Case Report
“CF Right Proximal Humerus Neer 3 Parts”
dr. Liber Siahaan
Pembimbing : dr. Feryawan Meregawa, Sp.OT
IDENTITAS PASIEN
• Nama : I Made Sumatra
• Jenis Kelamin : Laki-laki
• Usia : 68 Tahun
• CM : 21025867
• Pembayaran : BPJS
• Kontak : 087862806699
• Alamat : Br Sedahan gulingan Mengwi Badung
• MRS : 10/11/2021
• Ruangan : IGD – Angsoka K.106
Keluhan utama
• Nyeri pada lengan kanan RPS :
• Pasien mengeluhkan nyeri pada lengan kanan setelah terjatuh di rumah sebulan yang lalu (17/10/2021)
• Pasien terpeleset dan jatuh dari tangga dengan posisi tubuh bertumpu pada tangan kanan
• Nyeri pada lengan meningkat jika melakukan aktivitas atau pergerakan, dan mereda jika lengan di istirahatkan, nyeri mengganggu aktivitas
sehari-hari
• Pasien konsultasi dengan Kardiologist dan di diagnosa Susp Dislocation Right Glenohumeral Joint + CF Left Distal Radius.
ANAMNESA
Riwayat Penyakit Dahulu :
• Riwayat perawatan bone setter (+)
Riwayat Pengobatan :
• Pasien menjalani perawatan rutin dengan Sp.JP dengn diagnosa CHF FC II ec susp CAD + AF NVR
Riwayat Penyakit Keluarga
Tidak ada anggota keluarga yang memiliki riwayat patah tulang dengan atau tanpa trauma
Latar belakang sosial dan pekerjaan :
Pasien merupakan seorang pensiunan dan pengguna tangan kanan dominan
ANAMNESA
Primary Survey
A : Airway clear paten, bicara (+), gargling (-), snoring (-)
B : Spontan 16x/m
C : Stabil, BP : 140/80 mmHg, HR : 80x/m
D : Alert, GCS E4V5M6
Right Arm Region
L: bengkak (+) bagian proximal, memar (+) pada distal, deformitas (-) F: Tenderness (+), arteri radialis teraba, CRT < 2”, SpO2 97-99%, normal.
M: Active ROM pada bahu terbatas karena nyeri Active ROM pada siku 0/130
Active ROM pada pergelangan tangan 70/80 Active ROM MCP-IP 0/90
Chest X-Ray AP View
Sanglah Hospital (26/10/2021)
Klinis: CF right neck humerus Foto Thorax PA (Asimetris) :
Soft tissue : tak tampak kelainan
Tulang-tulang : tampak fraktur kominutif pada surgical neck os humerus dextra, displacement (+)
Sinus pleura kanan kiri tajam Diaphragma kanan kiri normal
Cor : ukuran dan bentuk kesan membesar, CTR 68 %, kalsifikasi aortic knob (+) Trachea : airway patent
Pulmo : tak tampak konsolidasi/nodul. Corakan vaskular meningkat, cephalisasi (+) Kesan:
Cardiomegaly dengan aortosclerosis (ASHD) disertai congestive pulmonum Fraktur kominutif displaced pada surgical neck os humerus dextra
Right Shoulder X-Ray AP View
Sanglah Hospital (21/10/2021)
Right Arm X-Ray AP/Lateral View
Sanglah Hospital (21/10/2021)
Diagnosis & Treatment
Diagnosis Diagnosa :
CF Right Proximal Humerus Neer 3
Parts
Treatment Treatment :
ORIF PS
Durante Op
• Pasien dalam posisi beach chair, dilakukan insisi deltopectoral approach, identifikasi fracture site, ditemukan fragmen kominutif pada proximal
humerus sesuai neer 3 parts dengan soft callus pada fragment dan impaksi pada head humerus.
• Dilakukan reduksi, kemudian fiksasi sementara dengan K-wire.
• Dilanjutkan dengan fiksasi menggunakan Philos 3 holes, 9 locking screws, 1 cortical screw.
• Dilakukan penambahan sintetik bone graft.
• Jumlah perdarahan durante op: 200 cc
DURANTE OP
C-Arm Durante Op
Clinical Picture Post
Op
Right Shoulder X-Ray AP View Post ORIF PS Sanglah Hospital (16/11/2021)
Klinis: Post orif ps ec cf right proximal humerus neer 3 part Foto Shoulder Dextra AP :
• Tampak fraktur pada caput humerus dextra yang terpasang internal fiksasi plate dan screw dengan kedudukan dan posisi cukup, callus (+)
• Trabekulasi tulang normal
• Celah dan permukaan sendi baik
• Tak tampak jelas soft tissue swelling Kesan:
Fraktur pada caput humerus dextra yang terpasang internal fiksasi plate dan screw dengan kedudukan dan posisi cukup disertai callus formation
Right Arm X-Ray AP/Lateral View Post ORIF PS Sanglah Hospital (16/11/2021)
Klinis: Post orif ps ec cf right proximal humerus neer 3 part Foto Humerus Dextra AP/ Lateral :
• Tampak fraktur pada caput humerus dextra yang terpasang internal fiksasi plate dan screw dengan kedudukan dan posisi cukup, callus (+)
• Trabekulasi tulang normal
• Celah dan permukaan sendi baik
• Tak tampak jelas soft tissue swelling Kesan:
Fraktur pada caput humerus dextra yang terpasang internal fiksasi plate dan screw dengan kedudukan dan posisi cukup disertai callus formation
PEMBAHASAN
Anatomy Humerus Bone
CF Right Proximal Humerus Neer 3 Parts
• Tulang humerus proksimal terdiri dari tuberositas mayor, tuberositas minor, dan permukaan artikular. Subscapularis berinsersi ke tuberositas minor, sedangkan supraspinatus, infraspinatus, dan teres minor berinsersi ke tuberositas mayor.
• Fraktur proksimal humerus,insidensinya meningkat pada usia yg lebih tua yang terkait dengan osteoporosis.
• Kebanyakan fraktur dapat saja terjadi karena kegagalan tulang
humerus menahan tekanan terutama tekanan membengkok, memutar,
dan tarikan
PEMERIKSAAN
Pemeriksaan Penunjang
Dari hasil anamnesis dan pemeriksaan fisik dicurigai adanya fraktur diregio proksimal humerus dextra serta trauma musculoskeletal di regio tersebut. Dari mekanisme trauma yang terjadi kemungkinan adalah direct blow impact (trauma langsung), karena terjadi saat pasien terjatuh sedang bertumpu tangan sebelah kanan .
Untuk memastikan apakah pada pasien ini mengalami fraktur atau tidak, diperlukan pemeriksaan penunjang yaitu foto rontgen AP regio humerus dextra dan regio Shoulder dextra .
Didapatkan dari hasil pemeriksaan X-ray Humerus dan shoulder : Fraktur kominutif
displaced surgical neck os humerus dextra yang disertai soft tissue swelling
disekitarnya
PENATALAKSANAAN
Primary survey
Pemasang bidai atau terapi konservatif. Sebagian besar fraktur humerus mengalami union tanpa tindakan
operatif, kecuali ada indikasi dilakukan tindakan pembedahan.
Fiksasi dengan kompresi plate dan screws, yang pada
kasus ini diindikasikan pada fraktur humerus dengan
ekstensi intraartikuler.
KOMPLIKASI
Delayed union and non-union
Malunion
Infeksi
Komplikasi saat removal plat
MATUR SUKSMA