Sofiyatul Arbakiyah, Ph.D. Abdul Rokhim, S.Ag., M.E.I 2020: “Penerapan Monitoring Dalam Upaya Mengurangi Pembiayaan Modal Kerja Bermasalah pada BMT UGT Cabang Sidogiri Jenggawah”. Hasil dari penelitian ini adalah: 1) Monitoring terhadap produk pembiayaan modal kerja pada BMT UGT Sidogiri cabang Jenggawah selalu dilakukan pada setiap tahapannya. Pembiayaan modal kerja merupakan gabungan dari pembiayaan likuiditas (cash financing), pembiayaan piutang, dan pembiayaan persediaan.
Sesuai fungsinya sebagai penyalur dana, BMT UGT SIDOGIRI Cabang Jenggawah menyalurkan dana yang dihimpun melalui produk pembiayaan yang diberikan seperti pembiayaan modal kerja. Pembiayaan modal kerja pada BMT UGT SIDOGIRI cabang Jenggawah juga tidak lepas dari risiko, berupa pembiayaan modal kerja bermasalah. Berdasarkan permasalahan pembiayaan modal kerja pada BMT UGT SIDOGIRI cabang Jenggawah, peneliti tertarik untuk melakukan.
Bagaimana upaya BMT UGT SIDOGIRI cabang Jenggawah untuk mengurangi pembiayaan modal kerja bermasalah? Untuk mengetahui upaya BMT UGT SIDOGIRI cabang Jenggawah dalam mengurangi pembiayaan modal kerja bermasalah.
PENDAHULUAN
Latar Belakang Masalah
Fokus Penelitian
Tujuan Penelitian
Manfaat Penelitian
Definisi Istilah
Sistematika Pembahasan
KAJIAN KEPUSTAKAAN
Penelitian Terdahulu
Penelitian terdahulu telah membahas tentang strategi penyelesaian pembiayaan bermasalah, sedangkan penelitian yang dilakukan membahas mengenai pelaksanaan pengawasan dan upaya meminimalisir pembiayaan modal kerja bermasalah. Penelitian terdahulu telah membahas tentang peran laporan keuangan, penilaian prinsip 5C calon debitur dan pengawasan kredit terhadap efektivitas pemberian kredit, sedangkan penelitian yang dilakukan membahas tentang pelaksanaan pengawasan dan upaya meminimalisir pembiayaan modal kerja bermasalah. Penelitian terdahulu membahas tentang pengawasan pembiayaan murabahah dan implikasinya terhadap pembiayaan bermasalah, sedangkan penelitian yang dilakukan membahas tentang pelaksanaan pengawasan dan upaya meminimalisir pembiayaan modal kerja bermasalah.
Penelitian terdahulu telah membahas penerapan prinsip 5C dalam upaya pencegahan pembiayaan mudharabah bermasalah, sedangkan penelitian mengenai hal ini. Penelitian terdahulu membahas tentang pengawasan pembiayaan murabahah, sedangkan penelitian yang dilakukan fokus pada pelaksanaan pengawasan dan upaya meminimalkan permasalahan pembiayaan murabahah. Penelitian terdahulu membahas tentang pengawasan pembiayaan murabahah, sedangkan penelitian yang dilakukan fokus pada pelaksanaan pengawasan dan upaya meminimalkan permasalahan pembiayaan murabahah.
Penelitian terdahulu telah membahas tentang pelaksanaan pengawasan pembiayaan bermasalah pembiayaan Muraba, dan penelitian yang dilakukan telah membahas mengenai pelaksanaan pengawasan dan upaya meminimalisir pembiayaan bermasalah pembiayaan Muraba. Penelitian terdahulu telah membahas tentang kebijakan dan penerapan pengendalian dalam pembiayaan murabahah, sedangkan penelitian yang dilakukan telah membahas mengenai penerapan pengendalian dan upayanya.
Kajian Teori
- Pembiayaan
- Pembiayaan Modal Kerja
- Pembiayaan Modal Kerja Berdasarkan Perspektif
METODE PENELITIAN
Pendekatan dan Jenis Penelitian
Lokasi Penelitian
Subyek Penelitian
Teknik Pengumpulan Data
Analisis Data
Keabsahan Data
Tahap-Tahap Penelitian
PENYAJIAN DAN ANALISIS DATA
Gambaran Obyek Penelitian
- Letak Geografis Objek Penelitian
- Visi & Misi BMT UGT Sidogiri Jenggawah
- Struktur Organisasi BMT UGT BMT UGT Sidogiri
- Deskripsi Jabatan BMT UGT Sidogiri Jenggawah
- Produk-produk BMT UGT Sidogiri Jenggawah
Penyajian dan Analisis Data
Pelaksanaan pemantauan terhadap produk pembiayaan modal kerja pada BMT UGT Sidogiri cabang Jenggawah melibatkan beberapa proses pemantauan dari tahap ke tahap. Saya selalu mengecek AOSP mana saja yang menyediakan data pelanggan yang mencari kredit, saya kadang ikut survey, saya benar-benar mengecek data, kelengkapan persyaratan, dan kemudian saya juga memberikan pendapat saya tentang persetujuan kredit. Poin terpenting dalam memulai pandemi ini adalah Pusat telah memberlakukan pembatasan kredit dan perubahan SOP harus diawasi secara ketat, saudari.”76.
Saya juga tetap diperingatkan agar administrasinya diperhitungkan dengan benar, saya juga memberikan pendapat jika ada pelanggan baru ya kak, setelah pertanyaan yang diajukan saya juga melihat orangnya jadi saya juga punya pendapat apakah tipe orang tersebut sudah berkomitmen atau tidak, jadi itu memang benar. Sekarang sedang diawasi ya Kak, karena banyak sekali yang menunggak.” 77. Saya bilang pasti akan melunasinya, tapi ya tetap saya bilang kalau sesuai aturan kantor, harus disurvei, harus dapat surat atau komitmen apa jaminannya, diminta semuanya. Soalnya nasabah yang punya kredit ada batasannya, selain pandemi juga banyak yang tidak bayar, kata Pak Qodir.”80 Dari hasilnya dari hasil wawancara dapat disimpulkan bahwa pemantauan kondisi kerja Produk pembiayaan modal pada BMT UGT Sidogiri cabang Jenggawah selalu dilakukan pada setiap tahapannya.
Banyaknya peminat produk pembiayaan modal kerja di BMT UGT Sidogiri Cabang Jenggawah tidak lepas dari kasus kredit macet atau penyelewengan dana yang dilakukan nasabah. Oleh karena itu, BMT berkali-kali berupaya menekan angka pembiayaan modal kerja bermasalah tersebut. BMT berupaya mengurangi pembiayaan modal kerja bermasalah agar kejadian serupa tidak terulang kembali di kemudian hari. Peraturannya kini semakin ketat, misalnya larangan meminjam dana atas nama orang lain. Survei harus dilakukan sebanyak tiga kali agar data lebih akurat dalam menentukan kelayakan pembiayaan.
Memang dari sekian banyak produk pembiayaan yang ada di sini, yang paling banyak dicari nasabah adalah pembiayaan modal kerja. “Tapi sekarang mbak, kami memang memilih untuk memfilternya karena banyak yang terlambat, dari jumlah pelanggan hampir 85% yang jatuh tempo mbak, saya bingung mbak, dan hasilnya negatif, jadi kami berusaha. untuk mengetahui bagaimana cara meminimalkan angka tersebut.” 82. Partai telah mengubah seluruh peraturan dalam realisasi pembiayaan, termasuk pembiayaan modal kerja, dimana peraturan tersebut kini semakin ketat dan kuat.
Oleh karena itu, mulai tahun ini BMT tidak boleh lagi meminjam atas nama orang lain. Ibarat bank ya mbak, nah dulu kurang bagus mbak, tapi lunas ya mbak, trus sekarang mau pinjam lagi ya? Nah beda prosedurnya kak, syaratnya kamu benar-benar punya data diri yang lengkap, lalu datang ke rumah 3 kali untuk bertanya dan melihat bisnismu, penghasilan. berapa harganya Lalu jelaskan kalau sekarang ada batasan jumlah nasabah kredit ya kak, jadi begitulah kak, semuanya hati-hati jangan sampai ada yang lari dan mengambil uangnya tanpa membayar cicilan.” 85. Berdasarkan wawancara di atas, dapat disimpulkan bahwa upaya BMT untuk meminimalisir angka pembiayaan modal kerja bermasalah adalah dengan mengubah peraturan yang lebih tegas dan ketat dalam pemilihan nasabah.
Pembahasan Temuan
Melaksanakan monitoring produk pembiayaan modal kerja pada BMT UGT Sidogiri Cabang Jenggawah yaitu: permohonan pembiayaan dengan menyampaikan dokumen sesuai persyaratan, review berkas, proses survey dan analisa agunan, kemudian menentukan keputusan penerimaan pembiayaan dan terakhir pencairan pembiayaan. Hal ini dilakukan BMT UGT Cabang Jenggawah dengan melakukan pengawasan terhadap Pemimpin Cabang, AOSP dan pegawai lainnya sebelum pencairan agar tidak langsung memberikan dana kepada calon nasabah. Hal ini sesuai dengan data yang diperoleh bahwa salah satu kriteria untuk menurunkan angka pembiayaan bermasalah pada BMT UGT Sidogiri cabang Jenggawah adalah karakter calon nasabah/anggota yang akan mengajukan pembiayaan.
Kapasitas dalam hal ini adalah kemampuan nasabah/anggota dalam menjalankan usahanya untuk membayar iuran selama pembiayaan dilakukan di BMT UGT Sidogiri Cabang Jenggawah. Hal ini dapat dinilai dari kesesuaian nilai agunan yang diberikan calon debitur dengan besaran pembiayaan yang diberikan BMT UGT Sidogiri Cabang Jenggawah. Kondisi perekonomian juga menjadi kriteria dalam menentukan persetujuan seorang nasabah/anggota yang ingin melakukan pembiayaan di BMT UGT Sidogiri Cabang Jenggawah.
Monitoring terhadap produk pembiayaan modal kerja pada BMT UGT Sidogiri cabang Jenggawah selalu dilakukan pada setiap tahapannya. Upaya BMT untuk meminimalisir angka pembiayaan modal kerja bermasalah pada BMT UGT Cabang Sidogiri Jenggawah adalah melalui dua hal yaitu BMT UGT Sidogiri Jenggawah harus mampu menjaga prinsip pengawasan terhadap seluruh pembiayaan agar tidak timbul kredit macet yang dapat merugikan BMT. .
Melakukan monitoring dalam upaya mengurangi pembiayaan modal kerja bermasalah pada BMT UGT SIDOGIRI cabang Jenggawah. V Pembiayaan Produk pembiayaan modal kerja di BMT UGT Sidogiri Cabang Jenggawah, kira-kira berapa persentase peminat produk ini dibandingkan dengan produk pembiayaan lainnya. Adakah alasan nasabah tertarik pada produk pembiayaan modal kerja dibandingkan produk pembiayaan lainnya?
Dengan banyaknya peminat produk pembiayaan modal kerja, hingga saat ini kami belum pernah menemukan nasabah yang mengalami gagal bayar atau kredit buruk dalam pembayarannya. Apa tindakan selanjutnya yang dilakukan BMT UGT Cabang Sidogiri Jenggawah terhadap nasabah yang belum membayar? Lalu bagaimana upaya BMT UGT Cabang Jenggawah Sidogiri untuk meminimalisir pembiayaan modal kerja bermasalah?
PENUTUP
Kesimpulan
Saran
“Analisis Kebijakan dan Monitoring Implementasi Dalam Upaya Meminimalkan Pembiayaan Murabahah Bermasalah pada Bank Syariah Bukopin Cabang Surabaya.”