1
BAB IV PENUTUP A. Kesimpulan
Bedasarkan pemaparan di atas, maka penulis mengambil kesimpulan bahwa perlindungan hukum pemerintah bagi penyandang disabilitas yang terlibat dalam rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil dangan memberikan kebijakan afirmasi melalui Peraturan Pemerintah kepada instansi dalam memiliki kuota secara informal dan berupa penyadiaan aksesibilitas untuk mempermudah aktifitas Penyandang Disabilitas dalam melakukan pekerjaan ternyata belum sepenuhnya berjalan dengan maksimal, dalam kenyataanya masih terjadi praktek diskriminasi yang dialami oleh penyandang disabilitas karena adanya 2 (dua) faktor penghambat yang menjadi kendala bagi Penyandang Disabilitas untuk terlibat dalam rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil, faktor dari pemerintah dan faktor dari instansi itu
sendiri.
B. Saran
Berkenaan dengan perlindungan hukum bagi Penyandang Disabilitas dalam rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil tersebut, maka Penulis menyarankan hal-hal sebagai
berikut:
1. Merealisasikan Peraturan Pemerintah tentang pemberian kuota secara informal kepada intansi untuk mempekerjakan penyandang disabilitas serta meningkatkan penyediaan aksesibilitas bagi penyandang disabilitas.
2
2. perlu adanya pengawasan bagi instansi dalam melakukan rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil.
3. mempertegas tanggung jawab pemerintah terrhadap pemenuhan hak untuk mendapatkan pekerjaan bagi Penyandang disabilitas.
4. Penyandang Disabilitas harus optimis untuk mendapatkan kesempatan melanjutkan pendidikan setinggi-tingginya dengan harapan berkesempatan dalam rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil.
5. Pemerintah harus menempatkan kelompok Penyandang Disabilitas menjadi layaknya teman sendiri, penuh empati, dan memfasilitasi sesuai kapabilitas dan kompetensiya masing-masing.
6. Masyarakat juga harus mendorong keluarga dan teman-teman Penyandang Disabilitasnya untuk ikut berperan aktif dalam menciptakan pekerjaan guna memperoleh kehidupan yang lebih layak