• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "BAB III METODOLOGI PENELITIAN"

Copied!
4
0
0

Teks penuh

(1)

9 BAB III

METODOLOGI PENELITIAN

3.1 Desain/Rancangan Penelitian

Desain Penelitian ini adalah quasi experiment, time series dengan pendekatan kuantitatif, yaitu melakukan pemberdayaan karang taruna untuk meningkatkan potensi sebagai penggerak donor melalui metode Training of Trainer (ToT). Dalam penelitian ini kelompok tidak dipilih secara random dan hanya memerlukan satu kelompok sehingga tidak memerlukan kelompok control. Sebelum perlakuan, kelompok eksperimen dilaukan pre test terlebih dahulu, dan setelah perlakuan dilakukan pos test.

Skema desain penelitian ini:

Table 1. Desain penelitian time series

Pre test Treatment Post test

O1 X O2

Keterangan:

O1 = Nilai pre test sebelum treatment

X = Treatment menggunakan metode Training of Trainer (ToT) O2 = Nilai post test setelah diberi treatment

3.2 Populasi Penelitian

Populasi penelitian ini adalah seluruh anggota karang taruna Desa Dawung, Kecamatan Ringinrejo yang berjumlah 5 orang.

3.3 Sampel

Sampel penelitian ini adalah 5 orang.

(2)

10 3.4Sampling

Tekning pengambilan data ini menggunakan total sampling.

3.5 Lokasi

Lokasi penelitian ini di Desa Dawung, Kecamatan Ringinrejo.

3.6 Waktu penelitian

Penelitian ini dilakukan selama 4 minggu, mulai bulan November 2021.

3.7 Variabel dan Definisi Operasional 3.7.1 Definisi operasional

No Variable Definisi Alat ukur Parameter Skala

1 Pemberdayaan

Adalah usaha untuk mencapai perubahan pengetahuan,

keterampilan karang taruna dalam

memotivasi dan membangkitkan kesadaran masyarakat untuk menjadi

pendonor.

2 Pengetahuan Segala sesuatu yang diketahui karang taruna berkenaan dengan donor darah dan rekrutmen donor.

Kuisioner Skor 15-20 = baik Skor 1-14 = cukup Skor 6-10 = kurang

Ordinal

(3)

11 Keterampilan Kecakapan dalam

memotivasi

masyarakat agar minat donor darah.

Lembar observasi

Skor 15-20 = baik Skor 11-14= cukup Skor 6-10 = kurang

Ordinal

3.8 Pengumpulan Data

Pengumpulan data dalam penelitian ini diperoleh dari data primer yang diambil dari hasil pelatihan yang dilakukan terhadap karang taruna.

Prosedur pengumpulan data sebagai berikut:

Tahap pelaksanaan:

1. Tes

Tes yang dilakukan yaitu mengukur pengetahuan dan keterampilan karang taruna dalam memotivasi masyarakat agar berminat menjadi pendonor. Penelitian ini akan menggunakan pre test dan post test.

2. Observasi

Observasi dilakukan melalui pengamatan terhadap kegiatan yang berlangsung menggunakan lembar observasi.

3. Peneliti memberikan pelatihan rekrutmen donor

Peneliti akan memberikan pelatihan rekrutmen donor sesuai langkah- langkah yang telah dibuat.

4. Peneliti menganalisis pengaruh setelah pemberianpelatihan

Analisis ini digunakan untuk menguraikan hasil pelatihan yang telah diberikan apakah terdapat pengaruh sebelum dan sesudah mendapat pelatihan.

5. Dokumentasi

Pengumpulan data melalui tulisan dan gambar kegiatan (terlampir).

3.9 Instrumen Penelitian

Instrument pada pelatihan ini adalah modul pelatihan.

(4)

12 3.10 Analisis Data dan Penyajian Data

Analisis data menggunakan analisis regresi linear sederhana.

Dengan rumus:

Keterangan:

Y = variable dependen (variable terikat) X = variable independen

a = konstanta b = koefisien regresi

Dengan dasar pengambilan keputusan:

a. Jika nilai signifikansi (sig) p< α (0,05), maka Ho ditolak, artinya terdapat pengaruh yang signifikan antara metode Training of Trainer (ToT) terhadap peningkatan kemampuan karang taruna sebagai penggerak donor darah.

b. Jika nilai signifikansi (sig) p> α (0,05), maka Ho diterima, artinya tidak ada pengaruh yang signifikan antara metode Training of Trainer (ToT) terhadap peningkatan kemampuan karang taruna sebagai penggerak donor darah.

3.11 Etika Penelitian

1. Menghormati responden

Peneliti mempertimbangkan hak-hak subjek untuk mendapatkan informasi yang terbuka berkaitan dengan jalannya penelitian serta memiliki kebebasan menentukan pilihan dan bebas dari paksaan untuk berpartisipasi dalam kegiatan penelitian.

2. Menjagaa kerahasiaan responden

Setiap menusia memiliki hak-hak dasar individu termasuk privasi dan kebebasan individu. Pada dasarnya penelitian akan memberikan akibat terbukanya informasi individu termasuk informasi yang bersifat pribadi.

Y=a+bX

Referensi

Dokumen terkait

Keterangan: A = Kelompok Eksperimen B = Kelompok Kontrol = Pre-test sebelum diberikan perlakuan pada kelompok Eksperimen O1 O2 = Post-test setelah diberikan perlakuan pada

Table 1 Scheme of the Research Group Pre-Test Treatment Post-Test Experimental Group O1 Picture-Cued Task X O2 Control Group O3 Mind Mapping -X O4 Sugiono, 2017

post test is to determine the ability of students after being given treatment, according to Sugiyono 2009 one pre test and posttest as follows: Table 3.1 Research Design O1 X O2

Table 2 Nonequivalent Control Group Design Group Pre-test Treatment Post-test Experimental O1 X1 O2 Control O3 X2 O4 Sugiyono, 2009: 79 Note : X1 : Treatment vocabulary mastery

Rancangan Penelitian Control Group Pre-test Post-test Design Kelas Tes Awal Perlakuan Tes Akhir Eksperimen 1 O1 X1 O2 Eksperimen 2 O1 X2 O2 Keterangan: O1 = Hasil tes

Desain Penelitian Keterangan: O1 : pretest kelas eksperimen X : penerapan model pembelajaran Double Loop Problem Solving DLPS O2 : post-test kelas eksperimen Instrumen pengumpulan

The design is as follows: Description: O1: Pre-test score before treatment X: Treatment by applying reading aloud strategy O2: Post-test score after treatment The writer applied a

O1, O3 means the pre-test of both control and experimental class X means the treatment - implementation of extensive reading O2, O4 means the post-test of both control and