• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB I PENDAHULUAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "BAB I PENDAHULUAN"

Copied!
9
0
0

Teks penuh

(1)

1

BAB I

PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang Masalah

Rencana pembangunan nasional yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia demi kemajuan dan kesejahteraan seluruh masyarakat telah menciptakan banyak program yang diharapkan mampu menopang segala jenis kebutuhan, salah satunya adalah program jaminan kesejahteraan untuk tenaga kerja yang dikenal dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan atau disingkat BPJSTK.

Program tersebut hingga saat ini juga sudah dibarengi dengan kemajuan teknologi informasi yang canggih, dengan menggunakan website internet bpjsketenagakerjaan.go.id, masyarakat dapat memanfaatkan program itu sendiri dengan lebih mudah dan cepat. Menurut Susanto selaku Direktur Utama BPJSTK (2017) pada laman bpjsketenagakerjaan.go.id menyatakan bahwa jumlah peserta sepanjang tahun 2017 mencapai 25,6 juta atau melampaui target nasional.

Banyaknya jumlah peserta yang selain menunjukkan tingkat keberhasilan pemanfaatan program, juga menimbulkan permasalahan. Permasalahan terjadi bukan hanya dikantor pusat saja, melainkan juga terjadi dikantor cabang BPJSTK itu sendiri. Pasalnya setiap hari petugas merasa kewalahan dalam melayani peserta- peserta yang hendak melakukan berbagai transaksi didalamnya, seperti mendaftarkan diri sebagai peserta BPJSTK ataupun mengklaim uang Jaminan Hari Tua (JHT). Untuk menanggulangi permasalahan tersebut, dilansir dari laman bpjsketenagakerjaan.go.id pada tanggal 9 Mei 2018 pihak BPJSTK menciptakan fitur baru dalam website bpjsketenagakerjaan.go.id, yaitu antrian online yang bisa

(2)

juga langsung diakses menggunakan website antrian.bpjsketenagakerjaan.go.id.

Hal ini bertujuan untuk membatasi jumlah peserta yang ingin melakukan transaksi dikantor BPJSTK sehingga tidak terjadi penumpukkan peserta. Menurut Ramdani (2018) pada laman bpjsketenagakerjaan.go.id menyatakan bahwa sistem antrian online ini, dapat meningkatkan kenyamanan peserta agar tak perlu lagi datang pagi- pagi guna mengambil nomor antrian. Namun, ternyata fitur tersebut belum mampu menjadikan pelayanan BPJSTK menjadi lebih efektif dan efisien. Tidak sedikit peserta yang mengeluh sulitnya mendapatkan nomor antrian online. Selain itu, ada juga yang bermasalah pada jaringan internetnya, keterangan nomor antrian penuh, keterangan kantor cabang penuh, keterangan tidak dapat diaksesnya tanggal maupun jam kedatangan hingga rela tidur larut malam untuk mendapatkan nomor antrian dengan alasan kalau diaksesnya pada malam hari memungkinkan peserta mampu mengakses website tersebut dengan lebih cepat dan lancar. Permasalahan tersebut memang dikarenakan tidak seimbangnya jumlah kuota nomor antrian online yang terbatas setiap harinya dengan jumlah peserta yang sangat banyak.

Oleh karena itu, pada penelitian kali ini akan dilakukan pengujian terhadap layanan antrian online pada website antrian.bpjsketenagakerjaan.go.id dengan menggunakan metode Technology Acceptance Model (TAM).

Usulan penggunaan metode TAM pada penelitian kali ini didasarkan pada beberapa penelitian terdahulu dimana telah dibuktikan bahwa dengan menggunakan metode TAM maka dapat diketahui seberapa besar pengguna teknologi informasi menerima teknologi informasi itu sendiri. Penelitian acuan pertama yaitu penelitian yang dilakukan oleh Fatmawati pada tahun 2015 yang menyatakan bahwa metode TAM dapat menganalisis penerimaan sistem informasi

(3)

disebuah perpustakaan untuk mengetahui sikap penerimaan pengguna terhadap suatu teknologi dengan cara menganalisis indikator kemudahan penggunaan dan kemanfaatan dari sistem informasi yang digunakan. Penelitian acuan kedua yaitu penelitian yang dilakukan oleh Hidayat & Junianto pada tahun 2017 menunjukan dengan menggunakan metode TAM ada pengaruh antara Perceived Usefulness (X1) dan Perceived Ease of Use (X2) secara bersama-sama terhadap Attitude Toward Using (Y) yaitu sebesar 2,3% dan sisanya sebesar 97,7%. Hal itu adalah pengaruh yang diberikan oleh variabel lain diluar model atau penelitian tersebut yang menyimpulkan adanya pengaruh gadget terhadap prestasi siswa di SMK Yayasan Islam Tasikmalaya. Begitu juga dengan Agustina pada tahun 2016 yang menjadi penelitian acuan ketiga, dengan menggunakan metode TAM dapat disimpulkan bahwa terjadi hubungan langsung antara kegunaan ke kemudahan pengguna dan tidak terjadi hubungan secara langsung antara kegunaan ke sikap pengguna. Juga terjadi hubungan langsung antara kemudahan penggunaan ke sikap pengguna, sikap pengguna berpengaruh langsung ke minat perilaku, dan minat perilaku berpengaruh langsung ke penggunaan teknologi informasi. Berdasarkan pemaparan mengenai website antrian.bpjsketenagakerjaan.go.id dan penelitian terdahulu, maka penulis menyimpulkan perlu kiranya dilakukan penelitian untuk mengetahui seberapa besar tingkat penerimaan masyarakat terhadap website antrian.bpjsketenagakerjaan.go.id sebagai website pelayanan masyarakat khususnya pada masyarakat kota Karawang.

(4)

1.2. Identifikasi Masalah

Masalah yang diangkat pada penelitian kali ini adalah belum diketahuinya apakah website antrian.bpjsketenagakerjaan.go.id sudah usable atau belum dengan mengukur tingkat penerimaan masyarakat terhadap website yang berasal dari program pemerintahan ini. Oleh karena itu, diperlukan sebuah pendekatan dalam penelitian menggunakan metode Technology Acceptance Model (TAM).

Berdasarkan penjelasan diatas, maka terdapat identifikasi masalah yaitu:

1. Seberapa besar pengaruh persepsi kemudahan pengguna (Perceived Ease of Use) terhadap persepsi penerimaan pengguna (Attitude Toward Using) website antrian.bpjsketenagakerjaan.go.id.

2. Seberapa besar pengaruh persepsi kemanfaatan (Perceived Usefulness) terhadap persepsi penerimaan penggunaan (Attitude Toward Using) website anrian.bpjsketenagakerjaan.go.id.

3. Seberapa besar pengaruh persepsi perilaku kepuasan (Behaviour to Use) terhadap persepsi penerimaan penggunaan (Attitude Toward Using) website antrian.bpjsketenagakerjaan.go.id.

4. Seberapa besar semua variabel kemudahan pengguna (Perceived Ease of Use), persepsi kemanfaatan (Perceived Usefulness) dan perilaku kepuasan (Behaviour to Use) berpengaruh tehadap variabel persepsi penerimaan penggunaan (Attitude Toward Using) website antrian.bpjsketenagakerjaan.go.id.

1.3. Maksud dan Tujuan

Sesuai dengan permasalahan yang telah dirumuskan sebelumnya, penelitian ini mempunyai maksud sebagai berikut:

(5)

1. Mengetahui dan menjelaskan pengaruh persepsi kemudahan pengguna (Perceived Ease of Use) terhadap persepsi penerimaan pengguna (Attitude Toward Using) website antrian.bpjsketenagakerjaan.go.id

2. Mengetahui dan menjelaskan pengaruh persepsi kemanfaatan (Perceived Usefulness) terhadap persepsi penerimaan penggunaan (Attitude Toward Using) website anrian.bpjsketenagakerjaan.go.id

3. Mengetahui dan menjelaskan pengaruh persepsi perilaku kepuasan (Behaviour to Use) terhadap persepsi penerimaan penggunaan (Attitude Toward Using) website antrian.bpjsketenagakerjaan.go.id

4. Mengetahui dan menjelaskan semua variabel kemudahan pengguna (Perceived Ease of Use), persepsi kemanfaatan (Perceived Usefulness) dan perilaku kepuasan (Behaviour to Use) berpengaruh tehadap variabel persepsi penerimaan penggunaan (Attitude Toward Using) website antrian.bpjsketenagakerjaan.go.id.

Tujuan penelitian ini adalah untuk melengkapi salah satu syarat yang telah ditentukan dalam mencapai kelulusan program Strata Satu (S1) Fakultas Teknik Jurusan Sistem Informasi pada Universitas BSI Bandung.

1.4. Metode Penelitian

Dalam melakukan penelitian, dibutuhkan data-data yang valid dan dapat dibuktikan kebenarannya. Oleh karena itu, dilakukan pengumpulan data yang dibutuhkan untuk dapat menghasilkan sebuah penelitian dengan menggunakan dua metode, yaitu:

(6)

1.4.1. Metode Pengumpulan Data

Ada tiga metode yang digunakan untuk mengumpulkan data dari para responden yang telah menggunakan website antrian.bpjsketenagakerjaan.go.id diantaranya:

A. Observasi

Dilakukan pengamatan data dan penelitian secara langsung pada objek penelitian yang terkait, yaitu dengan mengamati secara langsung sistem website antrian.bpjsketenagakerjaan.go.id yang digunakan oleh masyarakat kota Karawang untuk mendapatkan data-data yang akan diolah.

B. Wawancara

Dilakukan pengumpulan data-data dengan cara tanya jawab dan bertatap muka langsung dengan pihak-pihak terkait, dan menyebarkan kuesioner kepada masyarakat kota Karawang yang telah menggunakan website antrian.bjpsketenagakerjaan.go.id.

C. Studi Pustaka

Dalam hal ini teori-teori yang berhubungan dengan proses pengumpulan data dan penelitian sejenis yang pernah dikembangkan sebagai alat banding.

Penjelasan dari masing-masing data tersebut diambil dari buku-buku, internet, e-book, penelitian sebelumnya dan literatur-literatur terkait.

1.4.2. Teknik Analisis Data

Data diperoleh dari pengumpulan data responden yang merupakan bagian dari populasi masyarakat kota Karawang yang menggunakan website anrian.bpjsketenagakerjaan.go.id. Metode untuk menganalisis data pada penelitian ini menggunakan metode Technology Acceptance Model (TAM), metode analisis

(7)

deskriptif untuk mengukur persentase tanggapan responden dari hasil penyebaran kuesioner, dan menghitung rata-rata total jawaban responden untuk setiap variabel.

Uji asumsi klasik untuk mengetahui model regresi yang baik atau tidak dengan melakukan uji normalitas, autokolerasi, multikolineritas dan uji heteroskedastisitas.

Uji hipotesis dengan dasar pengambilan keputusan menggunakan uji T, uji F dan uji Rsquare. Serta metode analisis jalur (path analysis) untuk menganalisis pengaruh langsung maupun tidak langsung variabel bebas terhadap variabel terkait.

1.5. Ruang Lingkup

Ruang lingkup memaparkan keluasan cakupan penulisan skripsi, agar penulisan skripsi lebih terarah dan tidak menyimpang dari pokok permasalahan, yaitu sebagai berikut:

1. Penelitian ini mencakup masyarakat kota Karawang yang menggunakan dan yang pernah melakukan pengambilan nomor antrian BPJS Ketenagakerjaan secara online menggunakan website antrian.bpjsketenagakerjaan.go.id.

2. Penelitian penerimaan website antrian.bpjsketenagakerjaan.go.id ini menggunakan metode Technology Acceptance Model (TAM) yang dirasa cocok untuk menunjang penelitian dalam menjawab permasalahan yang diteliti.

3. Variabel yang digunakan terdiri dari variabel dependen dan variabel independen.

Variabel dependen (terikat) adalah sikap terhadap penggunaan sistem yang berbentuk penerimaan dan penolakan sistem (Attitude Toward Using/ATU), sedangkan variabel independen (tidak terikat) adalah persepsi kemudahan penggunaan sistem (Perceived Ease of Use/PEOU), persepsi kemanfaatan

(8)

penggunaan sistem (Perceived Usefulness/PU) dan perilaku kepuasan (Behaviour to Use/BU).

4. Objek penelitian atau responden adalah masyarakat kota Karawang yang sudah menggunakan website antrian.bpjsketenagakerjaan.go.id.

1.6. Hipotesis

Berdasarkan dari pengumpulan data yang dilakukan yang bertujuan untuk menghasilkan pengujian hipotesis pengguna menerima atau menolak, penulis melakukan pengujian hipotesis sesuai permasalahan yang diduga mempengaruhi terhadap minat penggunaan website antrian.bpjsketenagakerjaan.go.id.

Berdasarkan kerangka berpikir didapat hipotesa tindakan sebagai berikut:

A. Hipotesis 1

Ho: Perceived Ease of Use (PEOU) tidak berpengaruh terhadap Attitude Tow- ard Using (ATT).

Ha: Perceived Ease of Use (PEOU) berpengaruh terhadap Attitude Toward Us- Ing (ATT).

B. Hipotesis 2

Ho: Perceived Usefulness (PU) tidak berpengaruh terhadap Attitude Toward Using (ATT).

Ha: Perceived Usefulness (PU) berpengaruh terhadap Attitude Toward Using (ATT).

C. Hipotesis 3

Ho: Behavioral to Use (BU) tidak berpengaruh terhadap Attitude Toward Using (ATT).

(9)

Ha: Behavioral to Use (BU) berpengaruh terhadap Attitude Toward Using (ATT).

D. Hipotesis 4

Ho: Semua variabel Perceived Ease of Use (PEOU), Perceived Usefulness (PU) dan Behavioral to Use (BU) tidak berpengaruh terhadap variabel Attitude Toward Using (ATT).

Ha: Semua variabel Perceived Ease of Use (PEOU), Perceived Usefulness (PU) dan Behavioral to Use (BU) berpengaruh terhadap variabel Attitude Towa- rd Using (ATT).

Referensi

Dokumen terkait