STILL By
EMERALD AKHSANA
04 NOVEMBER 2021
DAUN SEMANGGI PRODUCTION SINEMA ROLAS
DRAFT 10
1.EXT.PERBUKITAN.BATU BESAR.DAY.(26") CAST.GALANG.CACA
terlihat dari belakang Caca memakai seragam sekolah abu-abu putih dengan rambut diikat ponytail menggunakan ikat rambut berwarna coklat sedang duduk sendirian menatap kedepan
menikmati pemandangan bukit sambil terdengar suara kicauan burung, disamping kanan caca terlihat tas ranselnya yang berwarna merah dan di tangan kanannya dia memakai gelang berwarna merah muda. Kemudian terlihat kaki caca yang memakai sepatu sneakers dan berkaos kaki putih polos. Tak lama dari belakang terlihat Galang datang dan duduk
disamping kiri Caca, dia memakai seragam abu-abu putih dengan outer kemeja kotak-kotak berwarna coklat, berambut lurus dan menggendong ransel hitam di tangan sebelah
kanannya, juga terlihat jam tangan yang mengikat pada pergelengan tangan kanannya. Terlihat kaki Galang yang bergantung disamping kaki Caca. Memakai sepatu sneakers.
Mereka berdua terdiam, Galang menoleh ke arah CACA namun CACA tetap melammun dan tak menggubrisnya.
GALANG
(menyengggol CACA)
"Oii! ngelamunn ajaa"
Caca kaget dan menoleh kearah Galang.
CACA (O.S.) (lesu)
"apaansih lang"
menjawab Galang dengan nada lesu.
GALANG
(mengerutkan dahinya sambil menatap CACA)
"Ya kamu sendiri ngapain di bukit sendirian sore sore ngelamun lagi, ga takut kesambet apa?"
GALANG meletakkan tasnya disamping sebelah kanan. CACA menunduk dan bertanya.
CONTINUED: 2.
CACA
(menoleh ke arah GALANG)
"kok kamu tau kalo aku lagi disini"
GALANG
"yayalah"
GALANG
(berbisik mendekat ke telinga CACA)
"kan aku masang gps di kamu"
CACA
(caca kaget dan menatap galang)
"Hah? GPS? di hp?"
galang menatap caca dan menyentuh hidung caca.
GALANG
(menyentuh hidung CACA)
"disinii"
CACA
(menatap GALANG dengan tatapan marah)
"ishh Galaangg"
Galang tertawa, dan caca memukul Galang. Kemudian mereka berdua terdiam dan menatap kedepan. Tak lama GALANG
mengambil makanan dari dalam tasnya.
GALANG
(mengeluarkan sterofoam makanan)
"eh ca, tadi dijalan aku ngeliat ada yang jualan klepon. trus aku kepikiran buat beliin kamu, nih."
GALANG menyodorkan sterofoam berisikan klepon tersebut pada CACA. CACA menatap bingung, karena tidak tau apa itu klepon kemudian CACA menatap ke GALANG.
GALANG
"kenapa ca?"
CACA
(menatap dan menunjuk ke sterofoam)
"klepon kok kecil banget? klepon tuh bukannya yang buat masak itu
GALANG tertawa terbahak-bahak mendengar CACA. CACA menatap GALANG dengan bingung.
CACA
(menggaruk rambutnya)
"Kok ketawa sih, emang salah ya?"
GALANG
(sambil tertawa)
"ca kamu ngelawak ya? itu teflon caaa"
CACA
"ooh teflonn"
GALANG (tertawa)
"yaampun caa, masa kamu gatau bedanya teflon sama klepon si
ketauan nih gapernah masak ya kann"
CACA
(dengan wajah cemberut menyenggol GALANG)
"yee, pernah lah"
GALANG
(membuka wadah sterofoam)
"klepon tuh kek ginii caa, kamu belom pernah nyoba emang?"
CACA
"belom"
GALANG
(memnyuap caca dengan 1 buah klepon)
"Yaudah pas berarti, nih coba pasti kamu suka"
CACA memakan klepon yang disuapkan oleh GALANG. CACA mengunyah namun kemudian wajahnya sedikit mengerut.
CACA
(menoleh ke arah GALANG)
"Ihh ini gula yaaa"
GALANG
(menganggukan kepala sambil terenyum)
"iyaa, itu gula merah enak gaa"
CONTINUED: 4.
CACA
(mengambil wadah sterofoam dari GALANG)
"ihhh, enak bangett tauuu"
CACA pun memakan klepon lagi. GALANG tersenyum melihat CACA yang sedang makan klepon.
CACA
(sambil mengunyah)
"Ini kamu beli dimana"
GALANG
"di depan sekolahan"
CACA
"oh yaa?? baru tau, kamu ga cobain?"
GALANG
"hah? engga gausah buat kamu aja"
CACA
"ihhh cobainn, ayo sini cobain"
CACA menyuapkan 1 buah klepon pada GALANG. GALANG kaget
kemudian memakan klepon suapan CACA. GALANG mengunyah dengan tersenyum menatap CACA.
CACA
(tersenyum menatap GALANG)
"manis kan?"
GALANG (mengangguk)
"tapi lebih manisan kamu ca"
CACA menoleh ke arah GALANG.
CACA
"Dih, gombal"
CACA memakan klepon lagi. CACA mengunyah sambil tersenyum, GALANG tersenyum melihat CACA.
GALANG
"eh ca pelan pelan kali makannya"
CACA tak menggubris GALANG dan lanjut memakan Klepon.
Galang menghadap ke depan dan menepukkan kedua tangannya.
GALANG
(menoleh ke CACA)
"ca, aku tadi kan ketemu pak anto, dia tanya kemarin kok ga liat aku sama kamu di kelas, trus aku kaget dong.. aku bilang ’kemarin kita masuk kok pak’ tapi dia tetep kekeh kalo ga liat kita, eh taunya emang kemaren pak anto ga ngajar di kelas kita, ya jelas ga liat lah, aneh bangett"
CACA tertawa hingga tersedak.
GALANG
(mengeluarkan botol minum dari tasnya)
"ehh ehh caa, aduhh"
GALANG
(membukakan botol dan memberikan pada CACA)
"minum minum minumm"
CACA minum dan batuk-batuk.
GALANG
(menepuk punggung)
"tuhh kann keselek, kamu sih makan sambil ketawa"
CACA
(batuk sambil menepuk nepuk dadanya)
"ya kamu tuhh, ada orang lagi makan malah ngelawak"
GALANG tertawa sambil menepuk punggung CACA. Tak lama CACA melanjutkan menghabiskan kleponnya. GALANG terkejut.
GALANG
"astaga caa, masih dilanjutin dong makannya"
CACA
(memakan 1 buah klepon)
"ya kan sayang kalo ga dimakan"
Galang tersenyum sambil menggeleng-gelengkan kepalanya.
GALANG
"ck ck ck caa caa.."
CONTINUED: 6.
CACA tersenyum menoleh ke GALANG. GALANG menghadap ke depan dan mereka berdua diam sejenak. kemudian GALANG mulai
menggosokkan kedua tangannya di celananya.
GALANG
"emm ca
CACA
"hm?"
GALANG
"Jadii.. gimana ca?"
CACA
"gimana apanya?"
GALANG
(menghadap ke CACA)
"tentang yang kemarin"
CACA terdiam sejenak.
CACA
(melihat ke langit dan membereskan tasnya)
"Kayanya udah sore nih, pulang aja yuk takut ujan juga"
CACA tak menoleh ke GALANG dan berdiri sambil mengangkat tasnya di tangan sebelah kiri, namun GALANG menghentikan CACA.
GALANG
(memegang tangan kiri CACA)
"caa pliss, jangan ngehindar"
CACA duduk kembali dan diam menunduk.
GALANG
"caa?.. emang sesusah itu ya jawabnya?"
CACA
(menoleh ke GALANG dan menggelengkan kepala)
"ini bukan tentang hal yang gampang buat diputusin lang"
GALANG
(menatap CACA dengan tatapan serius)
"kamu jujur aja sama aku ca, kalo
CACA hanya diam dan menunduk.
CACA
(menggosokkan jari kedua tangannya sambil menunduk)
"maaf lang, kayaknya aku gabisa"
GALANG menunduk.
GALANG
(menoleh ke arah CACA)
"emm.. ga bisa ya ca?"
CACA
(menoleh ke arah GALANG)
"aku gamau pertemanan kita bakalan rusak lang, kalo kamu jadi pacar aku, ketika kita berantem kita
bakalan putus dan lost contact gitu aja, aku gamau lang. aku sayang sama kamu karna itu aku gamau kita ngalamin hal kaya gitu."
GALANG
(menatap CACA dan menggenggam tangan CACA)
"plis caa kasih aku kesempatan sekalii, sekalii aja buat nunjukin ke kamu kalo aku bisa bahagian kamu, aku bisa jaga kamu, aku bisa jadi orang yang selalu ada buat kamu ca"
CACA
(menggelengkan kepala dan mengeluarkan tangannya dari genggaman GALANG)
"aku minta maaf lang"
GALANG duduk menjauh dari CACA dan mengusap kepalanya karena menahan kesal. CACA menoleh ke GALANG dengan tatapan sedih.
GALANG (menatap CACA)
"Kenapa sihh caa, aku kurang apa sihh sama kamuu??"
GALANG
(menyimbolkan jari nya)
"kamu ngerti ga sih, selama ini aku nunggu, 5 tahun caa.. 5 tahun."
CONTINUED: 8.
GALANG
"selama ini aku kira kamu juga ada rasa ke aku ca, dengan semua sikap kamu, perhatian kamu ke aku.
Ngebuat aku yakin dan bertahan selama ini sama kamu caa"
CACA menatap GALANG tak sadar air mata CACA pun menetes.
GALANG
"Semua hal yang udah aku lakuin ke kamu, apa itu gacukup ca? apa itu semua bakal berakhir sia sia
sekarang"
CACA hanya memandang GALANG GALANG
"kenapa sih caa, apa aku harus jadi dia biar kamu mau sama aku?"
CACA
(menggelengkan kepala)
"lang engga-"
GALANG
"ohh kamu gamonn ca?? iyaa gamon??"
CACA
"galang engga, bukan itu"
Sejenak mereka berdua terdiam GALANG menghadap ke depan dan CACA menghadap ke GALANG.kemudian galang tersenyum paksa.
Terlihat dari samping kiri GALANG, muka kirinya terdapat banyak bekas luka.
GALANG
(tersenyum paksa)
"aku tau kok ca, alasan sebenarnya kenapa kamu gabisa nerima aku"
DIP TO BLACK