• Tidak ada hasil yang ditemukan

Book Review of The Architecture of Community by Leon Krier Chapter 9

N/A
N/A
In Hyun

Academic year: 2025

Membagikan "Book Review of The Architecture of Community by Leon Krier Chapter 9"

Copied!
16
0
0

Teks penuh

(1)

The Architecture Of Community

by Leon Krier

Arsitektur Masyarakat

(2)

Habrian Efendi Assyifa Balqis Dinda Nabila

Gustinus Muda

230406092

230406048

230406083

230406019

(3)

Permasalahan Utama

Private Public _

Chapter The Architectural Tuning Of Settlements

I was always intrigued by the fact that so many “ideal towns”

throughout the ages, could be boring, despite impressive displays of good intentions, good design and materials, and good construction Pertanyaan yang dirumuskan oleh Leon Krier:

Unsur arsitektur dan urban apa yang sulit didapat, yang menjadikan kota itu indah?

Arsitektur apa yang cocok untuk pola permukiman seperti apa, dalam jumlah dan dosis berapa?

Human Settlements

Hubungan Antar-Bangunan Bentuk Kota

Perencanaan Jalan

Skyline & Geografis

(4)

Temuan Leon Krier

Sub-Urbanisme New-Urbanisme

Pertumbuhan horizontal dan vertikal yang tidak teratur.

Miskin Estetika

Sumber energi konvensional yang merugikan Kelangkaan sumber daya

Maksimalisasi keterjangkauan wilayah

Perhatian tinggi terhadap estetika dan kenyamanan

Energi terbarukan dan lingkungan sustainable Terlalu subjektif dan referensi tunggal.

(5)

Zonasi Fungsional “Traditional City”

Pertumbuhan alami menjadi terdestruktur Pemborosan lahan, waktu, dan energi

Cenderung mengarahkan pemukiman pada pemodelan Sub- Urbanisme

Membawa kemonotonan dan mengancam budaya natural peradaban

Mengurangi aspek kekayaan sosial

Tersusun dari komponen keluarga dari kawasan yang terintegrasi dengan pejalan kaki

Dibatasi secara horizontal dan vertikal

Pusat kawasan terdiri dari bangunan mix-used dan keragaman arsitekur

kenyamanan penduduk dan pejalan kaki serta kompleksitas kegiatan sosial

(6)

Public VS Private

Terkait bangunan dengan fungsi tunggal (Memorial, Edukasi, Ibadah, bangunan publik lainnya)

Mencerminkan perilaku dan budaya setempat Ketidak selarasan

Katedral Duomo, Florence Katedral St. Patrick New York

(7)

The Architectural Tuning

Of Settlements According to Leon Krier

(8)

Size-Type-Expression

Size Type Exp.

Small

Palace

Size Type Exp.

Small Cottage

Pemilihan ukuran bangunan akan selalu diikuti oleh tipe bangunan yang seperti apa. Jika memilih bangunan besar, maka tipe bangunan publik, Arena, ataupun aula cocok dibangun.

Ekspresi mengikuti pemilihan tipe bangunan.

seperti bangunan perkantoran ataupun

layanan publik,

kesimetrisan yang minim detail cocok untuk memfokuskan bangunan pada fungsi, bukan tampilan.

(9)

Pola Jaringan Urban

Vernakular dan klasik merupakan klasifikasi yang umum di bidang pembangunan, yang membedakan kegiatan pembangunan sebagai pekerjaan atau sebagai bentuk seni

CLASSICAL & Vernacular

Le Corbusier “Path Of Donkey”

Euclidean “Path Of Man”

SIstem Bahasa Prancis ensembles spontanés ensembles ordonnés

Seolah-olah yang spontan itu merupakan faktor ketidakteraturan;

sebaliknya yang lurus dan persegi adalah dari kelas yang lebih tinggi secara keseluruhan, adalah rasionalitas itu sendiri.

(10)

Tuning of Urban Architecture

(11)

Tuning of Urban Architecture

Meskipun kategori IX menjadi ideal menurut Leon Krier, pemilihan harus sesuai kebutuhan, karakteristik, dan geografi desain. Sesuatu yang bersifat Vernakukar apabila diterapkan Classical Grid akan menghilangkan estetika yang dibawa, oleh prinsip vernakular, begitupun sebaliknya.

(12)

Dosis Perpaduan Vernakular & Klasik

Campuran antara vernakular dan klasik seperti apa yang dibutuhkan untuk membangun kota yang hebat tidaklah pasti. Bentuk lahan, warna material, serta kualitas tanah dan langit dapat mengubah proporsinya.

Rencana kota yang baik memanfaatkan semua perangkat geometris dan topografi yang tersedia.

Keteraturan yang berlebihan dan kebalikannya, ketidakteraturan yang dipaksakan pada ruang publik, menghasilkan hasil yang buruk.

Versailles

Venesia

Paris

(13)

Urban Composition

Austerity Vernacular Classicissimus

"Austerity vernacular" mengacu pada pendekatan arsitektur yang fokus pada simpelitas dan efisiensi, menggunakan bahan lokal dan teknik konstruksi tradisional. Ini berarti bangunan dibuat dengan cara yang sederhana, tanpa dekorasi berlebihan, dan bertujuan untuk meminimalkan penggunaan bahan dan energi

"Classicissimus" adalah istilah Latin yang berarti

"paling klasik" atau "paling tradisional." Dalam konteks arsitektur atau seni, istilah ini biasanya merujuk pada suatu karya atau gaya yang sangat dipengaruhi oleh prinsip-prinsip klasik dan dianggap sebagai contoh terbaik atau paling murni dari gaya klasik tersebut.

(14)

Skala Kualitatif & Kuantitatif Monumentalitas Klasik

Monumentalitas Modern

Bangunan besar klasik (monumentalitas klasik) dibuat dengan memperbesar dan mempercantik model-model bangunan tradisional. Arsitektur tradisional menggunakan bahan alami seperti kayu dan batu.

Monumentalitas modern hanya diperbesar tanpa menambahkan seni atau detail yang indah.

Arsitektur modern tidak mengikuti aturan klasik yang membuat bangunan menjadi indah. Itulah sebabnya bangunan modern kadang tidak cocok dengan tata kota yang lurus-lurus seperti yang ada di kota-kota kuno, tetapi lebih cocok di tempat yang bentuknya organik dan vernakular

(15)

Kesimpulan

“Esai ini bukanlah studi yang menyeluruh, tetapi pengantar tentang kemungkinan dan kebutuhan yang kini dianggap remeh. Sifat manusia yang meniru dan kompetitif merupakan karakteristik kehidupan. Mereka aktif dalam pembangunan dan

penghancuran, dalam damai dan perang.”

...

“Tempat-tempat yang indah dan sukses menjadi magnet kekuatan sedemikian rupa sehingga jika tidak dilindungi, tempat-tempat itu akan memanggil kekuatan penghancur diri

mereka sendiri.”

-Leon Krier-

(16)

Terima Kasih

Referensi

Dokumen terkait