Ketiga unsur kompetensi tersebut dapat diperoleh mahasiswa pada saat kegiatan praktik kerja hingga proses akhir laporan praktik kerja. Kegiatan praktek kerja yang dilaksanakan di IBS sejak tahun 2005 merupakan kegiatan wajib bagi mahasiswa IBS. Sistematika pada bab ini menjelaskan segala sesuatu yang berkaitan dengan praktek kerja di Bank Umum (BRI).
Bab ini berisi penjelasan tentang kesimpulan dari data yang diperoleh di lapangan mengenai tujuan praktek kerja.
Fungsi Perbankan
Bank dapat diartikan sebagai lembaga keuangan yang kegiatan usahanya menghimpun dana dari masyarakat dan menyalurkan kembali dana tersebut kepada masyarakat serta menyelenggarakan jasa perbankan lainnya. Berdasarkan pengertian di atas, maka dapat disimpulkan bahwa bank adalah suatu badan usaha berbentuk lembaga keuangan yang menghimpun dana dari orang-orang yang mempunyai kelebihan dana dan menyalurkannya kembali kepada orang-orang yang kekurangan dana. Kegiatan perbankan berupa penghimpunan dan penyaluran dana sangat diperlukan demi kelancaran kegiatan perekonomian di sektor riil.
Selain melakukan kegiatan penggalangan dana dan penyaluran, bank juga memberikan layanan perbankan lainnya kepada masyarakat.
Kegiatan Perbankan
Kegiatan perbankan tersebut memudahkan masyarakat untuk melakukan kegiatan investasi, kegiatan distribusi dan konsumsi barang dan jasa, mengingat kegiatan investasi, distribusi dan konsumsi tidak dapat dipisahkan dari penggunaan uang. Kelancaran kegiatan investasi, distribusi dan konsumsi tidak lain adalah kegiatan pembangunan ekonomi suatu masyarakat.
Menghimpun Dana (Funding)
Tabungan giro merupakan simpanan pada suatu bank yang penarikannya dapat dilakukan dengan menggunakan cek atau bilyet giro. Bagi perbankan, jasa giro merupakan dana murah karena tingkat bunga yang diberikan kepada nasabah relatif lebih rendah dibandingkan bunga simpanan lainnya. Namun saat ini sudah ada bank yang menawarkan fasilitas simpanan yang penarikannya bisa dilakukan kapan saja.
Menyalurkan Dana (Lending)
Contoh kredit jenis ini adalah kredit untuk membangun pabrik atau memperbaiki peralatan pabrik seperti mesin. Kredit diberikan kepada pedagang untuk memperlancar atau memperluas atau meningkatkan kegiatan perdagangannya. Contoh kredit jenis ini adalah kredit pembelian barang dagangan yang diberikan kepada supplier atau agen.
Contoh pinjaman jenis ini adalah kredit perumahan, kredit kendaraan, semuanya untuk Anda gunakan.
Memberikan jasa- jasa Bank Lainnya (Services)
Jenis Bank
Bank jenis ini merupakan cabang bank di luar negeri, baik milik swasta asing maupun milik pemerintah asing. Merupakan bank yang dapat melakukan transaksi di luar negeri atau berkaitan dengan mata uang asing secara keseluruhan. Merupakan bank yang belum berwenang melakukan transaksi sebagai bank devisa, sehingga tidak dapat melakukan kegiatan sebagai bank devisa.
Bank Syariah ialah bank yang beroperasi mengikut prinsip Syariah Islam, yang bermaksud bank yang mengikut ketentuan Syariah Islam dalam operasinya khususnya yang berkaitan dengan tatacara bermuamalah dalam Islam.
Sejarah Perusahaan dan Perkembangan Perusahaan
9 Tahun 1965, BKTN diintegrasikan ke dalam Bank Indonesia dengan nama Bank Indonesia Bidang Koperasi Tani dan Nelayan. Dalam ketentuan baru tersebut, Bank Indonesia Bidang Koperasi, Tani dan Nelayan (dahulu BKTN) diintegrasikan dengan nama Bank Negara Indonesia Unit II Perdesaan, sedangkan NHM menjadi Bank Negara Indonesia Unit II Bidang Ekspor Impor (Exim). 13 Tahun 1968 tentang Undang-undang Bank Sentral yang pada pokoknya mengembalikan fungsi Bank Indonesia sebagai Bank Sentral dan Bank Negara Indonesia Unit II Bidang Perdesaan dan Ekspor Impor dipecah menjadi dua bank masing-masing yaitu Banka Rakyat Indonesia dan Bank Ekspor Impor Indonesia.
Pada tahun 2003, pemerintah Indonesia memutuskan untuk menjual 30% saham bank tersebut sehingga menjadi perusahaan publik dengan nama resmi PT.
Visi dan Misi Bank Rakyat Indonesia (BRI)
Produk Bank BRI Produk simpanan
Produk tabungan yang menawarkan berbagai kemudahan dalam melakukan transaksi perbankan yang didukung dengan fasilitas e-banking dan sistem real-time online yang memungkinkan nasabah bertransaksi kapan saja dan dimana saja. Produk tabungan dengan desain kartu debit yang unik dan stylish untuk kaum muda serta menawarkan berbagai kemudahan dalam bertransaksi perbankan dengan didukung fasilitas e-banking dan sistem real-time online yang memudahkan nasabah melakukan transaksi kapanpun dan dimanapun. Tabungan bagi pelajar diatur oleh Bank BRI dengan persyaratan yang sederhana dan mudah serta fitur yang menarik, dalam rangka edukasi dan inklusi keuangan untuk menumbuhkan budaya menabung sejak dini.
Produk Tabungan BRI khusus ditujukan untuk segmen anak-anak dengan fasilitas dan fitur yang menarik bagi anak-anak. Merupakan fasilitas kredit yang diberikan kepada pewaralaba (franchisee), baik perorangan maupun badan usaha, yang memerlukan modal kerja atau dana investasi untuk mendirikan toko waralaba. Kredit Pengembangan Energi Nabati & Revitalisasi Perkebunan Non Kemitraan (KPEN-RP) merupakan Kredit Investasi yang diberikan oleh Bank BRI kepada petani secara langsung dengan memperoleh subsidi bunga dari Pemerintah dalam rangka mendukung Program Pengembangan Bahan Baku Bahan Bakar Nabati dan Program Revitalisasi Perkebunan.
Kredit Ketahanan Pangan & Energi (KKPE) - Tebu merupakan kredit modal kerja yang diberikan kepada petani peserta dalam rangka pengembangan budidaya tebu melalui kelompok tani atau koperasi yang bermitra dengan Mitra Usaha/PG (Pabrik Gula). Kredit Ketahanan Pangan dan Energi adalah kredit investasi dan/atau modal kerja yang diberikan untuk mendukung pelaksanaan Program Ketahanan Pangan dan Program Pengembangan Bahan Baku Biofuel. Bawang merah, cabai, kentang, bawang putih, tomat, jahe, kunyit, kencur, pisang, salak, nanas, buah naga, melon, semangka, pepaya, stroberi, manggis, mangga, durian, jeruk dan/atau apel.
Sapi potong, sapi perah, sapi, kerbau, kambing/domba, ayam ras, ayam kampung, itik, burung puyuh dan/atau kelinci. Ditawarkan untuk membiayai modal kerja usaha penangkapan ikan melalui KUB atau budidaya ikan melalui Pokdakan.
Layanan Treasury Transaksi Valuta Asing
Struktur Organisasi
Fungsi dan Tugas Bagian Tempat Praktik Kerja (Cabang)
Memelihara dan melaksanakan catatan masuk dan keluar dengan benar dan sesuai ketentuan yang berlaku; Mengkoordinasikan dan melaksanakan kegiatan pengelolaan kas dan surat berharga untuk memastikan kecukupan dana dan mengoptimalkan penggunaannya sesuai dengan peraturan. memastikan seluruh keluhan pelanggan mengenai layanan yang diberikan telah ditangani dengan baik sesuai ketentuan yang berlaku;
Melakukan kegiatan pemeriksaan dokumen ekspor untuk memastikan pemenuhan persyaratan L/C dan ketentuan yang berlaku untuk menjamin kebenaran dan keamanan transaksi ekspor sesuai ketentuan. Mengawasi pemenuhan hak-hak pekerja sesuai dengan ketentuan dan wewenang bidang tugas untuk menunjang operasional di Kantor Cabang dan unit kerja di bawahnya. Mengawasi proses, administrasi dan menyelenggarakan pembinaan dan pengembangan karir pekerja sesuai ketentuan (promosi, rotasi dan demosi) yang mendukung.
Memantau pembayaran biaya layanan outsourcing sesuai ketentuan untuk mendukung kelancaran operasional di kantor cabang dan unit kerja bawahan. Melakukan analisa kebutuhan logistik dan memenuhinya sesuai ketentuan yang berlaku untuk mendukung kelancaran operasional di Kanca dan unit kerja dibawahnya; Melaksanakan kerja sama dan membina hubungan kerja dengan unit kerja lain/pihak ketiga, termasuk dalam pelaksanaan perjanjian kerja sama (PKS), penyediaan data/informasi terkait kebutuhan, pengarsipan dan pelaporan, serta tugas kedinasan lainnya dari atasan berdasarkan surat tugas sesuai peran dan kompetensinya untuk memfasilitasi pencapaian kinerja Kanca sesuai dengan peraturan/kebijakan yang berlaku dan tujuan yang telah ditetapkan. pulau).
Melaksanakan kegiatan pemenuhan hak-hak pekerja sesuai peraturan dalam menunjang operasional di Kanca dan unit kerja dibawahnya; Mengadministrasikan dan mengelola berkas pegawai, daftar hadir, data SIM HR, termasuk dokumen terkait penegakan disiplin pegawai secara berkelanjutan sesuai peraturan dalam menunjang operasional di Kanca dan unit kerja dibawahnya; Pengolahan, penatausahaan dan pengelolaan pembinaan dan pengembangan karir pegawai sesuai ketentuan (promosi, rotasi dan demosi) untuk menunjang kelancaran operasional Kanca dan unit kerja dibawahnya;
Memproses pembayaran biaya jasa outsourcing sesuai ketentuan untuk mendukung kelancaran operasional di Kanca dan unit kerja di bawahnya; Dan.
PEMBAHASAN
Perkreditan
- Bagian yang Terlibat dalam Proses Kredit
- Transaksi yang Sering Terjadi Saat Proses Kredit 1. Realisasi kredit sebesar plafon
- Prosedur Pelaksanaan Kredit
Laporan Penilaian Agunan Laporan Analisis Proyek Salinan Keputusan Kredit Petunjuk Pencairan Kredit Salinan Surat Penawaran. Merupakan kegiatan perbaikan file apabila terjadi cacat setelah di tempat. . o Dokumen yang dikumpulkan dianalisis oleh AO dan diolah menjadi laporan dan dimasukkan ke dalam sistem LAS. o Data yang telah dianalisis dan diolah menjadi paket kredit diberikan oleh AO kepada bagian ADK. o ADK melakukan verifikasi dan checklist kelengkapan dokumen yang diserahkan. o Bagian ADK menawarkan paket kredit yang telah diverifikasi dan diaudit kepada para pemimpin industri. o Petugas ADK akan menghubungi nasabah yang bersangkutan untuk perjanjian kredit. o Saat menyelesaikan kontrak, pejabat ADK menyelidiki dokumen-dokumen yang perlu ditandatangani. o Proses kontrak harus disaksikan dan didokumentasikan oleh pejabat ADK. o Setelah akad selesai, petugas ADK akan melanjutkan proses pendaftaran kredit. memasukkan data dalam sistem LAS. o Pejabat ADK memberikan petunjuk pencairan kredit. o Pejabat ADK mencatat biaya-biaya yang berkaitan dengan kredit yang bersangkutan. o Petugas ADK berkomunikasi dengan sistem LAS untuk mendapatkan nomor rekening pinjaman. o Setelah semuanya selesai, pelanggan dapat melakukan pencairan sesuai keputusan yang ada. Jalan keluar : yaitu proses tunggu dulu sampai debitur melunasi kewajiban utangnya selama 30 hari berikutnya dengan kolektibilitas sampai penagihan 3. Jika penagihan 3 maka bank segera mendatangi nasabah dan memberikan dokumen kepada debitur yang menjadi pihak membayar kegagalan untuk memenuhi kewajiban pembayaran utang tertentu, yang mengakibatkan penyitaan atas harta benda yang dijadikan jaminan.
Jika penyitaan dilakukan maka bank akan mendaftarkan agunan tersebut kepada balai lelang untuk melelang agunan tersebut yang akan digunakan untuk melunasi sisa utang yang terutang kepada bank. Solusi: bank melakukan survei terhadap bank-bank yang sebelumnya ingin menawarkan pinjaman kepada nasabah dan melakukan analisis alasan nasabah mengalihkan permohonan pinjaman. Bank melakukan survey terhadap barang-barang yang dijaminkan oleh calon nasabah kepada bank sebelumnya agar calon bank yang ingin memberikan pinjaman kepada calon nasabah mendapat jaminan atas agunannya.
Pendanaan (Funding)
- Bagian yang Terlibat dalam Pendanaan 1. Masyarakat
- Transaksi yang Terkait dengan Proses Pendanaan
Peran departemen operasional adalah sebagai pihak yang membantu dalam proses pembiayaan yang berkaitan dengan operasional Bank seperti pembukuan atau kartu ATM, dll. Assistant Operational Manager (AMO) dalam proses pembiayaan di Bank BRI Cabang Tendean berperan sebagai perwakilan manajer operasional, yang selalu bekerjasama dengan manajer operasional dan seluruh departemen operasional dan nantinya akan melaporkan kepada manajer operasional. Manajer Operasional (OT) dalam proses pembiayaan di Bank BRI Cabang Tendean berperan sebagai penanggung jawab atas apa yang dilakukan oleh bagian operasional.
Formulir AR-01 yaitu formulir permohonan pembukaan tabungan, deposito dan TRR bagi perorangan atau
NPWP
- Prosedur Pembukaan Tabungan, Deposito dan Giro 1. Giro
- Prosedur setoran, penarikan, dan penutupan Tabungan, Giro, Deposito
- Kendala dan jalan keluar terkait dengan pekerjaan teknis di bidang pendanaan selama magang
- Kesimpulan
- Saran
Kendala yang ditemui dalam mencari nasabah baru (baik pemetaan maupun rekrutmen) adalah banyak nasabah yang sudah menjadi nasabah dan menggunakan EDC dari bank lain sehingga menolak atau tidak berminat menjadi nasabah atau menggunakan EDC Bank BRI. Solusi dari permasalahan tersebut adalah BRI melakukan pendekatan baik secara langsung kepada nasabah maupun melalui perantara untuk menunjukkan keunggulan bank BRI dibandingkan bank lain. Departemen yang terlibat dalam proses kredit adalah Account Officer, AMPK, ADK Officer, SPB, Branch Manager, Credit Examiner dan Customer Service.