STRUKTUR DAN TEKNIS
PENULISAN
Agenda
Menulis draft awal 1
Elemen penulisan yang efektif 2
Kesimpulan dan saran 3
Tahapan Penulisan
Membuat perencanaan penulisan – (menentukan tujan, membuat desain penelitian, membuat
outline penelitian)
Pengumpulan bahan untuk penulisan laporan
Pengorganisasian / pengonsepan drafting laporan penelitian
Penarikan kesimpulan
Editing / Pemeriksaan
Bahan Penyusunan Laporan
Bahan Penyusunan Laporan:
Hasil observasi
Studi literatur : regulasi, penelitian sebelumnya,
Data : hasil wawancara, hasil questionere, data sekunder
Hasil analisis data : hasil data yang telah diolah
Pedoman penyusunan laporan – sebagai pedoman
Bahan tersebut dinilai relevansinya dengan apa yang akan ditulis
Digunakan dan dimasukkan dalam laporan
Dimasukkan dalam laporan namun hanya dalam
Drafting Laporan
Menyeleksi data dan mengorganisasikan data yang diperoleh berdasarkan outline yang telah ditetapkan,
Data dikelompokkan berdasarkan sifat, jenis dan bentuk
Data mana yang akan dianalisis berdasarkan teknik analisis yang telah ditetapkan.
Kuantitatif menggunakan metode statistik untuk menjawab hipotesis
Kualitatif analisis dalam bentuk narasi atau hasil survey
Teknik Penulisan
Sistematika Penulisan
Cara Merujuk dan Menulis Daftar Rujukan
Tabel dan Gambar
Sistematika Penulisan
(cont.)BAB II
PERINGKAT SATU
………
………
2.1 Peringkat Dua
………
………
2.1.1 Peringkat Tiga
………
………
2.1.1.1 Peringkat Empat
………
………
2.1.1.1.1 Peringkat Lima
………
Sistematika Penulisan
(cont.)BAB II
PERINGKAT SATU
………
………
A. Peringkat Dua
………
………
1. Peringkat Tiga
………
………
a. Peringkat Empat
………
………
1) Peringkat Lima
………
Cara Merujuk dan
Menulis Daftar Rujukan
Penulisan Kutipan
Perujukan dengan Catatan Kaki
Daftar Rujukan
Cara Merujuk dan
Menulis Daftar Rujukan
(cont.)Penulisan Kutipan
Kutipan langsung < 40 kata
Ditulis diantara tanda kutip (“ “), diikuti nama penulis, tahun dan halaman.
Contoh:
Soebronto (1990:123) menyimpulkan “ada hubungan erat antara faktor sosial dengan kemajuan belajar”.
Kutipan langsung > 40 kata
Ditulis tanda kutip (“ “) secara terpisah dari teks yang mendahului
Ditulis 1,2 cm dari tepi kiri dan kanan
Diketik dengan spasi tunggal
Cara Merujuk dan
Menulis Daftar Rujukan
(cont.) Contoh:
Smith (1990:276) menarik kesimpulan sebagai berikut.
The ‘placebo efect’, which had been verified in previous studies, ….
Kutipan yang sebagian dihilangkan
Kata yang dibuang, dapat diganti dengan tiga titik
Kalimat yang dibuang, dapat diganti dengan empat titik
Kutipan tidak langsung
Dikemukakan dengan bahasa penulis
Contoh:
Mahasiswa tahun ketiga ternyata lebih baik daripada mahasiswa tahun keempat (Salimin, 1990:13)
Cara Merujuk dan
Menulis Daftar Rujukan
(cont.)Perujukan dengan Catatan Kaki
Gunakan angka latin pada akhir suku kata rujukan
Karya yang dirujuk cantumkan pada catatan kaki dan daftar rujukan
Diletakkan 2 spasi dari teks akhir
Setiap bab dimulai dengan nomor 1 (satu)
Identasi masuk 5 karakter di baris pertama
Gunakan kata Ibid, untuk menunjuk karya dan halaman yang sama dan belum diselingi rujukan lain
Gunakan kata Loc.Cit, untuk menunjuk karya dan halaman yang sama dan sudah diselingi rujukan lain
Gunakan kata Op.Cit, untuk menunjuk karya yang sama tetapi halaman berbeda dan telah diselingi rujukan lain
Cara Merujuk dan
Menulis Daftar Rujukan
(cont.)Perujukan dengan Catatan Kaki
Contoh:
3Amat Mukhadis, 1996. Statistik Nonparametrik dalam Pendidikan. Surabaya: Usaha Nasional, Halaman 9.
4Ibid
5Ibid, halaman 10
6Mulyadi, 1995. Psikologi Sosial. Surabaya: Usaha Nasional, Halaman 15.
7Amat Mukhadis. Loc.Cit
8Mulyadi. Op.Cit. halaman 25
Cara Merujuk dan
Menulis Daftar Rujukan
(cont.)Daftar Rujukan
Meliputi (1) nama penulis ditulis dengan urutan nama akhir, nama awal dan nama tengah, tanpa gelar akademik, (2) tahun penerbitan, (3) judul termasuk anak judul, (4) kota tempat penerbitan, dan (5) nama penerbit
Identasi pada baris kedua masuk 5 karakter
Contoh:
Strunk, W.Jr. 1979. The Elements of Style (3rd ed). New York:
Macmillan
Tabel dan Gambar
Tabel
Tujuan Penyajian Tabel:
Mansistematisasikan data statistik
Mamfasilitasi pemahaman dan penafsiran data
Mamfasilitasi pencarian hubungan antardata
Tabel dan Gambar
(cont.)Prinsip Penyajian Tabel:
Tampilan sederhana dan jelas
> ½ halaman disajikan pada halaman tersendiri
< ½ halaman diintegrasikan dengan teks
Diberikan identitas (nomor dan nama)
>1 halaman, bagian kepala tabel diulang pada halaman berikutnya
Setiap huruf pertama nama tabel ditulis kapital kecuali kata hubung
Kata tabel ditulis , diikuti nomor dan nama tabel
Jika nama lebih dari satu baris, baris kedua dst. dimulai sejajar dengan huruf huruf awal baru
Judul tabel tidak diakhiri dengan titik (.)
Jarak tiga spasi antara teks sebelum dan sesudah tabel
Dibuat hanya garis horisontal saja, vertikal tidak tampak
Ditulis sumbernya bila tabel kutipan
Tabel dan Gambar
(cont.)Contoh Penyajian Tabel:
Tabel 1.1 Prosentase Siswa yang Belum Menguasai Tujuh Subkonsep Pecahan
No. Subkonsep Ujung Pandang *) Kabupaten Sinjai
1. Part-group, congruent parts 31,2 42,4
2. Part-whole, congruent parts 39,3 41,4
3. … dst
Sumber: Suradi, 1998:249
*) Wilayah Kotamadya
Tabel dan Gambar
(cont.)Gambar
Tujuan Penyajian Gambar:
Visualisasi data/pernyataan kualitatif
Visualisasi hubungan antarvariabel
Penyajian data statistik dengan grafik Yang termasuk Gambar:
Foto, grafik, peta, sket, dan diagram
Tabel dan Gambar
(cont.)Prinsip Penyajian Gambar:
Judul gambar di bawah presentasi gambar
Cara penulisannya sama dengan penulisan tabel
Gambar harus jelas dan komunikatif
Penggunaan gambar proporsional
Gambar > 1 halaman disajikan pada halaman tersendiri
Penyebutan adanya gambar seharusnya sebelum sajian gambar
Gambar diacu dengan nomor dan nama gambar
Penomoran gambar dengan angka Arab
Tabel dan Gambar
(cont.)Contoh Penyajian gambar:
Grafik
Grafik dapat digunakan sebagai laporan
Mengapa menggunakan grafik ?
Manusia pada umunya tertarik dengan gambar dan sesuatu yang ditampilkan delam bentuk visual akan lebih mudah diingat dari pada dalam bentuk angka
Grafik dapat digunakan sebagi
2 3
7 12
7
2 1
0 2 4 6 8 10 12
Frekuensi
47.5-54.5 54.5-61.5 61.5-68.5 68.5-75.5 75.5-82.5 82.5-89.5 89.5-96.5
Interval Kelas
Gambar 2. Distribusi frekuensi Nilai Pengantar Statistika Sosial Kelas X Gambar 3.
Poligon Frekuensi Nilai Pengantar Statistika Sosial Kelas X
0 2 4 6 8 10 12 14
51 58 65 72 79 86 93
Titik Tengah Interval Kelas
Frekuensi
5.88%
20.59%
20.59%
8.82%
5.88% 2.94%
A B C D
E 0
5 10 15 20 25 30 35 40
1995 1996 1997 1998 1999 2000
Persentase pertumbuhan
TV Radio Koran
Contoh Grafik
Elemen Penulisan yang efektif
Menggunakan kalimat efektif
Logika dan alur yang sistematis
Memperhatikan aspek bahasa dan ejaan penulisan yang tepat
Tidak menimbulkan multi-interpretasi
Informasi yang disajikan berdasarkan fakta, data yang dapat dipertanggungjawabkan bukan
berdasarkan dugaan yang tidak memiliki dasar.
Pendapat orang lain harus dijelaskan sumber
Kalimat yang memiliki satu gagasan pokok subyek, predikat.
Kalimat yang dapat memiliki kemampuan untuk
mengungkapkan gagasan penulis sehingga pembaca dapat memahami gagasan yagn dimaksud oleh penulis.
Ciri kalimat efektif
Memiliki unsur-unsur penting atau pokok dalam kalimat.
Taat terhadap ejaan yang berlaku
Menggunakan pilihan kata yang tepat
Menggunakan kesepadanan antara struktur bahasa dan jalan pikiran yang logis dan sistematis.
Menekankan pada ide pokok Hemat menggunakan kata
Kalimat Efektif
Paragraf adalah seperangkat kalimat yang tersusun logis dan sistematis yang merupakan satu
kesatuan ekspresi yang relevan untuk mendukung pikiran pokok (Tarigan 2009)
Fungsi paragraf sebagai penampung jalan pikiran atau ide serta memudahkan pemahaman jalan pikiran.
Paragraf baik mengandung satu ide pokok.
Paragraf terdiri dari kalimat topik dan kalimat penjelas
Kalimat topik berisikan ide pokok.
Merupakan kalimat lengkap yang dapat berdiri sendiri
Penggunaan Paragraf
Bahasa harus benar secara kaidah dan tepat kosakata
Kriteria keindahan bahasa laporan penelitian terletak pada ketundukannya atas kaidah sehingga benar secara kaidah Bahasa yang gramatikal dan runtut menunjukkan kualitas berpikir; bahasa cermin logika
Bahasa yang kacau menunjukkan kekacauan logika penulis Jika penulisan telah selesai, sebaiknya sekali lagi dibaca, untuk memastikan tidak ada kesalahan bahasa.
Catatan: banyak tulisan yang harus direvisi semata- mata faktor bahasa; kualitas karya ilmiah juga dilihat dari kualitas bahasanya
Unsur Bahasa
Ejaan
Bahasa apa pun yang dipakai harus benar ejaannya Ejaan menunjukkan kerapian, kedisiplinan, dan
apresiasi terhadap aturan bahasa
Ejaan meliputi semua aturan cara menulis dalam suatu bahasa
Secara sederhana ejaan dapat dikelompokkan ke
dalam: penulisan huruf (kecil-kapital), kata (gandeng- pisah, tegak-miring), dan angka (angka-huruf), dan tanda baca (titik-koma, dll)
Gagasan baik dan bahasa benar, tetapi jika ejaan salah, akan mengganggu laporan.
Catatan: sering dijumpai penulisan dalam bahasa Indonesia yang ejaannya kacau, tetapi penulisnya
Mengambil kesimpulan
Kesimpulan diambil berdasarkan hasil analisis dari data, fakta yang telah
diuraikan dalam pembahasan.
Kesimpulan menjawab pertanyaan penelitian
Berisikan hal-hal yang penting yang telah dibahas.
Penegasan atas masalah dan jawaban atas masalah.
Kesimpulan
Menjawab permasalahan yang telah dibuat dalam tujuan penulisan / tujuan penelitian
Menggunakan kalimat yang tidak
menimbulkan penafsiran yang berbeda.
Ringkas dan jelas
To the point
Menggunakan pointer sesuai dengan tujuan dan sub tujuan penelitian.
Saran
Saran didasarkan pada hasil penelitian dan kesimpulan yang dihasilkan.
Berupa solusi konkret bukan saran yang bersifat normatif.
Melakukan Editing
Melengkapi data yang masih kurang
Membuang atau mengedit data yang tidak relevan
Mengedit setiap kata dalam laporan untuk
menghindari bahan yang diungkapkan berulang atau terjadi tumpang tindih.
Mengedit bahasa yang ada dalam laporan untuk menghindari pemakaian bahasa yang tidak
efektif, pemilihan kata yang tidak sesuai, paragraf yang terlalu panjang
Format Pelaporan
Format Laporan : menggambarkan secara umum bagaimana penyajian laporan penelitian.
Format laporan selalu berkembang
sehingga dapat berbeda-beda tergantung kebutuhan.
Format menentukan bagian mana yang harus dilaporkan dan bagaimana cara pelaporannya.
Format laporan dapat disesuaikan
Untuk menentukan seberapa resmi format yang
Format Laporan Hasil Penelitian
JUDUL LAPORAN
Identitas Penulis Laporan
Abstrak (eksekutif summary)
_________________
Kata Kunci
Hasil
Latar Belakang Pembahasan
Landasan Teori Simpulan
(Saran)
Metodologi Daftar Pustaka
Judul
Mencerminkan substansi isi laporan
Menarik
Singkat padat, paling banyak 13 kata
Hindari singkatan, rumus, jargon
Tidak memergunakan kata kerja (meningkatkan, menumbuhkan,
mengembangkan, melainkan peningkatan, penumbuhan, pengembangan)
Mengandung kata kunci (memudahkan
Abstrak / Ringkasan Penelitian
Ditulis secara ringkas menggambarkan isi laporan.
Terdiri dari :
Tujuan
Garis besar metode
Hasil penelitian, implikasi
Tidak memuat
informasi atau kesimpulan yang tidak ada di dalam naskah
Tidak memuat tabel, ilustrasi, rujukan, singkatan/akronim yang tidak dijelaskan
Pastikan bahwa temuan dikemukakan dengan fakta nyata
Daftar Pustaka
Penulisan karya ilmiah harus menyertakan daftar pustaka
Daftar pustaka pasti dibaca oleh penyunting dan asesor akreditasi jurnal
Semua yang dirujuk di dalam naskah harus ada dalam daftar pustaka, dan yang di daftar pustaka harus benar-benar dirujuk (tidak sekadar untuk gagah-gagahan)
Penulisan daftar pustaka harus konsisten sesuai dengan ketentuan pada tiap jurnal yang
bersangkutan
Contoh yang lazim dipakai:
Edward, Patricia A. 2008. Children’s Literary Development, Boston: Pearson.
Referensi
Dalman, Menulis Karya Ilmiah, Raja Grafindo Persada, Jakarta, 2012
Fatihudin, Didin dan Iis Holisin, 2011, Karya Ilmiah, Artikel Ilmiah dan Hasil Penelitian, UPP STIM YKPN.
Jogiyanto, 2004, Metode Penelitian Bisnis, BPFE, Yogyakarta.
Keraf, 2006, Komposisi, jakarta; Ikrar Mandiri Abadi.
Nurgiyantoro, Burhan, 2009, Gaya Selingkung Penulisan Artikel Ilmiah, power point presentasi.
Sekaran, Uma. 2003, Research Method for Business (4th ed.). US:
John Wiley Sons Inc.
Tarigan, Henry, Guntur, 2009, Menulis sebagai Ketrampilan Berbahasa, Bandung: Angkasa
Dwi Martani
Departemen Akuntansi FEUI
[email protected] atau [email protected] http://staff.blog.ui.ac.id/martani/