• Tidak ada hasil yang ditemukan

CEK TURNITIN MUHAMMAD PRIMA IRFANO 4 TKG 1

N/A
N/A
Prima Irfano

Academic year: 2025

Membagikan "CEK TURNITIN MUHAMMAD PRIMA IRFANO 4 TKG 1"

Copied!
46
0
0

Teks penuh

Proyek The Premiere MTH dirancang untuk memenuhi kebutuhan akan hunian strategis di pusat bisnis Jakarta, dengan akses mudah ke transportasi umum. Meningkatkan kemampuan teknis mahasiswa dan penggunaan BIM dalam bidang teknik konstruksi gedung melalui penerapan ilmu yang telah dipelajari ke dalam proyek The Premiere MTH. Mahasiswa dapat menjelaskan estimasi biaya, pengukuran material, dan pengendalian anggaran yang dilakukan pada proyek The Premiere MTH.

Mahasiswa dapat menjelaskan bagaimana cara yang dilakukan proyek The Premiere MTH dalam lingkup Quality Control untuk memastikan pekerjaan sesuai standar desain dan spesifikasi teknis. Mahasiswa dapat menjelaskan penerapan standar HSE di proyek The Premiere MTH, termasuk identifikasi risiko dan penerapan prosedur keselamatan kerja. Adhi Persada Gedung (APG) didirikan pada 10 Desember 2013 sebagai anak perusahaan PT Adhi Karya (Persero) Tbk., merupakan salah satu perusahaan konstruksi terbesar di Indonesia.

Adhi Persada Gedung akan melakukan perhitungan total pekerjaan yang akan dilakukan pada proyek pembangunan The Premiere MTH. Pada pelaksanaan magang yang telah penulis lakukan, terdapat data umum Proyek Pembangunan The Premiere MTH, seperti yang dituliskan dibawah ini.

Struktur Organisasi Proyek

Tugas dan Tanggung Jawab 1. Project Manager

Melaksanakan seluruh aktivitas pelaksanaan proyek terkait quality control, sesuai dengan rencana biaya, waktu, mutu, K3L dan sistem pelaksanaan proyek, agar dapat mencapai sasaran yang telah ditetapkan. Memimpin dan mengarahkan seluruh aktivitas pelaksanaan proyek terkait implementasi HSE, sesuai dengan rencana biaya, waktu, mutu, K3L dan sistem pelaksanaan proyek agar dapat mencapai sasaran yang telah ditetapkan. Melaksanakan seluruh aktivitas pelaksanaan proyek terkait ACAD drawing, sesuai dengan rencana biaya, waktu, mutu, K3L dan sistem pelaksanaan proyek, agar dapat mencapai sasaran yang telah ditetapkan.

Melaksanakan seluruh aktivitas pelaksanaan proyek terkait implementasi BIM, sesuai dengan rencana biaya, waktu, mutu, K3L dan sistem pelaksanaan proyek, agar dapat mencapai sasaran yang telah ditetapkan. Memimpin dan mengarahkan seluruh aktivitas pelaksanaan proyek terkait pengawasan pelaksanaan pekerjaan konstruksi, sesuai dengan rencana biaya, waktu, mutu, K3L dan sistem pelaksanaan proyek, agar dapat mencapai sasaran yang telah ditetapkan. Memimpin dan mengarahkan seluruh aktivitas pelaksanaan proyek terkait aktivitas pengukuran, sesuai dengan rencana biaya, waktu, mutu, K3L dan sistem pelaksanaan proyek, agar dapat mencapai sasaran yang telah ditetapkan.

Pihak Lain yang Terlibat

Laporan kerja praktik ini disusun berdasarkan tugas dan kegiatan yang dilaksanakan oleh penyusun pada saat mengikuti program magang industri di proyek pembangunan The Premiere MTH yang oleh PT. Selama magang berlangsung, penyusun mengerjakan pekerjaan rutin maupun tugas khusus yang menjadi bagian dari pelaksanaan magang industri.

Membuat Dokumen Administrasi

Mapping adalah pencatatan pekerjaan yang sudah dikerjakan, yang penulis lakukan adalah dengan memberi tanda pada gambar. Pekerjaan yang kami mapping adalah pemasangan dinding bata ringan, plesteran, acian, skim coat, dan keramik.

Menghitung Jumlah Material di lapangan

Setiap pekerjaan akan memiliki schedule yang sudah disepakati, dengan begitu setiap pekerjaan harus selesai tepat waktu. Supaya setiap pekerjaan selesai tepat pada waktunya kami memeriksa jumlah tenaga kerja setiap pagi dan melakukan analisa terhadap produktivitas mereka dengan cara menghitung volume pekerjaan 1 hari pekerjaan pasangan bata ringan, plesteran, dan acian. Tidak semua dokumentasi akan mudah dijangkau dengan handphone, untuk mempermudah pekerjaan dokumentasi pekerjaan tanah dan precast pada proyek ini menggunakan teknologi drone.

Untuk proyek ini penulis di tugaskan untuk membantu membuat gambar arsitektur dan struktur (tidak termasuk tulangan) proyek The Premiere MTH.

Menghitung Kuantitas Arsitektur

Pekerjaan Pondasi

Raft Foundation adalah jenis pondasi yang akan digunakan dalam Tower 2 Zona 2 pada proyek pembangunan The Premiere MTH. Marking area pekerjaan adalah kegiatan awal yang harus dilakukan pada saat pekerjaan pengecoran raft pondasi.

Penulangan Raft Pondasi

Marking akan dilakukan oleh tim surveyor menggunakan alat total station yang bertujuan untuk menghindari kesalahan area zona pengecoran. Tulangan yang sudah dipasang sebaiknya segera dicor untuk menghindari penurunan kualitas yang disebabkan oleh karat dan kotoran.

Pemasangan Bekisting

Pemasangan Thermocoupel

Pembagian posisi sensor atas dan bawah masing - masing jarak 15% dari ketinggian raft pondasi, Selanjutnya untuk penentuan posisi sensor tengah yaitu di antara sensor atas dan sensor bawah;. Apabila terjadi perbedaan suhu di luar batas tersebut maka harus dilakukan tindakan antara lain dengan cara membuka dan menutup plastik dan kain geo textile sampai suhu beton kembali normal.

Pengecoran Raft Pondasi

25 Pada saat beton dituangkan, pekerja akan menggunakan alat vibrator supaya beton mengisi rongga – rongga yang kosong, lalu ruskam akan digunakan untuk meratakan permukaan beton. Apabila beton sudah mulai mengeras beton akan diberi bahan tambah screed karena mesh pondasi tersebut akan sekaligus berfungsi sebagai pelat lantai area basement 3 dan gunakan trowel untuk memperhalus permukaan beton.

Perawatan Beton

Mesh Foundation

Penulangan Mesh Pondasi

Pada proyek The Premiere MTH memanfaatkan bahan bata ringan yang berasal dari waste material pekerjaan arsitektur. Selain ekonomis, keuntungan lainnya dari penggunaan waste material adalah tidak perlu dibongkar lagi sehingga tidak memakan tidak memakan biaya dan lebih efisien. Pengecoran tidak dilakukan sekaligus, sehingga perlu diberikan stop cor untuk pembagian pengecorannya dengan menggunakan kawat ayam.

Titik area stop cor akan di marking terlebih dahulu supaya volume pengecoran sesuai dengan rencana. Marking dilakukan untuk memastikan area pemberhentian pengecoran sesuai dengan yang di rencanakan yang terdapat pada shop drawing.

Pengecoran Mesh Pondasi

Perawatan Beton

Pekerjaan Kolom

Penulangan Kolom

Pemasangan Bekisting Kolom

Pengecoran Kolom

Pembongkaran Bekisting Kolom

Pekerjaan Pasangan Dinding Bata

Pekerjaan Sloof, Kolom, dan Balok Praktis

Pertama, pemasangan benang lot ke arah vertikal terlebih dahulu dan pasang bouw plank aluminium hal ini berfungsi untuk mendapatkan kelurusan vertikal pemasangan dinding bata ringan;. Selanjutnya akan dilakukan pemasangan benang lot arah horizontal, dan akan dipindahkan setiap 1 tingkat pekerjaan dinding bata selesai. Pada setiap ujung bata ringan akan ada yang menjadi buangan, karena pemasangan dinding bata ringan ini akan dipasang selang – seling.

Pasang besi stek horisontal pada setiap 3 bata / 60 cm (ke arah kolom / dinding struktur dan kolom praktis);. Pemasang styrofoam setebal 2 cm pada akhir pasangan bata sisi atas dan ditutup thinbed sehingga styrofoam tidak terlihat. Pada proyek pembangunan The Premiere MTH styrofoam akan digunakan pada bagian atas dinding bata ringan yang menempel langsung dengan balok struktur.

Standar Penerimaan Pekerjaan Pasangan Dinding Bata Ringan

Tahapan Pekerjaan Plesteran

Standar Penerimaan Pekerjaan Plesteran

Pekerjaan Acian

Pekerjaan acian dilakukan sebelum pekerjaan pengecatan dan bahkan acian juga dapat menjadi lapisan terluar juga yang biasa disebut dengan dinding expose.

Tahapan Pekerjaan Acian

Standar Penerimaan Pekerjaan Acian

  • Pekerjaan Pengecatan
  • Pekerjaan Keramik
  • Pekerjaan Waterproofing
  • Tinjauan Khusus
    • Pekerjaan Balok dan Pelat Lantai

Plafon juga berfungsi sebagai penutup elemen MEP yang berada di atas ruangan, sehingga plafon dapat memperindah estetika ruangan. Pada proyek The Premiere MTH plafon ini ada yang menggunakan gypsum dan ada juga ekspos. Pekerjaan keramik pada proyek The Premiere MTH diaplikasikan pada lantai, kolom, dan dinding dengan menggunakan bahan homogenous tile.

Pekerjaan waterproofing adalah kegiatan melapisi lantai, dinding, ataupun elemen lainnya untuk melindungi supaya air tidak tembus. Pada proyek The Premiere MTH, pekerjaan waterproofing dikerjakan di area yang rentan terhadap air atau kelembapan tinggi, seperti kamar mandi, balkon, dan atap, dengan menggunakan waterproofing berbahan membrane cair. Lakukan tes rendam pada area yang telah di-waterproofing dengan mengisi genangan air dan biarkan selama 24 jam.

Balok adalah salah satu elemen struktur yang akan menyalurkan beban dari pelat lantai dan kolom diatasnya. Beban yang ditumpu oleh balok akan disalurkan ke kolom di bawahnya sebagai penahan beban vertikal. Hal utama yang dialami balok adalah tekan dan tarik disebabkan karena adanya pengaruh lentur ataupun gaya lateral.

Pada proyek pembangunan The Premiere MTH, pekerjaan balok dan pelat lantai akan dilakukan secara bersamaan. Pada proses pekerjaan persiapan yang dilakukan pertama adalah melakukan marking titik balok dan pelat yang akan dicor. Supaya titik pengecoran sesuai dengan perencanaan pada shop drawing, marking akan dilakukan menggunakan alat total station untuk memastikan koordinat tepat balok dan pelat.

Selain itu, alat waterpas juga akan digunakan untuk memastikan elevasi balok dan kolom yang akan dicor.

Pemasangan Perancah

Berbeda dengan pekerjaan kolom, pada pekerjaan balok dan pelat pemasangan bekisting akan dilakukan terlebih dahulu sebelum pemasangan tulangan karena selain berfungsi sebagai cetakan, bekisting akan menjadi acuan untuk tulangan balok dan pelat. Pada proyek pembangunan The Premiere MTH, bekisting yang digunakan pada pekerjaan pelat adalah bekisting Polyfilm Plywood dengan ketebalan 9 mm. Setelah bekisting balok dan pelat selesai dipasang, selanjutnya adalah mengecek dimensi, elevasi, dan untuk mengecek kelurusan pelat menggunakan alat waterpass.

Selanjutnya, pemasangan alas menggunakan besi hollow 50/100 yang berfungsi untuk penahan yang akan menyalurkan beban ke perancah. Pasang bodeman untuk bekisting balok kemudian pasang tumpuan untuk bekisting balok (tembereng) sesuai dengan dimensi vertikal yang ditentukan (h), kemudian pasang plywood yang telah dipotong pada sisi. Pasang Polyfilm Plywood dengan ketebalan 9 mm untuk bekisting pelat lantai, pemasangan Polyfilm Plywood 9 mm dimulai dari tepi bekisting balok yang akan mengikatnya.

Setelah bekisting balok dan pelat selesai dipasang, selanjutnya adalah memastikan dimensi, elevasi, dan tidak ada kemiringan menggunakan alat waterpass.

Penulangan Balok dan Pelat

Pemasangan tulangan pelat lantai dilakukan dengan dua layer, dimulai dengan layer bawah arah x dan y, elevasi top pelat lantai sama dengan top balok maka pemasangan kedua layer tulangan pelat terletak diantara tulangan atas dan bawah balok, untuk lebih detailnya terdapat pada gambar kerja;. Pemasangan layer pertama dimulai dengan tulangan bentang terpendek kemudian dilanjutkan tulangan bentang panjang dengan cara menyilang kemudian diikat menggunakan kawat bendrat;. Pasang beton decking dengan h = 25 mm diantara bekisting dan besi layer pertama kemudian lakukan pengikatan untuk memastikan selimut beton sesuai dengan spesifikasi;.

Pembersihan Area Pekerjaan

Pengecoran Balok dan Pelat

Tuangkan beton dari concrete bucket ke lokasi pengecoran secara perlahan dari satu sisi menuju sisi yang lain untuk menghindari penumpukan atau kekosongan pada suatu lokasi;. Gunakan screed sebagai bahan untuk menghaluskan kemudian gunakan alat bantu trowel untuk menghaluskan permukaan atas beton. Perawatan (curing) beton adalah suatu proses yang dilakukan dengan cara meng hidrasi beton yang berfungsi untuk menghindari beton kehilangan air begitu cepat, sehingga proses curing dapat mencegah keretakan pada beton.

Pembongkaran Bekisting Balok dan Pelat

Permasalahan pada Pekerjaan Pelat Lantai

TC Eksisting Tidak Dapat Dibongkar Karena Keterbatasan Lahan Gambar 3. 22 Curing Beton

Pada saat pembongkaran tower crane harus menghadap barat sehingga bagian belakang tower crane akan bersentuhan dengan gedung. Solusinya adalah akan dipasang portable crane pada pelat lantai atap zona 3 tower 1 untuk membantu pembongkaran tower crane. Beban portable crane tidak direncanakan pada pelat lantai tersebut sejak awal sehingga perlu penambahan penulangan pada area tersebut.

Jumlah Bekisting Terbatas

Dengan melaksanakan kegiatan magang di proyek pembangunan apartemen The Premiere MTH, penulis mendapatkan ilmu pengetahuan praktis, mahasiswa memperoleh wawasan tentang ilmu konstruksi yang lebih luas, pengalaman kerja di industri konstruksi, serta pengetahuan mendalam yang mempersiapkan penulis untuk ke dunia kerja. Berikut beberapa hal yang dapat disimpulkan dari kegiatan magang industri pada proyek pembangunan apartemen The Premiere MTH. Proyek ini dikerjakan dengan nilai kontrak sebesar Rp menggunakan sistem kontrak lumpsum fixed price dengan cara pembayaran Monthly Progress Payment.

Referensi

Dokumen terkait