DOKUMEN PERCOBAAN
INSTALASI PENERANGAN
SAKLAR TUNGGAL DAN SAKLAR SERIE
Untuk Memenuhi Tugas dari Mata Kuliah Laboratorium Desain Instalasi I
Semester I
Oleh :
………
NIM. ……….
PROGRAM STUDI TEKNIK LISTRIK DAN SISTEM KELISTRIKAN
JURUSAN TEKNIK ELEKTRO POLITEKNIK NEGERI MALANG
2021
INSTALASI PENERANGAN
SAKLAR TUNGGAL DAN SAKLAR SERIE A. TUJUAN
Tujuan dari percobaan ini adalah agar dapat merancang, merakit, dan mengoperasikan instalasi penerangan sederhana, dengan mengoperasikan lampu menggunakan saklar tunggal dan saklar serie.
B. TINJAUAN PUSTAKA
Dalam melaksanakan praktikum instalasi penerangan dengan saklar tunggal dan saklar serie perlu dijelaskan hal-hal sebagai berikut :
1. Definisi Instalasi Penerangan
Instalasi penerangan merupakan suatu instalasi listrik yang bebannya merupakan komponen penerangan. Rangkaian instalasi penerangan terdiri dari beberapa komponen listrik yang saling terhubung dari sumber listrik ke beban yang terletak pada suatu tempat ataupun ruangan tertentu
2. Peralatan Instalasi Penerangan (Sumber Listrik, Saklar tunggal dan saklar serie, Lampu, dan kotak kontak)
dalam instalasi listrik, Saklar merupakan komponen yang berfungsi sebagai penghubung/pemutus arus listrik yang mengalir. saklar ini selain digunakan pada arus kuat, juga digunakan pada arus lemah. material saklar ini umumnya dipilih dari bahan yang tahan terhadap korosi agar pada penggunaannya lebih efisien. sebenarnya saklar ada banyak jenisnya, namun saya akan membahas tentang saklar tunggal, saklar seri dan sakelar tukar saja.
1. saklar tunggal
Saklar tunggal
Sesuai dengan namanya, saklar tunggal ini hanya dapat digunakan untuk menghidupkan atau memmatikan suatu kelompok beban saja (bisa terdiri dari dari atau lebih). dalam hal ini adalah beban penerangan atau lampu listrik.
2. Saklar seri
Saklar Serie
sakelar seri ini memiliki titik hubung yang menghubungkan dan memutuskan penghantar fasa. biasanya saklar ini digunakan untuk menghubungkan dan memutuskan penghantar fasa secara bersama-sama, sehingga memberikan pelayanan yang lebih aman kepada pemakai.
pemasnagan saklar ini yaitu fasa dari suatu sumber lansung masuk ke terminal tengah dari sakelar seri. sedangkan kedua terminal lainnya lansung ke beban atau lampu 1 dan lampu 2. bila kita akan memasang stop kontak, maka arusnya diambil lansung dari sumber, demikian juga dengan kawat netralnya.
3. Stop Kontak
Stop kontak merupakan komponen instalasi listrik yang berfungsi untuk mendistribuskan energi listrik dari instalasi rumah ke beban (telivisi, radio, rice cooker, mesin cuci dan alat elektronik lainnya). Stop kontak biasa disebut juga dengan kotak kontak. Pasangan stop kontak adalah tusuk kontak yang biasa disebut juga dengan steker (colokan).
Stop Kontak
4. Single Line diagram instalasi penerangan.
Single line diagram / diagram satu garis dikenal juga sebagai diagram lokasi. Pada diagram ini menjelaskan lokasi dari komponen listrik yang akan diinstalasi dihubungkan dengan satu garis yang bisa juga direpresentasikan sebagai sebuah pipa instalasi yang didalamnya terdapat beberapa kabel instalasi dengan jumlah yang berbeda-beda sesuai dengan situasi dan kondisi instalasi yang diperlukan. Jumlah kabel dalam pipa pada SLD ini bisa kita tentukan ketika kita tahu bagaimana gambar wiring diagramnya. SLD ini bisa anda terapkan pada gambar denah rumah yang akan diinstalasi dengan penempatan lokasi komponen listrik yang direncanakan
Gambar dibawah ini adalah gambar SLD yang menjelaskan tentang instalasi saklar tunggal untuk mengendalikan satu lampu, dimana letak saklar tunggal berdampingan dengan sebuah stop kontak ( satu bobokan pipa instalasi ).
SUMBER PLN
4 2
3
Single Line Diagram (SLD) stop kontak, sklar Tunggal dan Lampu
5. Wiring diagram instalasi penerangan dengan saklar Tunggal dan Saklar Serie, Lampu dan Kotak Kontak
Wiring diagram atau dikenal juga sebagai diagram pengawatan adalah hal yang tidak kalah penting bagi kita dalam perencanaan awal sebuah instalasi. Dari diagram lokasi diatas kita bisa memprediksi jumlah kabel yang terdapat pada sebuah jalur pipa instalasi tersebut, sehingga dengan diagram pengawatan ini kita bisa memprediksi berapa panjang kabel yang dibutuhkan, spesi kasi fasilitas yang harus disiapkan, pelacakan jalur instalasi ketika terjadi renovasi bahkan memudahkan ketika terjadi problem jalur instalasi, dan sebagainya.
Gambar dibawah ini adalah gambar WD yang menjelaskan tentang instalasi saklar tunggal untuk mengendalikan satu lampu, dimana letak saklar tunggal berdampingan dengan sebuah stop kontak ( satu bobokan pipa instalasi ).
L N PE
Wiring Diagram (WD) stop kontak, sklar Tunggal dan Lampu Sumber :
https://www.listrik-praktis.com/2016/01/belajar-instalasi-dasar-rumah-memahami- wiring-diagram.html
C. RANGKAIAN INSTALASI PENERANGAN (Obyek dirumah masing-masing) 1. Gambar Single Line Diagram Sumber Listrik
KWH
METER MCB
PHB
PLN Instalasi Milik Pelanggan (IML) Tiang JTR FUSE
Alat Pengukur dan Pembatas (APP) SR
Single Line Diagram Sumber Listrik dirumah tinggal
(a) (b) (c) (d) Foto Peralatan Listrik (a) Tiang JTR (b) Kabel SR (c) APP (d) PHB
Listrik dirumah tinggal disupply dari PLN melalui Tiang JTR (Jatungan Tegangan Rendah) terdekat, disambungkan kerumah menggunakan kabel jenis TC (2 kabel yang dipilin) yang disebut Saluran Rumah (SR) menuju ke APP (Alat Pengukur dan Pembatas) yang didalamnya terdapat kWh Meter dan MCB (Miniature Circuit Breaker) yang besarnya 6A karena Daya dirumah tinggal ini sebesar 1.300VA, MCB ini yang menjadi batas peralatan milik PLN (pelanggan tidak diperbolehkan merubah/
mengganti). Dari APP kemudian disambungkan ke PHB yang ada didalam rumah tinggal ini, berupa rumah sekring dan sekring ukuran 6A, yang digunakan untuk mengamankan instalasi rumah.
2. Gambar Denah Ruangan
KAMAR TIDUR
Ruangan yang terpasang instalasi listrik ini, adalah kamar tidur ukuran 3x3m. Dan peralatan listrik yang terpasang diruangan itu adalah 1 (satu) buah lampu (Fitting dan Lampu) yang terpasang tengah plafon, saklar tunggal yang berada disamping pintu dalam dengan tinggi +/- 150 cm diatas lantai, dan stop kontak yang terpasang dipojok ruangan dengan ketinggian 30 cm diatas lantai.
3. Gambar Single Line Diagram
SUMBER PLN
2 2
3 3
Single Line Diagram (SLD) diatas adalah SLD dari kamar tidur yang dijelaskan pada point 2 diatas. Dengan peralatan yang tersambung yaitu sebuah lampu, sebuah saklar tukar, dan sebuah stop kontak.
4. Wiring Diagram dari ruangan.
L N PE
Wiring Diagram (WD) ini adalah WD dari kamar tidur yang telah dijelaskan diatas.
Instalasi ruangan ini disupply menggunagak 3 kawat yaitu L (Line/ phasa), N (Netral), dan PE (Protective Earth/ Grounding). JUmlah penghantar yang menuju ke Stop Kontak berjumlah 3 kawat (L, N, dan PE), sedangkan memiliki 2 terminal yaitu input dan output, dan Lampu disambung dengan 2 kawat yaitu output saklar dan Netral (N).
Sehingga pada saat saklar di ON-kan (sambung) maka lampu akan menyala, dan jika saklar di Off-kan Lampu akan mati.
Catatan :
BISA DITAMBAH DENGAN Single Line Diagram (SLD) dan Wiring Diagram (WD) Saklar Serie, tidak perlu dijelaskan. Pada Bab Alat dan Bahan ditambah Saklar Serie 1 (satu) buah, dan tambah 1 (satu) Lampu.
D. ALAT DAN BAHAN
Bahan/ material yang dibutuhkan untuk percobaan sesuai dengan rangkaian percobaan
Bahan/ Material :
No. Nama Material Jumlah Unit
1 Saklar Tunggal 1 Buah
2 Fitting Lampu 1 Buah
3 Lampu 1 Buah
4 Stop Kontak 1 Buah
5 Kotak Hubung 2 Buah
6. Kabel NYA 1,5mm2
- Merah 7 m
- Biru 5 m
- Kuning/ Hijau 4 m
Alat :
No. Nama Alat Jumlah Unit
1 Tang Potong 1 Buah
2 Tang Cucut 1 Buah
3 Tang Kombinasi 1 Buah
4 Obeng + Medium 1 Buah
5 Cutter/ Pengupas Kabel 1 Buah
6. Test Pen 1 Buah
7. Volt Meter 1 Buah
E. DAFTAR PUSTAKA
Silahkan ditulis buku apa yang anda pakai.
KAMAR TIDUR