34
ANALISA DAN PERANCANGAN APLIKASI
3.1. Analisa Kebutuhan Aplikasi
Perangkat lunak yang akan dibangun memerlukan berbagai macam kebutuhan yang akan menunjang pembuatan dan pengembangannya oleh karena itu diperlukan tahap analisa kebutuhan software yang merupakan proses menganalisis dan mengumpulkan kebutuhan sistem yang sesuai dengan informasi, sistem kerja, dan tampilan antar muka yang diinginkan, guna menentukan solusi perangkat lunak yang akan dibangun. Berikut ini adalah spesifikasi aplikasi analisa resiko kredit:
3.1.1. Identifikasi Masalah
Berdasarkan latar belakang yang sudah di bahas pada BAB I, maka dapat diidentifikasikan beberapa permasalahan sebagai berikut :
1. Sulitnya menganalisa kredit agar resiko kredit yang timbul akibat ketidakpastian dalam kemampuan kreditur untuk memenuhi kewajibannya.
2. Menerapkan algoritma SVM untuk menganalisa resiko kredit sehingga dapat memprediksi kemampuan kreditur untuk memenuhi kewajibannya?
3.1.2. Analisa Kebutuhan Aplikasi
Analisa kebutuhan merupakan analisis yang dibutuhkan untuk menentukan spesifikasi kebutuhan aplikasi, spesifikasi ini juga meliputi elemen atau komponen apa saja yang dibutuhkan untuk aplikasi yang akan dibangun sampai dengan diimplementasikan. Analisis kebutuhan ini juga menentukan spesifikasi masukan yang diperlukan, serta keluaran yang akan dihasilkan oleh aplikasi.
A. Tahap Analisis Kebutuhan Pengguna (Nasabah)
Terdapat 2 pengguna pada aplikasi ini, yaitu nasabah dan analis kredit. Nasabah pada intinya dapat mengajuan kredit melalui aplikasi dengan mengisi beberapa informasi. Kemudian, pengguna dapat melihat status pengajuannya apakah disetujui atau tidak. Berikut ini merupakan spesifikasi kebutuhan nasabah pada aplikasi ini:
A1. Nasabah dapat mengajukan kredit
A2. Nasabah dapat melihat status pengajuan kredit
B. Tahap Analisis Kebutuhan Analis Kredit
Pengguna kedua pada aplikasi ini adalah, analis kredit. Analis kredit pada intinya dapat melihat pengajuan kredit nasabah serta dapat melihat hasil analisa kredit yang dikeluarkan oleh algoritma SVM. Akan tetapi, analis kredit lah yang berhak untuk menyetujui ajuan kredit. Berikut ini merupakan spesifikasi kebutuhan analis kredit pada apikasi ini:
B1. Analis kredit dapat masuk ke dalam sistem pendukung keputusan B2. Analis kredit dapat melihat pengajuan kredit nasabah
B3. Analis kredit dapat menyetujui atau menolak pengajuan kredit nasabah
C. Use Case Diagram
Use Case Diagram menggambarkan fungsionalitas yang diharapkan dari kebutuhan user. Berikut ini merupakan Use Case Diagram yang menggambarkan sistem secara keseluruhan :
Gambar III.1. Use Case Diagram
D. Spesifikasi Use Case
Spesifikasi Use Case adalah tabel yang menunjukan deskripsi lebih lengkap mengenai sebuah Use Case. Berikut ini merupakan spesifikasi Use Case yang ada pada Use Case Diagram:
Table III.1. Spesifikasi Use Case Mengajukan Kredit Use Case Name Use Case Mengajukan Kredit
Requirement -
Goal Digunakan oleh nasabah untuk mulai mengajukan kredit
Pre Condition Nasabah belum mengajukan kredit Post Condition Nasabah sudah mengajukan kredit Failed End Condition Nasabah tidak dapat mengajukan kredit Primary Actors Nasabah
Main Flow/Basic Path Nasabah mengisi:
1. Informasi Diri 2. Informasi Pasangan 3. Informasi Keluarga 4. Informasi Pekerjaan 5. Informasi Perbankan 6. Informasi Kredit
Table III.2. Spesifikasi Use Case Melihat Status Pengajuan Kredit Use Case Name Use Case Melihat Status Pengajuan Kredit
Requirement -
Goal Digunakan oleh nasabah untuk melihat status kredit yang telah diputuskan
Pre Condition Nasabah belum melihat status kredit Post Condition Nasabah sudah melihat status kredit Failed End Condition -
Primary Actors Nasabah
Main Flow/Basic Path Nasabah dapat melihat status pengajuan kreditnya.
Apabila pengajuan kreditnya telah diputuskan.
Table III.3. Spesifikasi Use Case Masuk ke Dalam Sistem Use Case Name Use Case Masuk ke Dalam Sistem
Requirement -
Goal Digunakan oleh analis kredit untuk masuk ke dalam sistem analisa kredit
Pre Condition Analis kredit belum masuk ke dalam sistem Post Condition Analis kredit telah masuk ke dalam sistem Failed End Condition Analis kredit tidak dapat masuk ke dalam sistem Primary Actors Analis Kredit
Main Flow/Basic Path Analis kredit harus memasukan username dan password yang telah terdaftar untuk dapat masuk ke dalam sistem.
Table III.4. Spesifikasi Use Case Melihat Pengajuan Kredit Nasabah Use Case Name Use Case Melihat Pengajuan Kredit Nasabah Requirement B1 – Login
Goal Digunakan oleh analis kredit untuk melihat pengajuan kredit nasabah, serta rekomendasi analisa resiko kredit oleh support vector machine.
Pre Condition Analis kredit belum melihat pengajuan kredit nasabah Post Condition Analis kredit sudah melihat pengajuan kredit nasabah Failed End Condition -
Primary Actors Analis kredit
Main Flow/Basic Path Analis kredit dapat melihat pengajuan nasabah. Serta melihat rekomendasi analisa resiko kredit yang disarankan oleh support vector machine.
Table III.5. Spesifikasi Use Case Memberikan Keputusan Kredit Use Case Name Use Case Memberikan Keputusan Kredit
Requirement B1 – Login
Goal Digunakan oleh analis kredit untuk memutuskan apakah ajuan kredit dapat disetujui atau tidak.
Pre Condition Analis kredit belum memutuskan kredit Post Condition Analis kredit sudah memutuskan kredit Failed End Condition Analis kredit tidak dapat memutuskan kredit Primary Actors Analis kredit
Main Flow/Basic Path Analis kredit dapat menyetujui ajuan kredit Analis kredit dapat menolak ajuan kredit
E. Activity Diagram
Activity Diagram adalah teknik untuk menggambarkan logika prosedural, proses bisnis, dan jalur kerja. Berikut ini merupakan Activity Diagram yang menggambarkan website yang dibuat:
1. Activity Diagram Mengajukan Kredit
Gambar III.2. Activity Diagram Mengajukan Kredit
2. Activity Diagram Melihat Status Pengajuan Kredit
Gambar III.3. Activity Diagram Melihat Status Pengajuan Kredit 3. Activity Diagram Masuk ke Dalam Sistem
Gambar III.4. Activity Diagram Masuk ke Dalam Sistem
4. Activity Diagram Melihat Pengajuan Kredit Nasabah
Gambar III.5. Activity Diagram Melihat Pengajuan Kredit Nasabah 5. Activity Diagram Memberikan Keputusan Kredit
Gambar III.6. Activity Diagram Memberikan Keputusan Kredit
3.2. Desain
Aplikasi ini umumnya di desain untuk memberikan kemudahan atas pengguna serta memberikan gambaran atas rancangan dan isi dari aplikasi yang
dibangun. Kemudahan yang dimaksud adalah kemudahan dalam memperkirakan analisa resiko kredit berdasarkan kemampuan membayar nasabah. Rancangannya dibuat dengan mengidentifikasi komponen-komponen dalam sistem yang akan mendukung aplikasi yang dibuat agar lebih efisien dan menarik.
3.2.1. Rancangan Algoritma
Rancangan algoritma membahas tentang rancangan algoritma yang akan diterapkan dalam aplikasi. Aplikasi ini menggunakan algoritma support vector machine yang akan digunakan untuk menganalisa resiko kredit berdasarkan kemampuan membayar nasabah. Penerapan algoritma support vector machine menggunakan peralatan pendukung RapidMiner. Rancangan algoritma berupa model support vector machine yang dihasilkan dari aplikasi RapidMiner. Setelah model didapatkan, maka model tersebut digunakan sebagai dasar dalam membuat aplikasi ini. Berikut ini merupakan rancangan model algoritma neural network yang akan digunakan:
Kernel Model
Total number of Support Vectors: 800 Bias (offset): 0.925
w[checking account] = 0.532 w[Duration] = -0.479
w[Credit history] = 0.239 w[Purpose] = -0.110
w[Credit amount] = 0.149 w[Savings account] = 0.241 w[Present employment] = 0.181 w[Installment rate] = -0.204 w[Personal status] = 0.204 w[Other debtors] = 0.148 w[Present residence] = -0.040 w[Property] = -0.189
w[Age] = 0.055
w[Other installment plans] = 0.071 w[Housing] = 0.120
w[existing credits] = -0.102 w[Job] = -0.010
w[people being liable] = -0.099 w[Telephone] = 0.096
w[foreign worker] = 0.101
Untuk mencari nilai prediksi analisa kredit menggunakan model support vector machine, dilakukan dengan cara menghitung fungsi linear. Berikut ini adalah contoh perhitungan dalam analisa kredit mengguna data testing dibawah ini:
Checking Account A11 Present residence A114
Duration A29 Property A123
Credit history A34 Age A132
Purpose A41 Other installment plans A143
Credit amount A510 Housing A152
Savings account A61 Existing credits A162
Present employment A74 Job A173
Installment rate A84 People being liable A181
Personal status A93 Telephone A192
Other debtors A101 Foreign worker A201
Berdasarkan model support vector machine, dapat dihitung g(x) dengan class positive = Baik dan class negative = Buruk dari data testing sebagai berikut:
𝑔(𝑥) = 𝑠𝑖𝑔𝑛(𝑓(𝑥))
𝑓(𝑥) = (𝐴1∙ 𝑤𝐴1) + (𝐴2∙ 𝑤𝐴2) + (𝐴3∙ 𝑤𝐴3) + (𝐴4∙ 𝑤𝐴4) + (𝐴5∙ 𝑤𝐴5) + (𝐴6∙ 𝑤𝐴6) + (𝐴7∙ 𝑤𝐴7) + (𝐴8∙ 𝑤𝐴8) + (𝐴9∙ 𝑤𝐴9) + (𝐴10∙ 𝑤𝐴10) + (𝐴11∙ 𝑤𝐴11) + (𝐴12∙ 𝑤𝐴12) + (𝐴13∙ 𝑤𝐴13) + (𝐴14∙ 𝑤𝐴14) + (𝐴15∙ 𝑤𝐴15) + (𝐴16∙ 𝑤𝐴16) + (𝐴17∙ 𝑤𝐴17) + (𝐴18∙ 𝑤𝐴18) + (𝐴19∙ 𝑤𝐴19) + (𝐴20∙ 𝑤𝐴20) − 𝑏𝑖𝑎𝑠 𝑓(𝑥) = (1 ∙ 0.532) + (9 ∙ −0.479) + (4 ∙ 0.239) + (1 ∙ −0.11) + (10 ∙ 0.149) + (1 ∙ 0.241)
+ (4 ∙ 0.181) + (4 ∙ −0.204) + (3 ∙ 0.204) + (1 ∙ 0.148) + (4 ∙ −0.040) + (3 ∙ −0.189) + (2 ∙ 0.055) + (3 ∙ 0.071) + (2 ∙ 0.12) + (2 ∙ −0.102) + (3 ∙ −0.01) + (1 ∙ −0.099) + (2 ∙ 0.096) + (1 ∙ 0.101) − 0.925 𝑓(𝑥) = −1.663
𝑔(𝑥) = 𝑠𝑖𝑔𝑛(−1.663) 𝑔(𝑥) = −𝟏 (𝑩𝒖𝒓𝒖𝒌)
Dari hasil perhitungan manual model support vector machine tersebut, dapat disimpulkan bahwa data testing tersebut diprediksi memiliki resiko kredit yang buruk.
3.2.2. Database
Desain database menggambarkan tabel-tabel serta relasi antar tabel. Penulis menggambarkan tabel beserta relasinya menggunakan Entity Relationship Diagram atau biasa disebut dengan ERD.
A. Entity Relationship Diagram
Gambar III.7. Entity Relationship Diagram
B. Spesifikasi File
Spesifikasi file merupakan spesifikasi setiap tabel yang ada dalam database yang terhubung dengan aplikasi ini. Database yang terhubung dengan aplikasi ini diberi nama db_sisfocredit. Berikut ini merupakan spesifikasi file yang ada pada database ini:
1. Spesifikasi File Analyst Nama File : analyst Tipe File : File Master Akses File : Index sequential Kunci Field : id_analyst
Tabel III.6. Spesifikasi File Analyst
No Elemen Data Nama Field Type Size Keterangan
1 ID Analyst id int 11 Primary Key
2 Username username varchar 15
3 Password password varchar 35
4 Nama Lengkap fullname varchar 20
2. Spesifikasi File Application Nama File : application Tipe File : File Transaksi Akses File : Index sequential Kunci Field : application_no
Tabel III.7. Spesifikasi File Application
No Elemen Data Nama Field Type Size Keterangan
1 Application No. Application_no Varc
har 9 Primary Key
2 Application Date Application_date varc
har 10
3 Customer PIN Customer_pin Varc
har 15 4 Application Status
Checking
Application_status_checki ng
varc har 3 5 Application Duration Application_duration Int 11 6 Application Credit History Application_credit_history Varc
har 3 7 Application Purpose Application_purpose Varc
har 4 8 Application Credit Amount Application_credit_amoun
t Int
9 Application Savings Account
Application_savings_acco unt
Varc har 3 10 Application Present
Employment
Application_present_empl oyment
Varc har 3 11 Application Installment
Rate
Application_Installment_r
ate Float 11
12 Application Personal Status Application_personal_stat us
Varc har 3 13 Application Other Debtors Application_other_debtors Varc
har 4 14 Application Present
Residence
Application_present_resid
ence Int 11
15 Application Property Application_property varc har 4
16 Application Age Application_age Int 11
17 Application Other Installment Plan
Application_other_install ment_plan
Varc har 4 18 Application Housing Application_housing Varc
har 4 19 Application Number
Existing Credit
Application_housing_exist
ing_credit Int 11
20 Application Job Application_job Varc
har 4 21 Application Number People
Being Liable
Application_number_peop
le_being_liable Int 11 22 Application Telephone Application_telephone Varc
har 4 23 Application Foreign
Worker
Application_foreign_work er
Varc har 4 24 Application Result Application_result Varc
har 4
3. Spesifikasi File Customer Nama File : customer Tipe File : File Master Akses File : Index sequential Kunci Field : customer_pin
Tabel III.8. Spesifikasi File Customer
No Elemen Data Nama Field Type Size Keterangan
1 Customer PIN Customer_pin Varchar 15 Primary Key
2 Customer Name Customer_name varchar 25
3 Customer Gender Customer_gender varchar 1 4 Customer Birth Customer_birth varchar 10 5 Customer
Citizenship Customer_citizenship Varchar 15 6 Customer Mother
Name Customer_mother_name varchar 25
7 Customer Address Customer_address varchar 50 8 Customer Email Customer_email varchar 25 9 Customer Phone
Hone Customer_phone_home Varchar 15
10 Customer Mobile Customer_mobile varchar 15 11 Customer Marital
Status Customer_marital_status varchar 10 12 Customer Present
Address
Customer_present_addre
ss varchar 50
13 Customer NPWP Customer_npwp Varchar 15
4. Spesifikasi File Customer Bank Nama File : customer_bank Tipe File : File Master Akses File : Index sequential Kunci Field : customer_pin
Tabel III.9. Spesifikasi File Customer Bank
No Elemen Data Nama Field Type Size Keterangan
1 Customer PIN Customer_pin Varchar 15 Primary Key
2 Customer Bank
Name Customer_bank_name varchar 25
3 Customer Bank
Saving Type Customer_bank_saving_type varchar 10 4 Customer Bank
Present Customer
Customer_bank_present_custom
er Int 11
5. Spesifikasi File Customer Family Nama File : customer_family Tipe File : File Master Akses File : Index sequential Kunci Field : customer_pin
Tabel III.10. Spesifikasi File Customer Family
No Elemen Data Nama Field Type Size Keterangan
1 Customer PIN Customer_pin Varchar 15 Primary Key
2 Customer Family
Name Customer_family_name varchar 25
3 Customer Family
Relation Customer_family_relation varchar 10 4 Customer Family
Address Customer_family_address varchar 50 5 Customer Family
Phone Home Customer_family_phone_home Varchar 15 6 Customer Family
Phone Mobile
Customer_family_phone_mobi
le varchar 15
7 Customer Family
Phone Work Customer_family_phone_work varchar 15
6. Spesifikasi File Customer Job Nama File : customer_job Tipe File : File Master Akses File : Index sequential Kunci Field : customer_pin
Tabel III.11. Spesifikasi File Customer Job
N
o Elemen Data Nama Field Type Size Keterangan
1 Customer PIN Customer_pin Varchar 15 Primary Key
2 Customer Job
Name Customer_job_name varchar 25
3 Customer Job
Business Field Customer_job_business_field varchar 20 4 Customer Job
Address Customer_job_address varchar 50
5 Customer Job
Phone Customer_job_phone Varchar 15
6 Customer Job
Position Customer_job_position varchar 25 7 Customer Job
Income Customer_job_income Int 11
8 Customer Job
Other Income Customer_job_other_income Int 11 9
Customer Job Number Employees
Customer_job_number_employe
es Int 11
7. Spesifikasi File Customer Mate Nama File : customer_mate Tipe File : File Master Akses File : Index sequential Kunci Field : customer_pin
Tabel III.12. Spesifikasi File Customer Mate
N
o Elemen Data Nama Field Type Size Keterangan
1 Customer PIN Customer_pin Varchar 15 Primary Key
2 Customer Mate
PIN Customer_mate_pin varchar 15
3 Customer Mate
Name Customer_mate_name varchar 25
4 Customer Mate
Birth Customer_mate_birth varchar 10
5 Customer Mate
Job Customer_mate_job Varchar 15
6 Customer Mate
Phone Customer_mate_phone varchar 15
3.2.3. Software Architecture
Software Architecture menggambarkan desain sistem dari sistem yang akan dibuat. Untuk menggambarkan arsitektur perangkat lunak dari sistem yang akan dibuat maka penulis menggunakan component diagram dan deployment diagram.
A. Component Diagram
Component Diagram menggambarkan struktur dan hubungan antar komponen.
Berikut ini merupakan Component Diagram dari website yang akan dibuat :
Gambar III.8. Component Diagram
B. Deployment Diagram
Deployment Diagram digunakan untuk menunjukan alokasi artefak pada node dalam desain fisik sebuah sistem. Sebuah Deployment Diagram mewakili sebuah gambaran ke dalam struktur artefak suatu sistem. Berikut ini merupakan Deployment Diagram dari website yang akan dibuat :
Gambar III.9. Deployment Diagram
3.2.4. User Interface
Desain User Interface memperlihatkan bagaimanakah bentuk dari perangkat lunak yang akan dibangun nantinya berdasarkan struktur aplikasi yang sudah dibuat. Perancangan antar muka ini meliputi perancangan tampilan input dan perancangan tampilan output.
1. Halaman Utama Aplikasi
Halaman utama aplikasi merupakan halaman pertama yang muncul pada saat aplikasi SPK Analisa Resiko Kredit ini dibuka. Pada halaman ini terdapat menu Formulir Aplikasi untuk memulai mengajukan aplikasi dan menu Daftar Aplikasi untuk melihat pengajuan yang telah disetujui atau ditolak. Gambaran halaman utama aplikasi dapat dilihat pada Gambar III.10.
Gambar III.10. Halaman Utama Aplikasi 2. Halaman Mengajukan Kredit
Halaman mengajukan kredit berisi isian informasi untuk mengajukan kredit.
Nasabah harus mengisi beberapa informasi seperti, informasi pribadi, informasi pasangan, informasi keluarga, informasi perusahaan, informasi perbankan,
informasi riwayat kredit dan informasi pengajuan kredit. Gambaran halaman mengajukan kredit dapat dilihat pada Gambar III.11.
Gambar III.11. Halaman Mengajukan Kredit 3. Halaman Melihat Status Pengajuan Kredit
Halaman melihat status pengajuan kredit merupakan halaman yang dapat digunakan oleh nasabah untuk melihat apakah ajuannya disetujui atau ditolak.
Apabila ajuan tidak muncul pada daftar ini, maka pengajuan belum dianalisa oleh analis kredit. Gambaran halaman melihat status pengajuan kredit dapat dilihat pada Gambar III.12.
Gambar III.12. Halaman Melihat Status Pengajuan Kredit
4. Halaman Login Analis Kredit
Halaman Login Analis Kredit digunakan oleh analis kredit untuk dapat masuk ke dalam sistem penunjang keputusan. Analis kredit harus mengisi username dan password yang benar untuk dapat masuk ke dalam sistem.
Gambar III.13. Halaman Login Analis Kredit 5. Halaman Dashboard Analis Kredit
Halaman menu utama analis kredit adalah halaman yang muncul setelah analis kredit berhasil masuk ke dalam sistem. Pada halaman ini terdapat beberapa menu yang dapat dipilih oleh analis kredit, diantaranya melihat ajuan baru, disetujui, ditolak serta riwayat pengajuan. Gambaran halaman utama analis kredit dapat dilihat pada Gambar III.14
Gambar III.14. Halaman Dashboard Analis Kredit 6. Halaman Pengajuan Kredit Baru
Halaman ini menampilkan seluruh pengajuan kredit baru yang belum diputuskan apakah disetujui atau ditolak. Akan tetapi, pada halaman ini sudah diberi rekomendasi apakah resiko kreditnya Baik atau Buruk berdasarkan analisa algoritma support vector machine. Gambaran halaman pengajuan kredit baru dapat dilihat pada Gambar III.15.
Gambar III.15. Halaman Pengajuan Kredit Baru
7. Halaman Pengajuan Kredit Disetujui
Halaman pengajuan kredit yang disetujui menampilkan seluruh pengajuan kredit yang telah melewati tahapan analisa baik menggunakan support vector machine maupun oleh analis kredit itu sendiri. Gambaran halaman pengajuan kredit yang disetujui dapat dilihat pada Gambar III.16.
Gambar III.16. Halaman Pengajuan Kredit Disetujui 8. Halaman Pengajuan Kredit Ditolak
Halaman pengajuan kredit yang ditolak menampilkan seluruh pengajuan kredit yang telah melewati tahapan analisa baik menggunakan support vector machine maupun oleh analis kredit itu sendiri. Gambaran halaman pengajuan kredit yang ditolak dapat dilihat pada Gambar III.17.
Gambar III.17. Halaman Pengajuan Kredit Ditolak
9. Halaman Riwayat Pengajuan
Halaman riwayat pengajuan menampilkan seluruh ajuan kredit yang telah dianalisa oleh analis kredit. Gambaran halaman riwayat pengajuan kredit dapat dilihat pada Gambar III.18.
Gambar III.18. Halaman Riwayat Pengajuan
3.3. Testing
Proses pengujian atau testing dilakukan pada logika internal untuk memastikan semua pernyataan sudah diuji. Pengujian eksternal fungsional untuk menemukan kesalahan-kesalahan dan memastikan bahwa input akan memberikan hasil yang aktual sesuai kebutuhan. Untuk melakukan pengujian ini, penulis menggunakan metode Black Box untuk menguji website yang sudah dibuat. Berikut ini merupakan hasil pengujian terhadap website yang sudah dibuat :
1. Pengujian Halaman Utama Aplikasi
Tabel III.13. Pengujian Halaman Mengajukan Kredit
No. Skenario
Pengujian Test Case Hasil yang diharapkan Hasil
Pengujian Kesimpulan
1
Nasabah memilih menu formulir aplikasi
Menu formulir aplikasi dipilih oleh nasabah
Aplikasi menampilkan formulir aplikasi
Sesuai
harapan Valid
2
Nasabah memilih menu daftar aplikasi
Menu daftar aplikasi dipilih oleh nasabah
Aplikasi menampilkan daftar aplikasi
Sesuai
harapan Valid
2. Pengujian Halaman Mengajukan Kredit
Tabel III.14. Pengujian Halaman Mengajukan Kredit
No. Skenario
Pengujian Test Case Hasil yang diharapkan Hasil
Pengujian Kesimpulan
1
Nasabah mengisi formulir pengajuan kredit dengan lengkap
Seluruh isian pada formulir pengajuan kredit diisi dengan lengkap
Sistem menyimpan pengajuan kredit nasabah
Sesuai
harapan Valid
2
Nasabah tidak mengisi seluruh formulir pengajuan kredit dengan lengkap
Beberapa isian pada formulir pengajuan kredit tidak diisi
Sistem memunculkan notifikasi bahwa seluruh isian harus diisi dan pengajuan kredit nasabah belum tersimpan
Sesuai
harapan Valid
3
Nasabah sama sekali tidak mengisi formulir pengajuan kredit
Seluruh isian formulir pengajuan kredit tidak diisi
Sistem memunculkan notifikasi bahwa seluruh isian harus diisi dan pengajuan kredit nasabah belum tersimpan
Sesuai
harapan Valid
3. Pengujian Halaman Login Analis Kredit
Tabel III.15. Pengujian Halaman Login Analis Kredit
No. Skenario
Pengujian Test Case Hasil yang diharapkan Hasil
Pengujian Kesimpulan
1
Analis mengisi username dan password dengan benar
Username dan password diisi oleh analis dengan benar
Sistem meneruskan halaman ke halaman dashboard analis kredit
Sesuai
harapan Valid
2
Analis mengisi username
Username dan password diisi dengan
Sistem memberikan notifikasi bahwa analis
Sesuai
harapan Valid
dan password dengan tidak benar
salah oleh analis
salah memasukan username atau password
3
Analis mengisi username dan password dengan tidak lengkap
Username atau
password ada yang tidak diisi oleh analis
Sistem memberikan notifikasi bahwa semua isian harus diisi
Sesuai
harapan Valid
4
Analis tidak mengisi username dan password
Username dan password tidak diisi oleh analis
Sistem memberikan notifikasi bahwa semua isian harus diisi
Sesuai
harapan Valid
4. Pengujian Halaman Dashboard Analis Kredit
Tabel III.16. Pengujian Halaman Dashboard Analis Kredit
No. Skenario
Pengujian Test Case Hasil yang diharapkan Hasil
Pengujian Kesimpulan
1
Analis memilih menu Approved
Menu Approved dipilih oleh analis
Aplikasi menampilkan halaman pengajuan kredit yang disetujui
Sesuai
harapan Valid
2
Analis memilih menu Declined
Menu Declined dipilih oleh analis
Aplikasi menampilkan halaman pengajuan kredit yang ditolak
Sesuai
harapan Valid
3
Analis memilih menu New Application
Menu New Application dipilih oleh analis
Aplikasi menampilkan halaman pengajuan kredit yang baru
Sesuai
harapan Valid
4
Analis memilih menu History
Menu History dipilih oleh analis
Aplikasi menampilkan halaman riwayat pengajuan
Sesuai
harapan Valid
5. Pengujian Halaman Pengajuan Kredit Baru
Tabel III.17. Pengujian Halaman Pengajuan Kredit Baru
No. Skenario
Pengujian Test Case Hasil yang diharapkan Hasil
Pengujian Kesimpulan
1
Analis memilih ajuan kredit baru
Salah satu dari pengajuan kredit baru dipilih
Aplikasi menampilkan detail pengajuan kredit baru yang dipilih oleh analis
Sesuai
harapan Valid
yang akan dianalisa
2
Analis menyetujui ajuan kredit baru
Analis menyetujui ajuan kredit baru
Aplikasi menyimpan hasil analisa dan keputusan analis
Sesuai
harapan Valid
3
Analis menolak ajuan kredit baru
Analis menolak ajuan kredit baru
Aplikasi menyimpan hasil analisa dan keputusan analis
Sesuai
harapan Valid
3.4. Implementasi
Untuk mencari nilai prediksi pada data testing dalam pemodelan SVM, dilakukan implementasi model SVM dengan cara menghitung fungsi linear.
Berikut adalah hasil implementasi model SVM terhadap data testing.
Tabel III.18. Hasil Implementasi Aplikasi
Prediksi Aktual Baik Aktual Buruk
Baik 123 28
Buruk 17 32
Dari confusion matrix pada Tabel III.18 dapat diukur tingkat akurasi dari klasifikasi sebagai berikut:
TP = 123; FP = 28; TN = 32; FN = 17
Akurasi = ((TP+TN) / (TP+FP+TN+FN)) * 100%
Akurasi = ((123+32) / (123+28+32+17)) * 100%
Akurasi = 77,5%
Sehingga dapat disimpulkan bahwa implementasi model SVM pada data testing menghasilkan akurasi sebesar 77.5%.
3.5. Support
Perangkat lunak yang sudah dibuat memerlukan perangkat pendukung, baik itu perangkat keras (hardware) atau perangkat lunak (software), serta tahapan pendukung implementasi sistem yang akan dibuat seperti proses hosting dan penyewaan domain.
3.5.1. Publikasi Web
Publikasi web menjelaskan tentang proses penyewaan domain dan proses hosting. Sistem informasi manajemen proyek ini tidak akan di hosting ke publik dikarenakan ruang lingkup sistem ini masih terbatas di kalangan internal. Sehingga nantinya sistem ini akan dipasang di jaringan lokal atau intranet.
3.5.2. Spesifikasi Hardware dan Software
Spesifikasi Hardware dan Software menjelaskan tentang perangkat pendukung dari sistem komputer, dimana dalam suatu program aplikasi pemrograman tidak berdiri sendiri melainkan membutuhkan beberapa sarana pokok yaitu komputer, dalam hal ini hardware, software dan brainware atau user. Berikut ini merupakan spesifikasi Hardware dan Software paling minimum untuk menjalankan aplikasi ini dengan baik.
Tabel III.19. Spesifikasi Hardware dan Software Kebutuhan Keterangan
Sistem Operasi Linux CentOS 6 Processor 700 Mhz
Memory 768 MB
Hard Disk 1500 MB Apache Version 2.4.23
PHP Version 5.6.25 MySQL Version 5.6.33 Browser
Mozilla Firefox Versi 40++, Google Chrome Versi 50++, Microsoft Edge Versi 37++, Opera Versio 35++