• Tidak ada hasil yang ditemukan

buku ajar - fisika bangunan 2 - Undip Repository

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "buku ajar - fisika bangunan 2 - Undip Repository"

Copied!
184
0
0

Teks penuh

Untuk itu Buku Pedoman Mata Kuliah Fisika Bangunan ini diharapkan dapat menjadi tekad awal untuk memperoleh pemahaman tentang konsep berbagai kemudahan. Artinya mahasiswa dari kedua mata kuliah Fisika Bangunan yang ada, pada mata kuliah Fisika Bangunan 01 (semester 03), diperkenalkan dengan aspek pencahayaan buatan dan pencahayaan alami. Sedangkan pada mata kuliah Fisika Bangunan 02 (semester 04), mahasiswa akan dikenalkan pada praktik genap mengenai prinsip, konsep hingga aplikasi berbasis desain atau menyikapi berbagai fasilitas.

Secara lengkap materi Teks pada mata kuliah Fisika Bangunan 02 terdiri dari aspek soft skill yang meliputi pengenalan segala jenis kenyamanan, sedangkan aspek hard skill berupa keterampilan dalam perhitungan indeks kenyamanan dan juga alat ukur keterampilan. seperti kemampuan menerapkan gambar desain bangunan yang merespon keempat fasilitas tersebut. Semoga tulisan ini dapat bermanfaat bagi para pembaca khususnya mahasiswa Arsitektur Jurusan Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Diponegoro pada khususnya dan mahasiswa Jurusan Arsitektur pada umumnya dalam kajian prinsip-prinsip perancangan bangunan dan strategi yang perlu dipertimbangkan.

Deskripsi Singkat Mata Kuliah

Relevansi Mata Kuliah

Capaian Pembelajaran

Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL)

Waktu dengung (T atau RT), waktu yang diperlukan energi bunyi untuk meluruh (sebesar 60 dB) sejak sumber bunyi dimatikan. Parameter ini mengacu pada tingkat kecerahan sinyal suara yang dirasakan oleh pendengar di dalam ruangan. standar yang digunakan adalah -2 hingga 8 dB). Bahan penyerap bunyi (Absorber) adalah suatu permukaan yang terbuat dari bahan yang dapat menyerap sebagian atau sebagian besar energi bunyi yang datang ke arahnya.

Kejelasan Parameter ini berkaitan dengan tingkat kejernihan sinyal suara yang dirasakan oleh pendengar di dalam ruangan. Dengan penggunaan bahan penyerap suara yang tepat, transmisi gelombang suara di dalam ruangan dapat ditingkatkan sehingga menciptakan efek suara yang lebih baik.

Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK)

Sub-Capaian Pembelajaran Mata Kuliah

Petunjuk Belajar Mata Kuliah

Bahan penyerap adalah permukaan yang terbuat dari bahan yang menyerap sebagian atau sebagian besar energi suara yang terjadi padanya. Bahan pemantul bunyi (reflektor) merupakan suatu permukaan yang terbuat dari bahan yang memantulkan sebagian besar energi bunyi yang mencapainya. Misalnya, waktu dengung yang digunakan dalam desain adalah RT60, T20, T30 (subskrip menunjukkan kisaran peluruhan yang digunakan untuk memperkirakan peluruhan energi) dan EDT (yang didasarkan pada peluruhan pada 10 dB awal).

Sedangkan bahan pemantul bunyi (reflektor) merupakan permukaan bahan yang memantulkan sebagian besar energi bunyi yang datang ke arahnya. Suatu keadaan yang menunjukkan persepsi seberapa dekat kita mendengar suara-suara yang terdengar di dalam ruangan.

MENGENAL RAGAM KENYAMANAN

Pendahuluan

  • Deskripsi Singkat
  • Relevansi
  • Kompetensi

Mengetahui pengertian dasar kebisingan (pengertian, tingkat kebisingan, sumber kebisingan dan dampak negatif kebisingan serta strategi pengendalian kebisingan, baik terhadap manusia, bangunan, dan lingkungan, maka akan diambil fungsi bangunan sesuai dengan karakter kegiatan dan pada akhirnya akan diperoleh apa yang disebut dengan kenyamanan akustik bagi penggunanya.Pada akhir mata kuliah tentang Ragam Kenyamanan, mahasiswa Teknik Arsitektur semester 4 akan mampu merancang (C3) dan menganalisis (C4) profil Ragam Kenyamanan. Waktu Senggang Jika materi di atas diberikan dan dilengkapi dengan contoh-contoh penerapan dalam perancangan arsitektur bangunan, maka mahasiswa Teknik Arsitektur semester 4 akan mampu.

Pada mata kuliah ini pembelajaran berlangsung melalui metode ceramah, dimana pengertian, klasifikasi pengertian kenyamanan dari berbagai ahli dan berbagai referensi standar dan kenyamanan dijelaskan dan diuraikan, disertai dengan contoh penggunaan desain bangunan atau lingkungan. Mahasiswa mampu menjelaskan kembali dan mencontohkan aplikasi desain berdasarkan konsep dan pemahaman yang diberikan dalam bentuk deskripsi tertulis atau diskusi kelas.

Penyajian

  • Uraian
  • Latihan

Eddy Prianto, dengan pendekatan ilmu arsitektur dan konstruksi, bahwa konsep kenyamanan merupakan suatu kondisi perasaan kuantitatif dan kualitatif yang ditangkap oleh panca indera terhadap reaksi faktor lingkungan dalam situasi netral. Standar acuan yang dapat digunakan untuk aspek Kenyamanan Penglihatan antara lain SNI tentang Tata Cara Perancangan Sistem Penerangan Buatan Pada Bangunan Gedung. (SNI n.d.) . d) Kenyamanan udara/kualitas udara. Kedua, Sanders dan McCormick, bahwa konsep kenyamanan adalah suatu keadaan perasaan dan sangat bergantung pada orang yang mengalami situasi tersebut.

Ketiga, Katherine Kolcaba, bahwa konsep kepuasan adalah keadaan terpenuhinya kebutuhan dasar manusia secara individu dan holistik. Keempat, Eddy Prianto bahwa konsep kenyamanan merupakan kondisi perasaan kuantitatif dan kualitatif yang ditangkap oleh panca indera sebagai respons terhadap faktor lingkungan dalam situasi netral.

Gambar 1.1. Ragam kenyamanan dalam ranah arsitektur
Gambar 1.1. Ragam kenyamanan dalam ranah arsitektur

Penutup

  • Rangkuman
  • Tes Formatif
  • Umpan Balik
  • Tindak Lanjut
  • Kunci Jawaban Tes Formatif

Keempat, Fanger bahwa konsep kenyamanan pada prinsipnya merupakan kenyamanan termal hanya dapat dicapai apabila penghuninya mempunyai kontrol yang efektif terhadap lingkungan termalnya sendiri (suatu kawasan yang mempunyai kondisi lingkungan termal yang dapat diterima minimal 80% penduduknya). Keenam, Rustam Hakim, bahwa konsep penciptaan kenyamanan lingkungan ditentukan oleh beberapa unsur formatif desain yaitu sirkulasi, kekuatan alam/iklim, kebisingan, aroma/bau, bentuk, keamanan, kebersihan, keindahan dan pencahayaan. Bagi siswa yang penguasaannya terhadap materi bab ini kurang dari 80%, diharapkan mengulangi pembelajaran pada bab ini terlebih dahulu.

Sanders dan McCormick mempunyai latar belakang aspek agronomi yang menggambarkan konsep kemudahan, bahwa untuk menciptakan kenyamanan suatu produk atau desain harus memperhatikan faktor manusia. Model Fanger Comfort, dibuat pada akhir tahun 1960-an, mendasarkan modelnya pada mahasiswa usia kuliah untuk digunakan dalam kondisi lingkungan yang tidak berubah di gedung-gedung ber-AC di zona iklim termal sedang.

KEBISINGAN DAN KENYAMANAN AKUSTIK

Kebisingan adalah bunyi yang tidak diinginkan yang berasal dari suatu usaha atau kegiatan pada tingkat tertentu dan waktu tertentu yang dapat menimbulkan gangguan terhadap kesehatan manusia dan kenyamanan lingkungan. Kebisingan merupakan bunyi atau kebisingan yang tidak diinginkan karena tidak sesuai dengan konteks ruang dan waktu sehingga mengganggu kenyamanan dan kesehatan manusia. Interferensi tuturan dapat menimbulkan kesalahpahaman akibat bunyi yang tidak diinginkan, sehingga informasi yang disampaikan dapat mempengaruhi pendengarnya.

Ciri utama unsur ini adalah secara fisik permukaannya lunak/berpori atau keras, namun terdapat bukaan (lubang) yang menghubungkan udara dalam ruang dengan bahan lunak/berpori di balik bukaan tersebut dan menerima banyak energi dari bunyi. ombak. muncul ke permukaan. Energi gelombang bunyi yang sampai ke permukaan tidak akan dipantulkan secara spekuler dan akan merambat (tingkat energinya terbagi ke berbagai arah).

Gambar 2.1. Visualisasi sumber kebisingan
Gambar 2.1. Visualisasi sumber kebisingan

AKUSTIK BANGUNAN ARSITEKTUR

Kriteria ini mengacu pada persepsi subjektif pengguna ruangan terhadap waktu dengung yang dimiliki ruangan. Waktu gaung yang lebih tinggi pada rentang frekuensi rendah umumnya lebih disukai untuk ruangan yang digunakan untuk aktivitas musik. Untuk ruangan yang digunakan untuk aktivitas berbicara, waktu dengung yang datar untuk frekuensi rendah-menengah-tinggi lebih disukai.

Double RT (Double Reverberation Time): Masalah ini biasanya terjadi pada ruangan dengan koridor/ruang samping terbuka atau ruang pemutaran yang memiliki waktu dengung yang lama. Waktu dengung (RT) adalah waktu yang diperlukan suatu gelombang bunyi untuk meluruh sebesar 60 dB pada saat sumber bunyi berhenti. Salah satu faktor yang mempengaruhi waktu dengung ruangan adalah koefisien serapan material di dalam ruangan.

Waktu dengung suatu ruangan dapat mengubah persepsi suara dari sumbernya dan dapat mempengaruhi kejelasan informasi akustik. Ruangan yang diperuntukkan bagi pidato umumnya memiliki waktu gaung yang pendek, sedangkan waktu gaung yang lebih tinggi dapat memberikan nuansa musikal yang lebih banyak. Parameter akustik ruangan yang banyak diketahui orang adalah waktu dengung (RT) yang sering dijadikan acuan awal dalam merancang akustik ruangan berdasarkan fungsi ruangan.

Waktu dengung merupakan parameter yang sering digunakan untuk menentukan kualitas akustik suatu ruangan. Waktu dengung (RT60) adalah waktu yang diperlukan suatu bunyi untuk meluruh sebesar 60 dB sejak bunyi tersebut dihasilkan. Dalam rumusannya berdasarkan percobaan empiris, Sabine menyatakan bahwa waktu dengung (T60) berbanding lurus dengan volume ruang (V) dan berbanding terbalik dengan luas ruang (S) dan rata-rata koefisien serapan air. permukaan. (alfa).

Nilai waktu dengung yang ideal akan bergantung pada fungsi dan volume ruangan itu sendiri. Waktu dengung merupakan parameter yang sering digunakan untuk menentukan kualitas akustik suatu ruangan. Waktu dengung pada suatu ruangan dapat mengubah persepsi bunyi dari sumbernya dan dapat berpengaruh terhadap kejernihan informasi akustik.

Sedangkan grafik Kurva Waktu Gema yang digunakan sebagai standar pengendalian bunyi di Indonesia diatur dalam SNI.

Gambar 3.2. Prinsip permukaan dinding terhadap karakter arah  datang suara
Gambar 3.2. Prinsip permukaan dinding terhadap karakter arah datang suara

PARAMETER DISAIN AKUSTIK BANGUNAN

STANDART BAKU TINGKAT KEBISINGAN

PRAKTEK DISAIN BANGUNAN

PENYAJIAN

Pendahuluan: Perancangan elemen akustik pada ruangan Perancangan elemen akustik pada ruangan akan menentukan kinerja akustik ruangan sesuai dengan fungsinya. Ruang Bioskop: Bidang suara yang dipantulkan sangat berkurang di ruangan ini, penonton harus mendengar bidang suara langsung dari sound system yang terpasang, sehingga sebagian besar ditutupi dengan elemen penyerap. Sound system (speaker dan kawan-kawan) adalah alat untuk menciptakan kondisi pendengaran yang lebih baik, BUKAN sistem untuk meningkatkan akustik ruangan.

Jika ruangan Anda memiliki cacat akustik seperti gema, gema bergetar, pemfokusan suara, dan dengungan berlebihan, sebagus apa pun sistem suara Anda, hal itu tidak akan dapat memperbaikinya. Khatib berbicara kepada jamaah dari posisi Mihrab, sehingga sound system yang dipasang harus menghasilkan suara yang datang dari arah mihrab (arah sumber suara tidak boleh terletak dari samping atau pun dari belakang jamaah). Jika memungkinkan, pilihlah mikrofon terbaik sesuai anggaran yang tersedia, karena kunci dari sebuah sistem suara ada pada pilihan mikrofon dan speaker yang digunakan, BUKAN pada sistem di antaranya.

Soundwalk adalah eksplorasi lanskap suara, sering kali dilakukan dengan (tanpa) bantuan teknologi perekaman suara, dan mencakup instruksi tertulis untuk memandu pendengar dalam menjelajahi suara sekitar atau suara yang tidak biasa sambil berjalan. Murray Schafer membedakan antara listening walk, yaitu aktivitas berjalan untuk mendengarkan dengan penuh perhatian dan konsentrasi penuh, dan soundwalk, yaitu metode empiris untuk mengidentifikasi komponen soundscapes dan soundscape di lokasi berbeda. Antonella Radicchi telah menuliskan kriteria dan jenis sound walk berdasarkan contoh sound walk dari praktisi sebelumnya.

Permasalahan kebisingan, akustik pada perencanaan kota hingga arsitektur bangunan selengkapnya dapat Anda lihat di https://www.konsultasi-akustik.com/artikel/, (GeoNoise, n.d.) atau https://indoakustik.co.id/en/artikel / , (indoacoustics, 2022) http://peredamvoice.web.id/designinterior/ (Teguh, 2022). Soundwalk Eksplorasi suatu soundscape yang dilakukan dengan (tanpa) bantuan teknologi perekam suara yang memuat instruksi tertulis untuk memandu pendengar dalam meneliti suara lingkungan atau suara-suara yang tidak biasa saat berjalan. Soundwalks over time, Soundwalks yang dilakukan secara bertahap dengan mengunjungi lokasi yang sama pada waktu yang berbeda, pada hari libur; di musim yang berbeda.

Gambar 7.1. Contoh formasi rancangan eksterior dan interior  bangunan
Gambar 7.1. Contoh formasi rancangan eksterior dan interior bangunan

Gambar

Tabel 1.1. Skala Beaufort
Gambar 2.1. Visualisasi sumber kebisingan
Gambar 2.4. Visualisasi sumber bising dan tingkat kebisingan
Gambar 2.5. Grafik acuan baku tingkat kebisingan dari hubungan  antara jarak pendengan dan pembicara dengan tingkat bising
+7

Referensi

Dokumen terkait

Jika pelat mempunyai cacat melipat, tears, atau permukaan yang tidak rata apa yang harus dilakukan Welding Inspector.. Buang semua material

• Salah satu kemampuan yang harus dimiliki seorang Welding Inspector adalah kemampuan berkomunikasi dengan pihak lain: welder, welding.. engineer, supervisor, field

Panah merupakan bagian penting juga, berawal dari garis referensi, sisi bawah panah menunjukan sisi panah (arrow side) sedangkan sisi luar menjukkan sisi lain (other side)..

Kemampuan logam induk dan logam pengisi untuk berfusi tanpa menyebabkan suatu efek kimia yang buruk merupakan hal yang penting dalam hubungannya dengan

Crack (Keretakan). Keretakan dapat terjadi pada logam induk, logam las maupun keduanya. Tipe- tipe retak lihat pada Gb.. Pencairan diluar kampuh las disebabkan arus

maupun pada bagian dalam yang tidak bias dilakukan oleh pengujian amatan,.. magnetic partikel tes,

POKOK BAHASAN 4 Peraturan Welding Inspector 201. Peraturan Klasifikasi dan Konstruksi Kapal Laut

Tidak lupa saya mohon saran untuk perbaikan buku ajar Teknik Pengelasan