• Tidak ada hasil yang ditemukan

BENGKEL FABRIKASI TEKNIK MESIN POLITEKNIK NEGERI BENGKALIS

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "BENGKEL FABRIKASI TEKNIK MESIN POLITEKNIK NEGERI BENGKALIS "

Copied!
43
0
0

Teks penuh

PENDAHULUAN

Latar Belakang

Oleh karena itu, perusahaan atau lembaga diharapkan dapat memberikan kesempatan kepada mahasiswanya untuk lebih mengenal dunia kerja dengan menerima mahasiswa yang ingin melakukan kegiatan kerja praktek. Kerja praktek merupakan penerapan mahasiswa pada dunia kerja nyata, dengan tujuan untuk mengembangkan keterampilan dan etos kerja. 2 Politeknik Negeri Bengkalis mewajibkan setiap mahasiswanya untuk melakukan kerja praktek di instansi pemerintah atau perusahaan swasta sebagai salah satu syarat yang harus dipenuhi untuk menyelesaikan pendidikan Sarjana (D-IV) Politeknik Negeri Bengkalis.

Program kerja praktek ini dilakukan untuk mengaplikasikan teori-teori yang diperoleh dari lembaga pendidikan agar dapat diterapkan di lapangan. Selain sebagai syarat untuk menyelesaikan program pada mata kuliah Teknik Produksi dan Pemeliharaan Mesin, kerja praktek ini juga bertujuan untuk menggali pengalaman dan potensi di lapangan serta berpartisipasi langsung dalam dunia industri, sehingga diharapkan mahasiswa mampu mengetahui secara langsung seperti apa dunia kerja yang sebenarnya dan dapat memperluas ilmunya setiap saat sehingga peserta didik menjadi lebih terampil, tanggap dan mampu bersaing serta bermanfaat bagi masa depan. Untuk dapat melaksanakan kerja praktek, mahasiswa harus lulus 6 (enam) semester dan dinyatakan memenuhi syarat penuh pada semester tersebut.

Kerja praktek dilaksanakan di bengkel produksi Politeknik Negeri Teknik Mesin Bengkalis dengan topik “Pembuatan Mesin Perajang Singkong”. Dalam laporan kerja praktek (KP) ini, setiap mahasiswa wajib membuat laporan pekerjaan yang telah dilakukan selama kerja praktek, agar mahasiswa dapat mempertanggungjawabkan hasil yang dicapai dalam kerja praktek dan dapat melanjutkan studinya pada bulan berikutnya. semester.

Tujuan Kerja Praktek

  • Tujuan Kerja Praktek (KP)
  • Manfaat Kerja Praktek (KP)

Dengan ini kami ingin menciptakan mahasiswa yang berdaya saing dengan ilmu yang didapat di perkuliahan dan pengalaman yang didapat dari dunia industri. Memanfaatkan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan untuk dapat melaksanakan tugas pada Workshop Fabrikasi Teknik Mesin Politeknik Negeri Bengkalis. Menambah pengetahuan tentang instansi tempat dilaksanakannya kerja praktek di Machine Shop.

Ia dapat memahami dan mengetahui berbagai kegiatan di Bengkel Mekanikal Negeri Bengkalis.

GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN

  • Sejarah Politeknik Negeri Bengkalis
  • Sejarah Singkat Jurusan Teknik Mesin
    • Bengkel Fabrikasi Teknik Mesin
    • Las SMAW
  • Visi dan Misi Jurusan Teknik Mesin
    • Visi dan Misi Prodi D-III Teknik Mesin
    • Visi dan Misi Prodi D-IV TMPP
  • Struktur Bengkel Fabrikasi Teknik Mesin

Pada tahun 2013, Politeknik Negeri Bengkalis menambah 2 program studi baru yaitu D4 (Teknik Mesin Produksi dan Pemeliharaan serta Teknik Elektro) dan 3 program studi D2 (Teknik Pengelasan, Teknik Sistem Pembangkitan Tenaga Listrik dan Akuntansi Komputer) yang merupakan program studi luar negeri (PDD). Pada tahun 2014 dan 2015, Politeknik Negeri Bengkalis menambah 2 program studi baru yaitu D4 (Teknik Perancangan Jalan dan Jembatan) dan D3 (Teknik Nautika dan Manajemen dan Pelabuhan Niaga). Pada tahun 2016, Politeknik Negeri Bengkalis menambah program gelar yaitu D4 (Rekayasa Perangkat Lunak, Administrasi Bisnis Internasional dan Akuntansi Keuangan Publik).

Program Studi Teknik Produksi dan Pemeliharaan Mesin merupakan salah satu program studi di Politeknik Negeri Bengal. Program Studi ini bergerak dalam bidang Produksi dan Perawatan Mobil, dimana mahasiswa belajar mengenal dunia teknologi beserta ruang lingkupnya, baik dari segi desain, analisis material, permesinan, produksi pengecoran logam, hingga dunia usaha. Untuk mempersiapkan mahasiswanya agar siap menggunakan bidang tersebut, program gelar Teknik Mesin Produksi dan Pemeliharaan mewajibkan mahasiswanya untuk mengikuti kerja praktek baik di instansi pemerintah maupun swasta (Polbeng, A, 2017 .

Program Studi Teknik Mesin (DIII) Politeknik Negeri Bengkalis mendapat izin penyelenggaraannya pada tanggal 7 Oktober 2002 berdasarkan Surat Keputusan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Nomor 2094/D/T/2002. Fungsi bengkel ini adalah sebagai tempat praktek mahasiswa teknik mesin terkait mata kuliah pengelasan. Praktikum pengelasan dilakukan di bengkel fabrikasi dengan menggunakan jenis pengelasan SMAW (Shielded Metal Arc Welding).

Sebagai penyelenggara pendidikan vokasi di bidang mesin produksi dan perawatan mesin sesuai standar nasional dan internasional.” Pengelolaan penelitian dan kegiatan bermanfaat sosial bagi civitas akademika D-IV Teknik Mesin dalam hal pendidikan vokasi di bidang mesin produksi dan perawatan mesin. Menciptakan suasana akademis di kalangan civitas akademika teknik mesin untuk produktivitas dan mutu kerja yang tinggi.

Gambar 2. 1 Bengkel fabrikasi teknik mesin
Gambar 2. 1 Bengkel fabrikasi teknik mesin

DESKRIPSI KEGIATAN KERJA PRAKTEK (KP)

  • Spesifikasi Tugas Yang Dilaksanakan
  • Target Yang Di Harapkan
  • Perangkat Lunak Dan Perangkat Keras Yang Digunakan
  • Data-data Yang Diperlukan
  • Kendala Yang Di Hadapi Dalam Menyelesaikan Tugas
  • Hal–hal Yang Dianggap Perlu

Selama mahasiswa melakukan kerja praktek di industri, mahasiswa secara langsung diharapkan melakukan aktivitas kerja di bidang lapangan. Dalam hal ini pada saat kerja praktek di perusahaan, mahasiswa banyak menggunakan peralatan bantu untuk membantu pekerjaan yang diberikan kepadanya. Mengambil data dan berbagai dokumen yang akan dibuat dalam penyusunan Laporan Kerja Praktek (KP).

Slip persetujuan dari perusahaan atau instansi terkait sebagai bukti telah selesainya laporan kerja praktek. Untuk membuat keripik singkong diperlukan suatu mesin yang mempercepat proses pemotongan yaitu Mesin Perajang Singkong. Pembuatan mesin pencacah singkong ini didasari oleh kebutuhan dan kebutuhan para pengusaha pembuat keripik singkong, sehingga konsumen atau calon pengguna maupun pengusaha keripik singkong dapat dengan mudah mengoperasikan mesin ini, dengan tepat tanpa mengurangi waktu produksi dan tenaga yang banyak untuk mengoperasikannya. mesin pemotong.

20 Jenis rangka mesin adalah profil L atau sudut, yang membentuk sasis mesin perajang singkong. Sistem kerja alat perajang singkong adalah ketika motor dihubungkan dengan arus listrik. Mesin pencacah singkong ini bekerja ketika motor listrik dihidupkan, berputar kemudian gerak putaran mesin tersebut diteruskan ke puli 1 yang dihubungkan dengan motor listrik, dari puli 1 kemudian diteruskan ke puli 2 yaitu dihubungkan ke poros dengan sabuk untuk menggerakkan poros. Dalam pelaksanaan praktikum ini siswa belajar bagaimana bertanggung jawab dan disiplin dalam menjalankan setiap tugas di bengkel pembuatan khususnya dalam pembuatan mesin pelet, mesin pencacah singkong dan lain sebagainya agar dapat selesai tepat waktu.

Kerja praktek dilaksanakan untuk melatih keterampilan siswa dalam melakukan pekerjaan dan mengikuti langkah-langkah kerja. Dengan melakukan kerja praktek ini dapat menjadi bekal bagi mahasiswa untuk memasuki dunia kerja nantinya. Saran-saran yang dapat disampaikan selama melakukan kerja praktek pada Workshop Fabrikasi Teknik Mesin Politeknik Negeri Bengkalis adalah sebagai berikut.

Akan lebih baik jika mesin pelet ikan dan alat perajang singkong diproduksi secara masal untuk menghasilkan pendapatan bagi jurusan teknik mesin dan sebagai sarana untuk mensosialisasikan hasil produksinya kepada masyarakat luar agar mesin yang dihasilkan dapat digunakan oleh banyak orang.

Tabel 3. 2 Agenda Kegiatan Kerja Praktek Minggu Ke-2
Tabel 3. 2 Agenda Kegiatan Kerja Praktek Minggu Ke-2

PEMBUATAN MESIN PERAJANG SINGKONG

Gambaran Umum Mesin Perajang Singkong

  • Singkong
  • Mesin Perajang Singkong

Singkong dapat tumbuh pada tanah berpasir hingga tanah liat serta tanah yang kesuburannya rendah (Grace, 1977). Umbi singkong berbentuk silinder dan ujungnya lancip dengan diameter rata-rata sekitar 2-5 cm dan panjang sekitar 20-30 cm. Produk ini banyak disukai karena rasanya yang enak, renyah dan tahan lama, praktis serta mudah dibawa dan disimpan (Sulistyowati, 2004).

Dalam pengolahan keripik singkong yang dilakukan oleh masyarakat umum, proses pencacahan/pengirisannya masih menggunakan peralatan manual dengan tenaga manusia dan dilakukan dengan alat yang sederhana yaitu pisau dapur dan perajang tangan. Pencacahan yang dilakukan oleh operator dengan menggunakan mesin perajang tangan seringkali mengakibatkan kelelahan operator dan pekerja dibayar untuk jumlah produksi yang sedikit. Cara pengolahan keripik singkong mempengaruhi harga, kualitas dan kuantitas, sedangkan permintaan pasar terhadap keripik singkong terus meningkat seiring dengan berkembangnya industri makanan ringan.

Tuntutan Alat dari Sisi Calon Pengguna

Komponen Pada Mesin Perajang Singkong

Pengoperasian mesinnya cukup sederhana, yaitu dengan memasukkan ubi jalar ke bilah pisau yang dipasang pada piringan berputar (Eswanto, 2019). Sistem penggerak yang digunakan adalah motor listrik yang mengubah energi listrik menjadi energi mekanik (Ibratama, 2016). Sistem perputaran dudukan pisau adalah dudukan pisau berputar secara horizontal yang berguna untuk menggerakkan mata pisau pada saat mencacah singkong.

Sistem penahan poros merupakan suatu bantalan yang berfungsi untuk meredam gesekan antara poros dengan elemen mesin lainnya (Mechanical, E 2015). Bilah pisau yang digunakan adalah pisau berbentuk persegi dengan alur di tengahnya yang berfungsi untuk melakukan proses pencacahan. Baki mesin yang digunakan menggunakan plat stainless steel yang digunakan untuk menutupi rangka mesin dan menampung cacahan singkong.

Gambar 4. 1 Besi Profil L
Gambar 4. 1 Besi Profil L

Proses Pembuatan Mesin Perjang Singkong

  • Pembuatan kerangka mesin perajang
  • Pembuatan casing dan hopper mesin
  • Assembly process

Pembuatan casing dan hopper mesin menggunakan plat stainless steel, proses produksinya menggunakan sistem pembengkokan plat berdasarkan ukuran rangka mesin yang telah diproduksi sebelumnya.

Gambar 4. 10 Pengecatan Chasis Mesin
Gambar 4. 10 Pengecatan Chasis Mesin

Sistem Kerja Mesin Perajang Singkong

Langkah-Langkah Pengoperasian Mesin Perajang Singkong

Perawatan Mesin Perajang Singkong

PENUTUP

Kesimpulan

Saran

Gambar

Gambar 2. 1 Bengkel fabrikasi teknik mesin
Tabel 3. 1 Agenda Kegiatan Kerja Praktek Minggu Ke-1
Tabel 3. 2 Agenda Kegiatan Kerja Praktek Minggu Ke-2
Tabel 3. 4 Agenda Kegiatan Kerja Praktek Minggu Ke-4
+7

Referensi

Dokumen terkait

3 Struktur Kurikulum 3.1 Program Major Untuk dapat mengikuti Program Studi Sarjana Teknik Mesin dengan baik, mahasiswa perlu memiliki latar belakang kemampuan setara lulusan SMA