PENDAHULUAN
Fokus Penelitian
Tujuan Penelitian
Manfaat Penelitian
Definisi Istilah
Sistematika Pembahasan
KAJIAN KEPUSTAKAAN
Kajian Teori
- Media komunikasi dalam keluarga
- Pengertian Orangtua Tunggal (Single Parent)
- Nilai- Nilai Pendidikan Islam
- Pendidikan Agama
Umpan balik menjadi tempat memutar arah arus komunikasi, artinya sumber terlebih dahulu menjadi penerima, dan penerima pertama menjadi sumber. Dalam diagram universal, komunikasi tanpa panah dari satu sumber penerima ke sumber penerima lainnya merupakan umpan balik dua arah. Saat Anda menyampaikan suatu pesan, misalnya dengan berbicara kepada orang lain, Anda juga mendengar diri Anda sendiri, artinya Anda menerima feedback dari pesan Anda sendiri.
Umpan balik tidak akan ada jika tidak ada interaksi atau aktivitas dan tindakan yang terkait dengannya.18 Umpan balik ini bisa positif, netral atau negatif, umpan balik positif jika menguntungkan, umpan balik negatif jika merugikan, umpan balik netral jika biasa-biasa saja. feedback dari orang lain, biasanya kita mendapatkan feedback dari diri kita sendiri, dalam artian kita mendengar suara hati dan renungan kita sendiri, dan dengan feedback tersebut kita kemudian berusaha untuk memperbaiki diri.19 Karena dengan feedback kita dapat mengetahui apakah komunikasi tersebut berjalan baik atau tidak. bukan. TIDAK. Selain umpan balik dari diri sendiri, Anda juga menerima umpan balik dari orang lain. Umpan balik ini bisa bermacam-macam bentuknya: cemberut atau senyuman, anggukan atau gelengan kepala, tepukan di punggung atau tamparan di pipi, semua itu adalah bentuk-bentuknya. umpan balik. umpan balik.21. Orang tua tunggal (single parent) adalah seseorang yang menjalankan tugasnya sebagai orang tua (ayah atau ibu) seorang diri karena kehilangan/bercerai dari pasangannya.
Dampak single parent terhadap tumbuh kembang anak: 1) Tidak menjalankan fungsi sosialnya dengan baik sehingga anak kurang mampu berinteraksi dengan lingkungan, menjadi minder dan menyendiri. Dalam penelitian ini ingin melihat bagaimana reaksi orang tua terhadap anaknya yang terlibat dalam single parent, sehingga dapat mengetahui sejauh mana mereka berkomunikasi dengan rangkaian perubahan psikologis yang menyertai perubahan fisik dan mental tersebut. ' seorang anak
Lokasi Penelitian
Subyek Penelitian
Teknik Pengumpulan Data
Bagaimana bentuk komunikasi dengan single parent tentang nilai pendidikan Islam pada anak di Desa Glundengan Kecamatan Wuluhan Kabupaten Jember. Percakapan dilakukan oleh dua pihak yaitu pewawancara yang mengajukan pertanyaan kepada orang yang diwawancara yang memberikan jawaban atas pertanyaan tersebut. 7 Jenis-jenis wawancara adalah sebagai berikut. Wawancara terstruktur digunakan sebagai teknik pengumpulan data jika peneliti atau pengumpul data mengetahui secara pasti informasi apa yang akan diperoleh.
Wawancara semi terstruktur, tujuan dari wawancara jenis ini adalah untuk menemukan permasalahan yang lebih terbuka, menanyakan pendapat dan gagasan kepada pihak yang diwawancarai. Wawancara tidak terstruktur merupakan wawancara bebas dimana peneliti tidak menggunakan pedoman wawancara yang dirancang secara sistematis dan komprehensif untuk mengumpulkan data. Penelitian ini menggunakan wawancara tidak terstruktur sebagai peneliti mencoba mendapatkan informasi lebih mendalam tentang responden.
Dokumentasi merupakan teknik pengumpulan data yang tidak langsung ditujukan pada objek penelitian, melainkan melalui dokumen. Data berupa dokumen tertulis (sejarah Desa Glundengan, struktur pemerintahan Desa Glundengan, jumlah penduduk. Data berupa dokumen berupa gambar (foto kegiatan yang berkaitan dengan judul penelitian).
Analisis Data
Dengan demikian, penelitian ini tidak menggambarkan secara komprehensif lokasi penelitian yang diperoleh, namun sekaligus merefleksikan, menganalisis dan mencari alternatif pemecahan permasalahan yang timbul dalam pencarian pengorganisasian data tersebut.
Keabsahan Data
Tahap-tahap Penelitian
Desa Glundengan dahulunya merupakan hutan belantara yang penduduknya sangat sedikit, pada saat itu masyarakat Glundengan hanya terdiri dari satu desa yaitu Krajan. Desa Glundengan merupakan salah satu dari beberapa desa yang ada di wilayah kabupaten Wuluhan Jember. Peneliti kemudian mencari informasi dari anak yang orang tuanya single parent yaitu anak Ibu Khotima yaitu Wafi dan Faiq, dari ibu Ulia yaitu Intan, dan dari ibu Ayu yaitu Novel.
Media komunikasi dengan orang tua tunggal di Desa Glundengan Kecamatan Wuluhan Kabupaten Jember. Pada tahun 2014, ponsel paling banyak digunakan. Dalam matriks penelitiannya, peneliti memaparkan tiga jenis media yang dapat digunakan seseorang untuk berkomunikasi dengan orang lain melalui telepon, Short Message Send (SMS) dan surat. Bentuk komunikasi dengan orang tua tunggal tentang nilai pendidikan Islam di Desa Glundengan Kecamatan Wuluhan Kabupaten Jember berupa nasehat, imbauan, larangan, anjuran. Intensitas komunikasi dengan orang tua tunggal tentang nilai pendidikan Islam bagi anak di Desa Glundengan Kecamatan Wuluhan Kabupaten Jember, setiap minggunya orang tua menghubungi anaknya untuk memberikan nasehat, larangan dan anjuran tentang pendidikan Islam. Waktu tanpa jadwal yang tetap, intensitas komunikasi antara orang tua dan anak, kapanpun dibutuhkan saling menghubungi terlebih dahulu, jika anak merindukan ibunya maka anak menghubungi terlebih dahulu, jika ibu berminat maka ibu menghubunginya.
Media komunikasi orang tua tunggal tentang nilai pendidikan Islam pada anak di Desa Glundengan Kecamatan Wuluhan Kabupaten Jember adalah sebagai berikut. Kesimpulannya adalah C1-M-Me-C2, masing-masing melalui (C1), masing-masing komunikator menyampaikan (Massage) pesan melalui medium (Me ) kepada komunikator (C2). Media komunikasi single parent tentang nilai pendidikan Islam pada anak di Desa Glundengan Kecamatan Wuluhan Kabupaten Jember. Media yang digunakan dalam berkomunikasi dengan orang tua tunggal tentang nilai pendidikan Islam di Desa Glundengan Kecamatan Wuluhan Kabupaten Jember adalah dengan menggunakan telepon seluler atau telepon seluler atau menggunakan pengiriman pesan singkat (SMS.
Bentuk Komunikasi Dengan Single Parents Tentang Nilai Pendidikan Islam Bagi Anak Di Desa Glundengan Kecamatan Wuluhan Kabupaten Jember. Bentuk Komunikasi Dengan Single Parents Tentang Nilai Pendidikan Agama Islam Bagi Anak Di Desa Glundengan Kecamatan Wuluhan Kabupaten Jember Bentuk komunikasinya adalah singgah, menasihati dan merekomendasikan secara rutin atau seminggu sekali. Intensitas komunikasi single parent terhadap nilai pendidikan Islam pada anak di Desa Glundengan Kecamatan Wuluhan Kabupaten Jember.
Intensitas komunikasi single parent mengenai nilai pendidikan Islam pada anak di Desa Glundengan Kecamatan Wuluhan Kabupaten Jember rata-rata seminggu sekali atau dua minggu sekali single parent ini menelpon atau berkomunikasi langsung dengan anaknya dan saat naik pangkat. ke kelas. Bagaimana bentuk komunikasi single parent mengenai nilai pendidikan Islam pada anak di Desa Glundengan Kecamatan Wuluhan Kabupaten Jember. Bagaimana intensitas komunikasi single parent mengenai nilai pendidikan Islam pada anak di Desa Glundengan Kecamatan Wuluhan Kabupaten?
Elsa Watiningrum, 2014, Media Komunikasi Single Parents untuk Pendidikan Islam pada Anak di Desa Glundengan Kecamatan Wuluhan Kabupaten Jember 2014. Fokus masalah yang dikaji dalam skripsi ini adalah, media apa yang digunakan single parent dalam pendidikan? Islam dikalangan anak di Desa Glundengan Kecamatan Wuluhan Kabupaten Jember Sub Fokus Permasalahan, 1) media apa yang digunakan dalam komunikasi single parent dalam pendidikan Islam anak di Desa Glundengan Kecamatan Wuluhan Kabupaten Jember, 2) bagaimana bentuk komunikasi single parent menggunakan? ) tentang pendidikan Islam pada anak di Desa Glundengan Kecamatan Wuluhan Kabupaten Jember, 3) bagaimana intensitas komunikasi yang dilakukan orang tua tunggal tentang pendidikan Islam pada anak di Desa Glundengan Kecamatan Wuluhan Kabupaten Jember.
PENYAJIAN DAN ANALISIS DATA
Penyajian dan Analisis Data
Pembahasan Temuan
Bagi keluarga khususnya single parent agar lebih meningkatkan kualitas komunikasi dengan anaknya agar anak tumbuh menjadi individu yang baik. Diajukan ke Institut Agama Islam Negeri Jember untuk memenuhi salah satu syarat memperoleh gelar Sarjana Komunikasi Islam (S.Sos.i) pada Fakultas Dakwah. Butyatna Muhammad.2011. Teori Komunikasi Interpersonal, Jakarta: KENCANA Djamarah, Syaiful Bahri, 2004, Pola Komunikasi Orang Tua dan Anak.
Hikmah, Hidayatul, Peran Komunikasi Orang Tua-Anak dalam Meningkatkan Akhlak Mulia, (Jember: STAIN Jember, skripsi, 2013) Hafied, Canggara, 2010, Pengantar Ilmu Komunikasi, Jakarta: PT. Ayahku Karnoto dan ibuku Suryana yang telah mendidik dan membesarkanku dengan penuh kasih sayang. Segala puji bagi Allah SWT yang telah memberikan kita nikmat yang tidak dapat kita hitung.
Semoga doa dan salam terus tercurah kepada idola kita, Nabi Muhammad SAW, yang telah menjadi teladan baik untuk kita tiru agar kita menjadi manusia yang berakhlak mulia dan cakap. Seluruh pimpinan, staf dan civitas akademika IAIN Jember yang telah memberikan bantuan serta teman-teman yang telah membantu dalam penyusunan skripsi ini. Akhir kata penulis hanya bisa berdoa semoga segala amal baik yang telah diberikan dibalas oleh Allah SWT.
Kebutuhan tersebut meliputi kebutuhan biologis dan psikologis seperti rasa aman, kasih sayang dan perhatian, agar anak dapat tumbuh dan berkembang ke arah yang positif, tidak mengarah pada hubungan yang negatif atau membawanya pada hubungan yang negatif, seperti yang terjadi pada Glun. kota dengan beberapa orang tua yang berstatus single parent, mereka menghidupi dan membesarkan anaknya sendirian tanpa kehadiran laki-laki dalam hidupnya sebagai pasangan dan kepala keluarga serta dapat memantau interaksi anak-anaknya. Kesimpulan khusus, 1) media yang digunakan dalam pola komunikasi orang tua tunggal mengenai pendidikan Islam pada anak di Desa Glundenga Kecamatan Wuluhan Kabupaten Jember menggunakan telepon seluler (ponsel) melalui sambungan telepon langsung atau juga menggunakan pengiriman pesan singkat (SMS.
PENUTUP
Saran-saran
Telah teruji dan diterima memenuhi salah satu syarat untuk memperoleh gelar Sarjana Komunikasi Islam (S.Sos.i). Namun atas izin Allah SWT, serta berkat usaha, doa, semangat, bantuan, bimbingan dan dukungan yang peneliti terima baik langsung maupun tidak langsung dari berbagai pihak, penulis akhirnya dapat menyelesaikan penelitian disertasi ini. Tn. Hepni.S.Ag., M.M. selaku dosen pembimbing yang membimbing penulis dengan memberikan waktu dan bimbingan demi kelancaran penyusunan skripsi ini.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan proses sharing antara orang tua dan anak untuk menciptakan kesetaraan dalam berkomunikasi dan mendeskripsikan bagaimana dialog atau sharing tersebut dapat mendorong terciptanya pemahaman bersama tentang norma-norma yang ada di masyarakat untuk diterapkan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif, dengan menggunakan metode penelitian fenomenologi dan jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif, pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, subjek penelitian ini menggunakan purposive sampling, analisis data menggunakan analisis yang mengarah pada deskripsi.