Asesmen Psikologi: Tes Grafis dan Wartegg
“ Interpretasi Tes DAP”
Dinda Safitri (200901102)
A. Tabel Interprestasi 1. Aspek Kognitif
NO Bagian Dari Tubuh Indikasi
1. Leher panjang / tipis Kurang mampu mengontrol dorongan
2. Aspek Emosi
NO Bagian Dari Tubuh Indikasi
1 Bahu yang tidak seimbang Ketidakseimbangan emosi 2 Tangan yang bergaris tebal Rasa bersalah
3. Aspek Motivasi
NO Bagian Dari Tubuh Indikasi
1 Garis gambar kabur Kurang berani tampil
4. Aspek Relasi Sosial
NO Bagian Dari Tubuh Indikasi
1 Kancing baju jelas Sifat ketergantungan
2 Mulut tertutup Introvert
3 Ada saku baju depedensi
B.Kesimpulan Per-Aspek 1. Aspek Kognitif Kesimpulan :
Individu merupakan seorang yang kurang mampu mengontrol dorongan dari orang lain.
2. Aspek Emosi Kesimpulan:
Individu merupakan seorang yang memiliki ketidakseimbangan atas emosi, maka individu adalah orang yang tidak mampu mengontrol dengan baik ketika menghadapi berbagai permasalahan dan individu adalah orang yang mudah bersalah dengan orang lain ketika individu membuat kesalahan baik yang disengaja ataupun tidak disengaja.
3. Aspek motivasi Kesimpulan:
Individu merupakan seseorang yang kurang berani tampil oleh karena itu individu akan selalu merasa gugup ketika berada di suatu keadaan yang memaksakan individu untuk menampilkan diri seperti, pada saat presentasi.
4. Aspek Relasi Sosial Kesimpulan:
individu merupakan seorang introvert yang dimana subjek adalah orang yang sering membutuhkan waktu untuk menyendiri dan akan selalu butuh untuk memulihkan energi ketika individu mulai berbaur dengan lingkungan sosial. Kemudian individu adalah seseorang yang depedensi yang dimana dalam suatu keadaan individu selalu bergantung kepada orang lain karena belum ada keberaniaan individu untuk hidup sendiri.
Kesimpulan Keseleruhan:
Individu merupakan seseorang yang introvert dan terkadang individu suka menarik diri dari lingkungannya dan akan menyendiri ketika ia merasa sudah menghabiskan energi sosialnya yang terlalu banyak. Dan ia adalah seseorang yang bergantung kepada orang lain karena belum ada keberanian dalam diri individu untuk hidup sendiri. Individu adalah seseorang yang tidak memiliki keseimbangan atas emosi yang dimana ia belum dapat mengontrol emosi nya dengan baik dan pada suatu keadaan Ia juga akan selalu merasa kurang berani untuk tampil. Individu juga adalah orang yang sering merasa bersalah dan tidak memiliki dorongan.