70 BAB V PENUTUP
5.1. Kesimpulan
Kesadaran diri terhadap keselamatan di perlintasan kereta api merupakan tanggung jawab diri sendiri, walaupun banyak sarana penunjang lainnya sebagai media pengamanan terhadap perlintasan kereta api, tetapi semua itu merupakan alat pengamanan semata, dan kembali lagi kepada masyarakat sendiri untuk tetap disiplin saat berlalu lintas. Adanya rambu dan palang pintu adalah sebagai penanda bahwa adanya perlintasan kereta api, dan saat sirine berbunyi dan palang pintu tertutup fungsi dari palang pintu untuk mengingatkan akan melintasnya kereta api.
Masyarakat sebagai pengguna jalan sudah sepatutnya untuk mengikuti peraturan lalu lintas tersebut, demi keamanan dan kenyamanan saat berkedara, sehingga terhidar dari kecelakaan yang dapat merugikan diri sendiri bahkan masyarakat luas, sehingga kesadaran diri dan pendidikan ilmu merupakan landasan terbentuknya individu yang mandiri, dan taat peraturan,
Iklan layanan masyarakat sendiri hanyalah sebagai media informasi dan pengingat saja bagi masyarakat luas, yang kemungkinan melupakan, bahkan tidak menyadari fungsi dari rambu-rambu dan fungsi dari palang pintu, sehingga masih ada saja yang melakukan pelanggaran dengan menerobos palang pintu. Kontrol diri terhadap emosi saat di jalan raya juga diperlukan, agar tidak terjadi egoisme saat berkendara, dan hanya mementingkan keperluan pribadi semata, tanpa mempedulikan masyarakat sekitar. Kita adalah makhluk sosial, yang hidup di lingkungan yang saling berinteraksi, maka dari itu hormatilah hak masing-masing,
71
dan jalanilah kewajiban dengan seharusnya, sehingga terjadinya sebuah kenyamanan, dan keamanan saat berkendara baik bagi diri sendiri maupun bagi masyarakat sekitar.
5.2. Saran
Perancangan iklan layanan masyarakat yang telah disusun oleh penulis masih memerlukan banyak inovasi baru lainnya untuk dimasa mendatang, karena perancangan iklan ini masih memiliki banyak kekurangan, dan diharapkan adanya media-media pendukung lain yang dapat menunjang perancangan iklan layanan masyarakat ini, konten yang disampaikan masih jauh dari kata sempurna maka dari itu dibutuhkannya isi konten yang lebih mendetail dari segi desainnya, informasi yang lebih menarik, dan perancangan media pendukung lainnya, karena masih banyak media lainnya yang dapat dijadikan sebagai penunjang iklan layanan masyarakat tersebut, baik dari segi informasi, desain, maupun media iklan lainnya.
Mendesain wilayah perlintasan kereta api dengan baik dari segi tata ruang dan visual nya itupun merupakan hal penting, sampah visual di sekitar perlintasan kereta api dapat mengganggu pandangan pengguna jalan dalam mengamati rambu- rambu di sekitar perlintasan. Sebaiknya jika sampah visual yang mengganggu tersebut ditertibkan, sehingga kawasan perlintasan kereta api bersih dari iklan-iklan yang tidak berkepentingan , dan jarak pandang pengguna jalan pun akan lebih fokus terhadap rambu-rambu, dan menimbulkan kewaspadaan lebih baik lagi, karena konsentrasinya tidak terganggu oleh iklan-iklan yang ditempatkan sembarangan di kawasan perlintasan kereta api. Sudah sewajibnya kitapun sadar akan keselamatan diri dan selalu waspada sehingga tidak terjadi sesuatu yang tidak diinginkan.
72
Tata ruang yang baik adalah kebutuhan dari terlaksananya perjalanan kereta api yang aman, sehingga lahan kereta api sebidang bersih dari penggunaan lahan illegal, memang lahan kereta api memiliki kawasan aman untuk menjaga keamanan perjalanan kereta api dari benda yang dapat menghalagi pandangan masinis, tetapi masih ada saja penggunaan lahan illegal dan kegiatan yang tidak diperbolehkan di sekitar perlintasan kereta api. Lahan perlintasan kereta api illegal yang dibuka oleh masyarakat setempatpun seharusnya ditutup agar tidak terjadi kecelakaan, karena perlintasan yang dibuka aksesnya oleh masyarakat sendiri tanpa ada koordinasi dengan pihak PT. Kereta Api Indonesia dan Pemerintah setempat, akan menyebabkan perlintasan tersebut tidak diasilitasi dengan keamanan yang memadai, tanpa adanya palang pintu, rambu, maupun penjaga palang pintu, menyebabkan perlintasan tersebut memiliki tingkat kerawanan yang sangat tinggi.
Merupakan tanggung jawab dari Pemerintah untuk mengamankan wilayah perlintasan kereta api sehingga fungsi perlintasan kereta api sesuai dengan ketentuan keamanan nya, dan tanggung jawab dari masing-masing individu untuk selalu menaati peraturan yang ada sehingga terhindar dari kecelakaan lalu lintas di sekitar perlintasan kereta api.