Selain itu, kontribusi terbesar terhadap profitabilitas bank syariah berasal dari pendapatan pembiayaan penyaluran. Krisis ekonomi yang melanda Indonesia pada tahun 1998 sungguh memberikan dampak yang besar terhadap perkembangan bank syariah di Indonesia.
Manfaat Penelitian
Sistematika Penulisan
Pendahuluan
Landasan Teori
Metodologi Penelitian
Analisis dan Pembahasan
Kesimpulan dan Saran
LANDASAN TEORI
Tinjauan Pustaka
- Pengertian Bank
- Bank Konvensional
- Bank Syariah
- Perbedaan Bank Syariah dan Bank Konvensional
- Prinsip-prinsip Bank Syariah
- Kegiatan Operasional dan Produk Bank Syariah .1 Penghimpunan dana (funding)
Bank syariah dan bank konvensional mempunyai fungsi dan peran yang sama yaitu sebagai lembaga intermediasi keuangan. Selain perbedaan tersebut, terdapat perbedaan lain antara bank syariah dan bank konvensional.
Prinsip Al-Wadiah (titipan)
Wadiah Yad Adh-Dhamanah (Jaminan) adalah akad penitipan barang/uang secara aman, apabila pihak yang menerima titipan, dengan atau tanpa persetujuan pemilik barang/uang, barang/uang yang dititipkan, dapat menggunakan dan harus bertanggung jawab atas kehilangan atau kerusakan barang/uang tersebut. Segala manfaat dan keuntungan yang diperoleh dari penggunaan barang/uang titipan menjadi hak penerima titipan.
Prinsip Al-Mudharabah (investasi)
- Laporan Keuangan Bank Syariah
- Tujuan Laporan Keuangan Bank Syariah
- Unsur Laporan Keuangan Bank Syariah
- CAR (Capital Adequacy Ratio)
- BOPO (Rasio Biaya Operasional Terhadap Pendapatan Operasional)
- Profitabilitas Bank Syariah
- Penelitian Terdahulu
- Kerangka Pemikiran
- Hipotesis
Oleh karena itu, perbankan wajib meneliti secara cermat calon nasabah penerima dana berdasarkan prinsip pembiayaan yang sehat. Jika bank bertindak sebagai penjual kemudian memerintahkan pihak lain untuk menyediakan barang pesanannya dengan salam, maka hal ini disebut salam paralel. Jika bank bertindak sebagai penjual kemudian memerintahkan pihak lain untuk menyediakan barang pesanan secara adil, maka hal ini disebut paralelisme.
Dengan pembiayaan berdasarkan prinsip bagi hasil, maka keuntungan bank ditentukan oleh tingkat keuntungan perusahaan menurut prinsip bagi hasil. Pembiayaan bermasalah merupakan salah satu bentuk aset produktif bank syariah yang gagal mengembalikan pembiayaan yang telah disalurkan. Hal ini diperparah dengan pembiayaan yang berbasis bagi hasil: jika terjadi kerugian maka pemilik modal yang menanggungnya. Jika dalam hal ini bank menjadi pemilik modal, maka bank menanggung kerugian akibat pembiayaan yang diberikan oleh bank itu sendiri.
Alat produksi dalam hal ini pembiayaan merupakan salah satu indikator kinerja dan kesehatan bank syariah. Oleh karena itu diharapkan oleh suatu bank agar setiap pembiayaan yang diberikan dapat berjalan dengan lancar sehingga setiap pengembaliannya menghasilkan keuntungan yang baik sehingga dapat meningkatkan nilai tingkat pengembalian aset. Non-performing financing (NPF) merupakan rasio yang membandingkan nilai non-performing financing dengan total pembiayaan yang diberikan. Jadi pada dasarnya, semakin kecil nilai NPF maka semakin kecil pula pembiayaan bermasalah dari total pembiayaan yang diberikan.
Menurut Wisnu, hal ini disebabkan oleh ketentuan CAR Bank Indonesia yang mengatur bahwa CAR bank umum minimal 8%. Dari hasil penelitiannya diketahui bahwa kelima variabel tersebut secara bersama-sama mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap ROA suatu bank.
METODOLOGI PENELITIAN
- Pemilihan Obyek Penelitian
- Data yang Dihimpun
- Teknik Pengumpulan Data
- Teknik Pengolahan Data
- Model Penelitian
- Variabel Penelitian dan Definisi Operasional
- Uji Asumsi Klasik
- Teknik Pengujian Hipotesis
- Koefisien determinasi (R 2 )
- Uji F atau uji simultan
- Uji t atau uji parsial
Variabel dibedakan menjadi dua yaitu variabel terikat dan variabel bebas. Variabel terikat (terkait) adalah variabel yang nilainya bergantung pada nilai variabel lain dan variabel bebas (bebas) adalah variabel yang nilainya tidak bergantung pada variabel lain (Algifari, 2000). . Uji multikolinearitas bertujuan untuk menguji apakah model regresi menemukan adanya korelasi antar variabel independen. Uji heteroskedastisitas bertujuan untuk menguji apakah terdapat ketimpangan varians pada model regresi dari residu satu observasi ke observasi lainnya.
Nilai R2 yang kecil berarti kemampuan variabel independen dalam menjelaskan variasi variabel dependen sangat terbatas. Sebaliknya jika nilai R2 mendekati satu berarti variabel independen memberikan hampir seluruh informasi yang diperlukan untuk memprediksi variasi variabel dependen. Kelemahan penggunaan koefisien determinasi adalah mempengaruhi jumlah variabel independen yang dimasukkan dalam model.
Setiap tambahan variabel independen, R2 tentu akan meningkat, terlepas dari apakah variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap variabel dependen. Berbeda dengan R2, nilai customized R2 dapat bertambah atau berkurang jika ditambahkan variabel independen ke dalam model. Pengujian secara simultan pada dasarnya menunjukkan apakah seluruh variabel independen yang dimasukkan dalam model mempunyai pengaruh yang sama terhadap variabel dependen.
ANALISIS DAN PEMBAHASAN
Gambaran Umum PT Bank Muamalat Indonesia .1 Sejarah Berdiri
- Visi dan Misi
- Produk Bank Muamalat Indonesia
- Produk Pendanaan
- Produk Pembiayaan
- Kinerja Bank Muamalat Indonesia
Selain itu, BMI juga menjadi bank syariah pertama yang menerbitkan obligasi subordinasi syariah pada tahun 2003 dan memelopori pengembangan produk syariah melalui aliansi strategis dengan Perum Pegadaian. Akuisisi lainnya adalah Gerai Muamalat yang merupakan terobosan dalam bidang penyediaan outlet permanen layanan perbankan syariah di Indonesia. InfoBank Award 2003 Rating menduduki peringkat ke-7 sebagai bank dengan predikat sangat baik pada kategori bank dengan aset Rp 1 triliun - Rp 20 triliun.
Majalah Pilars sebagai sepuluh besar bank dengan predikat teraman menurut Majalah Pilars Business Edisi no. Bank akan membeli barang halal apa pun yang dibutuhkan nasabah kemudian menjualnya kepada nasabah secara angsuran berdasarkan kemampuannya. Selain itu, dalam pembiayaan ini, nasabah dan bank sepakat untuk membagi hasil pendapatan usahanya.
Jenis usaha yang dapat dibiayai antara lain perdagangan, perindustrian/manufaktur, usaha kontrak dan lain-lain dalam bentuk modal kerja dan investasi. Jenis usaha yang dapat dibiayai antara lain perdagangan, industri/manufaktur, usaha kontrak dan lain-lain. Namun pada tahun 2009 kinerja BMI sedikit turun akibat profitabilitasnya yang turun cukup drastis.
Pembahasan Hasil Penelitian
- Analisis Masing-masing Variabel .1 CAR
- BOPO
Hal ini menunjukkan bahwa dengan CAR yang tinggi maka kondisi bank dalam mengcover risiko kerugian yang mungkin timbul akan semakin rendah.
BOPO
Hasil Pengolahan Data .1 Analisis Regresi Berganda
- Uji Asumsi Klasik 1. Uji Normalitas
- Uji Hipotesis
Suatu model persamaan dapat dikatakan BIRU (Best Linear Unbiased Estimator) jika tidak terjadi multikolinearitas antar variabel independen. Berdasarkan hasil perhitungan terlihat tidak ada variabel independen yang mempunyai nilai toleransi kurang dari 10% yang berarti tidak terdapat korelasi antar variabel independen. Hasil perhitungan nilai Variance Inflation Factor (VIF) juga menunjukkan hal yang sama yaitu tidak ada variabel independen yang memiliki nilai VIF lebih dari 10.
Untuk mendeteksi heteroskedastisitas dapat dilakukan uji Glejser yaitu meregresi nilai absolut residu pada variabel independen (Ghozali, 2005). Hasil estimasi model secara jelas menunjukkan bahwa tidak ada satupun variabel independen yang mempunyai pengaruh signifikan secara statistik terhadap nilai Ut Absolut (abresid) variabel dependen. Untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh bersama-sama variabel independen terhadap variabel dependen digunakan uji F yaitu dengan membandingkan F-hitung.
Jika Fhitung > Ftabel maka seluruh variabel independen mempunyai pengaruh secara bersama-sama terhadap variabel dependen. Dari kondisi tersebut terlihat nilai F hitung lebih besar dari F tabel dan nilai Sig lebih kecil dari alpha, sehingga kesimpulan yang dapat diambil adalah menolak Ho yang berarti seluruh variabel independen berpengaruh secara statistik terhadap variabel terikat. Uji t digunakan untuk mengetahui pengaruh masing-masing variabel independen terhadap variabel dependen yaitu CAR terhadap ROA, BOPO terhadap ROA dan NPF terhadap ROA.
Kesesuaian dengan Teori
- Pengaruh CAR terhadap Profitabilitas (ROA)
- Pengaruh BOPO terhadap Profitabilitas (ROA)
- Pengaruh NPF terhadap Profitabilitas (ROA)
Temuan ini sesuai dengan teori bahwa terdapat pengaruh signifikan antara CAR terhadap profitabilitas (ROA). Besarnya pengaruh variabel CAR terhadap ROA Bank Muamalat Indonesia mungkin juga disebabkan karena nasabah cenderung lebih percaya untuk menginvestasikan uangnya pada bank yang CAR-nya tinggi, karena bank tersebut masih mampu membayar kewajibannya walaupun jika dia mempunyai pengalaman buruk. kredit dalam aktivitas pendanaannya. Oleh karena itu, memiliki jumlah modal yang cukup pada bank menjadi salah satu pertimbangan penabung dalam menitipkan uangnya, karena penabung merasa terlindungi.
Selain itu penelitian ini juga mendukung penelitian Nur Khasanah Sebatiningrum (2006), Yacub Azwir (2006), Yuliani (2007) dan Febriyanti & Wahidin (2008) yang juga menyatakan bahwa CAR berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas (ROA). Namun hasil penelitian ini berbeda dengan hasil penelitian Wisnu Mawardi (2004) yang menunjukkan bahwa CAR tidak berpengaruh terhadap ROA. Hasil penelitian ini mendukung penelitian Yuliani (2007), Nur Khasanah Sebatiningrum (2006), dan Yacub Azwir (2006) yang juga menemukan adanya pengaruh signifikan dan hubungan negatif antara BOPO dengan profitabilitas (ROA).
Berdasarkan hasil pengolahan data diketahui tidak terdapat pengaruh yang signifikan antara NPF terhadap profitabilitas. Hasil penelitian ini mendukung penelitian yang dilakukan oleh Ruth Andarina (2005) dan Yacub Azwir (2006) yang juga menemukan bahwa tidak terdapat pengaruh yang signifikan antara NPF terhadap profitabilitas. Namun hasil penelitian ini berbeda dengan penelitian yang dilakukan Wisnu (2004) dan Febriyanti & Wahidin (2008).
Argumentasi Penelitian
Oleh karena itu BOPO juga mempunyai pengaruh negatif dan signifikan terhadap profitabilitas dalam penelitian ini. Sisi positif dari hasil penelitian ini adalah memperkuat hasil beberapa penelitian sebelumnya yang menyatakan bahwa variabel CAR dan BOPO dapat digunakan untuk meningkatkan profitabilitas (ROA). Dimana hasil penelitian ini menegaskan bahwa variabel CAR dan BOPO mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap ROA.
BOPO merupakan variabel yang paling besar pengaruhnya terhadap profitabilitas (ROA) yang ditunjukkan dengan nilai koefisien konstanta sebesar -0,109. Berdasarkan hasil analisis tersebut menunjukkan bahwa perbankan perlu memperhatikan BOPO karena merupakan variabel yang paling dominan dan konsisten dalam mempengaruhi ROA. Artinya manajemen BMI harus lebih memperhatikan efisiensi dalam menjalankan kegiatan operasionalnya, karena biaya operasional yang rendah dan pendapatan operasional yang tinggi dapat meningkatkan profitabilitas (ROA). Selain itu, manajemen BMI juga harus memperhatikan nilai CAR yang dimilikinya sebelum memutuskan untuk menyalurkan pembiayaan dan pada akhirnya memperoleh keuntungan. CAR menjadi salah satu pertimbangan yang diperhatikan manajemen bank.
Dari ketiga variabel independen yang diuji, terdapat satu variabel yang tidak berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas BMI (ROA). Meski tidak berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas (ROA), namun sebaiknya manajemen BMI memperhatikan rasio pembiayaan bermasalah agar berada di bawah 5%. Sebab, NPF merupakan indikator tingkat kesehatan bank yang ditentukan oleh Bank Indonesia.
Perbandingan dengan Penelitian Sebelumnya
KESIMPULAN & SARAN
Kesimpulan
Saran
Penelitian ini memiliki beberapa keterbatasan, salah satunya adalah menggunakan laporan keuangan bulanan yang belum diaudit. Oleh karena itu penulis menyarankan untuk penelitian selanjutnya sebaiknya menggunakan laporan keuangan yang telah diaudit agar hasil penelitian dapat lebih akurat. Selain itu, untuk penelitian selanjutnya sebaiknya menambahkan variabel independen lain dan memperbanyak data laporan keuangan.
DAFTAR PUSTAKA
PSAK No.31 (Revisi 2000) Tentang Akuntansi Bank. http://www.iaiglobal.or.id/princi_akuntansi/standard.php?cat=SAK%2 0Umum&id=34. Pengaruh CAR, Likuiditas dan Efisiensi Operasional terhadap Profitabilitas pada perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta. Pengaruh Non Performing Loan (NPL), Tingkat Kecukupan Modal, Tingkat Likuiditas dan Kualitas Aktiva Produktif (CAP) Terhadap Tingkat Profitabilitas Bank Yang Terdaftar Di BEI Tahun 2006-2008.