Dinas Perhubungan Kabupaten Purworejo Dengan ini menyatakan Laporan Aksi Perubahan ini merupakan hasil pembelajaran individu peserta Diklat Kepemimpinan Administrator BPSDMD Angkatan IV Provinsi Jawa Tengah Tahun 2020. Saya menyatakan kesediaan untuk melaksanakan tujuan jangka menengah dan panjang sesuai dengan Perubahan Action Report yang saya siapkan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari tujuan kinerja karyawan. Implementasi Action for Change dalam jangka pendek akan dimulai pada tanggal 30 September 2020 sampai dengan tanggal 27 November 2020, setelah itu Action for Change jangka menengah akan dilaksanakan pada 4 bulan ke depan dan jangka panjang pada 10-15 bulan ke depan. , yang merupakan aktivitas berkelanjutan.
Hasil dari pelaksanaan tindakan perubahan jangka pendek menunjukkan bahwa pelaksanaan layanan pengaduan dan informasi “Jago Emas” (Jagan Margo dan edukasi masyarakat) dapat terlaksana dengan baik dan tindakan ini sangat bermanfaat bagi bidang lalu lintas, Dinas Perhubungan Kabupaten Purworejo. , Pemerintah Kabupaten Purworejo dan masyarakat Kabupaten Purworejo, serta pemangku kepentingan lainnya. Penulis mengucapkan puji syukur kehadirat ALLAH SWT yang telah memberikan rahmat dan hidayah-Nya sehingga penulis dapat melengkapi Laporan Aksi Perubahan Kinerja Organisasi dengan judul “Implementasi Layanan Pengaduan dan Informasi “Jago Emas” (Jagan). Margo dan Pendidikan Masyarakat) untuk mewujudkan keselamatan jalan raya di Kabupaten Purworejo”. Laporan Aksi Perubahan Kinerja Organisasi ini disusun sebagai salah satu tugas yang harus dipenuhi dalam pelaksanaan Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan IV Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah provinsi Jawa Tengah pada tahun 2020.
Penulis menyadari bahwa penyusunan laporan aksi perubahan kinerja organisasi ini tidak akan selesai tanpa bantuan dan dukungan dari berbagai pihak. Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Purworejo sebagai pendamping bimbingan teknis substantif dan arahan dalam penyusunan laporan perubahan ini;
Latar Belakang
Menurut UU No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, keselamatan lalu lintas dan angkutan jalan adalah suatu keadaan dimana setiap orang terlindungi dari resiko kecelakaan lalu lintas yang disebabkan oleh orang, kendaraan, jalan dan/atau lingkungan hidup. Jalan yang dioperasikan harus memenuhi persyaratan laik jalan teknis dan administratif dan setiap jalan yang digunakan untuk lalu lintas umum harus dilengkapi dengan perlengkapan jalan berupa: rambu lalu lintas, marka jalan, alat pemberi isyarat lalu lintas, alat penerangan jalan, alat pengatur dan keselamatan. pengguna jalan, peralatan pemantauan dan keamanan jalan, fasilitas bagi sepeda, pejalan kaki dan penyandang disabilitas serta fasilitas penunjang kegiatan lalu lintas dan angkutan jalan baik di jalan maupun di luar jalan. Selain itu, masyarakat berhak mendapatkan informasi tentang keselamatan berlalu lintas dan diharapkan dapat menjadi budaya dan kebiasaan berlalu lintas yang aman.
Untuk mewujudkan, menunjang, dan memelihara keselamatan, keamanan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas, sektor publik wajib merencanakan, memperoleh, memasang, mengatur, dan memelihara perlengkapan jalan dengan maksud untuk mewujudkan, menunjang, dan memelihara keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas. , dan pemerintah bertanggung jawab atas kejadian yang terjadi di jalan yang disebabkan oleh sarana dan peralatan jalan dan jalan. Bidang lalu lintas merupakan salah satu bidang pada Dinas Perhubungan Kabupaten Purworejo yang mempunyai fungsi sebagai berikut:. penyiapan perumusan kebijakan teknis, pembinaan, pelaksanaan dan pengendalian di bidang manajemen rekayasa lalu lintas, penyiapan perumusan kebijakan teknis, pembinaan, pelaksanaan dan pengendalian di bidang pembinaan, pengawasan dan pengendalian operasional serta pelaksanaan tugas resmi lainnya yang diberikan oleh Kepala Dinas Perhubungan sesuai dengan tugas dan fungsinya. -Fungsi diatas telah dilaksanakan oleh Bagian Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kabupaten Purworejo, namun dalam pelaksanaannya terdapat beberapa permasalahan.
Hal ini menyebabkan pelayanan lalu lintas kepada masyarakat, serta pendidikan dan sosialisasi keselamatan jalan kepada masyarakat tidak terlaksana dengan baik. Dengan latar belakang di atas maka dilakukan perubahan untuk mempercepat pelayanan masyarakat di bidang lalu lintas serta memberikan edukasi dan sosialisasi keselamatan jalan kepada masyarakat, yaitu dengan melakukan langkah-langkah tindakan berupa: pembentukan layanan pengaduan dan informasi “Jago Emas” .
Tujuan dan Manfaat …
Pengembangan sistem pengendalian lalu lintas kendaraan atau area traffic control system (ATCS) dan pembuatan sistem database penerangan jalan umum yang terintegrasi. Terwujudnya kepemimpinan yang berintegritas tinggi melalui kepemimpinan adaptif dan peningkatan sumber daya aparatur Dinas Perhubungan Kabupaten Purworejo khususnya bidang lalu lintas serta perubahan kinerja pemangku kepentingan primer, primer, dan sekunder. Terwujudnya peningkatan mutu pelayanan prima pada instansi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat di bidang lalu lintas.
DESKRIPSI PROSES KEPEMIMPINAN KINERJA
Membangun Integritas dan Akuntabilitas Kinerja Organisasi
Ia sangat mendukung aksi perubahan tersebut karena di Kabupaten Purworejo belum ada layanan pengaduan dan informasi di bidang lalu lintas. Berkoordinasi dengan Sekretaris Daerah Kabupaten Purworejo mengenai permintaan dukungan dan arahan pelaksanaan aksi perubahan.
Pengelolaan Budaya Kerja, Nilai-nilai Organisasi
Membangun Jejaring dan Kolaborasi (Perubahan
HASIL PELAKSANAAN AKSI PERUBAHAN KINERJA
Capaian Kegiatan Aksi Perubahan dalam Perbaikan Kinerja
Dalam pelaksanaan aksi perubahan ini, terdapat tambahan tonggak sejarah jangka menengah sebanyak 1 (satu) kegiatan yaitu pembelian jalur sepeda dan fasilitas pendukungnya. Tabel di atas menunjukkan bahwa Rencana Aksi Perubahan Jangka Pendek tentang “PELAKSANAAN LAYANAN PENGADUAN DAN INFORMASI “JAGO EMAS” (JAGAN MARGO DAN PENDIDIKAN MASYARAKAT) UNTUK MEWUJUDKAN KESELAMATAN JALAN DI KABUPATEN PURWOREJO” telah dilaksanakan sesuai target waktu yaitu 60 hari kalender . Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 6 Oktober 2020 yaitu menyampaikan hal-hal terkait aksi perubahan, serta tahapan pelaksanaan aksi perubahan dan meminta dukungan pemangku kepentingan internal.
Sekretariat Daerah Bidang Pembangunan Purworejo terkait dengan permintaan dukungan mengenai aksi perubahan yang akan dilaksanakan karena Asisten Perekonomian dan Pembangunan sebagai koordinator lapangan. Berkomunikasi dan meminta saran dan masukan agar pelaksanaan aksi perubahan dapat berjalan sesuai harapan. Melaksanakan koordinasi dengan Pusat Pengelolaan Transportasi Darat wilayah
Tersedianya layanan informasi dan pengaduan keselamatan lalu lintas di media sosial dan tim terpadu untuk penanganan pengaduan keselamatan lalu lintas.
Lesson Learnt Kepemimpinan Transformasional Kinerja
Dari penerapan langkah-langkah perubahan pada tahap jangka pendek ini, capaian langkah-langkah perubahan adalah sebagai berikut: Manajer proyek juga belajar menentukan strategi untuk memobilisasi pemangku kepentingan, yaitu melalui komunikasi dan koordinasi yang baik dengan tim dan pihak lain yang efektif, sehingga mereka dapat memberikan dukungan untuk implementasi perubahan ini. Dengan membandingkan hasil pelaksanaan perubahan, dimana dilakukan beberapa kegiatan yang tidak sesuai dengan rencana awal, maka dapat diketahui bahwa diperlukan perencanaan yang baik dan menyeluruh agar perubahan dapat dilaksanakan dengan hasil yang maksimal dan terukur. .
Kepemimpinan transformasional dalam pelaksanaan tindakan perubahan untuk mencapai hasil yang diharapkan dengan hasil yang jelas. JAGAN MARGO DAN PENDIDIKAN MASYARAKAT) UNTUK MEWUJUDKAN KESELAMATAN LALU LINTAS KABUPATEN PURWOREJO” untuk meningkatkan pelayanan di bidang lalu lintas. Bupati Purworejo dan penetapan tim efisien oleh Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Purworejo dengan uraian tugas yang jelas dan sesuai dengan bidang tugasnya menimbulkan tanggung jawab.
Pos Terpadu didukung jaringan WiFi dan e-Office untuk administrasi dan penerapan Aksi Perubahan mempercepat respons terhadap pengaduan masyarakat. Dengan mempertimbangkan kondisi sarana dan prasarana yang ada pada Dinas Perhubungan Kabupaten Purworejo, maka perkembangan transformasi digital pada Pemerintah Kabupaten Purworejo dapat dilihat pada Tabel 13. Dalam aksi perubahan yang diterapkan, project leader menerapkan pendekatan manajemen risiko secara menyeluruh terhadap risiko mengurangi kesenjangan antara masalah dan tujuan, mulai dari penetapan konteks, identifikasi, analisis, evaluasi dan manajemen risiko.
Yakinkan pemangku kepentingan akan pentingnya perubahan melalui diskusi dan sosialisasi dari awal hingga akhir penerapan Akper. Implementasi Aksi Perubahan menggunakan satu pola pendekatan yaitu penggunaan pola perubahan kerja yang merupakan suatu metode untuk menemukan permasalahan atau sebab-sebab timbulnya permasalahan sekaligus cara penyelesaiannya serta akibat yang timbul setelah penyelesaian permasalahan tersebut dengan inovasi. dalam Aksi Perubahan, sehingga mereka menciptakan pemimpin perubahan. Pelayanan Akun dan Keselamatan Jalan Terpadu Kabupaten Purworejo diresmikan pada tanggal 22 Oktober 2020 oleh Pj Hon.
Terdapat pemangku kepentingan lain dalam melaksanakan aksi perubahan tersebut, yakni Direktur Prasarana Transportasi Jalan, Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, Kementerian Perhubungan RI, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Tengah, dan Kepala Dinas Perhubungan Darat. Pusat Manajemen Transportasi Wilayah Kendala dan permasalahan dalam pelaksanaan aksi perubahan ini adalah kurangnya waktu dan rutinitas pekerjaan kantor yang juga perlu segera diselesaikan. Peningkatan keterlibatan merupakan upaya optimalisasi pelayanan di bidang lalu lintas di masa depan. Peningkatan kapabilitas perlu dilakukan melalui pengembangan kualitas sumber daya manusia dalam melaksanakan tugas, disertai dengan perbaikan sistem kerja (manajemen), sehingga mampu memberikan kontribusi yang signifikan terhadap Aksi Perubahan yang telah ditetapkan.
KONTRIBUSI AKSI PERUBAHAN DALAM PENGEMBANGAN
Aksi Perubahan Kinerja Organisasi dan Pengembangan
Di masa pandemi Corona Virus Disease (Covid-19) 2019, kesadaran keselamatan berlalu lintas dapat dilakukan melalui media sosial pada akun “Jago Emas”.
Kendala dan Manajemen Resiko Aksi Perubahan Kinerja
Melaksanakan sosialisasi dan pengelolaan tugas yang dilaksanakan serta pendayagunaan staf yang ada untuk mendukung kinerja yang fleksibel dalam optimalisasi pelayanan di bidang lalu lintas. Seluruh tahapan pelaksanaan proyek perubahan ini telah dilaksanakan dengan dibentuknya akun layanan pengaduan dan informasi “Jago Emas” (Jagan Margo dan Edukasi Masyarakat) serta tim penanganan pengaduan keselamatan jalan terpadu. Akun "Jago Emas" telah memperoleh 5 pengaduan masyarakat, informasi lalu lintas dan keamanan sosialisasi serta memiliki 80 pengunjung.
Kepala Bappeda, Kepala Dinas PUPR, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga, Kepala Satpol PP Damkar, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Kasatlantas Polres Purworejo, Sekretaris Dinas, Kadis Perhubungan dan Terminal dan Kepala Pengujian dan Bengkel, yang semula pengaruh + dan minat - (Laten) menjadi pengaruh + dan minat + (Promotor). Namun, dengan kerjasama yang baik dengan anggota Tim Efektif, proyek perubahan ini dapat berhasil dilaksanakan. Peraturan Daerah Kabupaten Purworejo Nomor 14 Tahun 2016 dan dijelaskan dalam Peraturan Bupati Nomor 23 Tahun 2018 tentang Perubahan Atas Peraturan Bupati Nomor 76 Tahun 2016 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas dan Fungsi serta Tata Kerja Dinas Perhubungan Kabupaten Purworejo.
PENUTUP
Simpulan
Sementara itu, kami berupaya mengoptimalkan pelaksanaan pembinaan dan koordinasi antar unit kerja terkait dan pemangku kepentingan. LSM Surya Mentari Semesta dan media massa/sosial yang semula pengaruh dan kepentingan – (Apatis) menjadi pengaruh – dan kepentingan + (Pembela).
Rekomendasi