• Tidak ada hasil yang ditemukan

Bahan Konversi Energi Secara Langsung

N/A
N/A
Muhammad Hakim

Academic year: 2023

Membagikan "Bahan Konversi Energi Secara Langsung"

Copied!
4
0
0

Teks penuh

(1)

1. Yohanes Leonaldo Sinaga (2305100046) 2. Suci Andriyani (2305100023)

3. Oktaviano Robin Hanasta Yuanda Saputra (2305100065) 4. Muhammad Hakim Firdaus (2305100053)

1. B. Resume Presentasi Kelompok 2 (Bab 6 : Bahan Konversi Energi Secara Langsung) Fotovoltaik

Fotovoltaik (PV) adalah perangkat yang digunakan untuk menghasilkan listrik dari sinar matahari menggunakan proses elektronik yang secara alami terjadi pada berbagai jenis bahan yang dikenal sebagai semikonduktor. Cara kerjanya adalah dengan memukul dan mengionisasi bahan semikonduktor dengan foton pada panel surya, menyebabkan elektron terluar terlepas dari ikatan atomnya. Elektron ini mengalir dalam satu arah, menciptakan arus listrik karena struktur semikonduktor.

Keuntungan dan kerugian: Biaya panel PV lebih tinggi, namun karena masih terdapat permintaan yang signifikan, sistem ini terbukti menjadi pilihan yang hemat biaya untuk bisnis dan utilitas.

Namun karena adanya lensa, penjadwalan penggunaan area kolektor konsentrasi rendah perlu disediakan.

Kegunaan PV:

• Ribuan orang menggunakan sistem PV surya untuk rumah dan bisnis mereka.

• Perusahaan utilitas juga menggunakan PV untuk pembangkit listrik skala besar.

• PV digunakan di satelit luar angkasa, kalkulator, dan jam tangan sejak ditemukannya efek fotovoltaik.

Jenis Sel Surya:

• Sel surya tradisional terbuat dari silikon dan umumnya paling efisien.

• Sel surya generasi kedua menggunakan film tipis dan dapat digunakan dalam berbagai aplikasi seperti atap rumah atau jendela gedung.

• Sel surya generasi ketiga menggunakan berbagai bahan dan teknologi baru seperti tinta surya dan kolektor terkonsentrasi untuk meningkatkan efisiensi.

(2)

Thermo Electric

Efek Termoelektrik adalah fenomena di mana perbedaan suhu dapat menghasilkan tegangan listrik atau sebaliknya, yaitu mengubah tegangan listrik menjadi perbedaan suhu. Ini terjadi pada perangkat termoelektrik yang menciptakan tegangan saat terdapat perbedaan suhu di kedua sisinya. Efek termoelektrik dapat dibagi menjadi tiga jenis utama:

1. Efek Seebeck

Efek Seebeck adalah fenomena di mana panas langsung diubah menjadi listrik di persimpangan konduktor akibat perbedaan suhu. Hal ini menghasilkan aliran arus listrik. Efek ini ditemukan oleh fisikawan Thomas Johann Seebeck pada tahun 1821. Koefisien Seebeck digunakan untuk mengukur kemampuan suatu material dalam mengubah perbedaan suhu menjadi energi listrik.

2. Efek Peltier

Efek Peltier terjadi ketika ada pemanasan atau pendinginan di persimpangan listrik antara dua konduktor yang berbeda, disebabkan oleh aliran arus listrik. Efek ini ditemukan oleh fisikawan Jean Charles Athanase Peltier. Koefisien Peltier mengukur jumlah panas yang diserap atau dilepaskan per satuan muatan pada material.

3. Efek Thomson

Efek Thomson, dinamai oleh William Thomson, terjadi ketika arus listrik dalam bahan konduktor yang memiliki perbedaan suhu dapat menyebabkan panas berpindah dari daerah panas ke daerah yang lebih dingin, atau sebaliknya. Koefisien Thomson digunakan untuk mengukur seberapa signifikan efek pemanasan atau pendinginan yang dihasilkan oleh arus listrik pada material. Efek termoelektrik memiliki berbagai aplikasi, termasuk pengukuran suhu tinggi menggunakan termokopel, pengukuran perbedaan suhu kecil dengan sensitivitas tinggi menggunakan thermopiles, dan penggunaan efek Peltier dalam PCR Cyclers untuk pemanasan dan pendinginan sampel dalam reaksi berantai polymerase (PCR).

Perbedaan antara Sel Volta dan Sel Elektrolisis

Aplikasi Material Teknik Elektro

Teknik Elektro adalah ilmu teknik yang berkaitan dengan kelistrikan, termasuk pengiriman daya listrik dan informasi.

(3)

Bidang teknik elektro dapat dibagi menjadi tujuh area spesialisasi tradisional, mencakup konduktor, semikonduktor, isolator, superkonduktor, dan bahan magnetik yang diperlukan dalam pembangkitan, penyaluran, dan instalasi tenaga listrik.

Jawaban Pertanyaan Dosen:

1. Isolator pada temprotudi digunakan untuk menghindari terjadinya korsleting listrik yang dapat membahayakan pengguna. Isolator pada temprotudi biasanya terbuat dari bahan yang tidak mudah terbakar dan tahan terhadap panas dan tekanan listrik yang tinggi.

2. Fiber optik digunakan dalam konteks perkembangan IoT (Internet of Things) untuk menghubungkan berbagai perangkat dan sistem secara cepat dan efisien. Fiber optik dapat mentransmisikan data dengan kecepatan yang sangat tinggi dan memiliki kapasitas yang besar.

Hal ini memungkinkan penggunaan IoT dalam berbagai bidang seperti industri, kesehatan, transportasi, dan lain-lain.

3. Kemajuan fiber optik masa kini terutama terkait dengan peningkatan kecepatan dan kapasitas transmisi data. Saat ini, teknologi fiber optik sudah mampu mentransmisikan data dengan kecepatan hingga 100 Gbps dan memiliki kapasitas yang sangat besar. Selain itu, teknologi ini juga semakin terjangkau dan mudah diakses oleh masyarakat.

4. Kualitas konduktivitas kabel fiber optik jauh lebih baik dibandingkan dengan jenis kabel sebelum fiber optik. Kabel fiber optik tidak terpengaruh oleh gangguan elektromagnetik dan interferensi, sehingga dapat mentransmisikan data dengan kecepatan dan keandalan yang lebih tinggi. Selain itu, kabel fiber optik juga lebih ringan dan fleksibel dibandingkan dengan kabel tembaga atau kabel koaksial.

5. Potentiometer tipe slide digunakan dalam teknologi teknik elektro untuk mengukur atau mengatur tegangan atau arus listrik. Potentiometer ini terdiri dari sebuah resistor yang dapat diatur nilainya dengan menggeser sebuah kursor. Potentiometer tipe slide sering digunakan dalam rangkaian elektronik untuk mengatur volume suara, kecerahan layar, dan lain-lain.

(4)

6. Masa depan penggunaan potentiometer, termoelektrik, dan chemical electric sangat tergantung pada perkembangan teknologi dan kebutuhan energi nasional. Potentiometer masih akan terus digunakan dalam berbagai aplikasi elektronik, sementara teknologi termoelektrik dan chemical electric masih dalam tahap pengembangan dan penelitian. Namun, dengan semakin meningkatnya kebutuhan energi nasional, teknologi ini memiliki potensi untuk menjadi alternatif yang lebih efisien dan ramah lingkungan.

Daftar Pustaka:

"Isolator pada Temprotudi." KlikTeknik. https://www.klikteknik.com/2019/07/isolator-pada- tembrotudi.html

"Fiber Optic Internet of Things (IoT)." Fiber Optic Association.

https://www.thefoa.org/tech/ref/appln/IoT.html

"Fiber Optic Communication: A Beginner's Guide." Fiber Optic Association.

https://www.thefoa.org/tech/ref/basic/fiber.html

"Fiber Optic vs Copper vs Coaxial Cables: What's the Difference?" Fiber Optic Association.

https://www.thefoa.org/tech/ref/appln/FO-vs-Cu.html

"Potentiometer." Electronics Hub. https://www.electronicshub.org/potentiometer/

6"Thermoelectricity and Chemical Electricity." National Renewable Energy Laboratory.

https://www.nrel.gov/transportation/thermoelectricity-chemical-electricity.html

Referensi

Dokumen terkait

Perubahan yang diamati adalah tekanan air,putaran motor dan arus listrik Mengkaji ulang suatu alat yang ada disuatu lab konversi energi teknik mesin yang berkenaan dengan judul yang