BALAI PENGKAJIAN TEKNOLOGI PERTANIAN BENGKULU
PROFIL BPTP BALITBANGTAN BENGKULU
2018
Kepala Balai Kepala Balai
Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kepala Sub Bagian
Tata Usaha Kepala Seksi Kerja Sama dan Pelayanan
Pengkajian
Kepala Seksi Kerja Sama dan Pelayanan Pengkajian
Koordinator Urusan Kepegawaian Koordinator Urusan
Kepegawaian Koordinator
Kerjasama Koordinator
Kerjasama
- Koord. Lab. Pengujian -Koord. Lab. Diseminasi -Koord. Lab. Pascapanen -Koord. Lab. Proteksi Tanaman -Koord. Rumah Kaca
-Koord. Perpustakaan Koordinator
Pelayanan Pengkajian Koordinator
Pelayanan Pengkajian
Koordinator Urusan Keuangan
Koordinator Urusan Rumah Tangga
Koordinator Urusan Perlengkapan Koordinator
Program dan Evaluasi
Kelompok Fungsional
STRUKTUR ORGANISASI BPTP BALITBANGTAN BENGKULU
Sejarah Pembentukan BPTP
BPTP Bengkulu terbentuk tanggal 14 Juni 2001 sesuai SK Menteri Pertanian RI No.
350/Kpts/OT.210/6/2001 tentang organisasi dan tata kerja BPTP:
Pada Tahun 2014 BPTP Bengkulu menjadi lembaga pengkajian terdepan penghasil dan penyedia teknologi pertanian tepat guna
spesifik lokasi untuk menunjang pembangunan pertanian di Bengkulu.
Tahun Nama Lembaga SK
1992 Balai Informasi Pertanian (BIP) SK Mentan No.
26/Kpts/OT.210/I/92 tanggal 17 Juni 1992
1994 Instalasi Penelitian dan Pengkajian
Teknologi Pertanian (IP2TP) SK Mentan No.
798/Kpts/OT.210/12/94 tanggal 13 Desember 1994
2001 sd
Sekarang Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) SK Mentan No.
350/Kpts/OT.210/6/2001 tanggal 13 Juni 2001
BPTP mempunyai tugas melaksanakan pengkajian, perakitan, pengembangan dan diseminasi teknologi pertanian tepat guna spesifik lokasi
TUGAS
1. Pelaksanaan penyusunan program, rencana kerja,
anggaran, evaluasi, dan laporan pengkajian ,perakitan, pengembangan dan diseminasi teknologi pertanian
tepat guna spesifik lokasi;
2. Pelaksanaan inventarisasi dan identifikasi kebutuhan teknologi tepat guna spesifik lokasi;
FUNGSI
Tupoksi BPTP
(Permentan Nomor 11 tahun 2017)
FUNGSI...
3. Pelaksanaan penelitian, pengkajian dan perakitan teknologi pertanian tepat guna spesifik lokasi;
4. Pelaksanaan pengembangan teknologi pertanian tepat guna spesifik lokasi;
5. Perakitan materi penyuluhan dan diseminasi hasil
pengkajian teknologi pertanian tepat guna spesifik lokasi;
6. Pelaksanaan bimbingan teknis materi penyuluhan dan
diseminasi hasil pengkajian teknologi pertanian spesifik
lokasi;
7. Penyiapan kerja sama, informasi, dokumentasi, serta penyebarluasan dan pendayagunaan hasil pengkajian, perakitan, dan pengembangan teknologi pertanian
tepat guna spesifik lokasi;
8. Pemberian pelayanan teknik pengkajian, perakitan dan pengembangan teknologi tepat guna spesifik lokasi;
9. Pelaksanaan urusan kepegawaian, keuangan, rumah tangga dan perlengkapan BPTP.
FUNGSI...
Kondisi dan Kompetensi Sumber Daya Manusia (2018)
No Pendidikan Jumlah
(orang) Persen (%)
1. S3 4 5
2. S2 9 11,25
3. S1 33 41,25
4. D4 2 2,5
5. D3 8 10
6. SLTA 23 28,75
7. SLTP 1 1,25
Jumlah 80 100
Berdasarkan Pendidikan
Kondisi dan Kompetensi Sumber Daya Manusia (2018)
No Nama Fungsional Jumlah (orang)
1. Peneliti 24
2. Penyuluh Pertanian 12
3. Teknisi Litkayasa 2
4. Pustakawan 2
Jumlah 40
Berdasarkan Jabatan Fungsional
Jabatan
Fungsional
Jenjang Fungsional Peneliti Jumlah
Peneliti Madya 0 orang
Peneliti Muda 4 orang
Peneliti Pertama 20 orang
Jumlah 24 Orang
Jenjang Fungsional Penyuluh Jumlah
Penyuluh Pertanian Utama 1 Orang Penyuluh Pertanian Madya 3 Orang Penyuluh Pertanian Muda 2 Orang Penyuluh Pertanian Pertama 6 orang
Jumlah 12 Orang
Jabatan Fungsional Non Peneliti
Jenjang Fungsional Peneliti
Pustakawan Ahli 1 orang
Pustakawan Terampil 1 orang
Jumlah 2 Orang
Teknisi Litkayasa Pelaksana 2 Orang
Tenaga Non PNS (Outsourcing)
No. Jenjang Pendidikan Jumlah
1 S2 1 orang
2 S1 2 orang
3 SLTA 16 orang
Jumlah 19 Orang
Pegawai Petugas Belajar/Izin Belajar
No. Program Nama Univ. Mulai Selesai Jumlah
Tugas Belajar
1 S3 IPB 2013 2018 1 orang
2 S3 IPB 2016 2020 1 orang
2 S2 IPB 2016 2018 1 orang
Izin Belajar
1. S2 Univ.Bengkulu 2016 2019 5 orang
2. S1 Univ.Muhamma
diyah Bengkulu 2015 2019 2 Orang
No Jenis Luas (m2)
A. Luas Lahan 22.874
B. Gedung Perkantoran -
1. Rumah Kaca 129
2. Laboratorium Tanah 130
3. Laboratorium Pasca panen 129
4. Laboratorium Diseminasi 65
5. Klinik Teknologi (etalase bibit) 76
6. Garasi/pool kendaraan 170
7. Perpustakaan 500
8. Gedung Utama 160
9. Pos Jaga 24
10. Unit Procesing Padi 129
Sarana Prasara na REKAPITULASI BARANG
TIDAK BERGERAK
No Jenis Luas (m2)
11. Gudang Arsip 25
12. Mess/guest house 210
13. Rumah Dinas 910
14. Gudang Benih 24
15. Screen House 65
16. Rumah Bibit 80
17. Rumah Benih 150
18. Sumur Dalam 1 unit
Sarana Prasara na REKAPITULASI BARANG
TIDAK BERGERAK
REKAPITULASI BARANG BERGERAK
No Jenis Jenis Kendaraan Jumlah (unit)
1 Kendaraan roda empat
1. Toyota Kijang New Innova 1
1. Toyota Kijang Innova 1
2. Toyota Kijang 3
3. Mitsubishi Kuda 1
4. Toyota Hillux 1
5. Panter Pick Up 1
Sarana
Prasarana
REKAPITULASI BARANG BERGERAK
No Jenis Jenis Kendaraan Jumlah (unit)
2 Kendaraan roda Tiga 1. APP KTM 4
3 Kendaraan roda dua 1. Yamaha N max 4
2. Honda GL Pro 3
3. Honda Supra Fit 1
4. Honda Mega Pro 4
Sarana
Prasarana
• Sekretaris Pelaksana Harian Komisi Daerah Sumber Daya Genetik Provinsi Bengkulu
• SK Gubernur No. W.21.XXVII. Tahun 2011 Tantang Pembentukan Komisi Daerah Sumber Daya Genetik Provinsi Bengkulu
• Wakil Sekretaris I Forum Penelitian, Pengembangan dan Inovasi Daerah (FPPID)
• Pergub Bengkulu No 08 Tahun 2012 tentang
Pembentukan Forum Penelitian, Pengembangan dan Inovasi Daerah (FPPID) Provinsi Bengkulu
• SK Gubernur Bengkulu No. R.140. XXXII tahun 2012
tentang Pembantukan Forum Penelitian, Pengembangan dan Inovasi Daerah (FPPID) Provinsi Bengkulu
Peran BPTP di Daerah
Capaian Kinerja Manajemen BPTP Bengkulu
NILAI IPNBK APARATUR BPTP BENGKULU TAHUN 2017.
NO NILAI DASAR INDIKATOR IPNBK NILAI KUALITAS BUDAYA
KERJA 1. Komitmen dan konsisten, terhadap visi,
misi dan tujuan 1 - 4 (4) 3.92 73.38
2. Wewenang dan tanggungjawab 5 - 7 (3) 3.76 75.25
3. Keiklasan dan kejujuran 8 - 10 (3) 3.91 78.28
4. Integritas dan profesionalisme 11 - 15 (5) 3.69 73.79
5. Kreativitas dan kepekaan 16 - 18 (3) 3.53 70.61
6. Kepemimpinan dan keteladanan 19 - 20 (2) 3.81 76.21
7. Kebersamaan dan dinamika kelompok 21 - 22 (2) 3.65 72.93
8. Ketepatan dan kecepatan 23 - 25 (3) 3.67 73.43
9. Rasionalitas dan kecerdasan emosi 26 - 29 (4) 3.83 76.57
10. Keteguhan dan ketegasan 30 - 32 (3) 3.91 78.28
11. Disiplin dan keteraturan kerja 33 - 37 (5) 3.89 77.76
12. Keberanian dan kearifan 38 - 40 (3) 3.72 74.47
13. Dedikasi danloyalitas 40 – 41 (2) 3.52 70.30
14. Semangat dan motivasi 43 - 45 (3) 3.67 73.43
15. Ketekunan dan kesabaran 46 - 47 (2) 3.70 74.09
16. Keadilan dan keterbukaan 48 - 50 (3) 3.72 74.44
17 Penguasaan ilmu pengetahuan dan
teknologi 51 - 53 (3) 3,78 75].61
Indeks Penerapan Nilai-Nilai Dasar Budaya Kerja 3.75 74.93 KETERANGAN :
20,01-36,00 = Tidak Baik, 36,01-52,00 = Kurang Baik, 52,01-68,00 = Cukup Baik, 68,01-84,00 = Baik, 81,01-100,00 = Sangat Baik
Capaian Kinerja Manajemen BPTP Bengkulu
SERTIFIKAT MANAJEMEN MUTU ISO 9001:2008 OLEH KAN TAHUN 2015 - 2017
Capaian Hasil Litkajibangrap BPTP Bengkulu
Kajian Optimasi Lahan Sawah Spesifik Lokasi Melalui Teknik Budidaya Batet di Provinsi Bengkulu
Diperolehnya paket teknologi budidaya padi batet spesifik lokasi;
• Padi batet varietas Dendang di Kabupaten Seluma memiliki produktivitas tertinggi (2,1 ton/ha) dengan kualitas beras batet kelas mutu II menurut SNI no.01-6128-2008 dan berpotensi dikembangkan karena memiliki nilai B/C > 1
• Padi batet varietas Inpari 30 di Kabupaten Lebong memiliki produktivitas tertinggi (5,9 ton/ha) dengan kualitas beras batet kelas mutu III menurut SNI no.01-6128-2008 dan berpotensi dikembangkan karena memiliki nilai B/C > 1
Hasil
Capaian Hasil Litkajibangrap BPTP Bengkulu
Kajian Prospek Budidaya Dan
Pascapanen Bawang Merah Di Provinsi Bengkulu
1. Karakteristik usahatani bawang merah pada kondisi eksisting antara lain:
• Varietas bawang merah yang dikenal adalah varietas lokal yaitu varietas Bali lancur.
• Benih umbi bawang merah tersebut diperoleh secara turum temurun.
• Pengolahan tanah dilakukan dengan cara dicangkul dan jarak tanam bervariasi, yaitu 15 cm x 20 cm dan 20 cm x 20 cm
• Penanggulangan OPT dengan cara disemprot
• Hama dan penyakit yang sering menyerang tanaman bawang merah petani adalah ulat (58,3%), bercak daun (33,3%) serta jamur (20,8%).
Hasil
Capaian Hasil Litkajibangrap BPTP Bengkulu
Teknologi Pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) Terpadu Pada Tanaman Cabai Di Provinsi Bengkulu
1. Jenis hama dan penyakit yang menyerang pada paket teknologi rekomendasi adalah ulat daun, trip, lalat buah, penyakit bercak daun, virus kuning, layu fusarium dan antraknose.
2. Paket teknologi yang lebih disukai oleh petani adalah paket teknologi rekomendasi
dibandingkan paket teknologi alternatif.
Hasil
Capaian Hasil Litkajibangrap BPTP Bengkulu
Kajian Optimasi
Pemanfaatan Limbah Industri Kelapa Sawit Untuk Usaha Ternak Sapi Potong
1. Pemanfaatan limbah industri kelapa sawit menjadi pakan dapat meningkatkan rerata pertambahan bobot badan harian (PBBH) 2. pemanfaatan limbah industri kelapa sawit
sebagai pakan sapi potong termasuk dalam kategori sangat baik (sangat tinggi
Hasil
Capaian Hasil Litkajibangrap BPTP Bengkulu
Kajian Teknik Peremajaan Kapak Kulai dan Pengkayaan Hara Tanah Pada Tanaman Kopi
1) Meningkatkan produktivitas dan kualitas produk kopi.
2) Secara ekonomi layak untuk
dikembangkan dengan peningkatan pendapatan sebesar Rp.18.064.480/ha per tahun.
3) Persepsi petani terhadap penerapan teknik peremajaan kapak kulai pada tanaman kopi sangat tinggi sehingga teknik peremajaan kapak kulai layak untuk dikembangkan
Hasil
Capaian Hasil Litkajibangrap BPTP Bengkulu
Dentifikasi Dan Karakterisasi Sumber Daya Genetik Tanaman Obat Dan Perkebunan SpesifikLokasi Di Provinsi Bengkulu
1) Karaktersitik telah dilakukan terhadap pinang sebanyak 22 genotip, lada 30 genotip, jahe 24 Genotip, kelapa 29 genotip dan kopi sebanyak 30 genotip.
2) Telah dilakukan dokumentasi SDG lokal spesifik lokasi untuk
dicalonkan/didaftarkan sebagai aset daerah telah dikirim ke PPVTPP
sebanyak 4 varietas lokal yaitu manggis, pisang curup kuning, pisang telur dan pisang rampit.
3) Konservasi telah dilakukan dengan pemeliharaan tanaman koleksi dan penambahan tanaman baru.
Hasil
Capaian Hasil Litkajibangrap BPTP Bengkulu
Penyediaan Benih Sumber Padi VUB melalui UPBS
1. Telah diproduksi benih sumber padi VUB sebanyak 3.530 kg dengan kelas benih SS yang terdiri dari varietas Inpari 6, Inpari 23, Inpari 30, Inpari 32, dan Situ Bagendit
2. Sebaran penggunaan Varietas Unggul Baru (VUB) padi di Provinsi Bengkulu masih didominasi oleh penggunaan varietas Ciherang (23,20%),
Mekongga (17,94%), dan Cigeulis (15,75%),
namun penggunaan VUB padi di Provinsi Bengkulu pada tahun 2016 telah mengalami peningkatan menjadi 25,64%.
Hasil
Jus Jeruk RGL
Lebong
Capaian Hasil Litkajibangrap BPTP Bengkulu
Keripik Mangga Bengkulu
Aneka produk olahan tanaman pangan dan hortikultura
Capaian Hasil Litkajibangrap BPTP Bengkulu
Ice Cream ubi jalar ungu Manisan Basah Mangga bengkulu
Manisan Tomat
Tortila
Aneka produk olahan tanaman pangan dan hortikultura
Capaian Hasil Litkajibangrap BPTP Bengkulu
Narasumber di berbagai instansi dan masyarakat
Pelatihan di Pembuatan Kompos
Anggaran
ALOKASI ANGGARAN BPTP BENGKULU TAHUN 2016 - 2018
No Tahun Pagu Dana
(Rp.)
Realisasi (Rp)
1. 2016 21.964.430.000 95.21 %
2. 2017 13.035.285.000 92.93 %
3. 2018 17.396.727.000 9.82 % *
* Serapan hingga Bulan Maret 2018
TERIMA KASIH
34