• Tidak ada hasil yang ditemukan

COVER DLL BUKU SAKU

N/A
N/A
agus mahardiananta

Academic year: 2025

Membagikan "COVER DLL BUKU SAKU"

Copied!
14
0
0

Teks penuh

(1)

BUKU SAKU

PRAKTEK KERJA LAPANGAN

NAMA : ___________________________

NIM : ___________________________

PROGRAM STUDI TEKNIK ELEKTROMEDIK UNIVERSITAS BALI INTERNASIONAL

2021

(2)

KATA PENGANTAR Om Swastiastu,

Puja dan puji syukur penulis panjatkan ke hadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa Tuhan Yang Maha Esa atas karunia_Nya sehingga Buku Saku ini dapat selesai tepat dengan waktunya.

Buku Saku ini disusun untuk memenuhi sebagian persyaratan untuk menjalankan Praktek Kerja Lapangan pada Program Studi Sarjana Terapan (D-IV) Teknik Elektromedik, Universitas Bali Internasional.

Tim menyadari bahwa dalam menyelesaikan Buku Saku ini tidak terlepas dari bantuan berbagai pihak yang telah memberikan dukungan baik moril maupun materiil. Tim juga menyadari masih terdapat kekurangan dalam Buku Saku ini, saran-saran yang membangun sangat diharapkan untuk menyempurnakan Buku Saku ini. Akhir kata Tim mengharapkan semoga Buku Saku ini dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan yang bermanfaat bagi kita semua.

Om Santih Santih Santih Om,

Denpasar, Pebruari 2020

Tim Dosen

(3)

DAFTAR ISI

SAMPUL DEPAN... 1

KATA PENGANTAR... 2

DAFTAR ISI... 3

PENDAHULUAN... 4

KEGIATAN PRAKTEK KERJALAPANGAN... 8

(4)

PENDAHULUAN

Alat kesehatan elektromedik adalah perangkat atau instrument medis yang berhubungan dengan sistem elektronik arus lemah. Elektromedik berasal dari dua kata, elektro dan medik atau medis. Elektro adalah kelistrikan sedangkan medik adalah pengobatan atau kesehatan. Dengan demikian dapat kita katakan bahwa alat kesehatan elektromedik bermakna alat kesehatan yang bekerja dengan menggunakan arus listrik.

Adanya pandangan bahwa proses pembelajaran yang dilaksanakan di perguruan tinggi pada umumnya lebih menitikberatkan pada pengembangan intelektual atau kemampuan akademis serta penalaran, namun kurang memberikan bekal kemampuan teknis/operasional untuk memasuki dunia kerja.

Sedangkan didunia usaha dan industri, selaku pemakai lulusan perguruan tinggi, menghendaki tenaga kerja yang memiliki keterampilan teknis serta pengalaman kerja, sehingga begitu diterima telah siap bekerja produktif sebagaimana pekerja yang telah berpengalaman.

Pandangan tersebut tidak sepenuhnya dapat diterima, karena banyak faktor yang mempengaruhinya, salah satunya tergantung pada jenis program studi yang memprosesnya. Secara garis besar kita mengenal dua bidang studi yang dikelola dengan penekanan kompetensi lulusan yang berbeda, yakni pendidikan akademik dan pendidikan vokasional (diploma).

Program pendidikan akademik lebih menekankan pada pengembangan intelektual atau kemampuan akademis serta penalaran (kemampuan teoritis) dengan dukungan kemampuan teknis/operasional (kemampuan praktis) yang esensial saja.

Sebaliknya, program pendidikan vokasional (diploma) lebih menekankan kemampuan teknis/operasional (kemampuan praktis) yang dominan dengan dukungan kemampuan pada pengembangan intelektual atau kemampuan esensial akademis serta penalaran

(5)

(kemampuan teoritis). Komposisinya bisa beragam, ada yang nilai ambang penekanannya sekitar 70 : 30, ada pula dengan kisaran komposisi 60 : 40 (70 – 60% teori dengan 30 – 40% praktik, demikian sebaliknya).

Pemilihan program pendidikan dan penetapan komposisi tersebut diperoleh melalui hasil kajian yang melibatkan stakeholders dan asosiasi program studi dengan pihak penyelenggara pendidikan.

Kajian yang dilakukan dengan menggunakan metode analisis data yang diupayakan seakurat mungkin. Sehingga menghasilkan lulusan yang sesuai dengan harapan semua pihak.

Persoalan yang sering terjadi adalah penerimaan dan penempatan tenaga yang tidak sesuai dengan latar belakang pendidikannya. Hal inilah yang kemudian menimbulkan kesan seakan-akan kemampuan lulusan tidak memadai dengan tuntutan kerjanya. Sehingga timbul anggapan bahwa lulusan perguruan tinggi menjadi tenaga kerja yang belum siap pakai.

Guna mengatasi persoalan tersebut, maka baik program pendidikan akademikmaupun vokasional diharuskan melaksanakan Praktik Kerja Lapangan (PKL). Dengan demikian keduanya memperoleh pengalaman nyata dalam batas waktu tertentu pada tempat-tempat kerja yang sesuai dengan bidang studinya. Sehingga lulusannya memiliki daya saing di dunia kerja.

Program Sarjana Terapan Teknik Elektromedik, sebagai institusi pendidikan vokasional, telah menetapkan PKL sebagai bagian dari kurikulum pendidikannya. Karena berdasarkan Permenristekdikti Nomor 44 Tahun 2015, Tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi, sebagaimana tertuang dalam lampirannya, menyatakan bahwa lulusan Program Sarjana Terapan wajib memiliki keterampilan umum sebagai berikut:

a. Mampu menerapkan pemikiran logis, kritis, inovatif, bermutu, dan terukur dalam melakukan pekerjaan yang spesifik di bidang

(6)

keahliannya serta sesuai dengan standar kompetensi kerja bidang yang bersangkutan;

b. Mampu menunjukkan kerja mandiri, bermutu dan terukur;

c. Mampu mengkaji kasus penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi yang memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora sesuai dengan bidang keahliannya dalam rangka menghasilkan prototype, prosedur baku, desain atau karya seni, menyusun hasil kajiannya dalam bentuk kertas kerja, spesifikasi desain, atau esai seni, dan mengunggahnya dalam laman perguruan tinggi;

d. Mampu menyusun hasil kajian tersebut diatas dalam bentuk kertas kerja, spesifikasi desain, atau esai seni, dan mengunggahnya dalam laman perguruan tinggi;

e. Mampu mengambil keputusan secara tepat berdasarkan prosedur baku, spesifikasi desain, atau esai seni, persyaratan keselamatan dan keamanan kerja dalam melakukan supervisi dan evaluasi pada pekerjaannya;

f. Mampu memelihara dan mengembangkan jaringan kerja sama dan hasil kerja sama didalam maupun luar lembaganya;

g. Mampu bertanggung jawab atas pencapaian hasil kerja kelompok dan melakukan supervisi dan evaluasi terhadap penyelesaian pekerjaan yang ditugaskan kepada pekerja yang berada dibawah tanggung jawabnya;

(7)

h. Mampu melakukan proses evaluasi diri terhadap kelompok kerja yang berada dibawah tanggung jawabnya, dan mampu mengelola pembelajaran secara mandiri; dan

i. Mampu mendokumentasikan, menyimpan, mengamankan, dan menemukan kembali data untuk menjamin kesahihan dan mencegah plagiasi..

(8)

KEGIATAN PRAKTEK KERJA LAPANGAN

PROGRAM STUDI SARJANA TERAPAN TEKNIK ELEKTROMEDIK UNIVERSITAS BALI INTERNASIONAL

Nama Rumah Sakit/Industri :...

Nama Mahasiswa :...

NIM :...

Instruktur Lapangan :...

NO TANGGAL URAIAN KEGIATAN TTD INSTRUKTUR 1

2

3

(9)

4

5

6

7

8

(10)

9

10

11

12

13

(11)

14

15

16

17

18

(12)

19

20

21

22

23

(13)

24

25

26

27

28

(14)

29

30

__________, ________________

Instruktur Praktek Kerja Lapangan

____________________________

Referensi

Dokumen terkait

Jika Anda bergerak dalam industri rak telur atau memiliki rencana untuk memulai bisnis di bidang ini, penggunaan mesin rak telur adalah langkah strategis yang tidak hanya meningkatkan produktivitas tetapi juga memberikan berbagai keuntungan kompetitif. Mengapa Memilih Mesin Rak Telur? 1. Efisiensi Produksi Maksimal Dengan mesin rak telur, proses produksi dapat berjalan secara otomatis dan jauh lebih cepat dibandingkan metode manual. Dalam waktu yang sama, Anda dapat memproduksi lebih banyak rak telur dengan kualitas yang seragam. 2. Kualitas Produk yang Konsisten Mesin rak telur dirancang untuk menghasilkan produk dengan bentuk dan ukuran yang seragam. Ini penting untuk menjaga standar kualitas produk yang diminati konsumen, khususnya dalam industri telur dan logistik. 3. Hemat Biaya Operasional Menggunakan mesin rak telur secara signifikan mengurangi kebutuhan tenaga kerja manual. Selain itu, mesin ini mampu mengoptimalkan penggunaan bahan baku sehingga mengurangi limbah produksi. 4. Ramah Lingkungan Bahan baku untuk pembuatan rak telur dapat menggunakan material daur ulang seperti kertas bekas atau serat alami. Proses produksi dengan mesin juga lebih hemat energi dibandingkan metode tradisional. 5. Fleksibilitas Produksi Mesin rak telur modern dapat disesuaikan untuk memproduksi berbagai jenis dan ukuran rak telur sesuai dengan kebutuhan pasar. Fleksibilitas ini memungkinkan Anda untuk menjangkau berbagai segmen konsumen. Investasi yang Menguntungkan Mesin rak telur bukan hanya alat produksi, tetapi juga investasi yang dapat meningkatkan daya saing bisnis Anda di pasar. Dengan kemampuan memproduksi rak telur dalam jumlah besar dan kualitas tinggi, Anda memiliki peluang besar untuk menjangkau pasar lokal maupun ekspor. Dukungan Teknologi Modern Mesin rak telur dilengkapi dengan fitur-fitur canggih seperti panel kontrol digital yang memudahkan pengaturan suhu, tekanan, dan waktu produksi. Kemudahan ini memungkinkan siapa pun, bahkan tanpa pengalaman teknis yang mendalam, untuk mengoperasikan mesin dengan efisien.