1 1.1. Latar Belakang Masalah
Pertumbuhan ekonomi dan perkembangan dunia bisnis dizaman era global menuntut seluruh perusahaan untuk memperoleh keuntungan yang maksimal. Tidak hanya perusahaan, Rumah sakit pun menginginkan perolehan keuntungan yang maksimal disamping tujuan utamanya. Maka Indonesia harus mampu bersaing dengan negara-negara lain, terutama dalam sistem informasi akuntansi yang dipergunakan secara efektif dan efisien.
Seiring dengan perkembangan zaman, banyak bermunculan rumah sakit yang didirikan baik oleh pemerintah maupun swasta.
Transaksi yang terjadi akan semakin kompleks seirng dengan berkembangnya rumah sakit dan semakin banyak persoalan dalam pengelolaan aktivitasnya, terutama aktivitas keluar masuk kas. Untuk itu diperlukan adanya pengawasan intern yang dapat membantu memperlancar kegiatan dalam perusahaan dan memperkecil resiko terjadinya penyimpangan atau kesalahan dalam setiap aktivitas dalam perusahaan.
Pada umumnya, transaksi yang terjadi dalam perusahaan selalu berhubungan dengan kas. Kas merupakan aktiva lancar dan selalu menjadi objek utama yang selalu disalahgunakan dan diselewengkan. Pengawasan atas penerimaan dan pengeluaran kas merupakan salah satu unsur pokok internal perusahaan yang perlu mendapatkan perhatian serius. Oleh karena
itu kas memerlukan penanganan khusus sehingga pengawasan intern kas dapat terlaksana dengan baik dan kas dapat terhindar dari penyelewengan atau penipuan dari pihak-pihak yang menangani proses penerimaan dan pengeluaran kas.
Pengawasan internal merupakan salah satu fungsi manajemen yang memiliki peranan pentingdalam aktivitas perusahaan. Pengawasan yang baik dan efektif memungkinkan pimpinan perusahaan untuk mengamankan harta kekayaan perusahaan serta dapat mengatur dan merencanakan pekerjaan untuk saat ini dan untuk masa yang akan datang.
Pengawasan dapat diartikan sebagai alat untuk mengkoordinasi aktivitas-aktivitas perusahaan agar sesuai dengan rencana semula. Salah satu untuk melaksanakannya adalah melalui penyusunan sistem pengawasan intern karena ruang lingkup pengawasan intern itu cukup luas maka dalam pembahasannya diperlukan adanya batasan-batasan agar penggunaanya dapat digunakan secara efektif.
Perusahaan harus berhati-hati dalam melakukan aktifitas yang berhubungan dengan penerimaan dan pengeluaran kas, artinya setiap penerimaan dan pengeluaran kas yang dilakukan harus diperhitungkan manfaat dan keuntungan yang akan didapat.
Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, maka setiap Perusahaan harus mempunyai kualitas sistem informasi akuntansi yang baik dari segi pendidikan, keahlian atau pun keterampilan dalam melaksanakan tugasnya.
Dengan adanya Sistem Informasi Akuntansi yang benar, maka manajemen
dalam organisasi perusahaan dapat mengevaluasi hasil dari suatu operasi atau suatu kegiatan apakah berjalan dengan efisien dan efektif. Selain itu Sistem Informasi Akuntansi dapat digunakan sebagai pedoman dalam penugasan dan wewenang bagi sumber daya manusia yang bekerja dalam organisasi atau perusahaan tersebut , sehingga dapat berjalan sesuai prosedur.
Kebutuhan akan informasi pada saat ini sangat penting dalam semua kegiatan, salah satunya adalah kegiatan bisnis. Manfaat dari informasi yang didapatkan untuk kegiatan bisnis adalah sebagai dasar dari pengambilan keputusan. Dengan adanya sistem informasi akuntansi, penyajian informasi yang sangat dibutuhkan tersebut bisa dengan cepat didapat, tepat waktu, akurat, dan relevan.
Sistem informasi akuntansi hampir mewakili semua informasi yang ada selama perusahaan tersebut berjalan. Penggunaan bagan alur berupa flowchart untuk merancang sistem informasi sangat diperlukan sebagai dasar pengambilan keputusan. Dimana dimasing-masing model mempunyai kelebihan dan kekurangan. Kas memberikan kekuatan bagian – bagian organisasi perusahaan untuk melakukan kegiatan, sehingga kelangsungan hidup perusahaan dapat terjamin.
Kas merupakan aktiva yang paling lancar dalam arti paling sering berubah. Hampir pada setiap transaksi dengan pihak luar selalu mempengaruhi kas. Dalam kegiatan bisnis sehari – hari, uang kas merupakan alat pertukaran sehingga segala kegiatan akan bermula dan
berakhir padanya. Kas mempunyai beberapa fungsi dan salah satu fungsi yang paling penting sebagai alat pembayaran untuk kegiatan operasional perusahaan. Dari uraian di atas dapat kita ketahui tentang pentingnya sistem informasi akuntansi dalam suatu instansi. Oleh karena itu, dalam penulisan skripsi ini penulis tertarik untuk mengangkat masalah tersebut, dengan mengambil judul “EFEKTIFITAS SISTEM PENGENDALIAN INTERN TERHADAP SISTEM INFORMASI AKUNTANSI KAS DI RS. ISLAM JAKARTA”
1.2. Perumusan Masalah
Sesuai dengan judul yang diambil maka dalam skripsi ini terdapat masalah-masalah pokok yang akan dibahas. Adapun perumusan masalahnya adalah sebagai berikut :
1) Bagaimana pelaksanaan prosedur sistem informasi akuntansi kas RS.
Islam Jakarta ?
2) Apakah sistem pengendalian intern yang terdapat dalam sistem informasi akuntansi penerimaan kas pada RS. Islam Jakarta sudah efektif?
3) Apakah sistem pengendalian intern yang terdapat dalam sistem informasi akuntansi pengeluaran kas pada RS. Islam Jakarta sudah efektif?
4) Bagaimana sistem pengendalian intern dalam sistem informasi akuntansi kas pada RS. Islam Jakarta ditinjau dari sudut pandang islam?
1.3 Tujuan Dan Manfaat Penelitian 1.3.1 Tujuan Penelitian
Adapun tujuan penelitian ini adalah :
1) Untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan prosedur sistem informasi akuntansi kas RS. Islam Jakarta
2) Untuk mengetahui apakah sistem pengendalian intern yang terdapat dalam sistem informasi akuntansi penerimaan kas pada RS. Islam Jakarta sudah efektif
3) Untuk mengetahui apakah sistem pengendalian intern yang terdapat dalam sistem informasi akuntansi pengeluaran kas RS. Islam Jakarta sudah efektif
4) Untuk mengetahui bagaimana sistem pengendalian intern dalam sistem informasi akuntansi kas pada RS. Islam Jakarta ditinjau dari sudut pandang Islam
1.3.2 Manfaat Penelitian
Manfaat Penelitian dari penelitian yang dilakukan penulis, diharapkan diperoleh manfaat sebagai berikut :
1) Bagi Peneliti
Penelitian ini berguna untuk menambah wawasan dan pengetahuan tentang analisis terhadap sistem informasi akuntansi dan juga untuk melengkapi salah satu syarat menyelesaikan program studi strata satu ( S1 ) jurusan akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Yarsi
2) Bagi Perusahaan
Sebagai bahan referensi yang berguna untuk membantu meringankan dalam pengelolaan dana kas masuk dan keluar serta mengawasi dan mengendalikan setiap kegiatan yang berhubungan dengan siklus penerimaan dan pengeluaran kas agar semua kegiatan dapat berjalan sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan oleh perusahaan