• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN PENELITIAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN PENELITIAN"

Copied!
36
0
0

Teks penuh

Strategi Partai Islam PKS pada pemilu 2019 memang banyak menyita perhatian berbagai kalangan masyarakat. Oleh karena itu, program kampanye yang dilancarkan Partai Islam PKS pada pemilu legislatif DPRD tingkat kabupaten/kota tahun 2019 sudah cukup bagi Partai PKS untuk menambah perolehan suara. Sedangkan bagi Partai Islam PKB strategi kampanyenya ditujukan pada kegiatan pemilu legislatif tahun 2019 dengan lebih memanfaatkan peran kiai secara lebih optimal.

Program kampanye partai Islam PKS yang akan peneliti uraikan melalui gambar hasil penelitian di bawah ini. Peneliti akan memaparkan strategi kampanye yang dilakukan partai Islam PKS pada pemilu legislatif tahun 2019 dalam meningkatkan suara pemilih melalui kutipan pernyataan beberapa informan yang peneliti peroleh saat wawancara. Adapun pendapat lain terkait program kampanye, itulah yang sebenarnya menjadi alasan para pemilih memantapkan hati untuk memilih Partai Islam PKS.

Selanjutnya peneliti akan mendeskripsikan program kampanye partai Islam PKB yang akan peneliti uraikan pada gambar temuan di bawah ini. Strategi kampanye Partai Islam PKB dalam meningkatkan perolehan suara pemilih akan dijelaskan oleh peneliti dengan mengutip pendapat dari berbagai informan yang diperoleh peneliti saat wawancara. Oleh karena itu, program kampanye partai PKB pada pemilu tahun 2014 sangat dibenahi oleh partai PKB Islam, sehingga berdampak baik bagi partai dalam hal ini.

Selain alasan program kampanye yang disampaikan Partai Islam PKB, ada pendapat lain tentang program kampanye yang sebenarnya menjadi alasan pemilih bertekad memilih Partai Islam PKB.

Gambar 4.1 Lokasi Penelitian   Sumber : Dokumentasi Pribadi
Gambar 4.1 Lokasi Penelitian Sumber : Dokumentasi Pribadi

Partisipasi Politik Partai Islam PKS dan PKB

Dari seluruh penyebab di atas, ada satu alasan terbesar yang juga menjadi bagian dari peningkatan perolehan suara yang dialami partai Islam PKB pada kegiatan pemilu tahun 2019, yaitu karena banyaknya anggota organisasi Nahdlatul Ulama. . dan tersebar di berbagai wilayah/wilayah di Indonesia, juga khususnya masyarakat yang berada di wilayah distrik Kiaracondong. Hal ini terjadi karena para anggota Nahdlatul Ulama sendiri mempunyai religiusitas (kesalehan) yang menyebabkan mereka tetap setia memilih partai Islam PKB, karena sejak awal anggota organisasi Nahdlatul Ulama dan partai Islam PKB mempunyai hubungan sejarah sejak dahulu kala. awal mulanya partai PKB didirikan. Dalam wawancara yang peneliti lakukan dengan informan, para informan memberikan pendapatnya mengenai faktor-faktor lain yang menjadi alasan lain memilih partai Islam PKS dan PKB.

PKS tidak hanya mengusung partai Islam dan berbasis Islam, tapi saya juga kenal pengurusnya dan terbukti lebih bersih. Berdasarkan penjelasan informan A2 dan A3 dapat disimpulkan bahwa sebagian besar pemilih partai Islam PKS jelas merupakan anggota masyarakat Islam. Berbeda dengan pemaparan informan A1, pemilih partai Islam biasanya adalah orang pertama.

Berdasarkan jawaban informan A1, A2 dan A3 informan pemilih Partai Islam PKS di atas, maka dapat disimpulkan bahwa faktor yang mendukung peningkatan suara pemilih di atas adalah karena Partai Islam PKS lebih konsisten dibandingkan partai yang positional dan mengutamakan kepentingan. memiliki. kepentingan umat Islam. Faktor ini juga yang menyebabkan banyak masyarakat Kiaracondong yang memutuskan tetap pada jalurnya untuk memilih partai Islam PKS, karena faktanya, Prabowo unggul dalam Pilpres 2014 juga di wilayah distrik Kiaracondong. Adapun yang menyebutkan faktor keimanan, karena dengan memilih partai Islam, mereka yakin bahwa pemilih partai Islam itu bukan karena prinsip Islamnya, tapi karena jika orang-orang di partai itu beriman, meskipun mereka beriman. bukan Muslim. , dalam artian mereka memilih partai Nasionalis atau partai yang tidak menganut keyakinannya.Dalam Islam, jika orang-orang tersebut teguh imannya, maka anggota legislatif tidak akan licik, karena akan melindungi kepentingan rakyat. negara, bukan individu mereka sendiri.

Faktor selanjutnya adalah faktor ekonomi, menurut informan Partai Islam PKS yang menyatakan bahwa ada salah satu program andalan Partai Islam PKS, antara lain pembebasan pajak kendaraan bermotor kemudian juga menjanjikan SIM seumur hidup, dalam artian bahwa jika masyarakat memilih partai Islam PKS dan dengan terpilihnya partai Islam PKS di distrik Kiaracondong, maka partai Islam PKS sendiri telah melewati ambang batas parlemen. Informan PKB juga memberikan pendapatnya mengenai faktor pendukung peningkatan jumlah pemilih partai Islam PKB. Ketidaksepakatan tersebut disuarakan oleh informan U2. Alasan utama saya memilih partai Islam PKB karena partai ini merupakan sisa dari almarhum Gusdur dan saya sangat mengidolakannya. (Hasil wawancara dengan informan U2, 12 Juli 2019).

Dari keterangan informan U1 dan U2 dapat disimpulkan bahwa mereka sama-sama mengidolakan tokoh, U1 yang merupakan salah satu caleg, sedangkan informan U2 mengidolakan pendiri partai Islam PKB yaitu Almarhum Gusdur (Abdurahman Wahid) yang adalah mantan presiden keempat Republik Indonesia. Selain faktor di atas, adapun pemilih dari beberapa kabupaten yang disebutkan oleh informan PKB. Berdasarkan tanggapan informan U1, U2 dan U3 dari Partai Islam PKB mengenai faktor-faktor yang mendukung peningkatan suara Partai Politik Islam PKB dapat disimpulkan bahwa masyarakat Kiaracondong mayoritas beragama Islam. faktornya, partai yang toleran terhadap agama lain, mengidolakan almarhum Gusdur (Abdurrahman Wahid) tokoh pendiri partai PKB, tokoh pimpinan PKB, partai sejagat, masyarakat majemuk, pemuda milenial dan yang terpenting dari Nahdlatul Ulama. lingkaran.

Tabel 4.2 faktor pendukung kenaikan suara pemilih partai Islam PKS dan PKB
Tabel 4.2 faktor pendukung kenaikan suara pemilih partai Islam PKS dan PKB

Pembahasan Hasil Penelitian

Program Kampanye Partai Politik Islam Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Kebangkitan Bangsa dalam Menarik Perhatian Pemilih

Keberhasilan partai Islam dan PKB melewati ambang batas parlemen secara nasional tidak lepas dari keberhasilan strateginya. Meski banyak lembaga riset memperkirakan Partai Islam PKS akan kesulitan memasuki ambang batas parlemen sebesar 4% suara nasional. Perolehan suara tersebut menimbulkan banyak pertanyaan terkait strategi partai Islam PKS dan PKB dalam melawan pemilu legislatif 2019.

Meningkatnya permohonan suara dari partai Islam PKS dan PKB tentu saja tidak lepas dari program kampanye yang disampaikan masing-masing partai. Kemenangan partai Islam dan PKB melewati ambang batas parlemen tak lepas dari strategi yang diambil. Tren peningkatan perolehan suara kedua partai Islam tersebut tak lepas dari program unggulan partai PKS, yakni dengan pemberlakuan SIM seumur hidup dan penghapusan pajak sepeda motor.

Strategi penyebaran simpul massa yang dilakukan oleh Partai Islam PKS, untuk itu Partai Islam PKS sengaja memperkuat peran kader dan simpul massa dalam konteks tersebut. Ketua Umum Partai Islam PKB, Muhaimin Iskandar pun dengan cepat menyelesaikan konflik internal yang terjadi di internal Partai PKB menjelang pemilu 2019. Partai Islam PKB melalui jajaran keluarga besar Nahdlatul Ulama menjadi satu kesatuan. tentang strategi politik yang diterapkan partai Islam PKB dalam meraih suara pemilih pada kampanye pemilu 2019.

Sehingga image sebagai partai milik warga Nahdlatul Ulama tetap dipertahankan oleh partai Islam PKB hingga saat ini. Oleh karena itu, Partai Islam PKB tidak bisa lepas dari basis yang dimiliki warga NU, yakni pesantren. Dalam hal ini, penggunaan kiai oleh Partai Islam PKB dalam program kampanye menunjukkan peningkatan penerapan suara pada kampanye pemilu 2019.

Hal itu dilakukan dengan harapan dapat memperlancar program kampanye Partai Islam PKB dalam membangun elektabilitas partai politik dan calon legislatif yang diusungnya. Strategi ini khusus diterapkan oleh partai Islam PKB untuk meraih banyak suara dari masyarakat. Sebab, mereka meyakini kehadiran kepemimpinan baru dari anggota Partai Islam PKS dan anggota DPRD PKB periode sebelumnya di daerahnya akan membawa perubahan pada masyarakat sekitar.

Dalam hal ini, anggota parlemen dari partai Islam PKS dan PKB berhasil membangun titik temu (hemofilia) dan menampilkan diri dari sudut pandang masyarakat yang menginginkan perubahan. Dengan demikian, masyarakat Kota Bandung khususnya masyarakat Kiaracondong merasa komunikasi politik yang dilakukan calon anggota partai Islam PKS dan PKB berhasil meningkatkan elektabilitas suaranya di daerah pemilihan Kiaracondong. Kabupaten, Kota Bandung.

Faktor Pendukung Partai Berbasis Islam PKS dan PKB dalam Menarik Perhatian Pemilih

Namun kenyataannya politisi partai Islam justru terjerumus ke dalam kesalahan yang sama. Merosotnya dukungan masyarakat mayoritas terhadap partai berbasis Islam tentu saja menjadi tugas berat bagi partai Islam. Dilihat dari fakta bahwa partai Islam secara historis tidak berfungsi sebagai partai berbasis Islam di tengah maraknya pemilih berlatar belakang Islam.

Fenomena di atas sangat kontras dengan apa yang terjadi saat ini, para pemilih partai Islam PKS dan PKB di masyarakat Kiaracondong seolah mengabaikan sama sekali fenomena tersebut karena dianggap wajar jika masyarakat tidak luput dari kesalahan dan memilih pemimpin atau wakil rakyat. rakyat. dengan penuh keyakinan, demi mewujudkan perubahan yang lebih baik. PKS dan PKB sedikit diunggulkan jika dibandingkan dengan partai Islam lainnya karena mempunyai basis massa yang jelas dan loyal, yaitu aktivis dakwah kampus dan Nahdlatul Ulama. Partai Islam PKS, program yang lebih konkrit, kader yang mumpuni dan handal serta hubungan emosional dengan pemilih.

Sedangkan bagi Partai Islam PKB, loyalitas pemilih tradisional dan kewibawaan kiai menjadi faktor penentu kemenangan Partai Islam PKB. Pemilu 2019 menjadi momentum dimana partai Islam seperti PKS dan PKB tampil maksimal. Pendiri Nahdlatul Ulama sekaligus tokoh tak terpisahkan dari Partai Islam PKB, mendiang Gusdur terus menjadi ikon utama PKB.

Tokoh pimpinan Partai PKB juga menjadi salah satu faktor pendukung masyarakat memilih partai Islam PKB. Faktor usia dalam hal ini pemilih Partai PKB beragam, tidak hanya berlatar belakang NU saja, namun pemilih Partai PKB merupakan anak-anak milenial yang berusia 17 tahun. Bagi PKS sendiri yang merupakan partai oposisi, orientasi kepentingan umat Islam berhasil menjadi faktor pendukung masyarakat dalam memilih partai Islam PKS.

Hal inilah yang membuat banyak masyarakat Kiaracondong cenderung mengemukakan faktor pendukungnya, sehingga keputusan akhir mereka tetap memilih anggota parlemen dari partai Islam PKS. Dalam hal ini individu mempunyai kepribadian imajiner, sehingga individu yang berinteraksi dapat menemukan dan memperoleh persamaan dan perbedaan dari masing-masing individu tersebut, yang kemudian menjadi dasar untuk melakukan penyesuaian satu sama lain.

Strategi Partai PKS

Strategi Partai PKB

Gambar

Gambar 4.1 Lokasi Penelitian   Sumber : Dokumentasi Pribadi
Gambar 4.2 Hasil temuan dari strategi kampanye politik partai PKS  Sumber : hasil pemikiran peneliti
Gambar 4.3 Hasil temuan dari strategi kampanye politik partai PKB  Sumber : hasil pemikiran peneliti
Tabel 4.2 faktor pendukung kenaikan suara pemilih partai Islam PKS dan PKB

Referensi

Dokumen terkait

To limit the scope of the study, this research only focuses on aspect multisensory learning and assessment rubric for the young learner English which is suitable for