• Tidak ada hasil yang ditemukan

Evaluasi Kompetensi Mahasiswa di Program Baru Kelas Tambahan

N/A
N/A
Anditya Sentana Maulana

Academic year: 2024

Membagikan "Evaluasi Kompetensi Mahasiswa di Program Baru Kelas Tambahan"

Copied!
19
0
0

Teks penuh

(1)

PENERAPAN “5W+1H”

DALAM UJI KOMPETENSI PPK TIPE B

Program Baru Kelas Tambahan Tahun 2024

KETSIA APRILIANNY LAYA WIDYAISWARA MUDA

PUSAT PELATIHAN SDM PBJ

(2)

Jenis Kompetensi dan Indikator Perilaku yang BELUM KOMPETEN

7 2

7 3

JK PERENCANAAN JK PEMILIHAN JK KONTRAK

JK SWAKELOLA Dari grafik disampaing dapat dijelaskan,

bahwa dari 9 peserta uji kompetensi yang dinyatakan belum kompeten, diperoleh informasi:

1. 7 (tujuh) catatan ketidakmampuan

menunjukan kompetensi pada Jenis Kompetensi Perencanaan.

2. 2 (dua) catatan ketidakmampuan menunjukan kompetensi pada Jenis Kompetensi

Pemilihan

3. 7 (tujuh) catatan ketidakmampuan menunjukan kompetensi pada Jenis Kompetensi Kontrak.

4. 3 (tiga) catatan ketidakmampuan

menunjukan kompetensi pada Kompetensi Swakelola.

(3)

JK PERENCANAAN 7

1 IK Spektek/KAK 2

2 IK HPS 3

3 IK Perumusan Pemaketan 2

Indikator Perilaku yang BELUM KOMPETEN

Dari data di atas dapat dijelaskan informasi sebagai berikut, dari jumlah peserta yang BELUM KOMPETEN sebanyak 9 (Sembilan) orang:

1. terdapat 2 peserta yang kegagalannya terletak pada Indikator Perilaku Penyusunan Spesifikasi Teknis/KAK

2. terdapat 3 peserta yang kegagalannya terletak pada Indikator Perilaku Penyusunan HPS

3. terdapat 2 peserta yang kegagalannya terletak pada Indikator Perilaku Perumusan Pemaketan

(4)

JK KONTRAK 7

1 IK Perumusan Kontrak 2

2 IK Pengedalian Kontrak 5

3 IK Serah Terima 0

Indikator Perilaku yang BELUM KOMPETEN

Dari data di atas dapat dijelaskan informasi sebagai berikut, dari jumlah peserta yang BELUM KOMPETEN sebanyak 9 (Sembilan) orang:

1. terdapat 2 peserta yang kegagalannya terletak pada Indikator Perilaku Perumusan Kontrak 2. terdapat 5 peserta yang kegagalannya terletak pada Indikator Perilaku Pengendalian Kontrak 3. Sementara itu, untuk Indikator Perilaku Serah Terima Hasil Pekerjaan, semua peserta

mampu menunjukan KOMPETENSInya

(5)

JK SWAKELOLA 3 1 IK Analisis dan Pemecahan Masalah Teknis Operasional 2 2 IK Melakukan Pengelolaan Pengadaan Barang/Jasa Secara Swakelola 1

Indikator Perilaku yang BELUM KOMPETEN

Dari data di atas dapat dijelaskan informasi sebagai berikut, dari jumlah peserta yang BELUM KOMPETEN sebanyak 9 (Sembilan) orang terdapat 3 peserta yang tidak mampu menunjukan KOMPETENSInya pada Jenis Kompetensi PBJP Secara Swakelola.

(6)

Detil Argumentasi Asesor

tidak terdapat alasan detil, sudah probing lama namun tidak dapat menjelaskan

tidak dapat menjelaskan latar belakang penyusunan KAK

tidak dapat menjelaskan analisis pasar dan latar belakang penyusunan spektek

tidak memahami komponen pembentuk harga

tidak bisa menjelaskan konsep HPS

tidak memahami komponen pembentuk harga

tidak dapat menjelaskan ketentuan pemaketan dan konsolidasi

tidak dapat menjelaskan tahapan evaluasi penawaran (kebalik dengan evaluasi kualifikasi)

tidak dapat mendeskripsikan tahapan evaluasi secara keseluruhan

tidak dapat menceritakan pembedanya dengan jenis pengadaan lain

tidak dapat menceritakan titik kritis dan kontrak kritis

tidak dapat menjelaskan instrumen dan mekanisme pengendalian serta kontrak kritis

pemberian kesempatan dan mekanisme pengendalian

tidak dapat menjelaskan latar belakang penentuan jenis kontrak, cara pembayaran dan klausul lain di kontrak

tidak dapat menjelaskan instrumen dan mekanisme pengendalian serta kontrak kritis

tidak dapat menjelaskan permasalahan dan pemecahan masalah swakelola

(7)

KOMPONEN PELATIHAN

KOMPETENSI

(8)

KNOWLEDGE

SKILL

ATTITUDE

(9)

INDIKATOR

KOMPETENSI

PPK TIPE B

(10)

Mampu melakukan pekerjaan penyusunan

Spesifikasi Teknis dan Kerangka Acuan Kerja (KAK) berbasis masukan (input), proses, dan keluaran (ouput) sesuai dengan analisis proses produksi/

pelaksanaan pekerjaan, untuk pekerjaan yang tidak kompleks dan/atau tidak membutuhkan kompetensi teknis yang spesifik.

Mampu melakukan pekerjaan penyusunan Perkiraan Harga sesuai dengan analisis proses

produksi/pelaksanaan, untuk pekerjaan yang tidak kompleks dan/atau tidak membutuhkan

kompetensi teknis yang spesifik.

Mampu melakukan perumusan Pemaketan dan Cara Pengadaansesuai Strategi Pengadaan.

JK PEREN-

CANAAN

(11)

JK KON- TRAK

Mampu melakukan pekerjaan Perumusan Kontrak Pengadaan

Barang/Jasa Pemerintah dalam bentuk Surat Perjanjian.

Mampu melakukan pekerjaan Pengendalian Pelaksanaan KontrakPengadaan Barang/Jasa Pemerintah terhadap masukan (input), proses produksi/pelaksanaan, dan keluaran (output) hasil pekerjaan berupa Barang/Jasa yang tidak kompleks.

Mampu melakukan pekerjaan Serah Terima Hasil Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah berupa Barang/Jasa yang tidak kompleks setelah melalui proses penjaminan mutu (quality assurance).

(12)

JK SWA- KELO-

LA

Mampu melakukan analisis dan pemecahan masalah teknis

operasional Penyusunan Rencana, Persiapan, Pelaksanaan, dan Pengawasan pada Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah secara Swakelola.

Mampu melakukan pengelolaan Pengadaan Barang/Jasa secara Swakelola untuk pekerjaan dengan masukan (input) berupa personil dengan keahlian tertentu dan bahan/material umum, proses/metode pelaksanaan telah memiliki standar/pedoman yang spesifik sesuai bidang pekerjaan dengan variasi

pelaksanaan tergantung pada kondisi lapangan, dan/atau keluaran (output) yang akan dihasilkan dapat diukur secara kuantitatif dan/atau kualitatif.

(13)

5W DAN

1H

(14)

Paket Pekerjaan yang saya jadikan obyek OJT adalah Paket Pembangunan Gedung Olah Raga Kabupaten X.

Kegiatan ini dilaksanakan pada tahun 2023 dengan anggaran sebesar Rp4 miliar.

Paket ini memiliki arti penting bagi kegiatan pengembangan Kepemudaan di Kabupaten X, sejalan dengan visi misi Kepala Daerah….yang diterjemahkan dalam Rencana Strategis Dinas Pemuda dan Olahraga. Paket ini sesuai

dengan indicator kompetensi pada penyusunan SPEKTEK atau KAK, karena telah memenuhi unsur INPUT berupa…..PROSES berupa…..dan OUTPUT berupa…

Dalam penyusnan SPEKTEK Gedung ini, para pihak yang telibat adalah sebagai berikut:

1. Si A sebagai…berperan dalam….

2. Si B sebagai.,….berperan dalam….

Bagaimana SPEKTEK ini disusun hingga ditetapkan PPK? Langkah penyusunannya dapat saya jelaskan sebagai berikut:

1. Setelah dilakukan identifikasi kebutuhan……..Namun dalam pelaksanaan identifikasi kebutuhan ini, saya tidak menjumpai dokumen resmi untuk mendookumentasikan kegiatan identifikasi. Oleh karena itu saya

merekomendasikan….

2. Setelah identifikasi dilakukan, selanjutnya……

3. Dan seterusnya…

4. Selanjutnya dokumen SPEKTEK tersebut disahkan oleh PPK

(15)

Reviu hasi penetapan pemenang oleh

PA/KPA/Pokja/PP tidak ada masalah

Surat Penunjukan Penyedia

Barang/Jasa (SPPBJ)

Rapat Persiapan Penandatanganan Kontrak

Penandatanganan Kontrak

Penyerahan Lokasi Kerja dan Personil

Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK)/Surat Perintah Pengiriman (SPP)

Rapat Persiapan Pelaksanaan Kontrak

SPMK diterbitkan selambat-lambatnya 14 (empat belas) hari kerja setelah tandatangan Kontrak atau 14 (empat belas) hari kerja sejak penyerahan lokasi pekerjaan

Mobilisasi

Pelaksanaan dan Pengendalian Kontrak

Pemeriksaan Hasil, Serah Terima dan Pembayaran

SPP harus sudah disetujui/ditandatangani oleh Penyedia sesuai dengan yang dipersyaratkan selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari kerja sejak tanggal penerbitan SPP

(16)

Pengendalian Kontrak merupakan tahapan pelaksanaan pengadaan Barang/Jasa yang dilakukan setelah dokumen kontrak

ditandatanganioleh kedua belah pihak.

Para pihak melakukan

pengawasan/pengendalian terhadap:

• biaya,

• mutu,

• waktu,

• kuantitas, dan

• fungsionalitas hasil pekerjaan

baik secara langsung atau melalui pihak lain yang ditunjuk.

terjadi deviasi antara realisasi dengan target pelaksanaan Kontrak atau terjadi Kontrak Kritis

PPK memerintahkan Penyedia untuk

melaksanakan perbaikan pelaksanaan

para pihak melakukan Rapat Pembuktian (Show Cause Meeting/SCM)

OK

Lanjut Progres Pekerjaan

SP1/SP2/SP3 PUTUS

tidak

ya

(17)

BEBERAPA METODE/INSTRUMEN YANG UMUM DIGUNAKAN DALAM PENGENDALIAN KONTRAK PBJP

Diagram Batang (Bar Chart Diagram)

• Sumbu Y: menyatakan tahapan

pekerjaan/kegiatan dari suatu pekerjaan

• Sumbu X: menyatakan satuan waktu durasi untuk masing-masing tahapan

pekerjaan/kegiatan

• milestone sebagai bagian target yang harus diperhatikan guna kelancaran produktivitas secara keseluruhan

Kurva-S

• data informasi tahapan pekerjaan

• Lazimnya digunakan dalam Pekerjaan Konstruksi.

• Penyedia barang/jasa dalam melaksanakan monitoring jadwal pelaksanaan pekerjaan

melakukan pemutakhiran (update) terhadap jadwal pelaksanaan pekerjaan. Sehingga, terdapat jadwal rencana pelaksanaan, juga terdapat jadwal aktual pelaksanaan pekerjaan.

(18)

SIAPKAN

KNOWLEDGE

TERKAIT DENGAN INDIKATOR

KOMPETENSI

YANG DIJELASKAN

(19)

T

TE E R R I IM M A A K KA AS S I IH H

Puslat SDM PBJ – LKPP 2023

Referensi

Dokumen terkait

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan mahasiswa dalam melukis dan memahami mata kuliah geometri bidang pada kompetensi lingkaran dalam dan luar

Hasil evaluasi (diri) mahasiswa terhadap kompetensi bidang otomotif yang masih lebih rendah dari hasil belajar yang diper- oleh pada setiap akhir semester terjadi pa- da

Digital Kompetensi dikonvergensi dari beberapa bidang sehingga kompetensi digital ini menyiratkan kemampuan untuk memahami media (seperti sebagian besar media atau

Pastikan mendahulukan mengikuti ujian kompetensi bidang dan TPA karena waktu pengerjaan hanya bisa dikerjakan sesuai waktu ujian yang tertera pada menu sesi ujian, misal: waktu

Dari nilai rata-rata yang didapat setiap mahasiswa menunjukan bahwa mahasiswa Program Pengalaman Lapangan (PPL) memiliki kemampuan dan kompetensi yang sangat baik

Tujuan penelitian ini untuk mengevaluasi program pembinaan Unit Kegiatan Mahasiswa Sepakbola Universitas Mulawarman. Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif

Setelah diterima di program MIK, setiap mahasiswa baru harus me- ngambil sebuah Ujian Penempatan (Placement Test) yang mengevaluasi kemampuan serta pengetahuan ma- hasiswa

Dokumen ini membahas penggunaan dilatometer untuk mengevaluasi keuletan suhu tinggi pada