• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN"

Copied!
36
0
0

Teks penuh

Pada saat yang sama, Direktur Utama Bank BTN meminta rekomendasi penunjukan DPS dan pada tanggal 3 Desember 2004, Direktur Utama Bank BTN menerima surat rekomendasi DSN/MUI terkait penunjukan DPS BTN Syariah. Maka tanggal tersebut resmi diperingati sebagai hari ulang tahun BTN Syariah yang bersinergi dengan persetujuan Direksi BI dan PT. Pada tahun 2007, Bank BTN mengoperasikan 12 (dua belas) Cabang Syariah dan 40 Kantor Layanan Syariah (Office Channelling) di kantornya.

BTN Syariah merupakan unit usaha strategis (SBU) Bank BTN yang menjalankan usaha dengan prinsip syariah, mulai beroperasi pada tanggal 14 Februari 2005 dengan dibukanya kantor cabang syariah pertama di Jakarta. Visi dan misi Bank BTN Syariah sejalan dengan visi Bank BTN yaitu unit bisnis strategis yang berperan dalam meningkatkan pelayanan dan pangsa pasar agar Bank BTN tumbuh dan berkembang di masa depan. BTN Syariah juga merupakan pelengkap bisnis perbankan yang tidak dapat dilayani secara konvensional.

Namun yang membedakan adalah adanya Dewan Pengawas Syariah. Dewan Pengawas Syariah (DPS) merupakan badan independen yang dibentuk oleh Dewan Syariah Nasional (NSC) pada bank syariah. Anggota DPS hendaknya terdiri dari para ahli di bidang muamalah syariah yang mempunyai pengetahuan umum di bidang perbankan.DPS dalam melaksanakan tugas sehari-hari wajib melaksanakan fatwa DSN yang merupakan otoritas tertinggi. Security berfungsi sebagai pengamanan di lingkungan Bank BTN Syariah dan membantu proses awal transaksi nasabah. Sistem pembayaran bagi hasil dapat ditransfer ke rekening tabungan atau giro BTN Syariah dan BTN konvensional, serta ke bank lain.

Akad qardh merupakan salah satu bentuk perjanjian pinjaman kepada nasabah dengan syarat nasabah wajib mengembalikan uang yang diterimanya kepada Bank BTN Syariah.

Tahapan Proses Pemberian Pembiayaan KPR Subsidi pada Bank BTN Syariah Parepare

Bank BTN Syariah Parepare dapat bekerjasama dengan pengembang lain dan mendapatkan nasabah serta calon nasabah yang tersebar di banyak wilayah, sehingga salah satu keunggulan dibandingkan Bank BTN terletak pada coverage area bank yang berada di beberapa tempat. Pernyataannya menunjukkan bahwa salah satu ketertarikan atau minat nasabah pada bank BTN Syariah adalah calon nasabah memilih bank yang mempunyai hubungan keagamaan dengan aturan agama dan sesuai dengan pembagian paham agamanya, serta dibandingkan dengan bank konvensional lainnya. semakin tertarik dan ingin menjadi nasabah Bank BTN Syariah. Calon Nasabah Seseorang yang ingin memiliki pembiayaan KPR yang memuat syarat dan ketentuan yang sesuai dengan keinginan bank.

Tahapan pertama yang dilakukan calon nasabah dalam proses pengajuan permohonan pembiayaan adalah calon nasabah harus melengkapi berkas atau dokumen yang telah dijadikan persyaratan Bank BTN Syariah Parepare. Setelah berkas/dokumen lengkap, langkah selanjutnya adalah menyelidiki dokumen yang diserahkan calon nasabah kepada Bank dan dimaksudkan untuk mengetahui apakah berkas yang diserahkan sudah lengkap sesuai persyaratan. Kemudian, jika benar dan tepat, bank mencoba menghitung apakah besaran pembiayaan tersebut relevan dengan kemampuan membayar calon nasabah.

Setelah data dimasukkan, analis yang melakukan analisis terhadap calon konsumen akan menerapkan prinsip kelayakan hadiah. Pertimbangan saat mengelola data prospek dapat berupa rekomendasi kapasitas di mana analis memperhitungkan kemampuan membayar calon pelanggan. Menilai kemampuan calon nasabah dalam melunasi produk KPR subsidi yang akan diterimanya merupakan salah satu komposisi analitis yang harus ditentukan dengan sangat cermat.

Ada tidaknya masalah pada usaha atau pekerjaan dan pendapatan calon klien. Para pengembang ini akan berbagi tugas dengan Bank BTN Syariah untuk menjamin kepuasan pelanggan di masa depan. Pada tahap ini calon klien harus memberikan informasi mengenai motivasi atau alasan mengapa ia tertarik atau menginginkan gedung apartemen.

Misalnya dalam satu bulan pengeluarannya berapa, pemasukan bulanannya digunakan untuk apa, calon konsumennya apa saja. Setelah memberikan informasi hasil rekomendasi kepada pengembang, pengembang kemudian menginformasikan kepada calon klien, jika calon klien setuju maka akan diadakan perjanjian pembiayaan. Perjanjian pembiayaan memuat keputusan mengenai subsidi pembiayaan KPR yang meliputi besarnya angsuran bulanan, jangka waktu dan biaya yang harus dibayar oleh calon nasabah.

Apabila calon nasabah melakukan inspeksi terhadap rumah yang diinginkan dan ternyata rumahnya masih 80% terbangun, maka calon nasabah harus menunggu hingga pembangunan rumah selesai 100%. Bank BTN Syariah memberikan waktu pembangunan maksimal 6 bulan kepada pengembang/developer 21 Pada calon peminjam yang sudah mendapat surat persetujuan pembiayaan, calon pembeli akan menunggu hingga rumah dibeli untuk siap dibangun terlebih dahulu.

Analisis Pemberian Pembiayaan KPR Subsidi melalui Analisis 5C untuk mengurangi resiko pembiayaan Bermasalah/Macet

  • Character (Watak)
  • Capacity (Kemampuan)
  • Capital (Modal)
  • Colleteral (Jaminan)
  • Condition of Economy (Keadaan Ekonomi)

Seluruh informasi yang diperoleh dari analisis kelayakan pembiayaan digunakan dalam proses perencanaan dan operasional bisnis. Jadi penilaiannya mencakup riwayat hidup calon debitur/nasabah, meliputi reputasi calon nasabah di lingkungan bisnis/perusahaan dan riwayat hubungan calon nasabah dengan bank. 23. Menilai hubungan dengan bank adalah untuk mengetahui apakah calon nasabah tersebut cukup terkenal. Aspek hubungan dengan Bak juga mengkaji interaksi dan kinerja calon nasabah dengan bank lain, motivasi berpindah bank, dan kemungkinan pengambilalihan fasilitas.

Menilai apakah klien memiliki itikad baik/tanggung jawab dalam membayar angsuran dengan melakukan BIcontrol dan melihat motivasi serta ekspresi wajah klien saat wawancara mendalam. Untuk mengetahui apakah nasabah mempunyai komitmen dalam membayar angsuran, lihatlah riwayat pembayaran pinjaman sebelumnya (diperiksa melalui cek BI), informasi lain yang diperoleh dari keluarga dan tetangga di lingkungan calon nasabah." 25. 25Isra Murni , “Penerapan prinsip 5C dalam realisasi Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Subsidi di Bank BTN Cabang Panam menurut perspektif ekonomi Islam”, (UIN Sultan Syarif Kasim Riau, 2015) hal.Dari wawancara yang dilakukan dengan pegawai Bank BTN pada atas nama Ibu Martia Sari, beliau menyampaikan bahwa: 29.

Dari wawancara ini terlihat bahwa jika pendapatan yang diterima calon klien lebih besar dari biaya hidupnya, maka calon klien tersebut dapat lolos analisis Kapasitas. Hal ini bertujuan untuk mengukur kemampuan calon nasabah dalam mengamankan modalnya, atau jumlah modal yang dimiliki nasabah atau jumlah dana yang terlibat dalam fasilitas yang dibiayai, seperti pembayaran di muka. 29 Isra Murni, “Penerapan prinsip 5C dalam realisasi Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Subsidi di Bank BTN Cabang Panam Menurut Perspektif Ekonomi Islam”, (UIN Sultan Syarif Kasim Riau, 2015) hal. Wawancara Martia Sari, pegawai Bank Tabungan Negara Cabang Panam, Wawancara, 01 Juni 2015).

31 Isra Murni, “Penerapan Prinsip 5C Dalam Realisasi Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Subsidi Pada Bank BTN Cabang Panam Menurut Perspektif Ekonomi Islam”, (UIN Sultan Syarif Kasim Riau, 2015) hal.Wawancara Martia Sari, pegawai Bank Tabungan Negara Cabang Panam, Wawancara, 1 Juni 2015). Dalam hal pembiayaan, penilaian dan analisis jaminan yang diberikan di bank menjadi aspek penting yang perlu diperhatikan, jika nasabah memiliki SK, rumah atau sertifikat usaha sebagai jaminan. Pertimbangkan juga keabsahan atau keaslian garansi, yang dapat digunakan sesegera mungkin jika terjadi masalah.

32 Isra Murni, “Penerapan Prinsip 5C dalam realisasi penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) bersubsidi di kabin Bank Tabungan Negara. Panama menurut perspektif ekonomi Islam”. Jaminan yang akan diberikan kepada bank oleh calon nasabah harus sesuai dengan persyaratan Rumah. Dan apabila dalam kondisi yang tidak stabil pembiayaan masih diberikan, maka perlu dilihat prospeknya ke depan.

Bank harus menganalisis dampak kondisi perekonomian terhadap usaha calon nasabah di masa yang akan datang, untuk mengetahui dampak kondisi perekonomian terhadap usaha calon nasabah.33. 33 Isra Murni, “Penerapan Prinsip 5C dalam realisasi penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) bersubsidi di kabin Bank Tabungan Negara. Panama menurut perspektif ekonomi Islam”.

Referensi

Dokumen terkait