• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB V ANALISIS - Repository UNISBA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "BAB V ANALISIS - Repository UNISBA"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

65

BAB V ANALISIS

5.1 Analisis Hasil Penelitian

Penumpukan pada gudang dan penggunaan armada yang tidak diperhitungkan menjadi salah satu faktor keterlambatan pengiriman produk setiap distibution centre.

Dengan menggunakan metode distribusi resources planning sebagai solusi permasalahan tersebut, maka proses distribusi maupun inventori akan lebih terkendali.

Dengan melihat pola data dari setiap distribution centre, terdapat 3 model peramalan yang terpilih yaitu exponential smoothing with trend adjustment (desholt) dengan α = 0,6 dan β = 0,3 untuk distribution centre Bandung, dan D.I Yogyakarta, lalu untuk distribution centre Serang, Semarang, dan Surabaya model peramalan terpilihnya adalah trend line analysis (desbrown) dengan nilai α = 0,4 untuk ketiga distribution centre tersebut. Sedangkan untuk distribution centre Jakarta Pusat dengan model peramalan terpilihnya adalah single exponential smoothing dengan nilai α = 0,6.

Model peramalan terpilih dari 3 indikator uji error terkecil yaitu MAD (mean absolute deviation), MAPE (mean absolute percentage error), dan MSE (mean squared error). Uji error untuk distribution centre Bandung memiliki nilai MAD = 50,15 ; MAPE = 0,36 ; MSE = 1097,21 (Tabel 4.25). selain dilakukanya uji error, peramalan terpilih juga berdasarkan moving range test yang tidak menunjukan data out of control karena tidak terdapat 4 titik yang jatuh pada region B. Hasil tersebut berdasarkan aturan 5 titik yang dimana terdapat data out of control jika terdapat 5 titik secara berurutan dan 4 diantaranya ada pada region B.

Menggunakan disagregasi dengan 1 family yang sama, diketahui proporsi untuk distribution centre Bandung item TD 10DS = 9,4% ; DT 10DS = 2,1% ; BOPV

= 15,3% ; VHB Bayi/Anak 1DS = 20,5% ; Pentabio = 19,6% ; V.BCG bayi+anak 20DS impor = 8% ; IPV 5DS = 5,1% ; MR 10DS = 20% (Tabel 4.29).

Berdasarkan pendekatan perhitungan ukuran lot, penggunaan lot for lot pada central warehouse terdapat 8 kali pengiriman yang tersebar di 6 distribution centre yang berada di pulau Jawa.

Pengiriman dari central warehouse terhadap distribution centre periode 1 sampai periode 8 yaitu : Periode 1 = 36.152 box; Periode 2 = 84.920 box;

::repository.unisba.ac.id::

(2)

66

Periode 3 = 85.107box; Periode 4 = 85.332 box; Periode 5 = 85.558 box; Periode 6 = 85.780 box; Periode 7 = 86.005 box; Periode 8 = 86.224 box. Dari banyaknya pengiriman tersebut maka dapat dketahui total biaya yang terlibat dalam aktivitas distribusi pada central warehouse yaitu sebesar Rp13.281.931.000

5.2 Analisis Ayat Suci Al-qur’an

Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, studi tentang perencanaan ini memiliki fungsi untuk mengetahui dan mempersiapkan segala hal yang terlibat untuk dikemudian hari. Kegiatan perencanaan tersebut telah tertulis dalam kitab suci Al- Qur’an yang harus di aplikasikan di kehidupan sehari hari. Ayat suci Al-Qur’an yang berkaitan dengan penelitian ini yaitu Qur’an surat Al-Hasyr ayat 18. Dengan berdasarkan tafsir dari QS.Al-Hasyr:18 Allah berfirman “Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah S.W.T dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat) dan bertakwa-lah kepada Allah, sesungguhnya Allah maha mengetahui apa yang kamu kerjakan”.

Dari ayat tersebut dapat dihubungkan dengan penelitian yang telah dilakukan, bahwa orang-orang yang beriman untuk senantiasa bertaqwa kepada-Nya dan hendaknya manusia membuat suatu perencanaan setiap saat untuk masa yang akan datang agar lebih baik lagi dan mengevaluasinya, karena tujuan hidup manusia untuk memiliki bekal di akhirat kelak.

::repository.unisba.ac.id::

Referensi

Dokumen terkait

Lewat kerja sama itu barang yang dibelanjakan pada ko Hengki Ia tidak mengenakan biaya pengiriman, tetapi ibu Rohani hanya mengurus kegiatan bongkar muat dan biaya buruh,

Skenario satu dan skenario enam mendapatkan total cost pengiriman aqua galon dengan biaya yang sama yaitu sebesar Rp 934.706, hal tersebut karena pengiriman dilakukan

5.7.2 Variabel Pelayanan Kelemahan Yang Perlu Ditingkatkan Pada variabel pelayanan yang teramsuk kedalam kategori kelemahan, pihak Borma Toserba Unit Cileunyi harus memprioritaskan

Prosedur kerja kurang baik tidak sesuai SOP Pekerjaan yang dilakukan operator tanpa memperhatikan SOP hal tersebut dikarenakan prosedur kerja yang kurang baik, kurangnya pengawasan dan

Berdasarkan hasil tersebut maka dapat diurutkan nilai fuzzy logic mulai dari yang tertinggi hingga terendah, dimana nilai fuzzy tertinggi menunjukan objek wisata tersebut mendekati

Pada usulan perbaikan yang dilakukan dengan menentukan rancangan fasilitas kerja dengan menggunakan metode antropometri dapat mengetahui dimensi tubuh pekerja dan nilai persentil yang

Gambar 5.1 Grafik skor sakit, nyeri, tidak nyaman pada bagian tubuh yang dirasakan operator Keluhan pada bahu, punggung bawah dan bokong atau paha dirasakan oleh operator karena pada

Solusi ideal yang dipilih untuk mengatasi masalah kualitas kanji bahan baku yang kurang baik yaitu prinsip ke-10 prior action subprinsip a yaitu “Lakukan tindakan sebelum”.. Berdasarkan