Bab 01
Peralatan dan Kemananan
Bekerja di Laboratorium
Aturan penanganan reagen dan larutan
Reagen yang digunakan untuk analisis kimia harus diketahui kemurniannya
Reagen fresh yang dibuka dari botol dapat digunakan data kemurniannya dari botol
Reagen yang telah diambil sebagian harus dijaga kemurniannya / dicegah terkontaminasi
Pemilihan dan Penanganan Bahan Kimia
Pilih grade tertinggi reagen yang tersedia untuk analisa kimia, pilih juga botol yang paling kecil
Selalu tempatkan botol reagen di tempat yang aman dan terpisah setelah digunakan
Jangan mengembalikan kelebihan reagen yang telah diambil ke dalam botol lagi.
Selalu menggunakan spatula/sendok bersih (belum digunakan untuk reagen lain) untuk mengambil reagen padat
Jaga kebersihan timbangan dan daerah kerja.
Cara mencegah kontaminasi
reagen dan larutan
Analisis kimia biasanya diuji secara duplikat atau triplikat
Setiap tempat bahan kimia harus diberi tanda yang jelas.
Setiap beaker/erlemeyer/crusibel yang digunakan sebagai tempat bahan kimia harus betul-betul
bersih dan kering
Kebersihan dan Penandaan alat laboratorium
Timbangan Analitik
Timbangan analitik adalah jenis timbangan yang sangat peka (sensitif) terhadap bahan yang
ditimbangnya
Pengukuran Massa
Pastikan timbangan dalam keadaan setimbang. Lihat gelembung udara dalam wadah yang ada di bagian belakang timbangan. Jika belum
setimbang, putar screw pada bagian kaki timbangan
Penggunaan timbangan analitis
Cek maksimal timbangan. Jangan menimbang melebihi kapasitas maksimal timbangan
Letakkan wadah bahan kosong di atas pan
Nol-kan (klik tare) untuk mereset timbangan termasuk wadahnya
Ambil bahan kimia dan letakkan di wadahnya (jangan sampai tercecer dan mengotori
timbangan
Tutup semua pintu kaca
Catat bobot bahan kimia
Massa bahan solid berubah dengan kelembaban karena cenderung menyerap uap air dari udara
Perlu peralatan khusus Botol penimbangan
Peralatan & Manipulasi Penimbangan
Desikator dan desikan
Desikator digunakan untuk meminimalkan penyerapan uap air dari udara oleh bahan
Peralatan
Crusibel
Filtrasi dan Pembakaran Solid
Filtering crucible
Filtering crucible digunakan selain untuk menyimpan tetapi juga untuk filtrasi. Sering digunakan secara
vakum
Filter paper
Vacuum filter
Ignition
Peralatan
Pipet
Pengukuran volume
Bola hisap pipet
Cara Menggunakan :
Sebelum dipakai menghisap, bola
dikosongkan dengan menekan bola dan ujung atas pipa (1)
Pasang ujung bawah pipa ke pipet. Pipet yang digunakan dimasukkan melalui ujung bawah dan jangan sampai melebihi pipa cabang.
• Tekan/pijat pipa bawah (2) untuk menyedot cairan ke atas. Perhatikan : jangan sampai larutan masuk ke dalam bola. Lepas pijatan pipa bawah (2), cairan akan terhenti.
• Cairan yang terhisap dapat dalam pipet dapat dikeluarkan dengan menekan pipa cabang (3).
• Sesudah menggunakan alat ini, bola harus segera dilepas dari pepetnya dan dibiarkan udara masuk kembali.
Buret
Labu volumetrik
1. Sebelum memulai bekerja, pelajari lokasi terdekat untuk pemadam kebakaran, shower, pencuci
mata, dan pintu keluar
Keamanan Bekerja di Laboratorium
Pelajari cara
penggunaannya
2. Gunakan selalu jas laboratorium, sarung tangan, masker, dan pelindung mata
3. Kebanyakan bahan kimia dalam laboratorium adalah toksid, beberapa sangat toksid, dan sangat korosif. Hindari kontak dengan bahan kimia
4. Dilarang bekerja sendirian di laboratorium. Setiap penggunaan laboratorium harus seizin institusi
5. Dilarang membawa makanan/minuman dan makan/minum di laboratorium
6. Selalu gunakan bubble pipet atau peralatan lain, jangan menggunakan mulut
7. Menggunakan sepatu, dilarang menggunakan sandal
8. Gunakan ruang asam setiap berhubungan dengan bahan yang mudah menguap
8. Jika terjadi kerusakan atau kecelakaan,
sebaiknya segera melaporkannya ke petugas laboratorium.
9. Bertanyalah jika Anda merasa ragu atau tidak mengerti saat melakukan percobaan.
10. Buang sisa bahan kimia sesuai instruksi
Simbol
Animal hazard adalah bahaya yang berasal dari hewan. Mungkin saja hewan itu beracun karena telah disuntik bermacam-macam zat hasil eksperimen atau dapat menggigit dan mencakar Anda.
Sharp instrument hazard adalah bahaya yang berasal dari benda-benda yang tajam.
Benda itu jika tidak digunakan dengan benar maka dapat melukai Anda.
Heat hazard adalah bahaya yang berasal dari benda yang panas. Tangan Anda akan kepanasan jika menyentuh benda tersebut dalam keadaan aktif atau menyala.
Glassware hazard adalah bahaya yang berasal dari benda yang mudah pecah.
BIasanya berupa gelas kimia.
Chemical hazard adalah bahaya yang berasal dari bahan kimia. Bisa saja bahan kimia itu dapat membuat kulit kita gatal dan iritasi.
Electrical hazard adalah bahaya yang berasal dari benda-benda yang mengeluarkan listrik. Hati-hati dalam menggunakannya supaya tidak tersengat listrik.
Eye & face hazard adalah bahaya yang berasal dari benda-benda yang dapat membuat iritasi pada mata dan wajah. Gunakan masker atau pelindung wajah sebelum menggunakan bahan tersebut.
Fire hazard adalah bahaya yang berasal dari benda yang mudah terbakar. Contohnya adalah kerosin (minyak tanah) dan spiritus.
Biohazard adalah bahaya yang berasal dari bahan biologis. Bahan tersebut bisa dapat menyebabkan penyakit mematikan seperti AIDS. Contohnya adalah tempat
pembuangan jarum suntik.
Laser radiation hazard adalah bahaya yang berasal dari sinar laser.
Radioactive hazard adalah bahaya yang berasal dari benda radioaktif. Benda ini
dapat mengeluarkan radiasi dan jika terpapar terlalu lama maka akan menyebabkan kanker.
Explosive hazard adalah bahaya yang berasal dari benda yang mudah meledak.
Jauhkan benda tersebut dari api.
limbah dapat mencemari lingkungan.
Untuk limbah kimia hendaknya dibuang di tempat khusus karena beberapa jenis zat kimia sangat
berbahaya bagi lingkungan.
Buang segera limbah sehabis melakukan percobaan.
Sementara limbah lainnya seperti kertas, korek api, dan lainnya dibuang di tempat sampah.
Sebaiknya pisahkan limbah organik dan
nonorganik supaya pengolahan sampahnya lebih mudah.
Pembuangan Limbah
Kecelakaan saat kerja biasa terjadi walaupun kita telah bekerja dengan hati-hati. Hal yang paling utama adalah jangan panik dan ikuti prosedur penanganan kecelakaan yang baik dan benar.
Cari bantuan petugas laboratorium untuk
membantu Anda. Bila perlu, panggil petugas medis atau pemadam kebakaran.
Penanganan Kecelakaan
Bila terkena bahan kimia, bersihkan bagian kulit yang terkena bahan kimia sampai bersih. Kulit yang terkena jangan digaruk supaya tidak
menyebar. Bawa keluar korban dari laboratorium supaya mendapatkan oksigen. Bila kondisi cukup parah, panggil petugas kesehatan secepatnya.
Bila terjadi kebakaran karena bahan kimia atau korsleting listrik, segera bunyikan alarm tanda bahaya. Jangan langsung disiram dengan air.
Gunakan hidran untuk memadamkan api. Hindari menghirup asap. Bila kebakaran meluas, segera panggil petugas pemadam kebakaran.
Kadar oksigen dan karbon dioksida sampel darah
Kuantitas hidrokarbon, nitrogen oksida, dan karbon monoksida yang dikeluarkan dari gas pengeluaran kendaraan
Kuantitas ion kalsium dalam serum dara
Kuantitas nitrogen dalam makanan
Analisa besi selama proses yaitu konsentrasi carbon, nikel, dan krom
Analisa tanah dan tanaman untuk penentuan pemupukan tanaman