• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB II TINJAUAN PUSTAKA - Perpustakaan Poltekkes Malang

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "BAB II TINJAUAN PUSTAKA - Perpustakaan Poltekkes Malang"

Copied!
33
0
0

Teks penuh

Lapisan dalam arteri, yang disebut endotelium, dapat rusak oleh tingginya kadar kolesterol dan trigliserida, racun dalam asap rokok, kadar gula tinggi, dan faktor lain dalam darah. CT scan otak, elektrokardiografi, rontgen dada, jumlah darah tepi dan trombosit lengkap, waktu protrombin/INR, APTT, glukosa darah, dan kimia darah (termasuk elektrolit) dilakukan. jika terjadi hipoksia, analisis gas darah dilakukan. Tekanan darah tidak perlu segera diturunkan kecuali tekanan sistolik ≥220 mmHg, tekanan diastolik ≥120 mmHg, mean arterial blood pressure (MAP) ≥ 130 mmHg (pada 2 kali pengukuran yang dilakukan dengan selang waktu 30 menit), atau terdapat penyakit akut. infark miokard, gagal jantung kongestif, dan gagal ginjal.

Apabila hal ini tidak diperbaiki, yaitu tekanan darah sistolik masih <90 mmHg, dopamin dapat diberikan dengan dosis 2-20 µg/kg/menit hingga tekanan darah sistolik ≥110 mmHg. Tekanan darah harus diturunkan hingga tekanan darah pramorbid atau 15-20% jika tekanan sistolik >180 mmHg, diastolik >120 mmHg, MAP >130 mmHg dan volume hematoma meningkat. Stroke akibat aterosklerosis dapat disebabkan oleh pola makan yang tidak tepat, terutama kadar lemak, kolesterol, dan trigliserida dalam darah.

Memodifikasi lemak dalam darah sebenarnya bertujuan untuk menurunkan kadar kolesterol pada jaringan, terutama pada dinding arteri. Di sisi lain, lemak tak jenuh ganda cenderung menurunkan kadar kolesterol darah dan bahkan mengurangi kelengketan trombosit. Serat larut dapat menurunkan kadar kolesterol darah, sedangkan serat tidak larut mempunyai pengaruh yang kecil (Tejasari, 2005).

Pengaruh serat pangan terhadap kadar kolesterol tinggi telah dibuktikan pada hewan percobaan, bahwa pada pasien yang mempunyai kadar kolesterol tinggi namun asupan serat pangan rendah, peningkatan asupan serat pangan akan menurunkan kadar kolesterol darahnya secara signifikan, apalagi jika hal ini dilakukan. terus menerus (Winarno, 2004).

Antioksidan

Antosianin

Resveratrol

  • Anggur Ungu
  • Ubi Jalar Ungu
  • Tepung Ubi Jalar Ungu
  • Kecambah Kedelai
  • Tepung Kecambah Kedelai
  • Bahan-bahan Tambahan Penyusun Susu Flakes Instan A. Susu Skim

Anggur Vitis vinifera dan Vitis labrusca kurang dikenal masyarakat karena masyarakat lebih mengenal anggur merah, anggur hitam, dan anggur putih (Setiadi, 2005). Sebuah hubungan telah ditemukan antara rendahnya risiko penyakit jantung koroner di Perancis dan konsumsi anggur merah. Anggur merah juga mengandung trans-resveratrol, fitoaleksin yang berasal dari kulit anggur, yang dapat mengurangi risiko kanker.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Ismael, dkk. 2012) kulit anggur ungu memiliki kandungan total fenolik dan total antosianin tertinggi dibandingkan kulit anggur merah dan kulit anggur putih. Ubi jalar ungu merupakan salah satu jenis ubi jalar yang ditanam di Indonesia, selain ubi putih, kuning, dan merah (Lingga, 2005). 2001), warna ungu pada ubi jalar disebabkan oleh adanya pigmen ungu antosianin yang mempunyai aktivitas antioksidan.

Ginting et al (2011) menyatakan bahwa varietas Ayamurasaki merupakan varietas ubi jalar ungu yang banyak ditanam oleh petani di daerah Malang. Ubi jalar ungu ayamurasaki mengandung pigmen antosianin yang lebih tinggi dibandingkan ubi jalar jenis lainnya. Beberapa industri cat dan minuman berkarbonasi menggunakan ubi ungu Ayamurasaki sebagai bahan baku produksi antosianin.

Ubi jalar ungu mengandung cukup banyak serat pangan, mineral, vitamin dan antioksidan. Senyawa pektin, hemiselulosa dan selulosa merupakan serat pangan yang terdapat pada ubi jalar dan berperan dalam menentukan nilai gizinya (Woolfe, 1992). Ubi jalar ungu tua lebih banyak mengandung antosianin dibandingkan ubi ungu muda karena semakin pekat warnanya maka semakin tinggi pula.

Selain mengandung antosianin, ubi jalar ungu merupakan sumber karbohidrat yang cukup tinggi pada kondisi kering dibandingkan dengan kondisi basah (Naim, 2016). Berdasarkan tabel pengaruh jenis ubi jalar ungu dan jenis produk olahannya terhadap kadar antosianin, dalam bentuk tepung terjadi penurunan kadar antosianin dari 61,85mg/100g menjadi 27,68mg/100g. Pengolahan ubi ungu menjadi tepung merupakan salah satu cara untuk menyimpan dan mengawetkan ubi ungu.

Dalam pembuatan tepung ubi jalar harus diperhatikan proses pengeringannya agar diperoleh tepung yang berkualitas (Markasis, 1982 dalam Naim, 2016). Tepung ubi jalar adalah ubi jalar yang dihaluskan dan telah dihilangkan sebagian airnya, sekitar 7% (Sarwono, 2005).

Tabel 1. Jumlah Resveratrol pada Makanan dan Minuman Alami
Tabel 1. Jumlah Resveratrol pada Makanan dan Minuman Alami

Tepung Beras

Tepung Tapioka

Telur

Minyak Kedelai

Asam linoleat dan asam linolenat sebagai penyusun kedelai cukup besar, berkisar antara 7-54% (Koswara dalam Isa, 1996). Asam lemak linoleat dan linolenat merupakan asam lemak tak jenuh ganda dan tergolong asam lemak esensial. Baik asam linoleat maupun asam linolenat sangat penting bagi tubuh dan tidak dapat disintesis oleh tubuh sendiri, oleh karena itu harus diperoleh dari makanan.

Gula

Susu Sereal Instan

  • Mutu Kimia 1. Kadar Air
  • Kadar Abu
  • Protein
  • Lemak
  • Karbohidrat
    • Nilai Energi
    • Aktivitas Antioksidan
    • Mutu Organoleptik
  • Warna
  • Aroma
  • Rasa
  • Tekstur

Susu sereal instan kulit anggur ungu, tepung ubi jalar ungu, dan tepung kecambah kedelai merupakan bubuk instan yang terdiri dari susu skim dan sereal yang terbuat dari kulit anggur ungu, tepung ubi jalar ungu, dan tepung kecambah kedelai serta disajikan dengan menambahkan air panas. Kandungan air pada bahan pangan dapat mempengaruhi ketahanan pangan terhadap serangan mikroba yang dinyatakan dengan aw yaitu banyaknya air bebas yang dapat digunakan oleh mikroorganisme untuk pertumbuhannya. Semakin sedikit kandungan air pada bahan pangan maka umur simpan bahan pangan tersebut akan semakin lama dibandingkan dengan bahan pangan yang mempunyai kandungan air lebih banyak (Winarno, 2004).

Kadar air yang rendah mempengaruhi umur panjang karena pertumbuhan mikroorganisme terhambat. Oleh karena itu, susu flakes instan harus memiliki kadar air yang rendah agar mempunyai umur simpan yang relatif lama. Semakin tinggi kadar abu suatu bahan maka semakin tinggi pula kandungan mineral bahan pangan tersebut.

Jika glukosa dan asam lemak dalam tubuh terbatas, maka tubuh terpaksa menggunakan protein untuk menghasilkan glukosa dan energi. Namun kelebihan protein dapat menyebabkan obesitas karena terjadi deaminasi protein yang berarti nitrogen dikeluarkan dari tubuh dan sisa ikatan karbon diubah menjadi lemak dan disimpan dalam tubuh (Almatsier, 2009). Penghematan tersebut berasal dari konsumsi berlebihan salah satu atau kombinasi zat energi karbohidrat, lemak dan protein, namun jika terjadi penimbunan lemak secara terus menerus dapat mengakibatkan terjadinya obesitas.

Jika terdapat kelebihan karbohidrat, karbohidrat dapat diubah menjadi lemak dalam jumlah tidak terbatas dan disimpan dalam sel lemak (Almatsier, 2009). Malonil-KoA yang terbentuk diubah kembali menjadi asam lemak bebas yang kemudian disimpan di jaringan lemak dalam bentuk trigliserida. Semakin banyak karbohidrat dalam tubuh, maka semakin banyak pula asam lemak yang terbentuk (Citra, 2017).

Energi yang diberikan cukup, karena menurut Almatsier (2009) kelebihan karbohidrat, lemak dan protein disimpan dalam bentuk lemak di dalam tubuh dan menyebabkan obesitas. DPPH atau 2,2-diphenyl-lpicrylhydrazyl merupakan suatu metode pengujian kemampuan senyawa antioksidan dalam membasmi radikal bebas untuk menilai aktivitas antioksidan pada bahan pangan, bukan terhadap senyawa antioksidan spesifik, namun diterapkan pada kapasitas antioksidan total. Warna merupakan faktor kualitas yang mempengaruhi daya terima susu instan flakes kulit anggur ungu, tepung ubi jalar ungu dan tepung kedelai.

Untuk susu instan flakes kulit anggur ungu, tepung ubi ungu dan tepung kecambah kedelai warna yang dominan adalah ungu dari kulit anggur ungu dan ubi ungu, namun tetap tergantung pada proporsi bahan yang digunakan. Bahan flake susu instan yaitu Kulit Anggur Ungu cenderung memiliki aroma segar khas buah anggur, ubi ungu memiliki aroma ubi yang khas, sedangkan tauge cenderung memiliki aroma yang sedap namun dominan aroma susu flake yang dihasilkan bergantung pada proporsi bahan yang digunakan.

Tabel 12. SNI Susu Sereal Instan (SNI 01-4270-1996)
Tabel 12. SNI Susu Sereal Instan (SNI 01-4270-1996)

Referensi

Dokumen terkait