• Tidak ada hasil yang ditemukan

CHINA CENTRAL TELEVISION HEADQUARTERS

N/A
N/A
LAKSAMANA PUTRA (LAKSAMANA)

Academic year: 2024

Membagikan "CHINA CENTRAL TELEVISION HEADQUARTERS"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

CHINA CENTRAL TELEVISION HEADQUARTERS

China Central Television Headquarters, Beijiing (www.peakpx.com)

Kantor Pusat China Central Television (CCTV) merupakan gedung pencakar langit dengan 54 lantai yang berlokasi di Distrik Pusat Bisnis Beijing (CBD) dan digunakan sebagai kantor pusat China Central Television (CCTV). Gedung dibuat pertama kali pada 1 Juni 2004 dan selesai pada 1 Januari 2008, dengan arsitek Rem Kolhaas dan Ole Scheeren dari OMA sebagai arsitek tampilan bangunan, sedangkan Arup bertindak sebagai perekayasa teknis dari rancangan bangunan. Gedung ini telah meraih gelar The Best Tall Buildings Awards 2013 oleh Council on Tall Buildings and Urban Habitat (CTBUH).

Gedung ini memiliki tinggi 234m dan terdiri dari 54 lantai serta memiliki lantai basement yang terdiri dari 4 lantai dengan ketinggian 18m. Bagian menjorok terbuka pada bagian atas yang terdiri dari sembilan lantai di satu ujung dan 13 lantai di ujung lainnya, dengan ketinggian lantai bawahnya sekitar 162m di atas tanah. Bagian dasar dari ‘loop’ memiliki tinggi 45m yang terdiri dari sembilan lantai dengan tapak bangunan 160m x 160m.

Konstruksi bangunan ini bisa dibilang cukup menantang karena lokasinya yang berada di daerah gempa. Menara dibangun di sudut-sudut diagonal dengan jarak 160m × 160m dan dihubungkan oleh sebuah podium sembilan lantai berbentuk L dengan tiga lantai bawah tanah (basement). Unsur-unsur tersebut kemudian bersatu kembali di bagian atas pada ketinggian 51

(2)

lantai oleh sebuah jembatan berbentuk L sama hal nya seperti podium yang bawah. Ukuran blok massa menara yang pertama adalah 40m × 60m dan blok massa menara yang kedua adalah 52m × 42m. Yang diperkuat oleh inti beton tipis di dalam gedung yang mendukung lantai internal.

Dilihat dari gambar tersebut, fungsi sistem struktur pada bangunan CCTV sangat terlihat dan ditonjolkan sebagi value pada tampilan fasadnya. Seluruh masa bangunan seolah-olah diselimuti oleh rangka-rangka diagonal yang menjadi struktur utama. Rangka-rangka tersebut saling berhubungan satu sama lain untuk menyalurkan gaya dari bangunan tersebut. Sistem rangka diagonalnya sangat tidak beraturan dan terlihat abstrak, hal ini dikarenakan masa bangunan yang tidak simetris dengan bentuk yang tidak sama serta faktor kemiringan. Dalam proses pembuatannya agar tidak terkunci karena masalah diferensial struktur. Penyambungan dilakukan pagi-pagi sekali, dimana baja dari dua menara dalam kondisi dingin dengan suhu yang sama.

Geometri struktur baja yang tidak teratur pada fasad bangunan memberikan stabilitas untuk mengatasi kondisi beban yang berbeda. Selain itu dengan bentukan rangka diagonal memberikan kekuatan yang lebih tinggi dan lebih mengurangi beban sendiri karena tidak ada unsur yang melintang pada rangka tabung tersebut. Diagonal-diagonal tersebut meneruskan gaya-gaya lateral langsung dalam aksi aksial. Sistem ini tidak hanya memikul sebagian besar beban angin, tetapi juga berlaku sebagai kolom miring yang memikul beban gravitasi. Fungsi ganda dari sistem diagonal menjadikan sistem ini lebih efisien untuk bangunan tinggi (sampai ketinggian 100 lantai). Selain itu suatu ciri penting dari sisitem ini adalah kemampuan nya untuk menyebarkan beban terpusat sehingga merata ke seluruh struktur tabung tersebut.

Bangunan menara ini sendiri cukup unik bagi saya, yang mana struktur pada bangunan CCTV menyajikan suatu tantangan tersendiri bagi kontraktor Arup dalam merekayasa bentukan struktur bangunan. Hal ini dikarenakan mereka harus merancang sebuah rencana struktural untuk membangun dua buah menara dengan sudut kemiringan sekitar 6° dari arah tegak, sehingga setiap menara bangunan membungkuk dan bersandar pada menara yang lain pada bagian atasnya membentuk sudut 90°. Sistem rangka diagonalnya sangat tidak beraturan dan terlihat abstrak. Struktur pada bangunan ini juga membuat fasad bangunan menjadi terlihat seolah melayang diatas ketinggian. Bukan hanya itu desain bangunan ini memberikan tantangan lebih, karena bangunan ini berdiri di atas daerah rawan gempa. Tak heran apabila bangunan ini meraih gelar bangunan pencakar langit terbaik tahun 2013 oleh CTBUH.

Referensi

Dokumen terkait