• Tidak ada hasil yang ditemukan

bagian pertama pendahuluan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "bagian pertama pendahuluan"

Copied!
123
0
0

Teks penuh

Kantor Samsat Surabaya dan Malang keduanya merupakan kantor pelayanan publik yang diselenggarakan dengan Sistem Administrasi Terpadu Satu Pintu (Samsat), melayani pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), pengurusan pajak kendaraan bermotor. Surat Tanda Pendaftaran (STNK), Nomor Pendaftaran Kendaraan Bermotor (TNKB) dan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Jalan (SWDKLLJ). Bagaimana standar akuntabilitas pelayanan publik di lingkungan Samsat Surabaya dan Samsat Kota Malang agar dapat menyelenggarakan pelayanan publik yang profesional dan bertanggung jawab guna mencapai tata kelola pemerintahan yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model standar akuntabilitas pelayanan publik di kantor Samsat Surabaya dan Malang, sebagai upaya meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan birokrasi pemerintahan di daerah.

Dengan mengidentifikasi faktor-faktor penentu standar akuntabilitas pelayanan publik yang berkelanjutan, diharapkan akan tercipta kepercayaan masyarakat yang efektif terhadap masyarakat pengguna layanan di Surabaya dan lingkungan Samsat Malang. Tercapainya model standar akuntabilitas pelayanan publik yang efektif untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelayanan publik sesuai keinginan masyarakat. Mengidentifikasi determinan standar akuntabilitas pelayanan publik di lingkungan Samsat Jawa Timur (Surabaya dan Malang).

BAGIAN KEDUA KONSEP DAN TEORI

  • Pengertian Standar Dalam Pelayanan Publik
  • Standar Pelayanan Publik Dalam Kebijakan Publik
  • Standar Kinerja Pelayanan Untuk Akuntabilitas Publik Standar akuntabilitas pelayanan biasanya dioperasikan di
    • Administrative/Organizational Accountability
    • Legal Accountability
    • Political Accountability
    • Professional Accountability
    • Moral Accountability
  • Standar Ideal, Mudah Dicapai dan Standar Minimal

Sistem pemerintahan dan pelayanan publik yang terdesentralisasi akan mampu menjamin terwujudnya pelayanan publik yang lebih sesuai dengan kebutuhan dan kepentingan masyarakat setempat. Urgentnya perlunya profesionalisme aparatur, dalam pelayanan publik dengan standar pelayanan modern, masih menjadi kebutuhan mutlak yang tidak bisa ditunda lagi. Untuk mencapai cita-cita luhur tersebut, nampaknya perlu dilakukan beberapa upaya penyelenggaraan pelayanan publik yang lebih baik, melalui standar pelayanan yang jelas, berdasarkan sifatnya.

Mengenai hubungan pelayanan publik dan kebijakan publik, Goerl (seperti dikutip Islamy 1997) menawarkan gambaran tiga pembedaan antara administrator publik sebagai: birokrat, sebagai aktor (aktivis), dan sebagai ahli. Kriteria dalam pelayanan publik ini merupakan standar acuan penyelenggaraan pelayanan publik yang baik. Oleh karena itu, standarisasi pelayanan publik menjadi sangat penting dalam kaitannya dengan akuntabilitasnya kepada publik.

BAGIAN KETIGA METODE PENELITIAN

FGD yang didukung wawancara digunakan untuk mengidentifikasi kepentingan dan kebutuhan pejabat dan masyarakat, serta berbagai potensi tanggung jawab pelayanan publik yang mungkin dapat dikembangkan. Observasi digunakan untuk mengamati kondisi dan potensi yang dapat dicapai melalui teknologi yang dikembangkan dan digunakan sebagai sarana untuk meningkatkan kinerja organisasi akuntabilitas pelayanan publik di Samsat. Dalam penentuan sampel untuk menggali data dalam penilaian kebutuhan ini ditentukan pegawai negeri yang berhubungan langsung dengan proses pelayanan publik di kantor Samsat.

Untuk itu dimulai dari key person, pimpinan pelayanan publik di Samsat Jatim, dan bola salju berdasarkan rekomendasi dari key person. Selain itu, sebagai variabel kontrol atas tindakan para aktor manajemen pelayanan publik, berbagai pengguna layanan publik juga dilibatkan dalam FGD guna mendapatkan gambaran menyeluruh tentang manajemen pelayanan publik di mata pengguna layanan. Dengan metode ini diharapkan dapat dihasilkan model prototipe Standardisasi Akuntabilitas Pelayanan Publik, berupa prototipe pedoman atau modul Standardisasi Akuntabilitas Pelayanan Publik pada Kantor Samsat yang diteliti.

BAGIAN KEEMPAT HASIL PENELITIAN DAN

Hasil Penelitian

  • Karakteristik Situs Penelitian
    • Lokasi Kantor Samsat Dan UPTD Koordinator
  • Standar Kinerja Pelayanan Untuk Akuntabilitas Publik di Samsat Jatim
    • Landasan Standar Kinerja Pelayanan Publik di Samsat Jatim
  • Laporan Keuangan Penarikan PKB dan BBNKB
  • Kepuasan Masyarakat (Satisfaction Community) sebagai bentuk Akuntabilitas Publik
  • Akuntabilitas Pelayanan Publik di Samsat Jatim
    • Administrative/Organizational Accountability
    • Pembagian Tugas Pelaksanaan Pelayanan Publik
    • Legal Accountability
    • Professional Accountability
    • Moral Accountability

Kantor Samsat memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk mendapatkan layanan dalam pembayaran pajak kendaraan bermotornya. Menurut saya, mendaftarkan kendaraan baru di kantor Samsat itu sederhana karena tidak ribet. Pelayanan di lingkungan kantor Samsat Ketintang menurut saya baik, tenang dan mudah, semuanya jelas apa saja yang perlu dipersiapkan.

Informasi besaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Bea Balik Nama (BBN), Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), Surat Tanda Nomor Kendaraan dan Sumbangan Wajib Pelayanan Lalu Lintas Jalan (SWDLLJ) dapat diperoleh langsung pada saat pengurusan kendaraan di Kantor Samsat Jawa Timur dibuka melalui komputer yang dapat dikenali langsung oleh pemilik kendaraan. Berbagai upaya untuk meningkatkan akurasi tersebut telah dilakukan di lingkungan Kantor Samsat Jawa Timur dengan menggunakan teknologi informasi yang ada. Prinsip keamanan ini dilakukan untuk memberikan pelayanan yang berkualitas kepada komunitas kantor Samsat Jawa Timur dan dikembangkan juga pelayanan yang lebih transparan mengenai berbagai proses pelayanan yang diberikan oleh Kantor Samsat Jawa Timur.

Hasil observasi menunjukkan bahwa sarana dan prasarana di lingkungan kantor Samsat Jawa Timur sudah sempurna untuk kenyamanan pelayanan yang sesuai dengan selera masyarakat. Ngesti Hartiningsih (Pengurus Samsat Jatim) untuk meraih predikat Pelayanan Publik Terbaik Samsat Jatim. Pelayanan pembayaran pajak kendaraan bermotor dan bea balik nama di lingkungan Samsat Jawa Timur telah disusun dengan pola pembayaran keuangan yang seragam (terstandar).

Sektor publik Pelayanan prima | 83 wajib pajak kendaraan bermotor yang beroperasi di lingkungan Samsat Jawa Timur. Seluruh biaya operasional pelayanan publik di kantor Samsat ditanggung oleh instansi yang lebih tinggi yaitu Badan Pendapatan Daerah Provinsi c.q. Sektor publik Pelayanan prima | Standardisasi 111 yang memungkinkan kantor Samsat memberikan pelayanan tertentu kepada masyarakat.

Dari hasil wawancara dengan pengguna jasa Kantor Samsat (pemilik/pengelola PKB dan BBNKB), mereka mendapat kemudahan informasi melalui SMS atau telepon bebas pulsa yang disediakan Dipenda tentang layanan informasi pengurusan PKB dan BBNKB). Terdapat beberapa upaya untuk meningkatkan kualitas pengelolaan pelayanan publik di lingkungan Samsat, yang fokus utamanya adalah wajib pajak kendaraan bermotor. Pelayanan Prima Sektor Publik| 115 dan dapat dipenuhi oleh Wajib Pajak yang menginginkan pelayanan dari kantor Samsat.

Gambar  4.3 A Al lu ur r   M Me ek ka an ni is sm me e   P Pe en nd da af ft ta ar ra an n   K Ke en nd da ar ra aa an n  Ba B ar ru u/ /M Mu ut ta as si i   M Ma as su uk k/ /   5 5   T Ta ah hu un n
Gambar 4.3 A Al lu ur r M Me ek ka an ni is sm me e P Pe en nd da af ft ta ar ra an n K Ke en nd da ar ra aa an n Ba B ar ru u/ /M Mu ut ta as si i M Ma as su uk k/ / 5 5 T Ta ah hu un n

BAGIAN KELIMA KESIMPULAN DAN SARAN

KESIMPULAN

Pelayanan Prima Sektor Publik| 117 Ketintang Surabaya yang meraih Penghargaan Citra Service Excellence Terbaik se-Indonesia juga sangat dipengaruhi oleh tanggung jawab masyarakat terhadap kinerja kantor Samsat B, serta upaya pimpinan Administrator secara internal untuk menjamin kinerja yang berkualitas dalam mengembangkannya. lingkungan kerja. Selain itu masih dipengaruhi oleh fasilitas kerja dan teknologi informasi yang mendukung serta berbagai aspek lainnya dalam pemberian pelayanan kepada masyarakat. Untuk kantor Samsat C Kenjeran Surabaya, karena pengoperasian dan keberadaan kantor ini masih baru, maka belum ada prestasi kompetitif yang dapat disebutkan dalam penelitian.

Berbagai jenis standar pelayanan yang penulis temukan berdampak terhadap kinerja organisasi adalah dukungan teknologi informasi yang memungkinkan pengguna layanan dari empat kantor Samsat mengetahui dengan baik berbagai bentuk layanan yang diberikan oleh kantor Samsat. Kemudahan akses informasi baik melalui media internet, bulletin board maupun media telepon genggam yang umumnya dapat diakses oleh para pemilik kendaraan bermotor di wilayah Surabaya telah memungkinkan terjadinya akurasi, ketelitian, konsistensi dan kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan yang diberikan dari keempat kantor tersebut. . . Oleh karena itu, apabila terdapat jenis kendaraan lain selain yang tercantum dalam standar objek pajak, tentu tidak dapat dijadikan objek pajak yang harus ditangani oleh Kantor Samsat yang bersangkutan.

Di sisi lain dapat dijadikan landasan perumusan kebijakan untuk meningkatkan kapasitas kantor Samsat di wilayah Surabaya khususnya dan wilayah Jawa Timur pada umumnya. Perbedaan persyaratan jenis kendaraan bermotor yang dikomunikasikan secara terbuka oleh Dipenda Provinsi Jawa Timur, baik melalui papan pengumuman di media massa maupun di internet, merupakan bentuk standardisasi yang memungkinkan kantor Samsat memberikan pelayanan tertentu kepada kendaraan bermotor. masyarakat. Berbagai kondisi sebagaimana dikemukakan sebelumnya menunjukkan bahwa masyarakat dapat lebih memahami, dapat memberdayakan masyarakat pengguna layanan, dapat meningkatkan hak-hak masyarakat pengguna layanan di kantor Samsat, menciptakan konsistensi, kecepatan, ketepatan dan kualitas pelayanan kepada masyarakat. masyarakat oleh pihak yang berwenang.

Dengan adanya layanan yang saling terhubung antar kantor Samsat di wilayah Jawa Timur menunjukkan bahwa dukungan teknologi informasi telah memudahkan masyarakat untuk mengetahui berbagai standar dan persyaratan, serta sistem, prosedur dan waktu pelayanan yang disediakan oleh ketiga kantor Samsat Surabaya. ditawarkan. Selain itu, berkat kemudahan akses informasi, banyak masyarakat pengguna jasa Biro yang sudah mengetahui (mengkonfirmasi) berbagai sistem standar prosedur pelayanan yang ada di Biro Samsat. Hasil wawancara terhadap pengguna jasa Kantor Samsat (pemilik/pengelola PKB dan BBNKB) menunjukkan bahwa mereka dengan mudah menerima informasi melalui SMS atau telepon bebas pulsa Dipenda tentang layanan informasi pengurusan PKB dan BBNKB.

SARAN

Aspek semangat kerja, motivasi dan komitmen petugas serta lingkungan kerja sangat mempengaruhi kinerja di lingkungan kantor Samsat yang diteliti. Di antara keempat kantor Samsat tersebut, Kantor Samsat B Ketintang Surabaya memiliki desain gedung yang lebih kondusif bagi kinerja pelayanan publik. Lingkungan kantor yang nyaman dan ruang kantor yang representatif memberikan suasana kepuasan bagi masyarakat pengguna jasa Kantor Samsat.

Oleh karena itu, faktor obyektif kenyamanan suasana Kantor Pelayanan sangat penting untuk menjadi perhatian pengelola dan pengambil kebijakan di bidang pelayanan masyarakat. Memberikan akses kepada masyarakat mengenai standar kinerja pelayanan yang diberikan oleh Kantor Samsat Dipenda Jawa Timur yang mudah diakses oleh masyarakat baik secara langsung maupun melalui media informasi lainnya. Hal ini sangat memudahkan masyarakat dalam memahami dan memahami berbagai prosedur dan persyaratan yang harus dipenuhi dalam pengelolaan PKB dan BBNKB.

Untuk itu, konsistensi pengembangan informasi bagi masyarakat dan pemanfaatan teknologi informasi yang telah diketahui masyarakat umum harus terus dikembangkan sesuai dengan perkembangan teknologi yang ada. Berbagai pengembangan standar yang mudah dan dapat diterima oleh masyarakat hendaknya terus dikembangkan agar standar-standar yang ada tidak menjadi beban masyarakat dalam pengelolaan berbagai hal yang berkaitan dengan pelayanan publik oleh kantor Samsat pada khususnya dan lembaga pemerintah pada umumnya. Di sisi lain memberikan kepuasan dan kepercayaan masyarakat terhadap kerja lembaga ini di mata masyarakat.

Sebaliknya, pemberian layanan melalui Link (aplikasi teknologi informasi) semakin memudahkan masyarakat mendapatkan layanan dari kantor Samsat Jawa Timur. Di sisi lain, pemberian pelayanan melalui Link memerlukan sistem dan prosedur dengan standar yang sama antar keempat kantor Samsat. Untuk itu pengembangan layanan berbasis teknologi informasi perlu terus dikembangkan karena terbukti memberikan manfaat yang luar biasa kepada masyarakat pengguna layanan, serta kemudahan kinerja bagi pejabat pelaksana layanan.

DAFTAR PUSTAKA

Gambar

Gambar  4.3 A Al lu ur r   M Me ek ka an ni is sm me e   P Pe en nd da af ft ta ar ra an n   K Ke en nd da ar ra aa an n  Ba B ar ru u/ /M Mu ut ta as si i   M Ma as su uk k/ /   5 5   T Ta ah hu un n
Gambar 4.4 Akses Informasi tentang Biaya PKB, BBN SWDLLJ  Biaya  pengurusan  STNK  dan  TNK  Dirlantas  Polda  Jatim  dapat  diakses  melalui    http://www.PoldaJatim,go.id    dan  dapat  diakses  oleh  siapa  saja  melalui  internet
Gambar 4.5 Mekanisme Pelayanan Penerbitan BPKB Baru  Kejelasan  besarnya  biaya  pengurusan  tersebut,  selain  membatasi  aparat  pelayanan  publik  di  Samsat  Jatim,  untuk  menentukan  harga  sesuai  dengan  kehendak  mereka,  juga  memberikan  kesempa
Gambar 4.6 Pembayaran Melalui banking System
+7

Referensi

Dokumen terkait

The articulation of Critical Discourse Anal- ysis Fairclough,2001a and Indigenist Research Princi- ples Rigney, 1999 enabled the critical analysis of the Plan Ministerial Council for