73 BAB V PENUTUP A. Simpulan
1. Kredit Usaha Rakyat (KUR) Mikro IB Hasanah pada BNI Syariah KC Parepare merupakan produk pembiayaan dengan plafond pembiayaan mulai 10-50 juta yang ditunjukan bagi (UMKM) berupa modal usaha maupun bentuk investasi dengan menggunakan akad murabahah.. Tujuannya untuk memfasilitasi dan membantu nasabah dalam hal permodalan dengan kriteria pembiayaan penggunaan untuk kebutuhan kerja, bersifat perorangan, tersedia data tentang sumber pembayaran/pelunasan yang jelas. Adapun persyaratan yang berlaku adalah nasabah harus menyertakan fotocopy KTP, KK, Surat Keterangan saha, Bukti Kepemilikan Usaha, Bukti Kepemilikan Jaminan. BNI Syariah dalam menyalurkan pembiayaan KUR Mikro IB Hasanah meliputi beberapa langkah diantaranya: 1)Permohonan Pembiayaan, 2) Pengumpulan Data, 3) Analisis Pembiayaan, 4) Survey Objek Pembiayaan, 5) Persetujuan Pembiayaan, 6) Akad dan Pengikatan, 7) Pencairan pembiayaan, 8) Monitoring.
2. Hasil penelitian menunjukkan beberapa pernyataan dari distribusi jawaban akan persepsi pelayanan yang diberikan pihak BNI Syariah KC Parepare menunjukkan tingkat antusiasme yang tinggi, karena pelayanan yang diberikan kepada nasabah sangat baik, kebanyakan nasabah mempersepsikan pembiayaan KUR Mikro yang disalurkan oleh bank konvensional dengan pembiayaan KUR Mikro pada BNI Syariah KC Parepare memiliki sitem yang berbeda, perbedaan tersebut dilihat dari sistem dan akad (perjanjian) yang digunakan. Kemudian pembiayaan KUR Mikro IB Hasanah yang disalurkan BNI Syariah KC Parepare memiliki
74
manfaat yang sangat besar sehingga berperan penting bagi keberlangsungan usaha para nasabah.
B. Saran
Hasil penelitian, pembahasan dan kesimpulan di atas, penulis memberikan saran yang bertujuan untuk kebaikan dan pemahaman nasabah terhadap produk pembiayaan terutama pembiayaan KUR Mikro IB Hasanah adalah sebagai berikut:
1. Bagi BNI Syariah KC parepare agar lebih mengoptimalkan sosialisasi yang dilakukan agar seluru masyarakat atau pengusaha di Kota Parepare dapat mengetahui bahwa ada produk KUR Mikro yang berbasis syariah di BNI Syariah KC Parepare, sehingga produk tersebut dapat digunakan oleh para pengusaha yang membutuhkan modal usaha serta selalu memberikan pelayanannya yang terbaik kepada nasabah yang mengambil pembiayaan.
2. Untuk nasabah diharapkan lebih aktif lagi dalam melakukan tranksaksi di BNI Syariah KC Parepare khususnya pada pembiayaan KUR Mikro IB Hasanah. Hal ini mengingat bahwa bank BNI Syariah kini telah merger menjadi Bank Syariah Indonesia (BSI) KC Parepare. Kemudian perkembangan bank syariah tergantung pada persepsi nasabah terhadap bank syariah.
3. Untuk penulis sendiri semoga skripsi yang penulis tulis dapat menjadikan khazanah keilmuan di bidang ilmu pengetahuan terkait perbankan syariah.