• Tidak ada hasil yang ditemukan

BUKU PANDUAN PKK-MABA - fisip ub

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "BUKU PANDUAN PKK-MABA - fisip ub"

Copied!
70
0
0

Teks penuh

Makna simbol secara keseluruhan menggambarkan corak dan karakter Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Brawijaya yang meliputi. Hanya atas limpahan rahmat-Nya, Buku Pedoman Kemahasiswaan dan Kode Etik Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Brawijaya (FISIP UB) tahun ajaran 2016/2017 telah dapat diselesaikan. Terbentuknya Fakultas Ilmu Sosial diawali dengan Program Ilmu Sosial yang muncul dari gagasan rektor (Prof. Dr.

956/J10/AK/2002, dibentuk tim untuk menyusun proposal studi kelayakan pendirian program ilmu sosial yang dipimpin oleh Dr. Berdasarkan Surat Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Nomor 989/D2/2003 tanggal 29 Mei 2003, usulan pembukaan pendidikan IPS dengan dua pendidikan dinyatakan terbuka. Dengan mempertimbangkan kebutuhan para pemangku kepentingan dan kebutuhan masyarakat, maka Fakultas Ilmu Sosial membuka program baru pada tanggal 6 Februari 2009 dengan SK Perguruan Tinggi Nomor: 141/D/T/2009 yaitu Program Studi Ilmu Politik.

Program studi di Fakultas Ilmu Sosial telah berakhir sehingga tanggal 8 April 2009 ditetapkan sebagai hari bersejarah bagi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Brawijaya karena pada tanggal tersebut FIS berubah nama menjadi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. ditetapkan dengan Keputusan Rektor No. Pendirian program studi ini pun mendapat respon dari Dikti, hal ini dibuktikan dengan adanya tindak lanjut dari Dikti, bahwa pendirian program studi Sarjana Ilmu Pemerintahan lebih tepat berada di bawah naungan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Pemerintahan. Ilmu Politik.

STRATEGI PENGEMBANGAN KEMAHASISWAAN

  • Visi dan Misi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Visi
  • Upaya Mengenal Mahasiswa
  • Sasaran Pengembangan Kemahasiswaan Universitas Brawijaya
  • Tujuan Sasaran Pengembangan Kemahasiswaan
    • Sasaran Umum
    • Sasaran Khusus
  • Tujuan Pengembangan Kemahasiswaan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik 1. Tujuan Umum
    • Tujuan Khusus
  • Sasaran Pengembangan Kemahasiswaan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Bidang kemahasiswaan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik menitikberatkan
    • Pengembangan kualitas pengetahuan (knowledge)
    • Pengembangan keterampilan (skill)
    • Pengembangan sikap (attitude)
  • Strategi Pengembangan Bidang Kemahasiswaan
  • Jenis Program Pengembangan Kemahasiswaan 1. Program Pengembangan Bidang Penalaran
    • a. PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA (PKM)
    • b. Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Mawapres)
    • Program Pengembangan Kelembagaan / Organisasi Mahasiswa Arahan Program
    • Program Pengembangan Diri, Minat dan Bakat Arahan Program
    • Bidang Pengabdian Masyarakat Arahan Program

Berdasarkan keempat landasan di atas, maka secara keseluruhan tujuan pembinaan kesiswaan dapat dibedakan menjadi dua, yaitu: Pembinaan kesiswaan ditujukan untuk meningkatkan kualitas manusia Indonesia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia. Mendidik peserta didik menjadi warga negara yang berjiwa Pancasila, beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berbudi luhur, berwawasan kebangsaan luas, terbuka dan mampu mempertimbangkan, serta mempunyai tanggung jawab sosial yang tinggi.

Pendidikan peserta didik menjadi manusia yang berjiwa kepemimpinan, yaitu dengan memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengembangkan diri melalui pengembangan organisasi, kegiatan komunikasi dan pelatihan manajemen. Mendidik peserta didik agar mempunyai ketahanan jasmani dan rohani yang tinggi, yaitu dengan mendidik dan melatih peserta didik agar selalu mempunyai ketahanan jasmani dan rohani. Sasaran Pengembangan Kemahasiswaan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Bidang kemahasiswaan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik berfokus pada Bagian Kemahasiswaan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik yang memfokuskan sasaran pengembangannya pada tiga isu utama dalam upaya mewujudkan antara lain dikembangkan sumber daya manusia yang berkualitas unggul.

Dengan memperhatikan potensi kemahasiswaan dan memperhatikan hakikat pendidikan tinggi sebagai lembaga masyarakat dan keilmuan, serta menyadari bahwa pengembangan kemahasiswaan melengkapi kegiatan kurikuler dalam mewujudkan tujuan nasional serta visi dan misi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Ilmu Pengetahuan, maka perlu dirumuskan strategi utama pengembangan peserta didik sebagai berikut. Demikian pula bertujuan untuk menumbuhkan semangat yang besar di kalangan mahasiswa untuk terlibat aktif dalam kepengurusan dan setiap kegiatan lembaga atau organisasi yang ada.

Tabel 1. Kriteria Program Kreativitas Mahasiswa  NO KRITE
Tabel 1. Kriteria Program Kreativitas Mahasiswa NO KRITE

PROGRAM BEASISWA

Penerima beasiswa UB diklasifikasikan menjadi 3 (tiga) kategori sebagai berikut

Pemberi/sumber beasiswa diklasifikasikan menjadi 2 kategori yaitu

Persyaratan pengajuan beasiswa yaitu : 1. Terdaftar sebagai mahasiswa Program S1

Jumlah Penerima Beasiswa di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

LEMBAGA/ORGANISASI KEMAHASISWAAN TAHUN 2016

LEMBAGA KEDAULATAN MAHASISWA FISIP UNIVERSITAS BRAWIJAYA

HIMPUNAN MAHASISWA JURUSAN / PROGRAM STUDI 1. Himpunan Mahasiswa Jurusan Sosiologi (HIMASIGI)

LEMBAGA-LEMBAGA SEMI OTONOM (LSO) N

  • Bidang Penalaran
  • Bidang Seni
  • Bidang Olahraga
  • Bidang Lain-lain
  • PENDEKATAN DAN METODE KEGIATAN
    • Pendekatan Kegiatan
    • Metode Kegiatan
  • PERATURAN PELAKSANAAN PROGRAM PEMBINAAN MAHASISWA BARU (PKK MABA)
    • PETUNJUK UMUM PELAKSANAAN PENGENALAN KEHIDUPAN KAMPUS BAGI MAHASISWA BARU (PKK-MABA) UNIVERSITAS BRAWIJAYA TAHUN AKADEMIK

35 MTQ 7 UB 2016 Juara I Debat Isi Al-Qur'an Bahasa Inggris Cabang Mahasiswa Baru. PENGENALAN KEHIDUPAN KAMPUS BAGI MAHASISWA BARU. Dalam pendekatan ini, siswa muda diperlakukan sebagai orang dewasa yang mempunyai karakteristik berbeda-beda, antara lain. Dengan ciri-ciri tersebut, siswa muda disuguhi dalam setiap kegiatan Probinmaba selanjutnya dengan prinsip pembelajaran untuk orang dewasa sebagai berikut.

Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional Nomor 38/DIKTI/Kep/2000 tentang Pengaturan Kegiatan Penerimaan Mahasiswa Baru Pada Perguruan Tinggi; Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 25/DIKTI/Kep/2014 tentang Petunjuk Umum Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru; Keputusan Rektor tentang Petunjuk Umum Pelaksanaan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKK-MABA) Universitas Brawijaya Tahun Akademik 2016/2017.

Menetapkan : PERATURAN DEKAN TENTANG PETUNJUK UMUM PELAKSANAAN PENGENALAN KEHIDUPAN KAMPUS BAGI MAHASISWA BARU (PKK-MABA) FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN POLITIK UNIVERSITAS BRAWIJAYA TAHUN AJARAN 20INSTR 176 GE-2016-2016. SIE TO KEHIDUPAN KAMPUS BAGI MAHASISWA BARU (PKK-MABA) UNIVERSITAS BRAWIJAYA TAHUN PELAJARAN MAHASISWA BARU (PKK-MABA) UNIVERSITAS BRAWIJAYA TAHUN PELAJARAN 2016/2017. PERATURAN INI disebut PERATURAN PELAKSANAAN PROGRAM PENGEMBANGAN MAHASISWA BARU FAKULTAS SOSIAL UNIVERSITAS ANDERSKANTIE UNIVERSITAS SOSIAL DAN 2017. PERATURAN MABA FISIP UB.

PKK MABA Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik ini bersifat MENGIKAT dan WAJIB diikuti oleh seluruh mahasiswa baru Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik.

NAMA KEGIATAN

TIM PENYUSUN

Pengurus PKK MABA FISIP UB 2016 dan mahasiswa mempunyai hak dan kewajiban yang sama untuk mentaati dan melaksanakan PERATURAN PKK MABA FISIP UB 2016 demi menjunjung tinggi nilai-nilai keadilan dan kebenaran. Pendekatan yang digunakan dalam pelaksanaan PKK MABA FISIP UB adalah pendekatan andragogi humanistik, yaitu dengan memperlakukan setiap mahasiswa secara dewasa (tanpa ada kekerasan fisik maupun mental). Metode yang digunakan dalam pelaksanaan PKK MABA FISIP UB antara lain ceramah, diskusi melalui model metode pendidikan-pelatihan, kegiatan lapangan simpatik dan partisipatif dengan tujuan mendidik, pengembangan diri dan meningkatkan kepemimpinan, serta secara ilmiah melalui moralitas dan spiritualitas untuk menjaga kepositifan. budaya kampus.

Mahasiswa yang mengikuti kegiatan PKK-MABA (Ordik Ormawa) dan KRIMA kurang dari 80% tanpa izin Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik dinyatakan tidak lulus PKK MABA dan harus lulus/mengulang PKK MABA pada tahun berikutnya. tahun berikutnya juga. Kelulusan MABA PKK merupakan salah satu syarat dalam proses penyusunan skripsi dan bagi yang tidak lulus tidak dapat mengikuti ujian akhir (skripsi). Peserta PKK MABA yang tidak mengikuti atau melanggar peraturan yang ditetapkan dalam acara PKK-MABA (Ordik Ormawa) dan KRIMA akan dikenakan sanksi.

Sanksi teknis dalam kegiatan PKK-MABA (Ordik Ormawa) dan KRIMA ditetapkan berdasarkan kesepakatan bersama antara panitia dan peserta, dengan berbagai persyaratan dan bentuk sanksi dijelaskan dalam petunjuk teknis PKK MABA. Evaluasi dan Uji Coba Peserta PKK MABA FISIP Tahun 2016 bertujuan untuk mengevaluasi secara menyeluruh pelaksanaan PKK MABA FISIP Tahun 2016 dan untuk menentukan sanksi bagi peserta PKK-MABA (Ordik Ormawa) dan KRIMA (Hari Mahasiswa) yang selanjutnya melakukan pelanggaran. mungkin tahu apa alasan peserta.

PENUTUP

JADWAL LOMBA PKM DAN ALUR

SK. DEKAN TENTANG PENYETARAAN PKN DAN MP, ALUR PENYETARAAN PKN

KEPUTUSAN DEKAN

PERTAMA: PKN sebagai mata kuliah wajib yang harus diikuti mahasiswa dapat disamakan dengan kegiatan lain yang dapat memenuhi kompetensi yang setara dengan tujuan PKN. Bobot akademik yang setara untuk kegiatan dapat dicapai dengan mengumpulkan poin yang diperoleh melalui kegiatan ekstrakurikuler di dalam kampus, seperti: Manajemen Kemahasiswaan (petugas kemahasiswaan), komite dan kegiatan ilmiah, penelitian dan kerja sukarela dengan fakultas (sesuai petunjuk prosedur terlampir) . Keikutsertaan dalam pertukaran pelajar antar negara (student exchange) harus dibuktikan dengan surat tugas atau keputusan dekan/rektor atau pejabat yang berwenang dan surat keterangan keikutsertaan.

Kegiatan pertukaran pelajar yang setara dengan PKN harus merupakan kegiatan yang disetujui oleh Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan. Nilai kegiatan yang setara dengan PKN ini dihitung berdasarkan banyaknya poin yang dikumpulkan mahasiswa berdasarkan bukti kegiatan yang diikutinya. Evaluasi kegiatan penyetaraan pada butir a) mengacu pada sistem evaluasi yang dilaksanakan oleh Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik sebagaimana tertuang dalam buku pedoman Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Brawijaya.

Mahasiswa yang telah mengumpulkan minimal 300 poin wajib menyampaikan laporan kegiatan rinci setara PKN. Mahasiswa mengisi formulir penyetaraan PKN dengan melampirkan transkrip nilai dan bukti kegiatan yang telah diikutinya dan menyerahkannya ke jurusan/prodi. Mahasiswa diuji oleh dosen penguji yang ditunjuk oleh jurusan/prodi untuk menilai penyajian kegiatan yang diikuti mahasiswa.

PKN sebagai mata kuliah yang akan diambil mahasiswa dapat disamakan dengan kegiatan lain yang dapat memenuhi kompetensi yang setara dengan tujuan PKN. Pembuktiannya dengan surat instruksi atau surat keputusan (SC) dari Dekan/rektor atau pejabat yang berwenang dan surat keterangan keikutsertaan. Keikutsertaan dalam pertukaran pelajar antar negara (student exchange) harus dibuktikan dengan surat instruksi atau surat keputusan dari Dekan/Rektor atau pejabat yang berwenang dan surat keterangan keikutsertaan.

Kegiatan pertukaran mahasiswa yang berkaitan dengan PKN harus merupakan kegiatan yang disetujui oleh Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan. Nilai kegiatan terkait PKN dihitung dari banyaknya poin yang dikumpulkan mahasiswa berdasarkan bukti kegiatan yang diikutinya. Penilaian kegiatan kompensasi pada poin 1 mengacu pada sistem penilaian yang dilaksanakan oleh Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. sebagaimana tertuang dalam buku pedoman Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Brawijaya.

ALUR PENYETARAN PKN

  • Manajemen merokok
  • Membuang Sampah
  • Larangan perilaku tidak senonoh/di luar kepatutan norma kesopanan dan kesusilaandi areal FISIP
  • Tempat parkir
  • Rambu-rambu lalu lintas di kampus
  • Penggunaan fasilitas
  • Penggunaan media sosial
  • Aturan jam masuk kelas
  • Aturan tentang plagiasi
  • Tata krama di kelas
  • Budaya menghormati
  • Larangan berbuat kecurangan selama ujian
  • Aturan tempat duduk di kelas
  • Aturan Penggunaan Lift
  • Mahasiswa dilarang berkumpul di lantai 6 atau di depan ruang pimpinan kecuali jika ada keperluan dengan pimpinan. Segala aktivitas mahasiswa di lantai 6 (ruang
  • Mahasiswa dilarang menempel poster atau pengumuman tanpa izin pihak fakultas
  • Mahasiswa wajib duduk atau berkumpul di tempat yang disediakan, bukan di tempat yang mengganggu aktivitas umum
  • Mahasiswa wajib memperhatikan tata krama berbicara kepada orang yang lebih tua (dosen, karyawan, pimpinan)
  • Mahasiswa wajib memperhatikan tata krama, sopan santun dan kerapian, seperti cara berpakaian dan dalam berkomunikasi dengan dosen dengan menggunakan
  • Busana dan tata rias
  • Mematuhi dan melaksanakan etika tanggung jawab pekerjaan dosen dan karyawan sesuai tupoksinya masing-masing
  • Dosen dan karyawan harus mampu menjadi teladan dalam pelaksanaan kode etik yang ditetapkan ini
  • Mematuhi dan melaksanakan aturan jam masuk yang telah ditentukan
  • Dosen wajib melaksanakan fungsi pengajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat
  • Karyawan wajib secara aktif melaksanakan fungsi melayani pelaksanaan pendidikan di kampus, seperti memberikan pelayanan pelaksanaan pengajaran, penelitian, dan

Mahasiswa, Dosen dan Pegawai dilarang melakukan perbuatan asusila/melampaui norma kepatutan dan kesusilaan di seluruh lingkungan FISIP dengan melakukan perbuatan asusila. Seluruh sivitas akademika wajib mematuhi rambu-rambu lalu lintas di kampus, seperti rambu pengatur tempat parkir, rambu pengatur arah lalu lintas, larangan parkir dan larangan akses. Seluruh sivitas akademika dilarang melakukan tindakan perundungan (ejekan) melalui media sosial dengan menjelek-jelekkan dosen, mahasiswa atau pegawai.

Seluruh sivitas akademika wajib mengikuti peraturan mengenai waktu pendaftaran dan kehadiran yang ditetapkan oleh fakultas. Apabila plagiarisme ini muncul dalam skripsi dan baru ditemukan setelah yang bersangkutan lulus, maka yang mempunyai kewenangan untuk memberikan sanksi adalah tim kode etik perguruan tinggi. Siswa, dosen dan staf diharuskan untuk mematuhi etika kelas sesuai dengan norma kesusilaan budaya kita.

Misalnya duduk di kursi yang sopan, jangan berteriak, jangan berbicara saat guru sedang memberikan penjelasan (kecuali berdiskusi), jika masuk kelas dan sudah ada guru dan siswa lain di dalam kelas, ucapkan salam, jika mau ke belakang mohon izin dulu ke guru. Siswa tidak diperkenankan melakukan tindakan menyontek dan tidak jujur ​​pada saat ujian, misalnya menyontek pada teman, menyontek pada buku catatan atau bahan lain, dan bahan tulisan pada dinding atau kursi. Mahasiswa dilarang berkumpul di lantai 6 atau di depan area pimpinan kecuali ada keperluan untuk pimpinan.

Siswa diharapkan duduk atau berkumpul di tempat yang telah disediakan, bukan di tempat yang mengganggu aktivitas umum. Mahasiswa diharapkan memperhatikan sopan santun, budi pekerti yang baik dan kebersihan, seperti cara berpakaian dan ketika berkomunikasi dengan dosen menggunakan pakaiannya serta ketika berkomunikasi dengan dosen menggunakan telepon genggam dan internet. Ahmad Imron Rozuli, SE, M.Si Ketua : Akhmad Muwafik Saleh, S.Sos, M.Si Sekretaris : Rachmat Kriyantono, S.Sos, M.Si, Ph.D Anggota : Siti Kholifah, S.Sos, M.Si , Ph.D.

TIM PENYUSUN

BUKU PANDUAN PROBINMABA TAHUN 2016 FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK

UNIVERSITAS BRAWIJAYA

Gambar

Tabel 1. Kriteria Program Kreativitas Mahasiswa  NO KRITE

Referensi

Dokumen terkait

4.1087 Ilmy Amiqoh Ilmu Administrasi Publik 4.1088 Dikhla Rif`A Ilmu Administrasi Publik 2.39 4.1089 Elfananda Istiqlalia Ilmu Administrasi Publik 4.1090 Hamida Condrowati Jayadi