• Tidak ada hasil yang ditemukan

Bab 01 Peralatan dan Kemananan Bekerja di Laboratorium

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "Bab 01 Peralatan dan Kemananan Bekerja di Laboratorium"

Copied!
34
0
0

Teks penuh

(1)

Bab 01

Peralatan dan Kemananan

Bekerja di Laboratorium

(2)

Aturan penanganan reagen dan larutan

Reagen yang digunakan untuk analisis kimia harus diketahui kemurniannya

Reagen fresh yang dibuka dari botol dapat digunakan data kemurniannya dari botol

Reagen yang telah diambil sebagian harus dijaga kemurniannya / dicegah terkontaminasi

Pemilihan dan Penanganan Bahan Kimia

(3)

Pilih grade tertinggi reagen yang tersedia untuk analisa kimia, pilih juga botol yang paling kecil

Selalu tempatkan botol reagen di tempat yang aman dan terpisah setelah digunakan

Jangan mengembalikan kelebihan reagen yang telah diambil ke dalam botol lagi.

Selalu menggunakan spatula/sendok bersih (belum digunakan untuk reagen lain) untuk mengambil reagen padat

Jaga kebersihan timbangan dan daerah kerja.

Cara mencegah kontaminasi

reagen dan larutan

(4)

Analisis kimia biasanya diuji secara duplikat atau triplikat

Setiap tempat bahan kimia harus diberi tanda yang jelas.

Setiap beaker/erlemeyer/crusibel yang digunakan sebagai tempat bahan kimia harus betul-betul

bersih dan kering

Kebersihan dan Penandaan alat laboratorium

(5)

Timbangan Analitik

Timbangan analitik adalah jenis timbangan yang sangat peka (sensitif) terhadap bahan yang

ditimbangnya

Pengukuran Massa

(6)
(7)

Pastikan timbangan dalam keadaan setimbang. Lihat gelembung udara dalam wadah yang ada di bagian belakang timbangan. Jika belum

setimbang, putar screw pada bagian kaki timbangan

Penggunaan timbangan analitis

(8)

Cek maksimal timbangan. Jangan menimbang melebihi kapasitas maksimal timbangan

Letakkan wadah bahan kosong di atas pan

Nol-kan (klik tare) untuk mereset timbangan termasuk wadahnya

Ambil bahan kimia dan letakkan di wadahnya (jangan sampai tercecer dan mengotori

timbangan

Tutup semua pintu kaca

Catat bobot bahan kimia

(9)

Massa bahan solid berubah dengan kelembaban karena cenderung menyerap uap air dari udara

Perlu peralatan khusus Botol penimbangan

Peralatan & Manipulasi Penimbangan

(10)

Desikator dan desikan

Desikator digunakan untuk meminimalkan penyerapan uap air dari udara oleh bahan

(11)

Peralatan

Crusibel

Filtrasi dan Pembakaran Solid

(12)

Filtering crucible

Filtering crucible digunakan selain untuk menyimpan tetapi juga untuk filtrasi. Sering digunakan secara

vakum

(13)

Filter paper

(14)

Vacuum filter

(15)

Ignition

(16)

Peralatan

Pipet

Pengukuran volume

(17)
(18)
(19)

Bola hisap pipet

Cara Menggunakan :

Sebelum dipakai menghisap, bola

dikosongkan dengan menekan bola dan ujung atas pipa (1)

Pasang ujung bawah pipa ke pipet. Pipet yang digunakan dimasukkan melalui ujung bawah dan jangan sampai melebihi pipa cabang.

Tekan/pijat pipa bawah (2) untuk menyedot cairan ke atas. Perhatikan : jangan sampai larutan masuk ke dalam bola. Lepas pijatan pipa bawah (2), cairan akan terhenti.

Cairan yang terhisap dapat dalam pipet dapat dikeluarkan dengan menekan pipa cabang (3).

Sesudah menggunakan alat ini, bola harus segera dilepas dari pepetnya dan dibiarkan udara masuk kembali.

(20)

Buret

(21)
(22)

Labu volumetrik

(23)

1. Sebelum memulai bekerja, pelajari lokasi terdekat untuk pemadam kebakaran, shower, pencuci

mata, dan pintu keluar

Keamanan Bekerja di Laboratorium

Pelajari cara

penggunaannya

(24)

2. Gunakan selalu jas laboratorium, sarung tangan, masker, dan pelindung mata

(25)

3. Kebanyakan bahan kimia dalam laboratorium adalah toksid, beberapa sangat toksid, dan sangat korosif. Hindari kontak dengan bahan kimia

4. Dilarang bekerja sendirian di laboratorium. Setiap penggunaan laboratorium harus seizin institusi

5. Dilarang membawa makanan/minuman dan makan/minum di laboratorium

6. Selalu gunakan bubble pipet atau peralatan lain, jangan menggunakan mulut

(26)

7. Menggunakan sepatu, dilarang menggunakan sandal

8. Gunakan ruang asam setiap berhubungan dengan bahan yang mudah menguap

(27)

8. Jika terjadi kerusakan atau kecelakaan,

sebaiknya segera melaporkannya ke petugas laboratorium.

9. Bertanyalah jika Anda merasa ragu atau tidak mengerti saat melakukan percobaan.

10. Buang sisa bahan kimia sesuai instruksi

(28)

Simbol

(29)

Animal hazard adalah bahaya yang berasal dari hewan. Mungkin saja hewan itu beracun karena telah disuntik bermacam-macam zat hasil eksperimen atau dapat menggigit dan mencakar Anda.

Sharp instrument hazard adalah bahaya yang berasal dari benda-benda yang tajam.

Benda itu jika tidak digunakan dengan benar maka dapat melukai Anda.

Heat hazard adalah bahaya yang berasal dari benda yang panas. Tangan Anda akan kepanasan jika menyentuh benda tersebut dalam keadaan aktif atau menyala.

Glassware hazard adalah bahaya yang berasal dari benda yang mudah pecah.

BIasanya berupa gelas kimia.

Chemical hazard adalah bahaya yang berasal dari bahan kimia. Bisa saja bahan kimia itu dapat membuat kulit kita gatal dan iritasi.

Electrical hazard adalah bahaya yang berasal dari benda-benda yang mengeluarkan listrik. Hati-hati dalam menggunakannya supaya tidak tersengat listrik.

Eye & face hazard adalah bahaya yang berasal dari benda-benda yang dapat membuat iritasi pada mata dan wajah. Gunakan masker atau pelindung wajah sebelum menggunakan bahan tersebut.

Fire hazard adalah bahaya yang berasal dari benda yang mudah terbakar. Contohnya adalah kerosin (minyak tanah) dan spiritus.

Biohazard adalah bahaya yang berasal dari bahan biologis. Bahan tersebut bisa dapat menyebabkan penyakit mematikan seperti AIDS. Contohnya adalah tempat

pembuangan jarum suntik.

Laser radiation hazard adalah bahaya yang berasal dari sinar laser.

Radioactive hazard adalah bahaya yang berasal dari benda radioaktif. Benda ini

dapat mengeluarkan radiasi dan jika terpapar terlalu lama maka akan menyebabkan kanker.

Explosive hazard adalah bahaya yang berasal dari benda yang mudah meledak.

Jauhkan benda tersebut dari api.

(30)
(31)

limbah dapat mencemari lingkungan.

Untuk limbah kimia hendaknya dibuang di tempat khusus karena beberapa jenis zat kimia sangat

berbahaya bagi lingkungan.

Buang segera limbah sehabis melakukan percobaan.

Sementara limbah lainnya seperti kertas, korek api, dan lainnya dibuang di tempat sampah.

Sebaiknya pisahkan limbah organik dan

nonorganik supaya pengolahan sampahnya lebih mudah.

Pembuangan Limbah

(32)

Kecelakaan saat kerja biasa terjadi walaupun kita telah bekerja dengan hati-hati. Hal yang paling utama adalah jangan panik dan ikuti prosedur penanganan kecelakaan yang baik dan benar.

Cari bantuan petugas laboratorium untuk

membantu Anda. Bila perlu, panggil petugas medis atau pemadam kebakaran.

Penanganan Kecelakaan

(33)

Bila terkena bahan kimia, bersihkan bagian kulit yang terkena bahan kimia sampai bersih. Kulit yang terkena jangan digaruk supaya tidak

menyebar. Bawa keluar korban dari laboratorium supaya mendapatkan oksigen. Bila kondisi cukup parah, panggil petugas kesehatan secepatnya.

Bila terjadi kebakaran karena bahan kimia atau korsleting listrik, segera bunyikan alarm tanda bahaya. Jangan langsung disiram dengan air.

Gunakan hidran untuk memadamkan api. Hindari menghirup asap. Bila kebakaran meluas, segera panggil petugas pemadam kebakaran.

(34)

Kadar oksigen dan karbon dioksida sampel darah

Kuantitas hidrokarbon, nitrogen oksida, dan karbon monoksida yang dikeluarkan dari gas pengeluaran kendaraan

Kuantitas ion kalsium dalam serum dara

Kuantitas nitrogen dalam makanan

Analisa besi selama proses yaitu konsentrasi carbon, nikel, dan krom

Analisa tanah dan tanaman untuk penentuan pemupukan tanaman

Contoh pentingnya kimia analisis

Referensi

Dokumen terkait