. JELASKAN KONSEP ARSITEKTUR NUSANTARA YANG MENDAPAT PENGARUH AGAMA HINDU, BUDHA, ISLAM, KRISTEN ( PENINGGALAN KOLONIAL)
4. JELASKAN BENTUK DAN SIMBOLIS TERSEBUT.
5. JELASKAN TEKNOLOGI BAHAN BANGUNAN
JAWABAN
1. A. HINDU
1) CANDI UMBUL
2) CANDI PRAMBANAN
B. BUDHA
1) CANDI BOROBUDUR
2) XXX
C. ISLAM
1) XXX
2) XXX
D. KRISTEN (KOLONIAL) 1) KANTOR BANK INDONESIA 2) XXX
2. LETAK GEOGRAFIS A. HINDU
1) CANDI UMBUL
Candi ini terletak di desa Kartoharjo, Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.
2) CANDI PRAMBANAN
Candi Prambanan terletak di 2 tempat yakni di Desa Bokoharjo, Prambanan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan di Tlogo, Prambanan, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah
B. BUDHA
1) CANDI BOROBUDUR
Candi Borobudur yang terletak di Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Indonesia.
2) XXX
C. ISLAM
1) XXX
2) XXX
D. KRISTEN (KOLONIAL) 1) KANTOR BANK INDONESIA 2) XXX
3. KONSEP ARSITEKTUR NUSANTARA A. HINDU
1) CANDI UMBUL
Sesuai dengan namanya, umbul, udal atau tuk dalam bahasa Jawa, berarti mata air yang menyembul secara vertikal dari dalam tanah.
Candi Umbul memang berwujud sebuah kolam pemandian yang bersumber dari umbul. Melihat ciri kolam pemandian yang di keempat sisinya dibentengi susunan batu candi dengan relief khas, candi ini sebenarnya lebih tepat disebut sebagai sebuah patirtan atau taman air. Fungsi sebuah patirtan adalah sebagai tempat mandi dan rekreasi keluarga raja atau para pangeran dan putri kerajaan.
2) XXXX
B. BUDHA
1) CANDI BOROBUDUR
Sebagai candi Buddha terbesar di Indonesia, arsitektur Borobudur menerapkan kosmologi Buddha
dalam konsep filosofi arsitekturnya. Dengan bentuk arsitektural setengah bola, Candi Borobudur tersusun dari tiga tingkatan (mandala). Tingkat paling bawah disebut Kamadhatu, tingkat kedua Rupadhatu dan tingkat paling atas adalah Arupadhatu. Pada tingkat paling bawah tergambar relief-relief manusia yang dipenuhi oleh hawa nafsu. Di tingkat kedua tergambarkan, manusia yang mulai memerangi hawa nafsunya, tetapi masih terikat unsur keduniawian. Di tingkat kedua inilah banyak terdapat relief riwayat hidup Pangeran Sidharta, yang kemudian dikenal sebagai Buddha Gautama. Pada tingkat paling atas, sesuai dengan falsafah Arupadhatu, Borobudur tidak dihias lagi dengan relief-relief. Dalam konsep Arupadhatu, sudah tidak terikat lagi oleh bentuk dan unsur keduniawian. Sehingga stupastupa yang ada di tingkat atas bentuknya serba polos.
2) XXX
C. ISLAM
1) XXX
2) XXX
D. KRISTEN (KOLONIAL) 1) KANTOR BANK INDONESIA 2) XXX
4. BENTUK DAN SIMBOLIS A. HINDU
1) CANDI UMBUL
Sejumlah batuan situs berjejer di tepian kolam menggambarkan berbagai relief tumbuhan, binatang, dan stupa bagian puncak candi. Dari relief dan beberapa petilasan bentuk lingga dan yoni di beberapa titik, membuktikan bahwa Candi Umbul merupakan candi bercorak Hindu.
2) XXX
B. BUDHA
1) CANDI BOROBUDUR
Salah satu ciri khas Candi Borobudur adalah relief batu yang mengelilingi dindingnya. Terdapat lebih dari 2.600 relief yang menggambarkan ajaran Buddha, perjalanan spiritual, serta kehidupan sehari-hari masyarakat pada masa itu. Relief ini merupakan karya seni yang luar biasa, dengan detail dan kehalusan yang memukau.
Arsitektur Candi Borobudur dipenuhi dengan simbolisme dan filosofi yang mendalam. Candi ini mencerminkan konsep kosmos dalam ajaran Buddha, dengan struktur dan tata letaknya yang melambangkan alam semesta dan perjalanan menuju
pencerahan. Bagian atas candi melambangkan surga, sementara bagian bawahnya melambangkan dunia manusia yang dipenuhi dengan penderitaan.
2) XXX
C. ISLAM
1) XXX
2) XXX
D. KRISTEN (KOLONIAL) 1) KANTOR BANK INDONESIA 2) XXX
5. TEKNOLOGI BAHAN BANGUNAN A. HINDU
1) CANDI UMBUL
Dinding kolam berasal dari batuan andesit, di dalam kolam terdapat sejumplah umpak yang di perkirakan pada zaman dulu digunakan sebagai tiang penyangga, ini menandakan bahwa pada zaman dahulu tempat ini memiliki atap.
2) XXXX
B. BUDHA
1) CANDI BOROBUDUR
Dari situs Kemdikbud dan buku Candi Indonesia: Seri Jawa yang ditulis Edi Sedyawati, Hasan Djafar dkk terbitan Kemdikbud, ada 4 teknik sambung batu pembangunan Candi Borobudur, bukan melekatkannya dengan putih telur ayam. Candi Borobudur tersusun atas
batuan andesit yang disusun dengan pola arah horizontal. Ukuran batu yang dipakai berkisar antara panjang 40-50 cm, lebar 30-40 cm, dan tinggi 20-25 cm. Berikut teknik sambung batunya:
a) Tipe Ekor Burung
Teknik sambung batu tipe alur lidah ini dapat ditemukan pada pagar langkan selasar dan batu ornamen makara di kanan-kiri tangga undag dan selasar.
b) Tipe Takikan
Teknik sambung batu ini dapat ditemukan pada kala, doorpel, relung dan gapura.
c) Tipe Alur Lidah
Teknik sambung batu tipe alur lidah ini dapat ditemukan pada pagar langkan selasar dan batu ornamen makara di kanan-kiri tangga undag dan selasar.
d) Tipe Purus Dan Lubang
Teknik sambung batu tipe purus dan lubang ini dapat ditemukan pada batu antefil dan kemuncak pagar langgan.
2) XXX
C. ISLAM
1) XXX
2) XXX
D. KRISTEN (KOLONIAL) 1) KANTOR BANK INDONESIA 2) XXX