1 1.1 Latar Belakang
Setiap sekolah tentu memiliki siswa-siswi berprestasi dalam berbagai bidang pelajaran bahkan non akademik yang mampu mengharumkan nama sekolah itu sendiri. Menjadi siswa berprestasi tentu menjadi impian setiap anak di sekolah karena menjadi berprestasi mampu menjadi kebanggaan untuk diri sendiri, orang tua dan sekolah itu sendiri. Prestasi yang dimiliki siswa pastilah beragam sesuai kemampuan siswa itu masing-masing. Prestasi bisa terus diasah dengan keinginan yang gigih dan dukungan serta bantuan dengan berbagai aspek.
Setiap anak memiliki spesialisasi tersendiri dalam prestasi, sesuatu yang dapat dikuasai melampaui kemampuan siswa lainnya. Dukungan dari sekolah sangatlah diperlukan untuk meningkatkan prestasi setiap anak, agar bakat tersebut dapat terus berkembang dan bermanfaat nantinya sekolah harus memberikan penghargaan kepada anak berprestasi tersebut. Dalam penelitian ini yang ditekankan adalah bagaimana menentukan siswa-siswi yang termasuk berprestasi, untuk menjadi pertimbangan sekolah memberikan penghargaan yang ditentukan sesuai kebijakan sekolah.
Ada beberapa anak yang memang sejak dini sudah memiliki bakat baik dalam akademis maupun bidang positif lainnya, beberapa ada yang harus lebih sering diasah agar bias lebih baik. Sekolah mencoba untuk memilih beberapa anak yang berprestasi berdasarkan nilai akademik dari rapot 2 semester terakhir dan kegiatan ekstrakulikuler yang mereka minati. Bahkan pihak sekolah mempertimbangkan data absensi siswanya untuk menjadi bahan pertimbangan.
Sekolah berencana memberikan penghargaan berupa pembebasan pembayaran pada semester yang akan datang selama siswa dan siswi tersebut berada di sekolah tersebut.
Menurut (Andriyana, 2015) “Tujuan dari adanya beasiswa untuk siswa berprestasi tersebut yaitu memotivasi siswa untuk selalu meningkatkan prestasi akademik maupun non akademik, membantu siswa yang kurang mampu tetapi berprestasi, dan menumbuhkan rasa percaya diri siswa untuk berkompetitif dalam mengembangkan potensinya.
Menurut (Rahman & Suryanto, 2017) metode pengambilan keputusan berbasis logika fuzzy untuk memilih keputusan terbaik hanya dari berbagai alternatif berdasarkan kriteria yang ada, sehingga hasil seleksi belum teruji keakuratannya. Oleh karena itu perlu pengembangan sistem menggunakan metode naïve bayes untuk memperoleh prosentase tingket keakuratan hasil seleksi.
Dengan itu maka metode yang dipilih adalah dengan naïve bayes.
Dari permasalahan yang diuraikan sebelumnya berkaitan dengan penerima beasiswa, penulis tertarik untuk melakukan penelitian dengan judul “Penerapan Metode Naïve Bayes untuk Memprediksi Penerima Beasiswa pada Sekolah Menengah Kejuruan Al-Falah Tanjungjaya”.
1.2 Identifikasi Masalah
Berdasarkan latar belakang masalah yang telah diuraikan di atas, maka penulis dapat merumuskan masalah sebagai berikut :
1. Bagaimana proses penerimaan beasiswa yang dilakukan pada Sekolah Menengah Kejuruan Al - Falah Tanjungjaya?
2. Bagaimana penerapan metode naïve bayes pada rata-rata nilai rapot, kegiatan ekstrakulikuler, absensi dan surat keterangan tidak mampu terhadap penerima beasiswa pada Sekolah Menengah Kejuruan Al - Falah Tanjungjaya?
1.3 Maksud dan Tujuan
Sesuai dengan rumusan permasalahan yang telah penulis kemukakan di atas, maka maksud dan tujuan yang ingin penulis dapatkan dari hasil penelitian adalah :
1. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses penerimaaan beasiswa pada Sekolah Menengah Kejuruan Al-Falah Tanjungjaya.
2. Menerapkan metode naïve bayes pada rata-rata nilai rapot, absensi, ektrakurikuler dan surat keterangan tidak mampu terhadap penerima beasiswa pada Sekolah Menengah Kejuruan Al-Falah Tanjungjaya.
Tujuan penelitian ini adalah untuk melengkapi salah satu syarat yang telah ditentukan dalam mencapai kelulusan program Strata Satu (S1) Jurusan Sistem Informasi pada Universitas BSI di Bandung.
1.4 Metode Penelitian 1.4.1 Metode Penelitian
Metode yang digunakan pada penelitian data mining adalah : 1. Klasifikasi Data Mining
Klasifikasi merupakan salah satu metode dalam penambangan data yang digunakan untuk menganalisis rangkaian data yang penting untuk setiap kelas yang terdapat dalam kelas yang sama (Guterres, 2015). Teknik yang dibuat
didalam data mining yaitu salah satunya bagaimana menelusuri data yang ada untuk membentuk sebuah mode, kemudian menggunakan medel tersebut bisa dapat mengenali pola datayang lain yang tidak berada dalam basis data yang telah tersimpan, teknik seperti ini juga digunakan untuk kebutuhan prediksi . dalam data mining pengkategorsasian data juga bisa dilakukan. Yang bertujuan agar kita dapat mengetahui pola universal data-data yang ada, fungsi untuk mengoptimalkan kinerja.
2. Data Preprocessing
Pada tahap ini penulis melakukan tahapan-tahapan agar data yang diperoleh bisa menjadi data berkualitas dan bisa menjadi input yang baik untuk mining tools. Pemilihan variabel dilakukan dengan cara pemilihan kedepan yakni menguji semua variabel kemudian menghapus variabel-variabel yang dianggap tina signifikan. Variabel yang diproses satu persatu jika dianggap tidak berpengaruh atau tidak signifikan dalam model, maka akan dihapus dari model.
3. Naïve Bayes
Algoritma naïve bayes adalah metode yang baik karena mudah dibuat, tidak membutuhkan skema estimasi parameter perulangan yang rumit, ini berarti bisa diaplikasikan untuk dataset berukuran besar (Wu, Zhu, Wu, & Ding, 2014).
Klasifikasi bayes juga dikenal dengan naïve bayes, memiliki kemampuan sebanding dengan pohon keputusan, mudah diinterprestasikan sehingga pengguna yang tidak punya keahlian dalam bidang teknologi klasifikasi pun bisa mengerti.
1.4.2 Metode Pengumpulan Data 1. Observasi
Metode yang digunakan untuk memperoleh data dengan cara mengadakan pengamatan langsung terhadap objek penelitian yaitu melakukan riset di Sekolah Menengah Kejuruan Al - Falah Tanjungjaya.
2. Wawancara
Penulis melakukan tanya jawab dan bertatap muka langsung dengan pihak- pihak yang terkait, yaitu dengan mewawancarai pihak sekolah dan menanyakan langsung bagaimana proses penerima beasiswa pada Sekolah Menengah Kejuruan Al - Falah Tanjungjaya.
3. Studi Pustaka
Studi ini dilakukan dengan cara mempelajari, meneliti dan menelaah berbagai literatur-literatur dari perpustakaan yang bersumber dari buku-buku, jurnal ilmiah, situs-situs di internet, dan bacaan-bacaan yang ada kaitannya dengan penulisan skripsi.
1.5 Ruang lingkup
Penelitian yang dikaji dalam mengklasifikasi penerima beasiswa, maka dalam penulisan skripsi ini penulis hanya memberi batasan. Adapun batasan tersebut adalah :
1. Penerapan teknik data mining klasifikasi menggunakan metode naïve bayes.
2. Penggunaan data nilai siswa hanya berasal dari Sekolah Menengah Kejuruan Al- Falah Tanjungjaya.