• Tidak ada hasil yang ditemukan

bab i pendahuluan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "bab i pendahuluan"

Copied!
46
0
0

Teks penuh

Sebagai upaya perbaikan berkelanjutan Dinas Sosial, Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Purworejo untuk meningkatkan kinerja. Berikut struktur organisasi Dinas Sosial Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Purworejo. Sedangkan tugas pokok dan fungsi Dinas Sosial Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak di Kabupaten Purworejo adalah sebagai berikut.

Dalam melaksanakan tugas pokok fungsi Pelayanan Sosial, Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Perumusan kebijakan teknis bidang sosial, Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak yang mencakup bantuan dan promosi potensi kesejahteraan. Penyelenggaraan penyelenggaraan bidang sosial, pengendalian penduduk, keluarga berencana, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, yang meliputi bantuan dan peningkatan potensi kesejahteraan dan nilai-nilai sosial, rehabilitasi sosial, pengendalian penduduk dan keluarga berencana sejahtera, serta pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak;

Pelayanan sosial pengendalian penduduk, keluarga berencana, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak dengan permasalahan yang ada, dengan isu strategis yang ada. Dalam rangka melaksanakan tugas pokok dan fungsinya secara efisien, efektif dan bertanggung jawab, Dinas Sosial Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Purworejo berpedoman pada dokumen perencanaan yang tertuang dalam.

PERJANJIAN KINERJA

Pengukuran capaian kinerja Pemerintah Kabupaten Purworejo dilakukan secara periodik, bulanan, semesteran, dan tahunan berdasarkan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi No. untuk Peninjauan Laporan Kinerja Instansi Pemerintah yaitu membandingkan antara pencapaian indikator kinerja dengan target indikator kinerja yang ditetapkan dalam Perjanjian Kinerja Pemerintah Kabupaten Purworejo Tahun 2019. Tujuan pengukuran kinerja adalah untuk menilai keberhasilan dan kegagalan untuk mencapai tujuan strategis Pemerintah Kabupaten Purworejo. Keterangan Interpretasi: Tercapai (O) hijau, apabila pencapaian lebih besar dari target (>100%); Akan mencapai (=>) warna kuning, jika terwujud. 2) Perbandingan antara kinerja saat ini dan pencapaian kinerja tahun ini dengan tahun lalu dan beberapa tahun terakhir.

Warna hijau relevan jika tren Realisasi Kinerja tahun 2019 sejalan dengan Realisasi Kinerja tahun-tahun sebelumnya (2017 dan 2018) (Realisasi Kinerja tahun 2019 sama atau lebih besar dari rangkaian data rata-rata Realisasi Kinerja tahun 2017 dan 2018) dan warnanya Tidak relevan berwarna merah jika tren Kinerja Realisasi tahun 20189 tidak sesuai dengan Kinerja Realisasi tahun-tahun sebelumnya. Efektif Hijau jika tren Pencapaian Kinerja tahun 2019 sejalan dengan Pencapaian Kinerja tahun-tahun sebelumnya (2017 dan 2018). Tidak efektif diberi warna merah jika tren Pencapaian Kinerja tahun 2019 tidak sesuai dengan Pencapaian Kinerja tahun-tahun sebelumnya (2017 dan 2018).

Rumus Nilai Capaian Kinerja Pemerintah Daerah (N_LkjIP) = (Jumlah Sasaran Strategis yang Statusnya Telah Dicapai + Yang Akan Dicapai) Jumlah Sasaran Strategis. Tingkat pencapaian kinerja Key Performance Indicator (KPI) Sasaran Strategis Pemerintah Kabupaten Purworejo Tahun 2019 disajikan pada Tabel 3.1 berikut ini.

Target dan Realisasi Kinerja Tahun 2019 Tabel 3.1

Analisis hasil kinerja 4 (empat) sasaran strategis Pemerintah Kabupaten Purworejo tahun 2019 adalah sebagai berikut :. Indikator Kinerja 1 bertujuan untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan merupakan salah satu upaya untuk mencapai misi keenam Kabupaten Purworejo yaitu menjadikan Kabupaten Purworejo sebagai kabupaten yang memiliki aparatur sipil negara yang mampu menyelenggarakan pengelolaan pemerintahan yang baik, bersih, dan partisipatif yang berorientasi pada mengoptimalkan pelayanan publik. satu. Penggunaan sumber daya yang efektif untuk mencapai indikator tersebut dengan anggaran awal sebesar dan realisasi.

Indikator Kinerja 2 bertujuan untuk mengelola permasalahan kependudukan yang berkaitan dengan tiga aspek: kuantitas, kualitas dan mobilitas penduduk. Indikator kinerja kedua ini sejalan dengan misi Bupati: “Menjadikan Kabupaten Purworejo sebagai pintu gerbang perekonomian utama Provinsi Jawa Tengah bagian selatan yang berbasis pada pertanian, pariwisata, industri dan perdagangan.” Efisiensi penggunaan sumber daya untuk mencapai indikator tersebut dengan anggaran awal sebesar 91,25 tercapai dan pencapaian indikator target sebesar 91,25.

Indikator Kinerja 3 sesuai dengan misi bupati “Menjadikan Kabupaten Purworejo sebagai pintu gerbang perekonomian utama Provinsi Jawa Tengah bagian Selatan yang berbasis pertanian, pariwisata, industri dan perdagangan”. Indikator Kinerja 4 sejalan dengan misi bupati “Menjadikan Kabupaten Purworejo sebagai pintu gerbang perekonomian utama Provinsi Jawa Tengah bagian Selatan yang berbasis pertanian, pariwisata, industri dan perdagangan”. Efektivitas penggunaan dana untuk mencapai indikator tersebut dengan anggaran awal sebesar dan realisasi indikator sasaran mencapai 92,13.

Indikator kinerja 5 sejalan dengan misi bupati “Menjadikan Kabupaten Purworejo sebagai pintu gerbang perekonomian terpenting bagi Provinsi Jawa Tengah bagian selatan yang berbasis pada pertanian, pariwisata, industri dan perdagangan”. Efisiensi penggunaan sumber daya untuk mencapai indikator ini dengan jumlah anggaran awal dan realisasi target indikator mencapai 97,1. Indikator kinerja 6 sejalan dengan misi bupati “Menjadikan Kabupaten Purworejo sebagai pintu gerbang perekonomian terpenting bagi Provinsi Jawa Tengah bagian selatan yang berbasis pada pertanian, pariwisata, industri dan perdagangan”.

Efisiensi penggunaan sumber daya untuk mencapai indikator tersebut dengan anggaran awal sebesar 99,58 tercapai dan indikator target aktual sebesar 99,58. Indikator Kinerja 7 sejalan dengan misi bupati “Menjadikan Kabupaten Purworejo sebagai pintu gerbang perekonomian utama Provinsi Jawa Tengah bagian Selatan yang berbasis pertanian, pariwisata, industri dan perdagangan”. Indikator Kinerja 8 sejalan dengan misi bupati “Menjadikan Kabupaten Purworejo sebagai pintu gerbang perekonomian utama Provinsi Jawa Tengah bagian Selatan yang berbasis pertanian, pariwisata, industri dan perdagangan”.

Efektivitas penggunaan dana untuk mencapai indikator tersebut dengan anggaran awal sebesar 99,99 telah terealisasi. UPT operasional, pelayanan komunikasi, sumber daya air dan listrik, ATK, peralatan kebersihan dan bahan pembersih, pelayanan perbekalan, BPJS.

Tabel 3.2 Pencapaian kinerja Indikator Kinerja 1
Tabel 3.2 Pencapaian kinerja Indikator Kinerja 1

ANALISIS FAKTOR PENDUKUNG KEBERHASILAN / KEGAGALAN DAN SOLUSI YANG DILAKUKAN

Penanganan Lansia Penanganan Lansia Penyuluhan Lansia, Sosialisasi ASLUT, Koordinasi Lintas Sektor, Bantuan Dasar LUT Non Potensial Sembako dan Alat Kerja, Bantuan Stimulus Permodalan Bagi Perusahaan (banso). 47 Memfasilitasi dan menangani mantan narapidana (BWLP), kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) miskin dan tidak mampu. Melayani pengemis gelandangan, orang terlantar di jalan, mengirim anak terlantar/psikotik ke panti asuhan/baresa/RSU.

AKUNTABILITAS KEUANGAN

Pagu dan Realisasi Anggaran

PENUTUP

CAPAIAN KINERJA DINAS

Masih kurangnya PMKS yang mengakses dan berpartisipasi dalam Kelompok Usaha Bersama (KUBE) atau kelompok sosial ekonomi sejenis lainnya. Terdapat isu-isu strategis yang antara lain terkait dengan program pengendalian penduduk, keluarga berencana, dan kesejahteraan keluarga. Kesadaran laki-laki untuk ikut serta dalam keluarga berencana masih rendah. Masih banyak pasangan usia subur yang belum mengikuti KB.

Masih tingginya angka kelahiran pada remaja usia 15 – 18 tahun (ASFR 15 – 19 tahun) disebabkan oleh kurangnya pemahaman dan kesadaran remaja mengenai kesadaran mengenai kesehatan reproduksi dan persiapan hidup berkeluarga. Menjangkau pasangan usia subur untuk berpartisipasi dalam keluarga berencana, dan menjangkau laki-laki tentang berpartisipasi dalam keluarga berencana 4.

Gambar

Tabel 3.2 Pencapaian kinerja Indikator Kinerja 1
Tabel 3.3 Pencapaian kinerja Indikator Kinerja 2
Tabel 3.7 Pencapaian Kinerja Indikator Kinerja 6
Tabel 3.9 Pencapaian Kinerja Indikator Kinerja 8

Referensi

Dokumen terkait

There are 3 (three) independent variables tested in this study (leadership style, organizational culture, and work motivation) so that there are three test results

[r]