BAB I
PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang Masalah
Uang merupakan salah satu benda penting dalam kehidupan manusia.
Keberadaan uang sebagai alat transaksi untuk mendapatkan barang dan jasa mendorong manusia untuk berbijaksana dalam menggunakannya. Keuangan merupakan salah satu bagian dalam hidup yang harus dikelola dengan cermat dan bijaksana. Pengelolaan keuangan yang baik mencakup kemampuan mengatur pemasukan dan pengeluaran dengan benar dan bijaksana untuk kesejahteraan diri.
Dalam mencapai pribadi yang sejahtera banyak masalah yang harus dihadapi, salah satunya adalah masalah pengelolaan keuangan. Dalam kehidupan tidak jarang orang yang mempunyai penghasilan lebih, tetapi tidak dapat mengatur keuangan dengan bijak yang mengakibatkan kebutuhan-kebutuhan penting dalam hidup menjadi terbengkalai. Sebaliknya, ada juga orang yang berpenghasilan tidak besar namun dapat mengelola keuangannya dengan baik, sehingga kondisi keuangannya dapat lebih sejahtera. Cara untuk mencapai pribadi yang lebih sejahtera adalah dengan mengontrol keuangan yang baik dan benar.
Menurut (Putra 2016). “Mobilitas kegiatan mahasiswa yang
tinggi dapat ditunjang dengan peralatan mobile seperti mobile phone atau telepon seluler, yang tidak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi melainkan juga memiliki fitur dan aplikasi penunjang kegiatan pribadi. Sistem operasi mobile yang saat ini
banyak digunakan adalah android, yang sifatnya adalah open source sehingga memudahkan dalam mengembangkan aplikasi. Penelitian ini bermaksud untuk merancang sebuah aplikasi keuangan mahasiswa berbasis mobile. Dimana mahasiswa nantinya dapat membuat pencatatan keuangan pribadi serta memudahkan untuk mengecek posisi keuangannya melalui telepon selulernya.”
Menurut (Prashadana and Nugroho 2016). “Pada saat ini uang menjadi alat yang sangat penting di kehidupan sehari-hari karena digunakan untuk bertransaksi mendapatkan barang dan jasa yang dibutuhkan oleh masyarakat. Keuangan adalah aktivitas yang berkaitan dengan uang dalam kondisi perekonomian dikalangan masyarakat luas. Uang adalah salah satu alat bayar yang sah. Fungsi dari uang adalah untuk memupuk kekayaan dan juga sarana untuk berjaga-jaga.”.
Menurut (Rahmawati and Sulistiyo 2014). “Kemajuan teknologi informasi saat ini dibanding dengan tahun-tahun sebelumnya, akan mempermudah manusia dalam menjalankan kegiatan dalam berbagai bidang, salah satunya adalah kegiatan dalam bidang ekonomi dan bisnis”.
Menurut (Lokamandala, Agung, and Rochmawati 2015).“ Kittiyenzy Salon &
Ethnic merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di bidang jasa kecantikan, baik berupa kecantikan wajah, rambut, dan badan. Perusahaan ini sudah memiliki sekitar seribu lima ratus pelanggan, akan tetapi semua kegiatan proses bisnisnya tersebut masih belum terkomputerisasi. Pendapatan yang dihitung tidak menggunakan kaidah akuntansi, dan pendapatan dihitung secara keseluruhan berdasarkan faktur pelayanan jasa, sehingga owner tidak mengetahui penghasilan gross dan netto setiap bulannya. Atas dasar itu, dibuat sebuah aplikasi laporan
keuangan berbasis web atas pendapatan jasa dan penjualan barang, untuk membantu owner dalam proses kegiatan bisnisnya”.
Menurut (Dilson and Suhery 2014). “Salah satu bentuk pengelolaan keuangan desa adalah Alokasi Dana Desa (ADD) yang bertujuan untuk membiayai program Pemerintahan Desa dalam melaksanakan kegiatan pemerintahan dan pemberdayaan masyarakat”.
Menurut (Susilo, Tamrin, and Fatmawati 2014). “Kehidupan saat ini uang menjadi sangat penting, karena digunakan sebagai alat transaksi yang paling dipercaya dan paling mudah dipakai. Uang sendiri beredar secara legal dikalangan masyarakat luas, hal ini karena mempunyai kegunaan untuk bertransaksi mendapatkan barang dan jasa, sebagai alat berjaga-jaga dan berspekulasi”.
Menurut (Rusmayanti, Purnama, and Sukadi 2010). “Kantor Desa Ngadirejan merupakan instansi pemerintahan, yang beralamat di Jl. Gondang No. 2 Desa Ngadirejan, Kecamatan Pringkuku Kabupaten Pacitan. Kantor desa tersebut mempunyai penerimaan dan pengeluaran dana setiapbulannya.Penerimaan dibagi menjadi dua, yaitu penerimaan dari dalam desa dan luar desa. Dari dalam desa yaitu, tanah kas desa, pasar desa, sewa balai desa, dan lain-lain”.
Menurut (Alisyahbana and Rozy 2017). “Berbagai permasalahan terkait pengelolaan keuangan tidak tepat antara lain orang tua kebingungan menyekolahkan anak ke SMA, orang bunuh diri karena stres terlilit hutang, anak sekolah bekerja mencari uang untuk biaya sekolah, bayi ditinggal di rumah sakit karena orang tuanya tidak mampu membayar biaya dokter, orang menjadi gila karena warisan orang tua
habis dalam sekejap, seorang ibu ketahuan mencuri di supermarket untuk membeli obat anaknya, dan banyak persoalan yang lain”.
Menurut (Mukhofifah and Migunani 2015). “Salah satu bentuk pemanfaatan teknologi informasi dalam kegiatan perusahaan adalah penggunaan sistem akuntansi.
Laporan keuangan yang dibuat oleh bagian akunting secara periodik telah mengikuti standar yang ditetapkan oleh Standar Akuntansi Keuangan (SAK) dan setiap perusahaan wajib mengikuti kaidah/aturan itu, tetapi bagi perusahaan publik laporan keuangan harus dirubah oleh akuntan untuk menjamin konsistensi sistem yang digunakan sehingga perkembangannya sesuai dengan kondisi yang sebenarnya di perusahaan. PT”.
Menurut (Rochim, Hasbi, and Irawati 2013). “Akuntansi digunakan sebagai alat komunikasi dan pusat informasi berbagai elemen dalam suatu organisasi.
Akuntansi menyediakan data kuantitatif terutama yang mempunyai sifat keuangan dari suatu usaha ekonomi. Pihak manajemen perusahaan akan menggunakan informasi-informasi yang dihasilkan dari kegaitan akuntansi itu untuk membantu proses pengambilan keputusan dan memilih alternative-alternatif dari suatu keadaan”.
Berdasarkan dari uraian diatas bahwa teknologi informasi dibutuhkan dalam pengelolaan keuangan. penulis merancang suatu aplikasi tentang pengelolaan keuangan pribadi dimana dengan adanya aplikasi tersebut dapat mempermudah pengguna dalam melakukan pengelolaan keuangan. Dengan demikian penulis mengangkat judul Skripsi “ Perancangan Aplikasi Manajemen Keuangan Pribadi Berbasis Android ”.
1.2 Perumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang masalah yang telah di uraikan, maka rumusan masalah yang akan dibahas dalam penulisan ini adalah :
1. Aplikasi ini berjalan di smartphone berbasis Android.
2. Target pengguna aplikasi tersebut adalah untuk masyarakat pengguna Android baik pribadi maupun rumah tangga.
3. Aplikasi ini hanya menampilkan mengenai pengelolaan keuangan baik pribadi maupun rumah tangga. Termasuk di dalamnya pengalokasian keuangan dari kebutuhan setiap bulannya.
1.3 Maksud dan Tujuan
Maksud dari penulisan skripsi ini adalah:
1. Membangun sebuah aplikasi manajemen keuangan untuk pribadi maupun rumah tangga
berbasis Android .
2. Mengimplementasikan aplikasi manajemen keuangan untuk pengelolaan keuangan pribadi setiap individu.
3. Tujuan penelitian ini adalah untuk melengkapi salah satu syarat yang telah ditentukan dalam mencapai kelulusan program strata 1 (S1) program studi teknik informatika pada Univesitas BSI Bandung.
1.4 Metode Penelitian
Metode penelitian yang penulis gunakan dalam pembuatan aplikasi ini adalah teknik pengumpulan data dan model pengembangan sistem. Hal ini dilakukan agar dalam tahap pengerjaan berjalan dengan baik sesuai dengan prosedur.
1.4.1 Teknik Pengumpulan Data 1. Observasi
Dalam proses pengumpulan data pada penelitian ini penulis melakukan observasi ke beberapa mahasiswa dan ibu rumah tangga. Untuk mendapat kan informasi tentang pengelolaan keuangan.
2. Wawancara
Dalam hal ini penulis melakukan wawancara kepada sejumlah mahasiswa dan ibu rumah tangga untuk memperoleh informasi tentang pengelolaan keuangan.
3. studi pustaka
Dilaksanakan dengan cara mempelajari beberapa jurnal, penelitian maupun dokumen yang terkait atau memiliki hubungan dengan penelitian yang sedang dilaksanakan.
1.4.2 Metode Pengembang Aplikasi
Metode yang digunakan pada pengembang perangkat lunak ini menggunakan metode waterfall. Metode ini adalah metode yang paling banyak digunakan oleh para pengembang software. Ada 5 tahap dalam metode waterfall, antara lain :
1. Analisa Kebutuhan
Analisa kebutuhan hardware tahap ini mengguakan computer/ laptop yang memiliki RAM 8 dan Hardisk. Software yang digunakan yaitu sistem operasi windows 8.1, android studio, SDK.
2. Desain
Pada tahap ini dirancang desain dan model aplikasi. Perancangan tersebut meliputi merancang tampilan menu aplikasi manajemen keuangan supaya lebih mudah di pahami dan di mengerti, Dalam pengoperasiannya penulis ingin membuat suatu desain user friendly sehingga dapat digunakan oleh user.
3. Code Generation
Pengkodeaan merupakan proses menerjemahkan desain yang telah ditetapkan ke dalam bahasa pemrograman yang dapat dimengerti oleh komputer. Pada penelitian aplikasi manajemen keuangan pada perangkat bergerak berbasis Android akan digunakan bahasa pemrograman Android Studio SDK.
4. Testing
Proses pengujian dilakukan untuk memastikan perangkat lunak dapat bekerja sasuai apa yang telah direncanakan sebelumnya. Selain itu, pada proses ini berfungsi untuk menemukan kesalahan-kesalahan dan memastikan aplikasi ini akan memberikan hasil yang akurat. Pengujian aplikasi juga dilakukan untuk menjawab apakah tujuan dari pembuatan aplikasi tersebut sudah mencapai apa yang diharapkan.
5. Implementasi
Merupakan tahapan setelah melakukan analisa, desain, dan testing pada siklus rekayasa perangkat lunak, dimana aplikasi sudah siap untuk di operasikan pada keadaan yang sebenarnya, sehingga dapat diketahui apakah aplikasi benar-benar dapat menghasilkan output yang sesuai dengan yang diharapkan.
1.5 Ruang Lingkup
Pada perancangan aplikasi ini, penulis membatasi masalah supaya menjadi lebih terarah, yaitu :
1. Aplikasi dirancang di atas platfirm android sehingga hanya dapat di jalankan pada mobile device yang menggunakan android.
2. Aplikasi ini menampilkan menu untuk mengatur atau mengelola keuangan.
3. Aplikasi ini ditujukan untuk individu yang susah mengatur keuangan.