• Tidak ada hasil yang ditemukan

contoh Kerangka Acuan Kerja PTM

N/A
N/A
chairul bross

Academic year: 2024

Membagikan "contoh Kerangka Acuan Kerja PTM"

Copied!
4
0
0

Teks penuh

(1)

PEMERINTAH KABUPATEN PENAJAM PASER UTARA

DINAS KESEHATAN

UPT. PUSKESMAS SEPAKU III

JL. Negara Km. 34 RT 21 Desa Tengin Baru Telp 0542 7218219 Kode Pos 76148 Email : [email protected]

KERANGKA ACUAN KEGIATAN P2 PTM DI UPT. PUSKESMAS SEPAKU III A. PENDAHULUAN

Berdasarkan PERMENKES No.43 Tahun 2019 Tentang Pusat Kesehatan Masyarakat dalam pasal 1 poin 1 "Fasilitas Pelayanan Kesehatan adalah suatu tempat yang digunakan untuk menyelenggarakan upaya pelayanan kesehatan, baik promotif, preventif, kuratif maupun rehabilitatif yang dilakukan oleh pemerintah, pemerintah daerah dan/atau masyarakat" dan poin 2 "Pusat Kesehatan Masyarakat yang selanjutnya disebut Puskesmas adalah fasilitas pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan upaya kesehatan masyarakat dan upaya kesehatan perseorangan tingkat pertama, dengan lebih mengutamakan upaya promotif dan preventif di wilayah kerjanya".

Riskesdas 2018 menyatakan prevalensi hipertensi berdasarkan hasil pengukuran pada penduduk usia ≥18 tahun sebesar 34,1%, tertinggi di Kalimantan Selatan (44.1%), sedangkan terendah di Papua sebesar (22,2%). Estimasi jumlah kasus hipertensi di Indonesia sebesar 63.309.620 orang, sedangkan angka kematian di Indonesia akibat hipertensi sebesar 427.218 kematian.

Hipertensi terjadi pada kelompok umur 31-44 tahun (31,6%), umur 45-54 tahun (45,3%), umur 55-64 tahun (55,2%). Dari prevalensi hipertensi sebesar 34,1%

diketahui bahwa sebesar 8,8% terdiagnosis hipertensi dan 13,3% orang yang terdiagnosis hipertensi tidak minum obat serta 32,3% tidak rutin minum obat.

Hal ini menunjukkan bahwa sebagian besar penderita Hipertensi tidak mengetahui bahwa dirinya Hipertensi sehingga tidak mendapatkan pengobatan.

Riset Kesehatan dasar (riskesdas) yang dilaksanakan pada tahun 2018 melakukan pengumpulan data penderita diabetes melitus pada penduduk berusia >15 tahun. Menunjukkan bahwa prevalensi diabetes melitus di

(2)

PEMERINTAH KABUPATEN PENAJAM PASER UTARA

DINAS KESEHATAN

UPT. PUSKESMAS SEPAKU III

JL. Negara Km. 34 RT 21 Desa Tengin Baru Telp 0542 7218219 Kode Pos 76148 Email : [email protected]

Indonesia berdasarkan diagnosis dokter pada umur > 15 tahun sebesar 2%

angka ini menunjukkan peningkatan dibandingkan prevalensi diabetes melitus pada penduduk >15 tahun pada hasil riskesdas 2013 sebesar 1,5% namun prevalensi diabetes melitus menurut hasil pemeriksaan gula darah meningkat Dari 6,9% pada tahun 2013 menjadi 8,5% pada tahun 2018 angka ini menunjukkan bahwa baru sekitar 25% penderita diabetes yang mengetahui bahwa dirinya menderita diabetes.

B. LATAR BELAKANG

Saat ini, Penyakit tidak menular (PTM) menjadi penyebab kematian utama.

Pada awal perjalanan PTM seringkali tidak bergejala dan tidak menunjukkan tanda klinis secara khusus sehingga sudah terlambat atau pada stsdium lanjut akibat tidak mengetahui dan menyadari kondisi kelainan yang terjadi pada dirinya. Pengendaliaan faktor resiko PTM merupakan upaya untuk mencegah agar tidak terjadi faktor resiko bagi yang belom memiliki faktor resiko, mengembalikan kondisi faktor resiko PTM menjadi normal kembali.

Salah satu strategi pengendalian PTM yang efisien dan efektif adalah pemberdayaan dan peningkatan peran serta masyarakat, masyarakat diberikan fasilitas dan bimbingan untuk ikut berpartisipasi dalam pengendalian factor resiko. PTM dengan di bekali pengetahuan dan ketrampilan untuk melakukan deteksi dini, monitoring factor resiko PTM serta tindak lanjutnya. Kegiatan ini di sebut dengan pos pembinaan terpadu (posbindu). Kegiatan posbindu PTM diharapkan dapat meningkatkan sikap mawas diri masyarakat terhadap factor resiko PTM sehingga peningkatan kasus PTM dapat di cegah.

C. TUJUAN

(3)

PEMERINTAH KABUPATEN PENAJAM PASER UTARA

DINAS KESEHATAN

UPT. PUSKESMAS SEPAKU III

JL. Negara Km. 34 RT 21 Desa Tengin Baru Telp 0542 7218219 Kode Pos 76148 Email : [email protected]

1. Tujuan Umum

Meningkatkan peran serta masyarakat dalam pencegahan dan penemuan factor resiko PTM (penyakit tidak menular).

2. Tujuan khusus

a. Terselengagaranya pelayanan PTM (penyakit tidak menular) secara efektif dan efisien.

b. Terkendalinya penyakit tidak menular di masyarakat.

c. Adanya kemauan masyarakat untuk mengenali khasus PTM dan berupaya untuk melalukan tindakan pencegahan

.

D. KEGIATAN POKOK DAN RINCIAN KEGIATAN 1. Kegiatan pokok.

a. Pemeriksaan Tekanan Darah.

b. Pengukuran Berat badan dan Tinggi badan.

c. Pengukuran lingkar perut.

d. Pemeriksaan gula darah 2. Rincian kegiatan

a. Deteksi hipertensi dengan memeriksa tekanan darah.

b. Deteksi kemungkinan kekurangan gizi dan obesitas dengan memeriksa tinggi badan dan berat badan.

c. Deteksi kemungkinan diabetes militus dengan cek gulah darah

E. CARA MELAKSANAKAN KEGIATAN

1. Kesepakatan menyelenggarakan posbindu PTM.

2. Menetapkan kaderuntuk :

(4)

PEMERINTAH KABUPATEN PENAJAM PASER UTARA

DINAS KESEHATAN

UPT. PUSKESMAS SEPAKU III

JL. Negara Km. 34 RT 21 Desa Tengin Baru Telp 0542 7218219 Kode Pos 76148 Email : [email protected]

a. pembagian peran,

b. fungsinya sebagai tenaga pelaksana posbindu PTM.

3. Merencanakan jadwal pelaksanaan posbindu PTM.

4. Merencanakan besaran dan sumber pembiyaan.

5. Melengkapi sarana dan prasarana.

6. Melaksanakan kegiatan pembinaan posbindu PTM a. Meja 1 : Pendaftaran

b. Meja 2 : Wawancara

c. Meja 3 : Pengukuran tinggi badan, berat badan, IMT d. Meja 4 : Pemeriksaan tekanan darah, glucose darah, e. Meja 5 : Edukasi / konseling

F. SASARAN

1. Masyarakat Usia Produktif 2. Kader

3. Pekerja Di Wilayah Kerja Puskesmas Sepaku Iii

Referensi

Dokumen terkait