• Tidak ada hasil yang ditemukan

Bisikan Rindu

N/A
N/A
salwa azuma

Academic year: 2024

Membagikan " Bisikan Rindu"

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

Bisikan Rindu

Oleh : Salwa Hunaina Azuma

Rangkaian detik berpadu dalam keramaian Di persimpangan waktu yang terus bergulir Rindu berbisik lirih

Menjelajah ruang hati yang sunyi Dia yang jauh, tak tergapai tangan Hanya bayangan yang ada dalam angan Malam yang sunyi, menjadi saksi Perihal rindu yang tak bertepi

Rindu ini bagai aliran sungai,

Yang mengalir tenang namun dalam, Setiap detiknya berisi kenangan Tentang harapan yang tersimpan Dia adalah cerita yang tak terkatakan Puisi tanpa kata yang tersimpan

Kepada malam, kuungkapkan rinduku Semoga angin membawa bisikanku padanya.

Referensi

Dokumen terkait

Dari segi pelafalannya tidak jauh berbeda dengan puisi baru, karena lafal yang jelas akan jauh lebih bermakna dibandingkan hanya dengan bergumam, sedangkan dari segi penghayatan

Yang agak asing dan jauh berlainan daripada sajak-sajak penyair lain ialah ciri bentuk sajak-sajak yang dilahirkan adalah jauh berbeza dan menyimpang dari teras puisi

Adapun kemudian, maka sesungguhnya kasih sayang (mencintai) akan Allah adalah tujuan paling jauh dari maqam-maqam yang ingin dicapai dan ketinggian yang tertinggi

Namun jika dianalisis lebih jauh, makna sesuci bukan hanya tentang membersihkan Jiwa dan raga tetapi dalam tradisi sesuci juga terdapat kerinduan pelaku spiritual

Bagaimana aku bisa menahan kerinduan pada Asma bila jarak terbentang begitu jauh sedang kita tak mungkin setiap waktu bisa menjenguknya ke sana?” Taufiqurrahman Al-Azizy, 2013: 50

1 Maha Kekal Sifat kekal Allah atau sifat abadi dapat dtemui dalam puisi dengan judul Kalau Kau Rindu Aku seperti dalam kutipan berkut; Kalau Kau Rindu Aku Kalau aku tak lagi ada Kau

Maka pengalaman subyektif para peserta, baik yang ada hubungannya dengan cinta, kerinduan pada sesuatu yang jauh, kekaguman pada tanah air, rasa syukur atau kritik sosial semuanya bisa

Simbol berupa warna yang terdapat dalam kumpulan puisi MADKR karya Tjahjono Widarmanto adalah warna-warna yang digunakan sebagai lambang dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Jawa yang