76
BAB V
PEMBAHASAN HASIL KARYA
5.1 Proses Penciptaan Karya
Proses penciptaan karya dalam skripsi ini merupakan proses penelitian yang dilakukan peneliti selama di lapangan. Program karya yang dibuat adalah program Film Dokumenter dengan bertemakan tentang politik, dengan memilih judul
“Bingkai Demokrasi”. Dimana dalam karya tersebut berisi cerita tentang jalannya sebuah proses pesta demokrasi yang telah diadakan oleh negara Indonesia tahun ini yang disebut dengan Pemilu. Dalam proses pembuatan karya ini peneliti fokus menempatkan diri sebagai Produser. Dalam hal ini peneliti yang bertugas sebagai produser mengikuti kegiatan proses penciptaan karya dimulai dengan tiga tahapan yaitu pra produksi, produksi dan pasca produksi.
5.2 Tujuan Pembuatan Karya
5.2.1 Tujuan Teoritis
Karya ini diproduksi dengan maksud memberikan informasi kepada masyarakat tentang dunia perpolitikan yang terjadi di Indonesia dan berharap bisa menjadi informasi baru bagi dunia ilmu komunikasi khususnya di bidang tv dan film. Sehingga menjadi referensi untuk kajian penelitian ilmu komunikasi tv dan film di masa sekarang dan di masa mendatang.
5.2.2 Tujuan Praktis
Tujuan peneliti menciptakan sebuah karya adalah unutk membuka wawasan masyarakat mengenai perpolitikan yang terjadi saat ini di Negara Indonesia. Diharapkan masyarakat yang menonton tidak gampang terpengaruh dengan isu-isu yang ada, yang nantinya malah merugikan dirinya sendiri maupun orang lain. Dengan adanya film dokumenter ini peneliti juga berharap masyarakat dapat memilah informasi dengan sumber yang jelas, dan tidak gampang terpengaruh dengan berita hoax.
5.3 Konsep Program
Film Dokumenter “Bingkai Demokrasi” dibuat berlandaskan atas dasar yang terjadi baru-baru ini mengenai pesta demokrasi yang telah diadakan oleh Negara Indonesia yang disebut dengan Pemilu. Pemilu merupakan sebuah proses demokrasi untuk memilih Presiden dan Wakil Presiden serta untuk memilih anggota Legislatif. Dalam program film dokumenter ini berisi mengenai opini dari beberapa masyarakat Jawa Barat, khususya daerah Kecamatan Kiaracondong yang merupakan informan dari penelitian peneliti dan Jawa Tengah sebagai partisipan yang terlibat dalam kegiatan pemilu. Mereka mengutarakan opininya mengenai sosok-sosok pemimpin yang ikut mencalonkan dalam kegiatan pemilu serta yang terjadi pada saat kegiatan pemilu berlangsung. Diakhir video peneliti, menyelipkan sebuah pesan kepada semua masyarakat Indonesia agar tidak terpancing dengan isu-isu yang terjadi saat ini, dan juga bisa memilah informasi yang sumbernya jelas agar kita masyarakat Indonesia terhindar dari adanya konflik yang tidak diinginkan dan bisa menjadi negara yang aman, damai dan sejahtera.
5.4 Deskripsi Program Kategori Program : Informasi
Format Program : Film/Dokumenter Judul Program : Bingkai Demokrasi Durasi Program : 8 Menit
Target Audiens : Dewasa-Orangtua
Golongan B (Menengah Keatas) Golongan C (Menengah Kebawah) Laki-laki dan Perempuan
Karakteristik Produksi : Tapping (Single Camera) 5.5 Lembar Kerja Produser
Dalam proses penciptaan karya sebuah film, tidak hanya seorang sutradara saja yang dibutuhkan melainkan peran dari seorang produser pun juga sangat dibutuhkan. Produser berperan penting dalam kegiatan pra produksi, produksi dan pasca produksi. Seorang produser film harus bisa mengawasi dan menyalurkan sebuah proyek film kepada seluruh tim produksi sesuai tujuan yang telah ditetapkan bersama. Baik dalam aspek kreatif maupun pada saat manajemen produksi, sesuai dengan anggaran yang telah disepakati. Produser terlibat aktif dalam semua tahapan proses pembuatan film, mulai dari pemunculan ide, dan pengembangan hingga penyaluran proyek film tersebut. Namun suatu ide atau konsep film bisa muncul dari siapapun, baik itu dari sutradara, penulis naskah maupun produser.
Sebagai seorang produser dituntut untuk bisa bertanggung jawab secara umum, dan seorang produser harus bisa menjaga kekompakan pada semua tim.
Hal ini tentunya sangat berguna demi kelancaran penciptaan karya dan menciptakan kinerja yang baik dari seluruh tim produksi. Proses kerja produser meliputi tiga tahapan, diantaranya dari proses pra produksi, produksi hingga proses pasca produksi.
5.2.1 Tahap Pra Produksi
Dalam tahap pra produksi, peneliti menempatkan ide kreatif untuk menciptakan program film dokumenter berjudul Bingkai Demokrasi bersama seorang teman yang penelitiannya memiliki kesamaan dengan penelitian yang dilakukan peneliti. Melalui film dokumenter ini peneliti berharap penonton dapat menambah pengetahuan baru mengenai perpolitikan yang terjadi saat ini di Indonesia, dan peneliti berharap semoga penonton tidak gampang termakan oleh isu-isu yang akan merugikan dirinya sendiri maupun orang lain, sehingga pesan yang disampaikan dalam film dokumenter ini dapat di pahami dengan baik oleh penonton.
Proses pra produksi merupakan proses awal untuk memulai suatu produksi, pada tahapan ini seorang produser harus membuat persiapan produksi secara matang dan terperinci. Adapun beberapa tugas pokok dan tanggung jawab seorang produser dalam proses penciptaan karya film dokumenter berjudul bingkai demokrasi, diantaranya :
1. Menentukan ide cerita 2. Menyusun tim produksi
3. Memlih perangkat yang dibutuhkan untuk proses penciptaan karya 4. Mengatur waktu dan tempat
5. Mengupayakan anggaran dana untuk produksi 6. Mematangkan konsep dan ide cerita
5.2.2 Tahap Produksi
Dalam pembuatan karya skripsi ini peneliti berperan sebagai produser.
Produser merupakan seorang pemimpin yang bertanggung jawab pada awal pembuatan film maupun sampai tahap akhir pembuatan film. Setelah produser melakukan proses perencanaan dan persiapan selesai dilakukan dengan benar, maka selanjutnya tugas seorang produser pada tahap produksi ini mengkoordinasikan seluruh tim produksi dan memantau jalannya proses produksi.
Untuk kelancaran produksi, diperlukan alat penunjang yang digunakan peneliti dalam proses penciptaan karya Film Dokumenter Bingkai Demokrasi ini.
Alat yang digunakan ketika produksi di lapangan yaitu kamera DSLR, Mirroles, Tripod, Microphone. Dan kamera yang digunakan adalah Sony a6000, Canon 700D, Canon 600D, Canon eos m2.
5.2.3 Tahap Pasca Produksi
Tahap ini merupakan tahap akhir dimana setelah selesai melakukan proses pra produksi dan produksi. Pada tahap ini terdapat beberapa aktivitas seperti pengeditan film, pemberian efek khusus, pengoreksian warna, pemberian suara dan memasukkan musik sebagai latar dalam film dokumenter yang akan dibuat. Dalam pembuatan karya ini, peneliti dibantu oleh dua rekan, yang satu merupakan editor dan satu orang lainnya merupakan seorang yang mengisi voice over di dalam Film Dokumenter berjudul Bingkai Demokrasi. Peneliti sebagai
produser dalam tahap pasca produksi ini berperan untuk mengawasi kelancaran proses pengeditan film dokumenter.
82 Tabel 5.1
WORKING SCHEDULE
Production Company : BSI Produser : Ayu Kristiami
Judul Film : Bingkai Demokrasi Sutradara : Rianisa Ayu K.D
Durasi : 8 menit
No. Tahap Aktifitas
Target Perminggu
Juli Agustus
1 2 3 4 1 2
1.
Pra Produksi
Penemuan Ide
2. Pengembangan Gagasan
3. Working Schedule
4. Breakdown Budget
5. Shooting Schedule
7.
Produksi
Shooting
8. Daily Report
9. Evaluasi Produksi
10. Pra Produksi Logging
11. Editing
83 Tabel 5.2
BREAKDOWN BUDGET
Production Company : BSI Produser : Ayu Kristiami
Judul Film : Bingkai Demokrasi Sutradara : Rianisa Ayu K.D
Durasi : 8 menit
No. Item Unit Rate Amount Notes
Pra Produksi
Produksi (Tekhnis)
1 Sony Mirorrles a6000 1 180.000
2 Canon mirrorles eos m2 1 150.000
3 Canon 700D 1 80.000
4 Canon 600D 1 120.000 Include baterai dan memori
5 Kit/ 16-50mm 1 150.000
6 Kit/18-55 f3.5-5 1 100.000
84 Tabel 5.3
EQUIPMENT LIST (CHECK LIST HARIAN)
Production Company : BSI Produser : Ayu Kristiami
Judul Film : Bingkai Demokrasi Sutradara : Rianisa Ayu K.D
Durasi : 8 menit
No Nama Seri Jumlah Keterangan
1 Kamera
Sony Mirorrles a6000 1 Sewa
Canon mirrorles eos m2 1 Sewa
Canon 700D 1 Sewa
Canon 600D 1 Sewa
2 Lensa Kit/ 16-50mm 1 Sewa
Kit/18-55 f3.5-5 1 Sewa
3 Memory Card HDC Sandisk 32GB 2 Sewa
HDC Sandisk 16GB 1 Sewa
4 Baterai NP-FW50 1 Sewa
LPE-8 1 Sewa
5 Charger Sony 1 Sewa
Canon 1 Sewa
6 Earphone Vivo 1 Milik Sendiri
7 Tripod WT-3110A 1 Milik Sendiri
8 Microphone 3.55mm microphone 1 Milik Sendiri
85 Tabel 5.4
SHOOTING SCHEDULE
Production Company : BSI Produser : Ayu Kristiami
Judul Film : Bingkai Demokrasi Sutradara : Rianisa Ayu K.D
Durasi : 8 menit
No Hari dan Tanggal Waktu Pelaksanaan Kegiatan
1
Senin, 16 Juni 2019
10.00-11.00 Memeriksa Perlengkapan
2 11.00-11.30 Persiapan Produksi
3 11.30-12.00 Menuju Lokasi
4 12.00-13.00 Break
5 13.00-14.00 Cek dan Setting Peralatan
6 14.00-16.30 Pengambilan Gambar
7 16.30-17.00 Produksi Selesai
8
Jum’at, 12 Juli 2019
08.00-09.00 Memeriksa Perlengkapan
9 09.00-09.30 Persiapan Produksi
10 09.30-10.00 Menuju Lokasi
11 10.00-11.00 Cek dan Setting Peralatan
12 11.00-13.30 Pengambilan Gambar
13 13.30-14.00 Produksi Selesai
14 Senin, 15 Juli 2019 12.00-12.30 Memeriksa Perlengkapan
15 12.30-13.30 Persiapan Produksi
16 13.30-14.00 Menuju Lokasi
17 14.00-14.30 Cek dan Setting Peralatan
18 14.30-16.30 Pengambilan Gambar
19 16.30-17.00 Produksi Selesai
5.6 Analisis Karya
Dalam membuat karya, peneliti dan tim mengambil program Dokumenter Film.
Dokumenter film adalah penayangan topik atau tema tertentu, disampaikan dengan gaya bercerita, menggunakan narasi (vioce over), menggunakan wawancara dari informan penelitian dan ilustrasi musik sebagai penunjang visual. Dokumenter mempunyai sudut pandang yang jelas dan objektif, fakta dan tidak direkayasa. Dalam arti yang sesungguhnya, film dokumenter merupakan tayangan yang menggambarkan kejadian yang sebenarnya terjadi.
Peneliti dan tim memilih program acara dokumenter, karena dokumenter dapat menayangankan suatu tema dengan fakta tanpa adanya imajinasi penulis naskah ke dalam tayangan tersebut. Selain itu juga karya yang dibuat peneliti memang cocok untuk dibuat film dokumenter. Sumber yang didapatkan berasal dari realitas objektif tanpa direkayasa sedikitpun.
Karya Dokumenter berjudul “Bingkai Demokrasi” merupakan hasil dari penelitian peneliti yang membahas mengenai startegi partai politik berbasis Islam dalam menaikkan suara pemilih pada pemilu legislatif 2019 dengan mengkhususkan wilayah pemilihannya di Kecamatan Kiaracondong Kota Bandung. Karya dokumenter ini menceritakan tentang pendapat warga masyarakat Jawa Barat dan Jawa Tengah terkait fenomena pemilu 2019 dan pemaparan tentang trend peningkatan perolehan suara yang didapat dari partai Islam PKS dan PKB.
Karya dokumenter ini berdurasi 8 menit. Beberapa cuplikan video diambil dari Youtube karena wkatu penelitian yang dilakukan peneliti sudah melewati penyelenggaraan pemilu. Sehingga agar tidak kekurangan bahan gambar, peneliti
mengambil sejumlah sumber hasil liputan dari beberapa televisi nasional untuk bahan karya film dokumenter ini. Selain itu, peneliti juga menggunakan sejumlah musik ilustrasi yang tersedia di Youtube dan tidak mengandung hak cipta. Musik ilustrasi digunakan untuk mendramatisir tayangan film agar pesan yang disampaikan juga mampu menyentuh hati para penonton. Adapun musik ilustrasi yang digunakan dalam karya dokumenter ini : (1) Evan King (End This), (2) Scott Buckley (Sanctum) (3) Ashamaluey Music (Inspirational pop rock background music for videos presentations).
88