• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB I

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "BAB I"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

(1)

1

PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang Masalah

Kemajuan didunia kerja yang terjadi saat ini tidak luput dari kemajuan teknologi informasi. Dan persaingan didunia kerja saat ini pun semakin tajam akibat adanya era globalisasi. Perubahan karakter pekerja pun berubah cepat karena pengaruh teknologi, seperti penggunaan mesin dan robotisasi. Kebutuhan akan informasi tersebut membuat para perusahaan - perusahaan berusaha menghadirkan teknologi informasi terbaru yang mendukung di perusahaanya, karena dengan kehadiran teknologi informasi, suatu informasi penting yang diperlukan akan didapat lebih cepat, lebih mudah dan hasilnya pun akan lebih efisien jika dibandingkan dengan informasi yang didapat dengan cara manual.

Kehadiran atau absensi merupakan salah satu tolak ukur kedisiplinan karyawan apakah berjalan sesuai dengan sebagaimana mestinya atau tidak.

Kedisiplinan karyawan sangat perlu untuk meningkatkan citra, kerja, dan kinerja karyawan. Absensi juga menjadi salah satu penilaian apakah kinerja karyawan itu berprestasi atau tidak.

Menurut Titin Kristiana (2015:161) Kegiatan penilaian kinerja pegawai merupakan kegiatan yang pada umumnya sudah rutin dilakukan oleh perusahaan- perusahaan dan instasi dimana untuk mengetahui pegawai berprestasi dan kemudian memberikan penghargaan. Untuk itu perlu adanya aspek-aspek seperti disiplin, integritas, prestasi kerja dan lain-lain.

(2)

Sampai tahun kemaren, sistem absensi karyawan di area biasanya masih menggunakan absensi manual dengan menggunakan kertas rekap absensi atau timesheet manual yang selalu diisi setiap pagi karyawan datang dan saat karyawan

pulang. Akan tetapi pada kenyataanya masih ada beberapa karyawan yang masih tidak displin. Contohnya sering tidak tepat waktu absen masuk dan keluar, kertas absensi hilang, atau lupa membuat absensi. Sehingga saat tutup buku absensi tanggal 20 setiap bulannya karyawan harus membuat absen yang belum diisi dengan asal-asalan. Sehingga ini sering menjadi masalah oleh leader untuk merevisi timesheet karyawan atau memberitahu alasan absensi kosong karena sakit atau cuti.

Seiring berjalannya waktu dan perkembangan teknologi, muncul telepon genggam pintar (smartphone) yang mulai menggantikan keberadaan telepon genggam biasa. Smartphone tidak hanya dapat digunakan untuk berkomunikasi suara dan mengirim atau menerima pesan singkat, tetapi juga dapat digunakan untuk melakukan kegiatan komputerisasi sederhana seperti menjelajahi internet, membaca email, bermain aplikasi game, menentukan posisi kita dengan gps dan lainya. Sistem operasi yang berjalan di smartphone yang banyak di jual oleh produsen kebanyakan menggunakan sistem operasi Android. Android merupakan sistem operasi berbasis Open Source. Hal ini mengakibatkan para pengembang dapat menciptakan aplikasi mereka sendiri dan dapat digunakan untuk bermacam perangkat bergerak.

Saat ini ada berbagai macam aplikasi yang dibuat oleh para pengembang, dari mulai yang sederhana sampai yang rumit seperti aplikasi untuk berfoto selfing, menentukan arah perjalanan, melakukan jual beli barang dan absensi secara mobile seperti Sunfish Gor.

(3)

Sunfish Go adalah sistem aplikasi yang yang mampu mengorganisasikan

fungsi-fungsi manajemen Sumber Daya Manusia (SDM) yang berbasis kompetensi dan kinerja guna mendukung pencapaian tujuan perusahaan. Dengan aplikasi ini perusahaan bisa meningkatkan efisiensi dan memotong biaya-biaya yang harus dikeluarkan untuk pencatatan absensi manual, administrasi karyawan seperti cuti atau sakit dan penggajian karyawan. Dengan aplikasi ini yang sudah mulai dijalankan pada tahun ini, para karyawan di area dapat meringankan proses pencatatan absensi seperti jam masuk kerja, jam pulang kerja, jam lembur dan pengajuan cuti. Dapat langsung melihat perhitungan gaji secara akurat karena proses integrasi antara gaji, PPh21 dan BPJS. Dan memberikan kemudahan melihat dan mengatur jadwal serta proses pengajuan klaim dan reimburse yang rumit menjadi lebih sederhana dan praktis. Untuk leader pun dapat dengan mudah melihat dan mengakses data secara real time. Mendapatkan informasi data lengkap karyawan dan posisi karyawan berada saat absen dan segera bisa mengkoreksi atau merevisi bila ada kesalahan.

Sebagai perusahaan yang telah mengaplikasikan sistem informasi yang berbasis teknologi, sudah seharusnya perusahaan memperkirakan dampak penggunaan sistem tersebut terhadap karyawan terutama dari pengguna sistem secara langsung. Sistem informasi yang ada harus berdampak positif dan memberikan kepuasan kepada pengguna, karena kepuasan pengguna sangat berkaitan dengan hasil kerja yang diharapkan oleh perusahaan dan kepuasan pengguna juga merupakan salah satu alat ukur dari keberhasilan sistem aplikasi yang digunakan (Rika Pratiwi, 2012 : 2). Dan mengetahui atribut aplikasi mana

(4)

yang disukai dan dibutuhkan pengguna, serta atribut aplikasi mana yang tidak dibutuhkan oleh pengguna.

Berdasarkan uraian di atas untuk mengetahui sejauh mana aplikasi tersebut mampu memberikan kepuasan kepada pengguna, maka peneliti tertarik untuk mengadakan penelitian terhadap aplikasi mobile absensi dengan judul “ANALISA KEPUASAN PENGGUNAAN APLIKASI MOBILE ABSENSI PADA KARYAWAN PT. ISS INDONESIA DI HMS KEMAYORAN DAN SUNTER”.

1.2. Maksud dan Tujuan

Adapun maksud dalam pembuatan skripsi ini, antara lain:

1. Menganalisa kepuasan penggunaan aplikasi mobile absensi

2. Untuk mengetahui atribut-atribut aplikasi mana saja yang disukai pengguna 3. Untuk mengetahui atribut-atribut aplikasi mana saja yang tidak disukai

pengguna

Sedangkan tujuan dari pembuatan skripsi ini adalah sebagai salah satu syarat kelulusan Strata Satu (S1) untuk program studi Sistem Informasi di Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Nusa Mandiri yang berlokasi di Jakarta.

1.3. Metode Penelitian 1.3.1. Analisa Penelitian

Adapun analisa penelitian dilakukan dengan menggunakan cara survey dengan membagikan kuisioner kepada karyawan PT. ISS Indonesia yang berada diarea HMS Kemayoran dan Sunter yang dibagi berdasarkan jenis pekerjaannya dan telah menggunakan aplikasi mobile absensi. Jumlah data sampel untuk survey

(5)

diperoleh dengan menggunakan rumus Slovin. Setelah mendapatkan hasil survey dari pengguna, selanjutnya dilakukan analisa kepuasan penggunaan aplikasi mobile absensi pada karyawan PT. ISS Indonesia di HMS kemayoran dan Sunter menggunakan metode analisa Fishbein.

1.3.2. Metode Pengumpulan Data

Adapun dalam metode pengumpulan data ini, penulis melakukan beberapa penelitian data yaitu dengan metode sebagai berikut:

1. Observasi

Merupakan suatu metode penelitian dimana penulis mendatangi langsung objek penelitian dalam hal ini di area PT. HM Sampoerna atau HMS yang terletak di Kemayoran dan Sunter untuk mendapatkan informasi yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.

2. Wawancara

Suatu cara mendapatkan data melalui wawancara langsung kepada pihak- pihak yang berhubungan dengan objek penelitian. Mewawancarai beberapa karyawan untuk mendapatkan informasi.

3. Studi Pustaka

Merupakan suatu metode penelitian dimana penulis melakukan pengambilan data dari literatur-literatur, buku panduaan dan sumber- sumber lain yang berhubungan dengan masalah yang akan diteliti penulis sehingga laporan tersebut mempunyai dasar teori dan landasan yang kuat.

4. Kuesioner

Merupakan pengumpulan data dengan lembar kuesioner yang diberikan kepada responden untuk memperoleh bobot data nilai.

(6)

1.4. Ruang Lingkup

Untuk mempermudah penulisan laporan skripsi ini agar lebih terarah dan berjalan dengan baik, maka perlu kiranya dibuat batasan masalah. Adapun ruang lingkup permasalahan yang akan dibahas dalam penulisan laporan skripsi ini, diantaranya:

1. Atribut-atribut yang acuan dalam penelitian ini adalah:

a. Mudah dimengerti b. Efisiensi penggunaan c. Penanganan kesalahan d. Tampilan aplikasi

2. Karyawan yang diberikan kuesioner hanyalah karyawan PT. ISS Indonesia yang bekerja di area PT. HM Sampoerna/HMS yang berada di Kemayoran

& Sunter.

Referensi

Dokumen terkait