Bahan Proyek Turunan
Nama: Asmaβ Hanifah NIM: K1321019
A. Materi
1. Definisi
1.1 Garis Singgung
Garis singgungterhadap kurva π¦ = π(π₯) pada titik π(π, π(π)) adalah garis yang melalui π dengan gardien ππ‘ππ = lim
ββ0
π(π+β)βπ(π)
β asalkan limit tersebut ada, bukan β atau ββ
1.2 Kecepatan Sesaat
Jika suatu objek bergerak pada sumbu-s sehingga posisinya setelah waktu tempuh π‘ adalah π(π‘), kecepatannya pada saat π‘ = π adalah
π£(π) = lim
ββ0
π(π + β) β π(π) β
1.3 Turunan
Fungsi πβ² yang nilainya pada π₯ ditentukan oleh πβ²(π₯) = lim
ββ0
π(π₯+β)βπ(π₯) β
dinamakan turunan dari π terhadap π₯.
Daerah asal πβ² adalah himpunan semua π₯ pada daerah asal π dimana llimit tersebut ada, bukan β atau ββ
Dikatakan π terdiferensiasi di π₯ = π jika lim
ββ0
π(π+β)βπ(π) β ada.
2. Aturan dalam Pencarian Turunan 2.1 Fungsi Konstanta
Teorema: Jika π(π₯) = π dengan π suatu konstanta maka untuk sebarang π₯, πβ²(π₯) = 0 atau π·π₯(π) = 0
2.2 Fungsi Satuan
Teorema: Jika π(π₯) = π₯ maka πβ²(π₯) = 1 atau π·π₯π₯ = 1 2.3 Pangkat
Teorema: Jika π(π₯) = π₯π dengan π bilangan bulat positif maka πβ²(π₯) = ππ₯πβ1 atau π·π₯π₯π = ππ₯πβ1
2.4 Kelipatan Konstanta
Teorema: Jika πterdiferensial dan π konstanta maka (ππ)β²(π₯) = ππβ²π₯ atau π·π₯(ππ(π₯) = ππ·π₯π(π₯)
2.5 Penjumlahan
Teorema: Jika π dan π adalah fungsi-fungsi yang terdiferensiasikan, maka (π + π)β²π₯ = πβ²(π₯) + πβ²(π₯)
2.6 Selisih
Teorema: Jika π dan π adalah fungsi-fungsi yang terdiferensiasikan, maka (π β π)β²π₯ = πβ²(π₯) β πβ²(π₯)
2.7 Pembagian
Teorema: Jika π dan π adalah fungsi-fungsi yang terdiferensiasikan, maka (π
π)β²(π₯) =π(π₯)πβ²(π₯)βπ(π₯)ππ2(π₯) β²(π₯) 2.8 Aturan Rantai
Teorema: Misal π¦ = π(π’) dan π’ = π(π₯) menentukan fungsi komposit π¦ = π(π(π₯)) = π β π(π₯)
Jika π terdiferensiasi di π₯ dan π terdiferensiasi di π’ = π(π₯) maka π¦ = π(π(π₯)) = π β π(π₯) terdiferensiasi di π₯ dan
(π β π)β²(π₯) = πβ²(π(π₯))πβ²(π₯) 3. Turunan Tingkat Tinggi
Jika operasi pendiferensiasian dikenakan pada π diperoleh πβ, disebut turunan pertama.
Jika operasi pendiferensiasian dikenakan pada πβ diperoleh πββ, disebut turunan kedua
Jika operasi pendiferensiasian dikenakan pada πββ diperoleh πβββ disebut turunan ketiga
Tabel Turunan Tingkat Tinggi
4. Turunan Implisit
Persamaan π(π₯, π¦) = 0 mendefinisikan π¦ secara implisit sebagai fungsi dari π₯.
Domain dari fungsi yang didefinisikan secara implisit terdiri dari π₯ maka terdapat π¦ unik sehingga π(π₯, π¦) = 0.
Jika π¦ adalah fungsi implisit didefinisikan oleh persamaan π(π₯, π¦) = 0, turunan π¦β² dapat ditemukan dalam dua cara yang berbeda:
i. Selesaikan persamaan untuk π¦ dan hitung π¦β² secara langsung. Kecuali untuk persamaan yang sangat sederhana, metode ini biasanya tidak mungkin atau tidak praktis.
ii. Misalkan π¦ sebagai fungsi dari π₯, diferensiasikan kedua sisi persamaan asli π(π₯, π¦) = 0 dan selesaikan hasil persamaan untuk π¦β². Proses diferensiasi ini dikenal sebagai diferensiasi implisit.
B. Contoh Masalah
Misalkan air dituangkan ke dalam wadah kerucut, seperti yang ditunjukkan pada Gambar 1, pada tingkat konstan 0,5 inci kubik per detik. Tentukan ketinggian β air sebagai fungsi waktu π‘ dan plot β(π‘) dari waktu π‘ = 0 ke waktu sampai saat wadah penuh.
Gambar 1 Solusi:
Rumus volume kerucut adalah π = 1
3ππ2β dimana π, π, β adalah fungsi waktu. Fungsi β dan π saling terkait (perhatikan segitiga sebangun pada Gambar 13). Dengan menggunakan sifat segitiga sebangun, diperoleh:
π β=1
4
Sehingga π = β/4. Diperoleh volume air di dalam kerucut:
π =1
3ππ2β =π 3(β
4)
2
β = π 48β3
Di sisi lain, karena air mengalir ke dalam wadah pada tingkat 0,5 inci kubik per detik, volume pada waktu π‘ adalah π =1
2π‘ di mana π‘ diukur dalam hitungan detik. Persamaan dua ekspresi π diperoleh:
1 2π‘ = π
48β3 Ketika β = 4, diperoleh π‘ =2π
4843 =8
3π β 8.4
Jadi, dibutuhkan waktu 8.4 detik untuk mengisi penuh kerucut dengan air. Kemudian selesaikan untuk β dalam persamaan di atas yang berkaitan dengan β dan π‘ sehingga diperoleh:
β(π‘) = β24 π π‘
3
Turunan pertama dan kedua β adalah
ββ²(π‘) = 2
β9ππ‘2
3
ββ²(π‘) bernilai positif, dan
ββ²β²(π‘) = β 4 3 β9ππ‘3 5
ββ²β²(π‘) bernilai negative. Maka grafik β(π‘) naik dan cekung ke bawah.